Mataram (globalfmlombok.com) – Pemprov NTB berencana menganggarkan Rp60 miliar di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni Tahun 2027 untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT 2028.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) NTB, Nursalim, mengatakan rencana penganggaran untuk PON 2028 sudah tertuang dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) yang sudah diajukan ke DPRD NTB.
“Di KUA yang saya sampaikan ke DPRD NTB itu sudah masuk,” ujarnya, kemarin.
Selain di APBD Tahun 2027, Pemprov juga menganggarkan di APBD Perubahan tahun 2026 senilai Rp10 miliar. Kemungkinan, di APBD Tahun 2028 juga Pemprov kembali menganggarkan untuk mendukung perhelatan olahraga terbesar nasional itu.
Awalnya, kebutuhan akan PON di NTB diperkirakan mencapai Rp100 miliar. Namun, hingga kini total nominal yang direncanakan oleh Pemprov senilai Rp70 miliar, kurang sekitar Rp30 miliar dari prediksi. Untuk itu, Nursalim berharap pusat segera mencairkan anggaran Dana Bagi Hasil (DBH) Pemprov NTB senilai Rp616 miliar. “Mudah-mudahan nanti dengan masuknya uangnya itu (DBH, red) bisa masuk lagi kan,” katanya.
Selain itu, Pemprov NTB juga meminta adanya tambahan anggaran senilai Rp700 miliar ke pusat untuk persiapan PON yang akan diselenggarakan di tiga daerah yaitu NTB, NTT, dan Jakarta. Anggaran senilai tersebut rencananya akan digunakan untuk merevitalisasi venue olahraga yang sudah ada di NTB. Salah satunya GOR 17 Desember yang berlokasi di Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.
Tidak hanya itu, untuk menutupi kebutuhan Rp700 miliar tersebut, pihaknya juga berharap pusat bisa memberikan persentase Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2027 lebih tinggi ke NTB. Menurutnya, pusat melalui Menteri Keuangan (Menkeu) telah menganggarkan sekitar Rp90 triliun dana TKD tahun 2027 kepada 38 provinsi dan 500 kabupaten/kota se Indonesia.
Selain berharap adanya tambahan TKD, Pemprov NTB juga mengharapkan Dana Bagi Hasil (DBH) Rp600 miliar yang belum disalurkan oleh pusat agar segera menyalurkan ke NTB. “DBH-DBH kita yang tertunda kemarin mudah-mudahan bisa masuk semua,” lanjutnya.
Menyinggung soal estimasi kebutuhan total pelaksanaan PON di NTB, Nursalim mengaku tidak mengetahui teknis. Yang pasti, pihaknya memastikan akan mengalokasikan anggaran hibah PON 2028 kepada KONI. (era)


