BerandaPemerintahanBimaTujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap

Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap

Bima (globalfmlombok.com) – Dua kasus pembunuhan terjadi dalam sehari di Kota Bima dan Kabupaten Bima, Minggu, 10 Mei 2026. Tujuh terduga pelaku berhasil diamankan aparat kepolisian dalam waktu singkat.

Di Kota Bima, seorang remaja berinisial MA (17), warga Lingkungan Mekar Baru, Kelurahan Ule, ditemukan meninggal di tanah kosong Lingkungan Gindi, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota.

Awalnya warga menduga korban meninggal biasa. Namun,hasil olah tempa tkejadian perkara (TKP) mengarah pada dugaan pembunuhan.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto melalui Kasi Humas Ipda Baiq Fitria Ningsih mengatakan, tim gabungan Polres Bima Kota langsung bergerak cepat setelah menerima laporan penemuan mayat tersebut.

“Dari hasil penyelidikan, kasus temuan mayat tersebut berhasil diungkap sebagai kasus pembunuhan. Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dan lima orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut,” ujarnya, Senin, 11 Mei 2026.

Lima orang yang diamankan masing-masing berinisial MI (17), MF (23), KU (16), MU (16), dan RF (20). Salah satunya diduga sebagai pelaku penusukan terhadap korban.
“Diamankan juga barang bukti berupa satu bilah pisau dapur, satu unit Honda Vario merah dan satu unit Yamaha Mio Soul GT hitam,” sebutnya.

Kasus itu terungkap setelah seorang anak bernama Hafiz menemukan korban tergeletak sekitar pukul 17.00 WITA. Polisi kemudian melakukan pengembangan berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan di lapangan.

Dugaan sementara, korban lebih dulu terlibat keributan dengan salah satu terduga pelaku sebelum diserang bersama-sama.

“Korban diduga mengalami luka tusuk pada bagian punggung yang dilakukan oleh terduga MI. Setelah kejadian itu korban diduga melarikan diri dan bersembunyi hingga akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Baiq Fitria Ningsih.

Beberapa jam kemudian, kasus serupa terjadi di Kabupaten Bima. Seorang warga Desa Pandai, Kecamatan Woha, berinisial SD (39), tewas dibacok di area persawahan Dusun Nggaro.

Dua kakak beradik berinisial AN (21) dan F (18) ditangkap kurang darisatu jam setelah kejadian.

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar melalui kapolsek Woha AKP Muhtar mengatakan polisi langsung bergerak usai menerima laporan warga.

Berdasarkan keterangan sementara,peristiwa itu bermula dari saling tatap antara korban dan salah satu terduga pelaku di depan rumah pelaku. Adu mulut terjadi sebelum korban pergi menuju sawah miliknya.

Tak lama kemudian, kedua terduga pelaku menyusul korban sambil membawa parang. Cek cok kembali pecah di area persawahan hingga berujung pembacokan.

“Korban sempat dilarikan ke PuskesmasWoha, namun meninggal dunia akibat luka yang dideritanya. Dugaan motif sementara dipicu kesalahpahaman yang berkembang menjadi pertikaian,” sebutnya.

Saat in seluruh terduga pelaku dari dua kasus tersebut masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di masing-masing kepolisian wilayah. (hir)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI