BerandaBerandaTim Solidaritas NTB Tuntaskan Misi Kemanusiaan Bencana Gempa di Manggarai Timur

Tim Solidaritas NTB Tuntaskan Misi Kemanusiaan Bencana Gempa di Manggarai Timur

Manggarai Timur (globalfmlombok.com)

Tim Solidaritas Kemanusiaan KR-BNN Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi menyelesaikan misi kemanusiaan selama dua pekan bagi korban gempa bumi magnitudo 7,7 di Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Acara pelepasan kepulangan tim relawan berlangsung di Dampek, Manggarai Timur, Jumat (28/8/2026) malam.

Misi kemanusiaan yang dilepas Pemprov NTB sejak 16 Agustus 2026 tersebut menerjunkan 89 tenaga kesehatan, 25 personel dapur umum, serta 15 petugas penyisir logistik. Selama bertugas di area terdampak, tim melayani lebih dari 4.000 warga pengungsi di bidang kesehatan dan menyalurkan pasokan makanan harian bagi sekitar 3.000 pengungsi.

Camat Lamba Leda Utara, Emilianus Harjonit, menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan bantuan logistik dari Pemprov NTB. Ia mencatat, gempa yang terjadi pada 15 Agustus 2026 lalu mengakibatkan 14 orang warga di wilayahnya meninggal dunia serta merusak mayoritas pemukiman, termasuk di Desa Satar Padut yang tingkat kerusakannya mencapai 90 persen.

“Di saat kami membutuhkan bantuan dan dukungan, hadir saudara-saudara kami dari Nusa Tenggara Barat,” ujar Emilianus dalam keterangannya.

Kepala Desa Golo Mangung, Engelbertus Anam, menambahkan bahwa jangkauan pelayanan Tim NTB tidak hanya berpusat di posko utama, melainkan merambah wilayah perbukitan yang sulit diakses. Tim NTB mendirikan dapur umum mandiri di beberapa titik terpencil, seperti Kampung Maki (Desa Satar Kampas), Kampung Nanga Lira (Desa Satar Padut), dan Kampung Wae Tua (Desa Golo Mangung).

Meskipun personel relawan telah ditarik kembali ke NTB, sejumlah sarana prasarana penunjang tetap ditinggalkan di lokasi untuk menunjang masa pemulihan warga. Aset yang diserahterimakan kepada warga dan pemerintah kecamatan setempat meliputi tenda kesehatan, tenda pengungsian, peralatan dapur umum, mesin genset, lampu penerangan, hingga kendaraan operasional roda tiga.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal sebelumnya menyatakan, penerjunan tim bantuan ini merupakan bentuk rasa empati dan solidaritas antardaerah. Pengalaman NTB saat menghadapi bencana gempa bumi Lombok pada 2018 menjadi landasan komitmen Pemprov NTB untuk segera mengirimkan bantuan bagi warga terdampak di NTT.(ris/r)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI