BerandaBerandaDiperiksa BNN, Sebanyak 41 Anggota DPRD NTB Dinyatakan Negatif

Diperiksa BNN, Sebanyak 41 Anggota DPRD NTB Dinyatakan Negatif

Mataram (globalfmlombok.com) – Badan Narkotika Nasional (BNN) NTB melakukan pemeriksaan urine terhadap anggota DPRD Provinsi NTB. Pemeriksaan yang dilakukan secara mendadak usai rapat paripurna pada Senin (22/6/2026) itu untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkoba di lembaga legislatif.

Setalah serangkaian proses pemeriksaan urine terhadap 41 orang dari 65 anggota dewan yang hadir rapat paripurna, semuanya dinyatakan negatif. Tidak ada anggota dewan yang diperiksa terindikasi positif mengonsumsi narkoba.

Hal itu juga disampaikan langsung oleh Kepala BNN Provinsi NTB, Brigjen Pol Marjuki, S.Ik. Dia menyampaikan bahwa hasil sementara pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel yang telah diperiksa masih dalam kategori negatif. “Hasilnya untuk sementara negatif. Jadi belum ada yang positif,” tegas Marjuki kepada wartawan.

Menurutnya, hasil pemeriksaan dapat diketahui dengan cepat karena BNN memiliki alat pendeteksi yang mampu membaca sampel dalam waktu singkat.

Marjuki juga menjelaskan bahwa perbedaan warna urine peserta merupakan hal yang normal dan dipengaruhi oleh pola konsumsi makanan, minuman maupun penggunaan obat tertentu.

“Kalau banyak minum air putih, warna urine menjadi jernih. Kalau jarang minum, warna urine menjadi keruh. Dan kalau berwarna, itu disebabkan pengaruh makanan dan itu tidak masalah. Dan kalau itu diakibatkan mengkonsumsi obat-obatan akibat suatu penyakit, itu nanti akan ditelusuri obat apa yang diminum, apalagi jenis obat syaraf itu ada yang memang mengandung narkotika dan itu diperbolehkan,” jelas Marjuki.

Ia menambahkan, pelaksanaan tes urine akan terus dilakukan berdasarkan permintaan instansi pemerintah maupun lembaga lainnya. Termasuk yang dilakukan di DPRD NTB tersebut.

“Jadi kita akan lakukan sesuai dengan permintaan instansi. Sebelumnya sudah dilakukan di Pemda Lombok Timur, untuk Pemprov nanti akan kita lakukan tes juga. Sementara untuk lembaga kepolisian, tesnya dilakukan oleh internal mereka sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda mengapresiasi langkah BNN yang melakukan pengawasan terhadap lembaga legislatif untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkoba di lingkungan kantor anggota wakil rakyat Udayana.

Ia berharap seluruh anggota DPRD NTB dapat menjaga integritas dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan Narkotika. “Kalaupun ada, nanti kita minta klarifikasi,” kata Baiq Isvie.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD NTB, H Muzihir menambahkan bahwa pemeriksaan narkoba kepada anggota DPRD NTB merupakan kegiatan rutin yang dilakukan hampir setiap tahun.

“Inikan biasa, rutin setiap tahun kayaknya ini, ya bagus ini, supaya menjamin bahwa di legislatif itu juga bebas dari penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Dia menyebutkan bahwa selama dalam beberap periode ini, BNN telah melakukan banyak pemeriksaan rutin, tapi tidak ada yang terindikasi menyalahgunakan narkoba. “Alhamdulillah sudah 20 tahun saya disini tidak pernah ada anggota DPRD yang menggunakan narkoba,” pungkasnya. (ndi)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


[td_block_social_counter manual_count_facebook="16985" manual_count_twitter="2458" youtube="#" style="style3 td-social-colored" f_counters_font_family="450" f_network_font_family="450" f_network_font_weight="700" f_btn_font_family="450" f_btn_font_weight="700" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjMwIiwiZGlzcGxheSI6IiJ9fQ==" tiktok="#" manual_count_tiktok="2018" manual_count_instagram="1170" facebook="#" twitter="#" instagram="#" manual_count_youtube="3005"]
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI