Beranda blog Halaman 34

Pembangunan Kantor KMP Capai 80 Persen

Mataram (globalfmlombok.com) – PEMERINTAH Kelurahan Abian Tubuh Baru, Kecamatan Sandubaya, terus mempercepat pembangunan kantor dan gerai Koperasi Merah Putih (KMP). Hingga saat ini, progres pembangunan kantor koperasi tersebut telah mencapai sekitar 80 persen.

Bangunan kantor KMP dibangun di lahan yang berada tepat di belakang Kantor Lurah Abian Tubuh Baru. Kehadiran kantor permanen itu diharapkan dapat menunjang aktivitas koperasi sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Lurah Abian Tubuh Baru, Adi Indra Pratama mengatakan, meskipun pembangunan kantor belum sepenuhnya rampung, aktivitas usaha koperasi sudah mulai berjalan. Saat ini, KMP telah menjalankan usaha penjualan sembako untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.

“Kalau KMP sudah eksis setelah pengurus dikukuhkan dan memiliki badan hukum. Itu sudah jalan,” ujarnya, Minggu (24/5).

Adi menjelaskan, pengurus koperasi tidak menunggu pembangunan kantor selesai untuk memulai kegiatan usaha. Langkah tersebut dilakukan agar manfaat koperasi bisa segera dirasakan masyarakat, terutama dalam penyediaan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Sekitar dua pekan lalu, pengurus KMP Kelurahan Abian Tubuh Baru juga menggelar bazar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan sejumlah bahan kebutuhan lainnya.

Kegiatan bazar tersebut mendapat respons positif dari warga karena harga barang yang ditawarkan relatif lebih murah dibandingkan harga pasar. Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok, kegiatan itu juga menjadi sarana memperkenalkan program dan aktivitas KMP kepada masyarakat luas.

Dalam pelaksanaan bazar murah tersebut, pihak kelurahan bekerja sama dengan Perum Bulog untuk penyediaan beras. Sementara kebutuhan pangan lainnya dipasok melalui kerja sama dengan sejumlah distributor di Kota Mataram.

“Untuk beras kami berkolaborasi dengan Bulog, sedangkan kebutuhan lainnya dari distributor yang ada di Kota Mataram,” katanya.

Adi menilai perkembangan KMP di Kelurahan Abian Tubuh Baru tergolong cukup cepat dibandingkan sejumlah wilayah lainnya di Kota Mataram. Mulai dari pembentukan pengurus, pengurusan badan hukum, administrasi koperasi, hingga penentuan lokasi pembangunan kantor dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.

“Kami dari 50 kelurahan di Kota Mataram termasuk 10 yang tercepat, mulai dari pembentukan pengurus sampai penentuan lahan pembangunan kantor KMP,” jelasnya.

Saat ini, aktivitas administrasi dan operasional KMP masih dilakukan sementara di Kantor Lurah Abian Tubuh Baru dan di rumah ketua koperasi. Pemerintah kelurahan berharap pembangunan kantor dapat segera rampung sehingga seluruh aktivitas koperasi dapat terpusat di satu lokasi. (pan)

Bagikan SK PIP untuk Siswa di Mataram, Lalu Hadrian : Tidak Boleh Ada Potongan Satu Rupiah Pun

Mataram (globalfmlombok.com) —

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. Lalu Hadrian Irfani, kembali menyerahkan Surat Keputusan (SK) penerima Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa-siswi di Kota Mataram. Dalam kegiatan yang berlangsung di SDN 27 Cakranegara, Sabtu (23/5/2026), ia sekaligus mengingatkan agar tidak ada praktik pungutan liar dalam proses pencairan bantuan tersebut.

Politisi yang akrab disapa Miq Ari itu mengatakan, sebanyak sekitar 900 siswa dari Gugus I Kota Mataram menerima SK PIP pada tahap kali ini. Sementara total penerima PIP di Kota Mataram mencapai sekitar 19 ribu siswa dan akan disalurkan secara bertahap.

“Yang menerima di Gugus I sekitar 900 orang. Total di Kota Mataram sekitar 19 ribuan dan seluruh SK-nya sudah keluar,” ujar Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa NTB tersebut.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan melalui dua mekanisme. Pertama, bagi siswa yang sebelumnya sudah memiliki rekening PIP, dana akan langsung masuk ke rekening masing-masing. Kedua, bagi penerima baru yang belum memiliki rekening, orang tua diminta melakukan aktivasi di bank yang ditunjuk pemerintah dengan pendampingan dari pihak sekolah.

Dalam kesempatan itu, Miq Ari menegaskan bahwa dana PIP tidak boleh dipotong dengan alasan apa pun. Ia meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan adanya pungutan oleh pihak tertentu.

“Perlu saya pertegas, tidak boleh ada potongan satu rupiah pun, baik oleh guru, operator, maupun pihak lain. Kalau ada yang memotong, silakan laporkan kepada kami atau aparat penegak hukum,” katanya.

Menurut dia, dana PIP diperuntukkan bagi kebutuhan pendidikan siswa, seperti pembelian buku, seragam, tas, sepatu, dan perlengkapan sekolah lainnya.

Ia juga mengaku telah mengingatkan pihak sekolah agar tidak melakukan pungutan dalam proses pencairan bantuan tersebut. Selain itu, pengawasan penyaluran PIP akan diperkuat bersama aparat penegak hukum agar bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

“Kami sudah menandatangani nota kesepahaman dengan aparat penegak hukum untuk bersama-sama mengawasi penyaluran beasiswa PIP,” ujarnya.

Selain itu, Lalu Hadrian mengungkapkan bahwa pada 2026 program PIP juga akan menyasar peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK). Ia menyebutkan, besaran bantuan yang diterima untuk PAUD dan TK sebesar Rp450 ribu, jenjang SD Rp450 ribu, SMP Rp750 ribu, dan SMA/sederajat Rp1,8 juta per tahun(ris)

 

Gandeng KPKNL Denpasar, Kejari Loteng Lelang Tiga Aset Koruptor Proyek BIL

Praya (globalfmlombok.com)  – Tiga aset milik Ir. Nyoman Suwarjana, terpidana kasus korupsi pembangunan Bandara Internasional Lombok (BIL) tahun 2009 segara akan dilelang Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah (Loteng). Guna mempercepat proses lelang, Kejari Loteng menggandeng Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Denpasar, Bali. Mengingat, ketiga aset tersebut berada di lokasi strategis di Kota Denpasar.

Ketiga aset berupa dua bidang tanah beserta bangunan rumah toko (ruko) di kawasan niaga Jalan Kartini. Kemudian satu unit rumah mewah di kawasan Jalan Gatot Subroto Denpasar. “Saat ini status tersebut sudah disita oleh negara. Dan, akan dilelang sebagai upaya pemulihan kerugian Negara,” ungkap Kasi. Intelijen Kejari Loteng Alfa Dera, dalam keterangnya, Sabtu (23/5).

Ia menegaskan, pelelang aset terpidana kasus korupsi yang merugikan Negara hamper Rp40 miliar tersebur sebagi wujud komitmen Kejari Loteng dalam upaya memulihkan kerugian negara akibat tindak pidana korupsi. Bahwa tindakan hukum terhadap para koruptor tidak hanya selesai pada penjara saja. Pengembalian kerugian negara melalui pelacakan dan perampasan aset juga merupakan bagian penting dari upaya pemberantasan korupsi itu sendiri.

Alfa menjelaskan, sebagai bagian dari upaya percepatan lelang asset tersebut, Kejari Loteng sendiri sudah mengirim tim untuk berkoordinasi dengan pihak KPKNL Denpasar, pada Jumat (22/5). Tim dipimpin langsung Kasi. Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (Kasi PAPBB) Kejari Loteng Terry Endro Arie Wibowo. Kedatangan tim Kejari Loteng itu untuk memastikan seluruh tahapan administrasi dan proses lelang berjalan optimal, transparan, dan akuntabel.

Pihaknya berharap proses lelang bisa segera berjalan. Dan, hasil lelang bisa segera disetorkan ke Negara. “Nanti seluruh hasil penjualan lelang ketiga asset tersebut akan disetorkan sepenuhnya ke kas Negara,” tandasnya.

Kasus korupsi pembangunan BIL sendiri awalnya ditangani langsung oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Kini setelah seluruh proses hukum selesai, Kejari Loteng diberikan mandat untuk memastikan negara mendapatkan kembali haknya melalui proses perampasan dan pelelangan aset hasil tindak pidana korupsi yang ada.

Lebih lanjut Alfa mengatakan, dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan dalam upaya memberantas korupsi di Loteng. Keberhasilan penangan kasus korupsi tidak bisa hanya dilakukan oleh jaksa sendiri, butuh sinergi dan kolaborasi berbagai pihak.

Kejari Loteng juga akan terus berusaha maksimal dalan menghadirkan hukum di Loteng tanpa pandang bulu. Demi menghadirkan penegakan hukum yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan negara. (kir)

Hilang Saat Melaut, Nelayan Pulau Bungin Ditemukan Meninggal di Kertasari

Taliwang (globalfmlombok.com) —

Setelah melakukan pencarian intensif selama tiga hari, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Malayoan, seorang nelayan lansia asal Dusun Sekatek, Desa Pulau Bungin, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, yang dilaporkan hilang saat melaut. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (24/5) di perairan Pantai Kertasari, Kabupaten Sumbawa Barat.

Korban diketahui pergi melaut seorang diri menggunakan sampan pada Kamis 21 Mei lalu. Sampan miliknya ditemukan terombang-ambing di perairan Pulau Bungin keesokan harinya, yang kemudian memicu dimulainya operasi pencarian oleh tim SAR gabungan.

Pada hari Minggu (24/5/2026) pagi, tim SAR gabungan yang tengah melakukan pencarian menerima laporan ada sesosok jenazah ditemukan mengambang di perairan Pantai Kertasari, Sumbawa Barat. Informasi tersebut langsung direspons oleh tim SAR dan segera menuju lokasi penemuan.

Proses evakuasi dilakukan oleh anggota DitPolairud Polda NTB Pos Benete, Pos AL Benete, BPBD Kabupaten Sumbawa Barat, nelayan setempat dan unsur terkait lainnya. Korban kemudian dievakuasi melalui Pantai Labuhan Lalar dan langsung dibawa ke RSUD As-Syifa, Kabupaten Sumbawa Barat, untuk penanganan lebih lanjut.

Koordinator Pos SAR Sumbawa, Kurais, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengonfirmasi bahwa jasad yang ditemukan tersebut adalah benar nelayan yang dicari dari Pulau Bungin.

“Setelah menunggu konfirmasi dari pihak keluarga, benar bahwa jenazah tersebut merupakan korban yang dicari sejak hari Jumat kemarin. Korban terseret arus hingga ke Pantai Kertasari, dengan jarak penemuan sekitar 23,15 nautical mile (mil laut) ke arah barat daya dari titik penemuan sampan miliknya,” ujar Kurais.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR yang melibatkan Pos SAR Sumbawa, BPBD Sumbawa, Babinsa, Bhabinkamtibmas Bungin, DitPolairud Polda NTB Pos Benete, Polairud Polres Sumbawa, Pos AL Benete, BPBD Sumbawa Barat, Damkarmat Sumbawa Barat, warga, nelayan setempat serta pihak terkait lainnya resmi dinyatakan ditutup.(r)

Lama Dikeluhkan Warga, Jalan Rusak Parah Menuju Pasar Sekotong Segera Diperbaiki

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Akses jalan menuju pasar Sekotong Lombok Barat (Lobar) dikeluhkan warga, lantaran telah lama kondisinya rusak parah. Kondisi jalan rusak ini sangat mengganggu aktivitas warga ke pasar tersebut. Menindaklanjuti keluhan warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lobar melalui Dinas PUPRPKP pun mengalokasikan anggaran untuk penanganan jalan ini pada tahun 2026.

  1. Habibi, warga yang hampir tiap hari melewati jalan tersebut sangat merasakan dampak kerusakan akses tersebut. Kerusakan jalan itu sangat menganggu aktivitas warga. “Terutama yang ke pasar sangat terganggu, tiap hari lewat jalan ini,” kata Habibi akhir pekan kemarin.

Banyak pedagang maupun warga yang membeli kebutuhan ke pasar itu, tiap hari melewati jalan itu. Warga melewati kubangan lumpur, di sepanjang jalan tersebut.

Jalan ini telah lama rusak parah, tetapi belum ditangani. Ia berharap agar jalan itu segera ditangani Pemkab. “Kami berharap agar segera ditangani lah,” harap dia.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPRPKP Lobar, Lalu Ratnawi mengungkapkan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp74 miliar untuk menangani sekitar 50 ruas jalan di berbagai titik strategis.

Program ini dirancang dengan pendekatan komprehensif, mulai dari pemeliharaan rutin hingga peningkatan status jalan guna mendukung aksesibilitas fasilitas publik. “Jadi untuk overlay dan patching, ada 33 ruas jalan yang akan kami gas tahun ini. Sedangkan untuk peningkatan dan rehabilitasi, ada sekitar 15 ruas jalan utama,” ujar Lalu Ratnawi.

Pihaknya menekankan, prioritas pembangunan diarahkan pada jalur-jalur yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi ekonomi dan sosial masyarakat, seperti akses menuju pusat kesehatan, pasar, dan lembaga pendidikan.

Beberapa wilayah yang masuk dalam daftar prioritas utama antara lain kawasan Kebon Ayu, Gunung Pengsong, hingga jalur Banyu Mulek. Selain itu, perbaikan signifikan akan dilakukan pada jalur Terusan Terong Tawah menuju Kantor Dinas Pertanian serta kawasan wisata Labuan Poh.

“Salah satu titik yang menjadi perhatian khusus adalah ruas jalan di depan Pasar Sekotong yang direncanakan akan segera di-hotmix dengan estimasi anggaran mencapai Rp1,7 miliar,” imbuhnya.

Selain fokus pada pengerasan jalan, Dinas PUPR juga menaruh perhatian besar pada infrastruktur jembatan. Jembatan Parengge menjadi salah satu proyek mercusuar dengan alokasi anggaran sekitar Rp6 miliar.

Tidak hanya itu, satu jembatan lain di wilayah perbatasan dengan Lombok Tengah juga masuk dalam skema pengerjaan tahun ini. Ratnawi menegaskan, seluruh proses ini telah melalui tahap inventarisasi data yang akurat. Ia menepis anggapan bahwa perbaikan jalan dilakukan hanya berdasarkan isu yang viral di media sosial.

“Jangan nanti buat berita karena viral langsung ditangani. Kami ini bekerja berdasarkan inventarisasi data kerusakan yang sudah kami lakukan,” tegasnya.

Di sektor pengairan, Pemkab Lobar juga tengah memperjuangkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD). Usulan tersebut mencakup dana sebesar Rp58 miliar yang dikhususkan untuk saluran irigasi primer.

Program ini direncanakan akan menyasar 10 Daerah Irigasi (DI) serta pembangunan sumur bor untuk mendukung kemandirian air bagi kelompok tani di wilayah yang membutuhkan dukungan teknis lebih lanjut.

Lalu Ratnawi berharap usulan tambahan anggaran sebesar Rp108 miliar yang diajukan untuk jalan desa melalui dana Inpres dapat segera terealisasi. Anggaran ini dinilai sangat krusial, terutama untuk mengembangkan kawasan selatan Lobar yang memiliki konsep tematik pesisir. (her)

Jemaah Haji Siap Bergerak Menuju Arafah, Kemenhaj Matangkan Layanan Armuzna

Makkah (globalfmlombok.com)-

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan seluruh persiapan layanan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna terus dimatangkan. Seluruh jemaah haji Indonesia saat ini telah tiba di Makkah dan memasuki fase persiapan akhir menuju Arafah.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff, mengatakan pergerakan jemaah dari hotel menuju Arafah akan dimulai besok, 8 Dzulhijjah, secara bertahap dalam tiga trip, yaitu pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 waktu Arab Saudi.

“Besok, 8 Dzulhijjah, pendorongan jemaah haji Indonesia dari hotel menuju Arafah akan mulai dilakukan bertahap. Karena itu, kami mengimbau seluruh jemaah untuk mematuhi jadwal, mengikuti arahan petugas, tidak bergerak sendiri, dan tidak terpisah dari rombongan,” ujar Maria di Jakarta seperti dilansir dari laman haji.go.id, Minggu (24/5/2026).

Maria menjelaskan, sejak pukul 07.00 waktu Arab Saudi, Satuan Tugas Arafah mulai diberangkatkan ke lokasi untuk memastikan kesiapan layanan Armuzna, mulai dari pengecekan akhir tenda, konsumsi, transportasi, kesehatan, bimbingan ibadah, pelindungan jemaah, hingga proses penerimaan jemaah di Arafah.

“Fase Armuzna adalah tahapan paling penting dan paling padat. Karena itu, seluruh layanan harus benar-benar siap agar jemaah dapat menjalankan puncak ibadah haji dengan tertib, aman, nyaman, dan khusyuk,” katanya.

Menjelang keberangkatan ke Arafah, Kemenhaj mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik, memperbanyak istirahat, makan teratur, minum air yang cukup, serta menyiapkan barang bawaan seperlunya.

“Bawalah barang yang benar-benar dibutuhkan, seperti dokumen identitas, kartu jemaah, gelang identitas, obat pribadi, masker, botol minum, perlengkapan ibadah, pakaian secukupnya, alas kaki yang nyaman, dan perlengkapan kebersihan pribadi. Hindari membawa koper besar, barang berat, perhiasan berlebihan, atau uang tunai dalam jumlah besar,” pesan Maria.

Maria juga mengajak jemaah dan petugas untuk saling peduli, terutama kepada jemaah lansia, disabilitas, perempuan, dan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu.

“Jika melihat jemaah berjalan sendiri, tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan, segera arahkan kepada petugas terdekat. Keselamatan jemaah adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Kemenhaj terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi, PPIH Arab Saudi, petugas kloter, sektor, dan seluruh unsur layanan untuk memastikan pelaksanaan Armuzna berjalan optimal.

“Mohon doa seluruh masyarakat Indonesia agar puncak haji tahun ini berjalan lancar dan seluruh jemaah diberi kesehatan, keselamatan, serta kemudahan,” tandas Maria.(r)

 

Iklim Investasi Membaik, Hingga Akhir 2025, Investasi Kumulatif di KEK Mandalika Sentuh Rp6,01 Triliun

Praya (globalfmlombok.com) –

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus mempercepat pengembangan kawasan The Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), seiring tumbuhnya iklim investasi dan aktivitas pariwisata di kawasan tersebut.

Hingga akhir tahun 2025, nilai investasi kumulatif di KEK Mandalika tercatat telah mencapai Rp6,018 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 26.002 orang. Capaian ini, tentu menunjukkan berkembangnya ekosistem pariwisata terintegrasi, yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat.

Pertumbuhan kawasan juga tercermin dari peningkatan jumlah pelaku usaha di KEK Mandalika. Hingga Desember 2025, sebanyak 27 pelaku usaha telah menjalankan aktivitas bisnis di kawasan, mencakup sektor hospitality, lifestyle tourism, mixed use development, utilitas kawasan, hingga pendukung motorsport ecosystem. Investor domestik maupun internasional seperti Singapura, Jepang, Spanyol, Amerika Serikat, dan Maroko turut memperkuat pengembangan kawasan.

Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, mengatakan bahwa ITDC terus mendorong penguatan ekosistem investasi, melalui peningkatan kualitas destinasi, pengembangan infrastruktur, serta penyediaan utilitas kawasan yang mendukung keberlanjutan The Mandalika sebagai destinasi pariwisata unggulan nasional.

“Masuknya berbagai investor menunjukkan meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap potensi dan prospek The Mandalika sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia. Kawasan ini mempunyai daya tarik kuat melalui konsep integrated tourism destination yang memadukan sport tourism, hospitality, area komersial, ruang terbuka hijau, serta fasilitas publik,” ujarnya.

Selain pertumbuhan investasi, aktivitas pariwisata di The Mandalika juga menunjukkan tren positif. Pada periode Januari hingga April 2026, total kunjungan wisatawan kawasan mencapai 285.003 pengunjung. Pada periode yang sama, rata-rata length of stay wisatawan meningkat menjadi 2,33 hari dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 1,96 hari. Rata-rata okupansi hotel kawasan juga meningkat menjadi 44,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 41,55 persen.

“Peningkatan length of stay dan okupansi menunjukkan wisatawan mulai menjadikan The Mandalika sebagai destinasi dengan durasi tinggal yang lebih panjang. Kondisi ini memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal, UMKM, dan sektor hospitality di sekitar kawasan,” imbuh Troy.

Optimisme terhadap perkembangan kawasan juga disampaikan oleh salah satu investor di The Mandalika, Direktur Utama PT Kleo Mandalika Resort, Satoki Okazaki. Menurutnya, The Mandalika memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi pariwisata yang tidak hanya bertumpu pada event, tetapi juga didukung oleh kekuatan alam, ekosistem kawasan, dan pertumbuhan aktivitas wisata yang terus meningkat.

“Kami melihat The Mandalika berkembang menjadi destinasi yang semakin matang dan memiliki karakter yang kuat. Pertumbuhan aktivitas wisata, peningkatan konektivitas, serta pengembangan kawasan yang terus berjalan menjadi sinyal positif bagi pelaku usaha dan investor untuk tumbuh bersama dalam keberlanjutan,” ujarnya.

Penguatan aktivitas pariwisata di The Mandalika didukung pula dengan peningkatan konektivitas udara menuju Lombok. Berdasar data InJourney Airports, total jumlah penumpang di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) pada periode Januari–April 2026 mencapai 850.319 penumpang atau meningkat sekitar 18,4 persen, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, total pergerakan pesawat tumbuh sekitar 35,3 persen dibandingkan tahun 2025. Berbagai maskapai nasional dan internasional seperti Garuda Indonesia, Citilink, AirAsia, dan Scoot saat ini melayani 11 rute domestik dan 2 rute internasional menuju Lombok.

General Manager Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Aidhil Philip Julian, mengatakan bahwa trafik peningkatan penumpang dan pergerakan penerbangan, menunjukkan mobilitas wisatawan serta aktivitas ekonomi di Lombok yang terus berkembang positif.

“Penguatan konektivitas udara menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan pariwisata dan investasi di NTB, khususnya di kawasan strategis seperti The Mandalika. Kami juga melihat kebutuhan konektivitas menuju Lombok yang terus meningkat, baik dari wisatawan domestik maupun internasional,” paparnya.

ITDC terus memperkuat berbagai infrastruktur dan fasilitas pendukung kawasan, mulai dari pengembangan utilitas, sistem pendukung kawasan, penguatan konektivitas, hingga penataan kawasan wisata untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman wisatawan. Melalui langkah tersebut, ITDC optimis The Mandalika akan semakin berkembang sebagai destinasi unggulan nasional sekaligus motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di NTB.(r)

PLN Percepat Transisi Energi Bersih di Lombok, Dirjen EBTKE Tinjau PLTS Sengkol

Mataram (globalfmlombok.com)-

PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan energi bersih di Pulau Lombok.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, ke Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sengkol, Lombok Tengah, Rabu (20/5/2026).

Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Nusa Tenggara Barat yang dinilai terus menunjukkan perkembangan positif dalam mendukung transisi energi nasional.

Dalam peninjauan tersebut, Eniya didampingi General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, serta Senior Manager Perencanaan PLN UIW NTB, Sigit Hari Wibowo. Rombongan melihat langsung operasional PLTS Sengkol yang menjadi salah satu pembangkit listrik tenaga surya strategis di Pulau Lombok.

PLTS Sengkol merupakan Independent Power Producer (IPP) yang dikelola Vena Energy dan telah beroperasi hampir tujuh tahun di Lombok. Kehadiran pembangkit tersebut dinilai menjadi salah satu kontribusi penting dalam mendukung bauran energi bersih sekaligus memperkuat sistem kelistrikan berbasis energi ramah lingkungan di NTB.

Dengan kapasitas terpasang sebesar 7 megawatt peak (MWp), PLTS Sengkol mencatat capaian capacity factor (CF) rata-rata antara 15,6 persen hingga 22,5 persen per tahun. Capaian tersebut menunjukkan optimalisasi pemanfaatan energi surya di NTB yang memiliki potensi radiasi matahari cukup tinggi.

Dirjen EBTKE, Eniya Listiani Dewi, mengapresiasi perkembangan energi bersih di NTB, khususnya pada sektor pembangkitan tenaga surya. Menurut dia, pengembangan EBT di wilayah kepulauan seperti NTB menjadi langkah strategis dalam mendukung target transisi energi nasional sekaligus mengurangi emisi karbon secara bertahap.

Ia berharap PLN terus memperkuat pengembangan energi baru terbarukan melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah maupun pengembang swasta. Penguatan infrastruktur energi hijau dinilai penting guna menciptakan sistem ketenagalistrikan yang lebih andal, efisien, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Sri Heny Purwanti menegaskan PLN UIW NTB akan terus mendorong transformasi sektor kelistrikan melalui optimalisasi potensi energi lokal dan penguatan ekosistem energi bersih di daerah.

“Kunjungan ini menjadi semangat tambahan bagi PLN UIW NTB untuk terus menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin hijau dan berkelanjutan. Kami optimistis pengembangan energi baru terbarukan di NTB akan terus tumbuh sejalan dengan komitmen nasional menuju transisi energi,” ujar Sri Heny.(r)

Ketua DPRD NTB Nilai Kiprah Sari Yuliati Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat NTB

Mataram (globalfmlombok.com)-

Ketua DPRD Provinsi NTB Baiq Isvie Rupaeda menilai kiprah Sari Yuliati dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Nusa Tenggara Barat layak mendapat penghormatan. Menurutnya, berbagai program yang diperjuangkan Sari Yuliati telah memberi dampak nyata bagi masyarakat NTB.

Pernyataan itu disampaikan Isvie Rupaeda sebagai respons atas munculnya sejumlah pandangan yang dinilai mencoba mengecilkan peran politik Sari Yuliati di daerah maupun tingkat nasional.

“Penilaian terhadap seseorang seharusnya didasarkan pada rekam jejak, data, dan manfaat nyata yang telah dirasakan masyarakat,” kata Isvie dalam pernyataan tertulisnya, Minggu 24 Mei 2026.

Ia menegaskan, Sari Yuliati merupakan salah satu putri terbaik NTB yang mendapat amanah dari masyarakat Dapil NTB II Pulau Lombok. Amanah tersebut, kata dia, diwujudkan melalui berbagai kerja politik di bidang pendidikan, infrastruktur, sosial, pertanian, perumahan rakyat, hingga persoalan hukum.

Menurut Isvie, kapasitas politik Sari Yuliati juga terlihat dari kepercayaan yang diberikan Partai Golkar dan DPR RI. Saat ini, Sari Yuliati dipercaya menjabat Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Golkar untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Selain itu, Sari Yuliati juga menjabat Bendahara Umum DPP Partai Golkar periode 2024–2029. Isvie menilai posisi tersebut menunjukkan kiprah politik Sari Yuliati tidak hanya diperhitungkan di NTB, tetapi juga di tingkat nasional.

“Penetapan itu mencerminkan pengakuan terhadap kapasitas, pengalaman, jejaring, dan integritas politik yang telah dibangun,” ujarnya.

Isvie menyebut sejumlah program yang telah diperjuangkan Sari Yuliati di NTB, di antaranya penyaluran beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), bantuan perumahan swadaya bagi masyarakat berpenghasilan rendah, hingga program sanitasi berbasis masyarakat.

Ia menilai kritik dalam politik merupakan hal wajar. Namun, menurutnya, kritik seharusnya tetap disampaikan secara objektif dan tidak mengabaikan rekam jejak pengabdian seseorang.

Sebagai sesama perempuan di dunia politik, Isvie juga menyoroti tantangan yang dihadapi perempuan dalam ruang publik. Ia mengatakan perempuan kerap harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan pengakuan.

“Ketika seorang perempuan mampu menembus ruang kepemimpinan nasional dan membawa nama daerah, maka penilaiannya juga harus dilakukan secara adil,” katanya.

Isvie mengajak seluruh pihak membangun praktik politik yang sehat dengan mengedepankan penghargaan terhadap kerja nyata dan manfaat bagi masyarakat.

Menurut dia, Sari Yuliati telah menunjukkan bahwa perempuan NTB mampu mengambil peran strategis di tingkat nasional sekaligus tetap menjaga hubungan aspiratif dengan masyarakat di daerah.(r)

Saat Gali Kuburan, Warga Kebon Orong Lombok Barat Temukan Benda Kuno Berusia Ratusan Tahun

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Warga Dusun Kebon Orong, Desa Dasan Baru, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), dihebohkan dengan penemuan puluhan benda kuno diperkirakan berusia ratusan tahun. Warga menemukan puluhan keramik tua yang diduga dari abad 19 tersebut saat sedang menggali liang lahat di pemakaman desa setempat pada Jumat (22/5/2026).

Kepala Dusun Kebon Orong, Lalu Mahsun, dikonfirmasi Minggu (24/5/2026), menceritakan awal mula penemuan barang antik tersebut. Berawal saat penggali kubur sedang menggali liang lahat untuk salah satu warga setempat yang meninggal dunia. Setelah menggali sekira kedalaman sekitar 1,5 meter, cangkul warga mengenai benda keras yang terkubur di dalam tanah.

Warga pun terus menggali berlahan, hingga akhirnya dikagetkan dengan dua buah bong atau gentong yang terbuat dari tanah liat, berisi keramik yang sebagian besar kondisinya masih utuh. Benda kuno peninggalan itu ditemukan pada kedalaman lumayan dalam.

“Ketika menggali ditemukan bong (kendi), temuan ini salah satunya piring, mangkuk dan tatakan yang berbentuk seperti keramik,” tuturnya.

Keramik tersebut berbentuk peralatan makan seperti mangkuk, cawan, piring hingga gelas keramik berukuran kecil. Temuan keramik tersebut sempat menjadi tontonan warga. Selain puluhan keramik, warga juga menemukan satu cetu berbahan seperti kuningan, yang pada zaman dulu biasa digunakan untuk alat takar beras.

Ada Tertera Cap Tahun di Benda Kuno

Pada keramik itu, tertulis dan terdapat cap tahun 1836, diperkirakan itu keterangan mengenai tahun pembuatannya. “Saya sempat lihat stempel bahasa Cina dan tulisan tahun 1836,” kata Mahsun.

Saat ini sebagian keramik tersebut sudah dicuci dan disimpan di rumah salah satu warga. “Barang ini (benda kuno itu, red) belum berani kita apa-apakan,” kata Mahsun. Terkait temuan ini, Kepala Dusun mengaku masih menunggu arahan dari pemerintah daerah setempat.

Dikatakan, penemuan benda kuno semacam ini baru pertama kali terjadi di lokasi pemakaman. Dulu sekitar tahun 1980-an warga pernah menemukan uang bolong di persawahan desa setempat. Jaraknya tidak jauh dari lokasi penemuan keramik di pemakaman sekarang. “Dulu saat saya kecil ada temuan di sawah sana uang bolong dulu zaman dulu,” kata Mahsun.

Tanah makam itu sendiri berada di tengah dusun, dulunya merupakan tanah wakaf yang kemudian digunakan warga sebagai tempat pemakaman. (her)