BerandaBerandaGeopark Rinjani-Lombok dan BRIDA NTB Kolaborasi Pacu Hilirisasi Hasil Riset dan Inovasi...

Geopark Rinjani-Lombok dan BRIDA NTB Kolaborasi Pacu Hilirisasi Hasil Riset dan Inovasi Daerah

Giri Menang (globalfmlombok.com)-

Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat menerima kunjungan dari manajemen Rinjani-Lombok UNESCO Global Geopark di Aula BRIDA NTB, Jumat (14/8/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi riset, pengembangan inovasi, serta hilirisasi hasil penelitian agar membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan geosite.

Rombongan yang dipimpin General Manager Rinjani-Lombok UNESCO Global Geopark Qwadru Putro Wicaksono dan perwakilan UNESCO Rinjani-Lombok Meliawati diterima langsung oleh Kepala BRIDA NTB I Gede Putu Aryadi beserta jajaran.

Riset Harus Berdampak Ekonomi

Dalam diskusi tersebut, Kepala BRIDA NTB I Gede Putu Aryadi menekankan pentingnya peran BRIDA sebagai penghubung (hub) antara peneliti, perguruan tinggi, komunitas, dunia usaha, dan pemerintah. Langkah ini diambil agar karya-karya penelitian tidak berakhir sekadar sebagai dokumen akademis di atas meja.

“Riset itu harus ada ujungnya. Harus ada produk atau nilai yang berdampak pada ekonomi, tata kelola, maupun perbaikan sosial ekonomi masyarakat,” tegas Aryadi.

Saat ini BRIDA NTB tengah memacu berbagai proyek strategis, mulai dari penelitian air bawah tanah di NTB wilayah selatan, penyulingan air laut untuk kawasan pesisir dan pulau kecil, hilirisasi pakan dari jagung, pengawetan hasil pertanian, energi terbarukan, hingga kultur jaringan komoditas unggulan. Berbagai riset aplikasi ini dinilai sangat beririsan dengan kebutuhan pengelolaan kawasan Rinjani-Lombok.

Tindak Lanjuti Rekomendasi UNESCO

Status Rinjani-Lombok yang memegang predikat ganda sebagai UNESCO Global Geopark dan UNESCO Biosphere Reserve sejak 2018 menuntut pengelolaan berbasis ilmu pengetahuan yang kuat. Perwakilan UNESCO Rinjani-Lombok, Meliawati, menyebutkan bahwa riset merupakan pilar utama pascarevalidasi UNESCO pada 2025.

“Kawasan ini memiliki potensi penelitian yang sangat besar, mulai dari sejarah geologi, letusan Samalas, keanekaragaman hayati, hingga sosial dan budaya. Karena itu, BRIDA menjadi salah satu mitra strategis bagi Geopark Rinjani-Lombok,” ungkap Meliawati. Ia juga menggagas pembentukan Rinjani Society sebagai wadah kolaborasi riset lintas disiplin.

Sementara itu, General Manager Rinjani-Lombok UNESCO Global Geopark Qwadru Putro Wicaksono menambahkan, kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong komoditas lokal—seperti kopi Rinjani—agar naik kelas melalui perbaikan kualitas dan standardisasi produksi. Pengadaan fasilitas produksi bersama (shared factory) juga diusulkan untuk menekan biaya operasional UMKM lokal.

Sinergi antara riset lokal BRIDA NTB dan jejaring internasional Geopark Rinjani-Lombok ini diharapkan mampu menghadirkan inovasi aplikatif yang menopang konservasi sekaligus menggerakkan roda ekonomi warga Bumi Gora.(ris/r)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI