Mataram (globalfmlombok.com) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram masih menunggu rekomendasi tentang penerapan Bahasa Sasak sebagai mata pelajaran (Mapel) di sekolah.
Kepala Disdik Kota Mataram, H. Yusuf mengatakan, pihaknya dalam posisi menunggu rekomendasi regulasi kebijakan untuk memasukan Bahasa Sasak sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah. Rencananya, Bahasa Sasak akan terintegrasi ke dalam Mapel Muatan Lokal.
“Saat ini belum ada rekomendasi. Kita menunggu kalau memang Bahasa Sasak mau dimasukkan ke dalam Mapel muatan lokal,” ujarnya.
Hal paling utama saat ini, menurut Yusuf adalah kepastian dialek Bahasa Sasak mana yang akan diterapkan dalam pembelajaran. Sebab, bahasa ibu masyarakat Sasak itu diketahui memiliki ragam dialek,sehingga menjadi sulit diterapkan dalam pembelajaran.
“Tapi perlu kita pelajari Bahasa Sasak mana yang jadi standarnya. Rekomendasi hasil kongres kita tunggu,” tutur Ketua PGRI NTB itu.
Menurutnya, jika hasil kongres telah disepakati, rekomendasi dapat disampaikan ke Pemerintah Kota Mataram. Artinya, jika disetujui maka rekomendasi dalam bentuk regulasi akan diteruskan ke Disdik Mataram untuk direalisasikan.
“Kalau Pak Wali sudah memerintahkan kami siap menindaklanjutinya,” pungkas Yusuf. (sib)


