BerandaPemerintahanKota MataramPemkot Mataram Awasi Lokasi Pemotongan Hewan Kurban

Pemkot Mataram Awasi Lokasi Pemotongan Hewan Kurban

Mataram (globalfmlombok.com) – Dinas Pertanian Kota Mataram mulai menyiapkan tim untuk memeriksa hewan kurban selama Iduladha. Tercatat 200 lokasi pemotongan hewan kurban yang tersebar di Kota Mataram.

Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, Lalu Jauhari melalui Kepala Bidang Peternakan, Lalu Hapiludin menjelaskan, pihaknya telah menggelar rapat bersama petugas kesehatan hewan di enam kecamatan dalam rangka persiapan pelaksanaan pengawasan hewan kurban. Pengawasan hewan kurban menjadi agenda rutin setiap tahun, karena target pemantauan di 67 titik pengepul hewan kurban di Kota Mataram. “Kalaupun terjadi penambahan penjual baru saya kira tidak terlalu banyak,” kata Hapiludin ditemui pada, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, antusias masyarakat untuk berkurban cukup banyak. Tercatat jumlah lokasi pemotongan hewan kurban mencapai 200 titik di enam kecamatan. Pihaknya sebenarnya menyarankan masyarakat menyembelih hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) miliki pemerintah. Akan tetapi, masyarakat memiliki pertimbangan berbeda, sehingga tidak dipermasalahkan asalkan memenuhi persyaratan-persyaratan yang ditentukan pemerintah. “Iya, kita tidak permasalahkan asalkan menyembelih hewan kurban sesuai persyaratan,” jelasnya.

Persyaratan yang harus dipenuhi masyarakat apabila menyembelih di luar RPH diantaranya, hewan kurban harus dipastikan sehat dan layak kurban. Kedua, masyarakat menyiapkan lokasi yang bersih agar terhindar dari bakteri. “Nanti ada pemeriksaan post mortem dan anti mortemnya. Jadi sebelum maupun sesudah penyembelihan pasti dilakukan pemeriksaan kondisi hewan kurban,” terangnya.

Hapiludin mengakui, jumlah titik pemotongan hewan kurban tidak sebanding dengan jumlah personil yang melakukan pengawasan. Pihaknya bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Mandalika dan Persatuan Dokter Hewan Indonesia serta Pemprov NTB, untuk berbagi tugas melakukan pengawasan. “Biasanya pemotongan hewan kurban bersamaan, sehingga kita kewalahan mengawasi,” ujarnya.

Di satu sisi lanjut Hapiludi, petugas jagal memiliki banyak pesanan untuk menyembelih hewan kurban. Rata-rata petugas jagal ini merupakan pejagal dari RPH Majeluk dan RPH Gubuk Mamben, sehingga mereka harus membagi waktu untuk menyembelih hewan kurban.
Ia mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kesehatan hewan kurban sebelum disembelih serta kebersihan lokasi pemotongan hewan kurban. (cem)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI