BerandaPendidikanDisdik Segera Gelar Ukom Pengawas Sekolah

Disdik Segera Gelar Ukom Pengawas Sekolah

Mataram (globalfmlombok.com) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, segera menggelar uji kompetensi (Ukom) untuk mengisi kekosongan jabatan pengawas sekolah. Kebijakan ini sebagai bentuk tindaklanjut dari Surat Edaran (SE) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Jabatan Fungsional di Bidang Pendidik dan Pengawasan Mutu Pendidikan dan petunjuk teknis penyelenggaraan uji kompetensi (ujikom) jabatan fungsional GTK di tahun 2026.

Sekretaris Disdik Kota Mataram, Naufal Aldian mengatakan, pihaknya sebelumnya kesulitan menggelar uji kompetensi karena tidak adanya regulasi teknis dari kementerian tentang tata cara pengangkatan pengawas sekolah. Sementara, jumlah pengawas yang aktif di Kota Mataram hanya empat orang.

“Surat edaran ini sudah ada dan kita melakukan mapping  untuk uji kompetensi,” ujarnya pekan kemarin.

Berdasarkan syarat peserta yang dapat mengikuti Ukom tercantum dalam SE tersebut. Antara lain, Strata 1 (S1) bagi fungsional jenjang Muda dan Madya dan S2 bagi jenjang Utama. Selanjutnya memiliki Sertifikat Pendidik (Serdik) serta pangkat golongan minimal III/c.

Pihaknya masih menunggu proses cut-off pengusulan dan penyelenggaraan Ukom. Untuk data calon pengawas sekolah sudah dikurasi berdasarkan system,sehingga pihaknya hanya perlu memilah kembali calon pengawas yang diusulkan untuk mengikuti uji kompetensi.

“Kita menunggu mudah-mudahan di waktu dekat ini antara pertengahan November atau awal Desember sudah mulai untuk proses seleksinya,” terangnya.

Pihaknya telah melakukan pemetaan kebutuhan pengawas sekolah di Kota Mataram. Berdasarkan hasil pemetaan dibutuhkan sekitar 30 orang. Total tersebut dihitung berdasarkan rasio jumlah sekolah,karena idealnya satu pengawas akan mengawasi tujuh sekolah.

Naufal menegaskan, proses pelantikan pengawas sekolah krusial. Di samping jumlahnya sedikit, peran pengawas sekolah sangat vital terutama dalam mengawasi jalannya ekosistem pendidikan di sekolah.

“Pengawas harus mengontrol dengan jumlah ratusan sekolah ini secara tidak langsung melakukan pendampingan. Kita nggak mudah untuk mengangkat pengawas kalau tidak melaksanakan uji kompetensi ini,” pungkasnya. (sib)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI