BerandaBeranda3.000 Umat Buddha Hadiri Sannipata Waisak di Lombok Utara, Wagub NTB Gaungkan...

3.000 Umat Buddha Hadiri Sannipata Waisak di Lombok Utara, Wagub NTB Gaungkan Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama

Tanjung (globalfmlombok.com) –

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Indah Dhamayanti Putri, mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang damai, harmonis, dan sejahtera. Pesan itu disampaikan saat menghadiri Perayaan Sannipata Waisak 2570 BE/2026 di Vihara Bodhi Dharma, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Minggu (19/7/2026).

Perayaan Sannipata Waisak merupakan puncak rangkaian peringatan Tri Suci Waisak 2570 BE yang dihadiri sekitar 3.000 umat Buddha dari Kabupaten Lombok Utara, Kota Mataram, dan Kabupaten Lombok Barat. Mengusung tema “Menapaki Jalan Mulia Bersumbangsih Bagi Negeri”, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat nilai toleransi, persaudaraan, dan gotong royong di tengah masyarakat yang majemuk.

Wagub NTB yang akrab disapa Ummi Dinda mengapresiasi umat Buddha di Lombok Utara yang dinilai mampu menjaga keharmonisan hidup berdampingan dengan pemeluk agama lain. Menurutnya, keberagaman yang dirawat dengan semangat saling menghormati menjadi kekuatan besar bagi pembangunan daerah.

“Terima kasih kepada umat Buddha di Lombok Utara yang telah menunjukkan kepada dunia bahwa di Nusa Tenggara Barat kita hidup dalam keberagaman, saling menjaga toleransi, memberikan rasa hormat dan saling menjaga antara satu dengan yang lain,” ujar Indah Dhamayanti Putri.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persaudaraan dan menjaga keharmonisan sebagai modal sosial dalam membangun NTB.

“Mari kita terus saling mendoakan, saling menjaga, saling mengingatkan dan terus menjaga kerukunan antarumat yang berada di Nusa Tenggara Barat,” tambahnya.

Lombok Utara Pertahankan Predikat Kabupaten Peduli Kerukunan

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar mengatakan keberhasilan daerahnya mempertahankan predikat Kabupaten Peduli Kerukunan Umat Beragama selama enam tahun berturut-turut tidak terlepas dari budaya saling menghormati yang tumbuh di tengah masyarakat.

Ia menyebut Desa Bentek bahkan telah menjadi salah satu contoh nasional dalam praktik kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.

“Di sini, di Desa Bentek, merupakan salah satu desa yang dijadikan sebagai contoh tentang kerukunan umat beragama di Indonesia. Ini merupakan suatu penghormatan dan prestasi yang luar biasa bagi kita di Lombok Utara,” kata Najmul.

Diisi Bakti Sosial hingga Pentas Seni Budaya

Perayaan Sannipata Waisak 2570 BE berlangsung khidmat dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pembagian kitab suci Dharmappada, penyampaian pesan Sannipata Waisak, pertunjukan seni budaya, hingga drama yang mengisahkan perjalanan hidup Sang Buddha.

Sebelumnya, umat Buddha juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial, di antaranya bakti sosial di tujuh vihara dan penyaluran 600 paket bantuan kepada 34 vihara di Kabupaten Lombok Utara sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTB bersama Anggota DPRD Provinsi NTB Sudirsah Sujanto juga menyerahkan secara simbolis hibah sebesar Rp100 juta kepada Magabudhi Kabupaten Lombok Utara. Bantuan tersebut merupakan dukungan Pemerintah Provinsi NTB terhadap pembinaan dan penguatan kegiatan keagamaan umat Buddha.

Perayaan Sannipata Waisak turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri, Pembimas Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB Aryadi Satyawira, unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para bhikkhu, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.(ris/r)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI