Mataram (globalfmlombok.com)-
Selama 31 tahun melayani Indonesia, Telkomsel terus memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan telekomunikasi yang menghubungkan masyarakat dari kota besar hingga pelosok negeri.
Di NTB, komitmen itu diwujudkan melalui penguatan jaringan digital, termasuk perluasan layanan Hyper 5G di sejumlah titik strategis yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.
Jaringan 5G Telkomsel kini telah hadir di sejumlah kawasan penting di NTB, mulai dari Senggigi, Bandara Internasional Lombok, Sirkuit Mandalika, hingga kawasan industri pertambangan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Kabupaten Sumbawa Barat. Kehadiran teknologi generasi kelima ini menjadi bagian dari upaya Telkomsel mendukung transformasi digital di kawasan timur Indonesia.
Manager Mobile Consumer Telkomsel Branch Mataram, Gede Jadiarte, mengatakan kesiapan infrastruktur jaringan di NTB sebenarnya telah mendukung implementasi teknologi 5G secara lebih luas. Namun pengembangannya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan dan kesiapan perangkat yang digunakan masyarakat.
“Fokus implementasi 5G saat ini berada di lokasi wisata dan area publik karena segmen penggunanya masih didominasi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” ujarnya belum lama ini.
Kehadiran jaringan 5G memberikan pengalaman digital yang jauh lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. Dengan kapasitas yang lebih besar, kecepatan data yang lebih tinggi, serta latensi yang lebih rendah, teknologi ini memungkinkan aktivitas digital berlangsung lebih lancar, mulai dari streaming video berkualitas tinggi, konferensi virtual, hingga mendukung berbagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan dan Internet of Things (IoT).
Komitmen Telkomsel menghadirkan pengalaman digital terbaik sebenarnya telah terlihat sejak penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022. Saat itu Telkomsel memperkuat jaringan dengan ratusan BTS 4G/LTE dan belasan BTS 5G di berbagai titik strategis guna mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi dari puluhan ribu pengunjung yang datang ke Lombok.
Namun bagi Telkomsel, teknologi hanyalah satu sisi dari pelayanan. Sisi lain yang tidak kalah penting adalah menjaga kepercayaan pelanggan yang telah setia selama bertahun-tahun.
Salah satunya adalah Budiarti, seorang guru sekolah dasar di Kota Mataram yang hingga kini tetap menggunakan kartu SIMPATI sebagai layanan utama komunikasinya. Menurut dia, sejumlah inovasi yang dihadirkan Telkomsel membuatnya tetap nyaman menggunakan produk tersebut.
Fitur Akumulasi Kuota menjadi salah satu alasan utama. Melalui fitur ini, sisa kuota internet dapat diakumulasikan ke periode berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku sehingga pelanggan tidak lagi khawatir kuota terbuang sia-sia. Selain itu, pilihan paket yang semakin fleksibel membuat pelanggan dapat menyesuaikan kebutuhan penggunaan data sehari-hari.
“Yang saya sukai, kuota tidak cepat hangus dan pilihan paketnya banyak. Jaringannya juga stabil untuk mendukung pekerjaan dan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Sebagai seorang pendidik, Budiarti juga merasakan manfaat jaringan Telkomsel dalam mendukung pembelajaran digital, komunikasi dengan orang tua siswa, hingga berbagai kebutuhan administrasi sekolah yang kini semakin bergantung pada internet.
Kepercayaan pelanggan seperti inilah yang menjadi modal penting bagi Telkomsel untuk terus bertumbuh. Hingga kini, Telkomsel memperkuat layanannya melalui lebih dari 293 ribu BTS yang beroperasi di seluruh Indonesia. Infrastruktur tersebut menjadi fondasi dalam menghadirkan konektivitas yang andal, termasuk mendukung pemerataan akses digital hingga ke berbagai daerah.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan bahwa penguatan jaringan broadband merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas akses digital masyarakat Indonesia.
“Dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel akan terus berkomitmen menghadirkan layanan yang tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan,” ujarnya.
Memasuki usia ke-31 tahun, Telkomsel tidak hanya berbicara tentang jumlah pelanggan atau luasnya jangkauan jaringan. Lebih dari itu, perusahaan ini terus berupaya memastikan setiap inovasi teknologi yang dihadirkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Di NTB, langkah tersebut terlihat dari pengembangan jaringan 5G yang terus diperluas, sekaligus dari kepercayaan pelanggan yang tetap terjaga dari generasi ke generasi.
Bagi Telkomsel, melayani Indonesia bukan sekadar menyediakan sinyal. Melayani Indonesia berarti memastikan setiap orang tetap terhubung, memperoleh akses terhadap peluang digital, dan menjadi bagian dari transformasi menuju masa depan yang semakin terkoneksi.(ris)


