BerandaPemerintahanLombok BaratJalan Lendang Re-Menjot Sekotong Mulai Dikerjakan

Jalan Lendang Re-Menjot Sekotong Mulai Dikerjakan

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Setelah mandek hampir beberapa bulan, proyek pembangunan ruas jalan Lendang Re-Menjot Kecamatan Sekotong, Lombok Barat akhirnya mulai dikerjakan kembali. Proses pengerjaan pengaspalan proyek jalan senilai Rp6,5 miliar ini pun ditarget bisa tuntas bulan ini, sehingga jalan ini bisa dipergunakan atau dilalui masyarakat.

Kepala Dinas PUPRPKP Lobar, Lalu Ratnawi mengatakan, pengerjaan jalan ini sempat terjadi keterlambatan yang disebabkan banyak faktor. Mulai dari akhir Desember, Januari hingga Februari, pengejaran proyek hampir vakum karena curah hujan tinggi di wilayah setempat. Bahkan oleh Pemkab dalam hal ini Bupati Lobar mengeluarkan SK tanggap darurat bencana di Sekotong saat itu.

“Itu (pengerjaan) sempat vakum satu bulan setengah, tidak bisa kita kerja. Kita mau kerja, begitu selesai langsung hujan,” terangnya, Jumat (8/5/2026).

Akibat hujan itu, banyak material LPA jalan itu yang tergerus. Sehingga atas dasar itu dilakukan penyetopan atau penghentian pengerjaan proyek. Hal ini yang menyebabkan keterlambatan.
Setelah itu, pemasangan LPA mulai bergerak. Namun, di saat yang sama juga terjadi kenaikan BBM, yang memicu kelangkaan material aspal di NTB. Hal ini juga yang menghambat pekerjaan proyek ini.

Terkait kenaikan harga BBM berpengaruh terhadap proyek ini pun,pihaknya sudah dipanggil BPK. Pihaknya menejelaskan pada BPK terkait langkah-langkah yang telah diambil. Sehingga berkat dukungan semua pihak, stok aspal pun bisa diperoleh pihak rekanan. Aspal pun sudah tersedia, meskipun dengan harga yang jauh lebih tinggi karena imbas kenaikan harga BBM.

“Kami sudah lakukan koordinasi, dan di lapangan saat ini sedang dilakukan perapian LPA, karena LPA ini perlu dilakukan perapian dan dipadatkan lagi agar permukaan jalan siap diaspal”imbuhnya.
Pihaknya menargetkan perapian dan pemadatan ini bisa selesai 3-4 hari ke depan. Setelah itu barulah dilakukan pengaspalan. “Kalau pengaspalan tiga hari bisa clear (selesai), tidak memerlukan banyak waktu,” ujarnya.

Pengerjaan jalan ini pun ditarget tuntas dalam waktu dua minggu ke depan atau akhir bulan ini selesai. Untuk memastikan pelaksanaan proyek ini berjalan maksimal, pihaknya memperketat pengawasan dan pengendalian di lapangan untuk mengecek progresnya secara intensif. Pihaknya juga berharap agar cuaca mendukung sehingga pengerjaan pengaspalan jalan ini bisa tuntas sesuai target.

Dengan cepat selesainya pengerjaan jalan ini, tentu warga masyarakat di wilayah tersebut bisa menggunakan jalan itu secepatnya. Terhadap kontrak proyek ini lanjut dia diberlakukan perpanjangan waktu. Dan ini secara aturan dibolehkan dengan ketentuan diberlakukan denda bagi rekanan tersebut. (her)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI