BerandaEkonomiPemprov NTB Bidik Rute Internasional Baru

Pemprov NTB Bidik Rute Internasional Baru

Mataram (globalfmlombok.com) – Penambahan frekuensi penerbangan maskapai Scoot pada rute Lombok–Singapura menjadi 10 kali dalam sepekan disambut positif Pemerintah Provinsi NTB. Langkah tersebut dinilai menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan maskapai internasional terhadap potensi pasar pariwisata dan ekonomi NTB.

Kepala Dinas Perhubungan NTB, H. Ervan Anwar, mengatakan pemerintah daerah berharap keberhasilan penambahan frekuensi penerbangan Scoot dapat diikuti oleh maskapai lain dengan membuka maupun menambah rute penerbangan internasional ke Lombok.
“Kita berharap tentu ada maskapai-maskapai lain yang mengikuti. Pemerintah daerah selalu mendorong pembukaan rute-rute baru, terutama rute internasional,” ujarnya.

Menurut Ervan, selama ini konektivitas udara internasional NTB masih didominasi oleh pasar-pasar tradisional seperti Singapura, Malaysia, dan Australia. Ke depan, Pemprov NTB berharap jangkauan penerbangan internasional dapat diperluas ke negara-negara lain, khususnya di kawasan Asia Tenggara yang memiliki potensi wisatawan cukup besar.

“Kita berharap tidak hanya Singapura, Malaysia, dan Australia. Dari kawasan Asia Tenggara lainnya juga kita ingin ada konektivitas yang lebih luas ke Lombok,” katanya.

Ervan menjelaskan, pemerintah daerah terus membuka ruang komunikasi dan kerja sama dengan berbagai maskapai penerbangan. Meski tidak secara khusus menawarkan rute tertentu, Pemprov NTB berkomitmen menciptakan iklim yang kondusif bagi pengembangan jaringan penerbangan dari dan menuju Lombok.

“Kita membuka diri. Semakin banyak rute yang dibuka tentu semakin baik bagi NTB,” tegasnya.

Menurutnya, peningkatan konektivitas udara memiliki dampak strategis terhadap pengembangan sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Akses penerbangan yang semakin luas akan memudahkan wisatawan mancanegara berkunjung ke NTB sekaligus meningkatkan pergerakan investasi, perdagangan, dan aktivitas ekonomi lainnya.

“Pada akhirnya yang ingin kita dorong adalah pengembangan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi NTB. Konektivitas menjadi salah satu kunci utama untuk mencapai itu,” ujarnya.

Penambahan frekuensi penerbangan Scoot pada rute Lombok–Singapura menjadi 10 kali seminggu dinilai sebagai perkembangan positif bagi Bandara Internasional Lombok. Selain memperkuat posisi Lombok sebagai destinasi wisata internasional, peningkatan frekuensi penerbangan juga diharapkan dapat memperbesar peluang masuknya wisatawan asing ke NTB, terutama dari pasar Singapura dan negara-negara yang terhubung melalui Bandara Changi sebagai salah satu hub penerbangan terbesar di Asia.

Pemerintah Provinsi NTB optimistis peningkatan konektivitas udara internasional akan menjadi salah satu faktor pendorong percepatan pertumbuhan sektor pariwisata yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah, sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai gerbang destinasi wisata unggulan di Indonesia bagian timur. (bul)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


[td_block_social_counter manual_count_facebook="16985" manual_count_twitter="2458" youtube="#" style="style3 td-social-colored" f_counters_font_family="450" f_network_font_family="450" f_network_font_weight="700" f_btn_font_family="450" f_btn_font_weight="700" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjMwIiwiZGlzcGxheSI6IiJ9fQ==" tiktok="#" manual_count_tiktok="2018" manual_count_instagram="1170" facebook="#" twitter="#" instagram="#" manual_count_youtube="3005"]
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI