Mataram (globalfmlombok.com) – Dinas Pendidikan Kota Mataram,akan menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi sejumlah guru jenjang sekolah dasar untuk mendukung pelaksanaan kebijakan mata pelajaran (Mapel) Bahasa Inggris. Pelatihan ini bertujuan memastikan para pendidik memiliki kompetensi yang memadai.
Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, Syarafudin mengungkapkan, guru jenjang sekolah dasar di Mataram seluruhnya belum memiliki latar belakang pendidikan Bahasa Inggris. Keterbatasan sumber daya manusia ini, menjadi salah satu kendala utama belum diterapkannya mata pelajaran tersebut secara menyeluruh.
“Jadi sekolah di SD itu ada memang guru yang berlatar belakang Bahasa Inggris. Ada sekolah juga yang tidak punya,” ujarnya.
Dikatakan, Diklat dinilai sangat krusial untuk membekali para guru,terutama pelajaran Bahasa Inggris ditargetkan menjadi mata pelajaran wajib mulai kelas III SD.
“Pemerintah ingin melakukan peningkatan kapasitas melalui pelatihan atau diklat,” terangnya.
Syarafudin menjelaskan bahwa program diklat akan diinisiasi oleh pemerintah pusat dan dieksekusi di pemerintah daerah melalui Balai Guru Tenaga Pendidikan (BGTK). Sementara itu, Disdik Kota Mataram bertugas memetakan dan menyampaikan data kebutuhan guru di lapangan.“Dinas bertugas memetakan kebutuhan-kebutuhan guru itu nantinya,” jelasnya.
Saat ini, Mapel Bahasa Inggris masih bersifat opsional. Meski beberapa sekolah sudah mulai mengajarkannya, Disdik tidak mempermasalahkan sekolah yang belum mampu menyelenggarakannya.
Kebijakan ini direncanakan berlaku pada 2027 dengan sasaran siswa kelas III hingga VI SD. Langkah ini dinilai strategis untuk memanfaatkan masa emas tumbuh kembang anak dalam menyerap bahasa asing.
“Memang bahasa Inggris itu perlu diajarkan ketika anak usianya masih di SD. Mungkin daya ingatnya lebih kuat. Ketimbang siswa di SMP,” pungkasnya. (sib)


