Beranda blog Halaman 70

Pemprov Pastikan Kesiapan Anggaran CPNS 2026

Mataram (globalfmlombok.com) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan kesiapan anggaran pada proses rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026. Meski belanja pegawai tembus 33 persen, lebih dari ambang batas yang diberikan oleh pusat, dipastikan pengadaan anggaran untuk mengisi beberapa posisi strategis yang kekurangan pegawai.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) NTB, Nursalim mengaku pihaknya tidak akan membiarkan pelayanan di daerah terganggu. Untuk itu, akan selalu tersedia anggaran agar pelayanan terus berjalan, khususnya di posisi tenaga kesehatan.

“Kalau akan mengganggu pelayanan karena keterbatasan pegawai ya tentu itu akan jadi prioritas juga,” ujarnya pekan kemarin.

Selain tenaga kesehatan, pihaknya bersama dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Biro Organisasi Setda NTB tengah menyisir beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kekurangan pegawai. Setelah itu, selanjutnya BKD bersama dengan Biro Organisasi mengusulkan formasi tersebut dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah.

“Setelah BKD dan Biro Organisasi menyelesaikan itu, baru kita lihat berapa pegawai yang menjadi prioritas. Misalnya di kesehatan kan. Baru kita usulkan, tapi berbarengan dengan formulasi penghitungan angka. Berapa sih kemampuan daerah untuk membayar pegawai,” jelas mantan Kepala Biro Organisasi Setda NTB ini.

Tidak hanya memperhatikan kebutuhan pegawai, Nursalim mengaku pihaknya saat ini juga tengah fokus menekan angka belanja pegawai. Apalagi, pusat memberikan batas waktu bagi seluruh provinsi dan kabupaten/kota untuk mengurangi porsi belanja pegawai hingga maksimal 30 persen.

Adanya pegawai yang telah memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) sekitar 400-500 orang setiap tahunnya, Nursalim mengaku tetap memastikan ketersediaan anggaran, tapi diutamakan untuk pegawai-pegawai yang bergerak di bidang pelayanan langsung seperti tenaga kesehatan.

Terpisah, Kepala BKD NTB, Tri Budiprayitno mengatakan pihaknya saat ini sedang menghimpun data di masing-masing OPD berkaitan dengan kebutuhan pengisian jabatan. Pihaknya juga berkoordinasi dengan BKAD terkait dengan penyesuaian anggaran.

Pada tahun 2026 ini, akan ada sekitar 545 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov NTB yang memasuki BUP. Kemungkinan besar, Pemprov NTB akan membuka formasi sejumlah tersebut.

Dengan belanja pegawai yang lebih dari 30 persen bahkan NTB terancam mendapat sanksi pusat, Tri mengaku banyak kemungkinan-kemungkinan pembukaan rekrutmen CPNS NTB. Bisa di bawah 500 formasi, bisa juga nihil. Semua bergantung pada kondisi keuangan daerah. Adapun jika 545 orang tersebut merupakan ASN dengan posisi strategis, otomatis daerah akan tetap membuka rekrutmen.

Selain itu, Pemprov NTB juga akan melakukan evaluasi terhadap formasi yang sebelumnya tidak terisi. Posisi dengan kualifikasi terlalu tinggi dinilai perlu disesuaikan agar lebih realistis dan dapat terpenuhi.

“Kalau sebelumnya membutuhkan dokter subspesialis dan tidak terisi, mungkin ke depan bisa diturunkan menjadi spesialis atau bahkan dokter umum, agar kebutuhan layanan tetap terpenuhi,” tambahnya.

Di sisi lain, pemerintah juga mempertimbangkan keberadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang sebelumnya telah direkrut sebanyak 9.411 orang. Jumlah ini dinilai cukup signifikan dan harus diperhitungkan dalam perencanaan kebutuhan ASN ke depan.

Hingga saat ini, jadwal seleksi ASN masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat. Mantan Kadispora NTB itu menegaskan langkah utama yang sedang dilakukan adalah pemetaan kebutuhan formasi secara menyeluruh agar kebijakan yang diambil tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi keuangan daerah. (era)

Jaksa Tangani Dugaan Korupsi di PDAM Dompu

Mataram (globalfmlombok.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu tengah mengusut dugaan korupsi pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Dompu. Pengusutan tersebut menindaklanjuti adanya laporan masyarakat yang masuk ke meja aparat penegak hukum.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Dompu, Danny Curia Novitawan, Minggu (10/5/2026) membenarkan bahwa pihaknya telah memulai pengusutan. Ia mengaku bahwa jaksa kini sedang menelaah laporan yang masuk tersebut.

Namun, Danny mengaku belum dapat membeberkan detail dugaan tindak pidana yang dilaporkan. Menurutnya, jaksa masih melakukan telaah awal untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam perkara tersebut.

“Kami masih melakukan pengumpulan bahan dan keterangan awal,” terangnya.

Sebelumnya, pelapor dalam perkara ini melaporkan sejumlah dugaan penyimpangan yang terjadi di internal PDAM Dompu. Dugaan itu mencakup pengelolaan keuangan, penjualan aset perusahaan, hingga pemasangan sambungan rumah ilegal.

Pelapor mengaku dugaan penyimpangan berlangsung sejak 2014 hingga 2025. Hasil audit internal sementara turut ditemukan potensi kerugian perusahaan lebih dari Rp 1 miliar untuk periode 2018 sampai 2024.

Temuan lainnya mengacu pada dugaan ketidaksesuaian antara penerimaan pembayaran pelanggan dan jumlah dana yang disetor ke rekening perusahaan. Selisih setoran itu disebut terjadi berulang dalam operasional harian.

Selain itu, ada pula temuan dugaan pemasangan sambungan air ilegal yang tidak tercatat sebagai pelanggan resmi. Praktik tersebut diduga melibatkan oknum internal perusahaan. (mit)

Pemkot Mataram Awasi Lokasi Pemotongan Hewan Kurban

Mataram (globalfmlombok.com) – Dinas Pertanian Kota Mataram mulai menyiapkan tim untuk memeriksa hewan kurban selama Iduladha. Tercatat 200 lokasi pemotongan hewan kurban yang tersebar di Kota Mataram.

Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, Lalu Jauhari melalui Kepala Bidang Peternakan, Lalu Hapiludin menjelaskan, pihaknya telah menggelar rapat bersama petugas kesehatan hewan di enam kecamatan dalam rangka persiapan pelaksanaan pengawasan hewan kurban. Pengawasan hewan kurban menjadi agenda rutin setiap tahun, karena target pemantauan di 67 titik pengepul hewan kurban di Kota Mataram. “Kalaupun terjadi penambahan penjual baru saya kira tidak terlalu banyak,” kata Hapiludin ditemui pada, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, antusias masyarakat untuk berkurban cukup banyak. Tercatat jumlah lokasi pemotongan hewan kurban mencapai 200 titik di enam kecamatan. Pihaknya sebenarnya menyarankan masyarakat menyembelih hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) miliki pemerintah. Akan tetapi, masyarakat memiliki pertimbangan berbeda, sehingga tidak dipermasalahkan asalkan memenuhi persyaratan-persyaratan yang ditentukan pemerintah. “Iya, kita tidak permasalahkan asalkan menyembelih hewan kurban sesuai persyaratan,” jelasnya.

Persyaratan yang harus dipenuhi masyarakat apabila menyembelih di luar RPH diantaranya, hewan kurban harus dipastikan sehat dan layak kurban. Kedua, masyarakat menyiapkan lokasi yang bersih agar terhindar dari bakteri. “Nanti ada pemeriksaan post mortem dan anti mortemnya. Jadi sebelum maupun sesudah penyembelihan pasti dilakukan pemeriksaan kondisi hewan kurban,” terangnya.

Hapiludin mengakui, jumlah titik pemotongan hewan kurban tidak sebanding dengan jumlah personil yang melakukan pengawasan. Pihaknya bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Mandalika dan Persatuan Dokter Hewan Indonesia serta Pemprov NTB, untuk berbagi tugas melakukan pengawasan. “Biasanya pemotongan hewan kurban bersamaan, sehingga kita kewalahan mengawasi,” ujarnya.

Di satu sisi lanjut Hapiludi, petugas jagal memiliki banyak pesanan untuk menyembelih hewan kurban. Rata-rata petugas jagal ini merupakan pejagal dari RPH Majeluk dan RPH Gubuk Mamben, sehingga mereka harus membagi waktu untuk menyembelih hewan kurban.
Ia mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kesehatan hewan kurban sebelum disembelih serta kebersihan lokasi pemotongan hewan kurban. (cem)

Polisi Buru Terduga Pelaku Pengeroyokan di Karang Baru Mataram

Mataram (globalfmlombok.com) – Pihak kepolisian tengah menyelidiki dugaan penganiayaan atau pengeroyokan yang terjadi di Jalan Suradadi, Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Minggu dini hari (10/5/2026).

Kapolsek Selaparang, Iptu Zulharman, Minggu (10/5/2026) mengatakan, pihaknya kini tengah memburu terduga pelaku dalam peristiwa tersebut.

“Sejumlah saksi yang berada di lokasi sudah kami mintai keterangan untuk memperjelas kronologi kejadian,” ujarnya.

Dugaan pengeroyokan itu mengakibatkan dua korban harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Ia melanjutkan, peristiwa itu terjadi pada pukul 02.00 Wita. Polisi pertama kali mengetahui peristiwa itu dari adanya laporan melalui layanan call center 110.

Tim Opsnal Unit Reskrim sempat melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku hingga kawasan Simpang Empat Sayang-Sayang, namun mereka tidak berhasil ditangkap.

“Kami akan terus melakukan penyelidikan sambil menunggu laporan resmi dari pihak korban,” tambahnya.

Selain melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi, personel Polresta Mataram bersama Polsek Selaparang juga melakukan penertiban terhadap sejumlah pemuda dan remaja yang berada di sekitar lokasi guna memastikan keterlibatan mereka dalam kejadian tersebut.

Dari hasil penertiban, petugas mengamankan sejumlah barang berbahaya berupa senjata tajam berbagai jenis serta alat yang diduga digunakan untuk perkelahian.

Kapolsek Selaparang mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak berkumpul hingga larut malam yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.

Kami juga mengimbau para orang tua untuk selalu memantau aktivitas anggota keluarganya guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (mit)

Polisi Tangkap Empat Terduga Pengedar Narkoba di Mataram, Amankan 6,83 Gram Sabu

Mataram (globalfmlombok.com) – Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram mengamankan empat terduga pelaku pengedar narkoba dalam penggerebekan di sejumlah wilayah di Kota Mataram pada Sabtu malam (9/5/2026).

Kepala Satresnarkoba Polresta Mataram, AKP Remanto, Minggu (10/4/2026) mengatakan empat orang tersebut antara lain berinisial HL (33), MOU (35), DTS (34), dan MYU (32). “Dua terduga pelaku, HL dan MOU merupakan residivis kasus narkoba,” katanya.

Pimpinan baru Satresnarkoba Polresta Mataram itu menyebutkan, penangkapan empat terduga pelaku berawal dari informasi yang diterima polisi dari masyarakat.

“Infonya di Lingkungan Karang Kecicang Kelurahan Cakranegara Selatan diduga sering dijadikan sebagai tempat transaksi dan penyalahgunaan narkoba,” terangnya.

Atas informasi tersebut, pihaknya kemudian melakukan serangkaian penyelidikan dan pendalaman. Setelahnya, pada Sabtu (9/4/2026) aparat berhasil menangkap terduga HL di Jalan di JI.Narmada, Kelurahan Cakranegara Selatan, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Saat ditangkap, HL diduga tengah menunggu pembeli barang haram tersebut. Saat dilakukan penggeledahan, pihak kepolisian menemukan barang bukti berupa satu klip berisi kristal bening diduga sabu.

Polisi selanjutnya melakukan pengembangan di sebuah rumah di Lingkungan Turida Timur. Di sana, penyelidik kembali mengamankan dua terduga pelaku, MOU dan DTS. “Saat itu keduanya tengah duduk di dalam rumah,” tambahnya.

Penggeledahan kembali dilakukan terhadap MOU dan DTS. Polisi kembali mengamankan barang bukti berupa satu klip bening diduga berisi sabu. Serta sejumlah alat hisap sabu berupa pipet plastik, alat hisap, dan korek api.

Pengembangan berlanjut ke Lingkungan Dasan Taman Jangkuk Kelurahan Selagalas. Di sana, aparat mengamankan terduga MYU. “Kami kemudian menggeledah rumah yang bersangkutan dan menemukan barang bukti terkait tindak pidana narkotika,” jelasnya.

Terakhir, polisi melakukan penggeledahan di rumah milik terduga HL. Namun, mereka tidak menemukan barang bukti apapun terkait narkoba.

“Saat ini para terduga pelaku dan barang bukti sudah berada di Mapolresta Mataram guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” sebutnya.

Total ada 6,83 gram narkoba diduga jenis sabu yang berhasil diamankan dari keempat terduga pelaku.

Empat orang itu kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika Jo pasal 609 ayat 1 huruf a Undang-Undang No 1 tahun 2023 tentang KUHP Jo UU no 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana. “Hukuman maksimal bisa 20 tahun penjara,” tandasnya. (mit)

Desain Publikasi MTQ XXXI NTB 2026 Diluncurkan

Praya (globalfmlombok.com) – Sebulan jelang gelaran Musabbaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI tingkat Provinsi NTB tahun 2026, desain spanduk, baliho, dan flyer media sosial untuk ajang dua tahunan tersebut resmi diluncurkan. Peluncuran desain resmi publikasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat syiar dan gaung pelaksanaan MTQ XXXI NTB yang tahun ini digelar di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) mulai dari tanggal 9 sampai 15 Juni 2026 mendatang.

“Desain baliho dan spanduk tersebut sudah disiapkan bisa diakses secara terbuka melalui tautan https://bit.ly/Baliho_MTQ_2026,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Loteng Drs. H. L. Herdan, M.Si., dalam keteranganya, Sabtu (9/5).

Penangguang jawab Seksi Informasi, Dokumentasi dan Publikasi (IDP) MTQ XXXI NTB ini, menegaskan, bahwa peluncuran desain publikasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat syiar dan gaung MTQ NTB agar semakin dikenal luas oleh masyarakat. Tidak hanya masyarakat Loteng saja, tapi masyarakat NTB secara lebih luas lagi.

Dan, diharapkan agar seluruh elemen masyarakat ikut berpartisipasi mempromosikan pelaksanaan MTQ kali ini. “Kami sudah menyiapkan materi baliho, spanduk, dan flyer media sosialnya dan dapat diakses oleh semua pihak sebagai bahan publikasi agar syiar MTQ pada Juni mendatang semakin besar,” ujarnya.

Tidak hanya masyarakat, pihaknya juga mengajak seluruh instansi pemerintah, lembaga, komunitas, untuk turut memasang baliho dan spanduk di lingkungan masing-masing. Sekaligus ikut serta membagikan flyer melalui media sosial sebagai bentuk dukungan menyukseskan MTQ XXXI NTB yang dipusatkan di Bencingah Masmira Loteng.

Dengan keterlibatan berbagai pihak dalam penyebarluasan informasi dan publikasi tersebut, diharapkan pelaksanaan MTQ XXXI NTB Tahun 2026 ini di Kabupaten Lombok Tengah dapat berlangsung meriah, sukses, dan memberikan dampak positif bagi syiar Islam serta promosi daerah.

Persiapan Dimatangkan

Sementara itu persiapan jelang MTQ NTB tahun ini terus dilakukan oleh Pemkab Loteng. Selain persiapan venue yang akan digunakan, persiapan fasilitas pendukung juga terus dimatangkan. Salah satunya, penataan fasilias Penerang Jalan Umum (PJU) di area venue dan jalan menuju venue MTQ. Supaya pada pelaksanaanya MTQ nantinya area tersebut bisa terang, sehingga bisa memberikan rasa nyaman bagi peserta maupun pengunjung.

“Untuk penataan PJU sekarang kita sedang fokus di Kota Praya sebagai bagian dari upaya mendukung gelaran MTQ NTB tahun 2026 ini,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Loteng Bq. Yanti Wiradarma, sebelumnya. (kir)

Banjir Simpati Warga untuk Suhaili

Praya (globalfmlombok.com)  – Mantan Bupati Lombok Tengah (Loteng) dua periode H.M. Suhaili, F.T., resmi menjalani hukuman penjara setelah terlibat kasus pidana penipuan, sejak Kamis (7/5). Pasca-penahanan tersebut, simpati dari masyarakat Loteng bahkan luar Loteng mulai mengalir.

Ungkapan simpati disampaikan masyarakat melalui unggapan media sosial (medsos) sebagai dukungan moral kepada tokoh yang dinilai sebagai Bapak Pembangunan Loteng tersebut.
Dalam berbagai unggahan, warganet lebih banyak menyampaikan berbagai prestasi H. M. Suhaili selama memimpin Bumi Tatas Tuhu Trasna. Beberapa di antaranya juga mengungkapkan kepribadian dan sikap mantan Ketua DPRD NTB tersebut yang dikenal sebagai sosok yang merakyat. Ketimbang menyinggung kasus pidana yang menjeratnya.

Tidak hanya masyarkat umum, kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Loteng juga tidak ketinggalan memberikan dukungan moral. Dengan memberikan tanggapan positif selama dipimpin oleh H.M. Suhaili dalam unggapan di media sosialnya. Tidak sedikit pula yang kembali mengenang gaya serta cara H.M. Suhaili berinteraksi dengan para ASN di Loteng.

Tidak cukup sampai di situ saja, beberapa warganet menawarkan penggalangan donasi untuk menutup kerugian yang timbul akibat dari kasus pidana yang menjerat H.M. Suhaili. Sembari memanjatkan doa keselamatan dan ketabahan bagi H.M. Suhaili yang saat ini sudah resmi menjadi warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Praya.

“Sehat selalu Abah – H.M. Suhaili,” tulis warganet Ivan Dagoel di unggapan Roky Rohmana Afwa.
“Tiang (saya) masyarakat akar rumput di BKU (Batukliang Utara) sangat merasakan hasil nyata pemerataan pmbangunan di utara terutama infrastruktur jalan yang mulus sewaktu beliau (H.M. Suhaili menjadi Bupati (Loteng). Saya ikut merasakan apa yang beliau rasakan saat ini. Semoga Abah Uhel–sapaan akrab H.M. Suhaili, selalu sehat dan tabah menghadapi ujian dunia saat ini. Andai ada yang buka donasi tiang siap untuk mendonasikan rizki untuk beliau,” tulis Lukman Hakim, warganet lainnya.

Ramainya simpati masyarakat tersebut menurut Kuasa Hukum H.M. Suhaili, Abdul Hanan, S.H., secara pribadi sosok H.M. Suhaili merupakan orang baik. Simpati yang diberikan pun begitu masif disampaikan oleh masyarakat di daerah ini. “Jadi di media sosial hampir semuanya memberikan simpati dan kesan positif kepada H.M. Suhaili,” ujarnya, Minggu (10/5).

Pihaknya pun menduga ada pihak tertentu yang tidak puas dengan H.M. Suhaili. Sehingga mempolitisir kasus pidana yang menjerat H.M. Suhaili. Padahal sejak awal pihaknya sudah sanggup dan bersedia menyelesaikan persoalan yang ada secara baik. Dengan bersedia mengembalikan kerugian yang menjadi penyebab munculnya kasus tersebut.

“Kita menduga ada upaya pembunuhan karakter terhadap H.M. Suhaili sebagai salah satu tokoh di daerah ini,” imbuhnya.

Disinggung apakah ada upaya hukum lainnya yang akan ditemuh pasca vonis hukum H.M. Suhaili, ia menegaskan masih akan dikonsultasikan dengan pihak keluarga. “Soal langkah hukum selanjutnya, kita akan konsultasikan dengan klien,” tegas Abdul Hanan. (kir)

BMKG: NTB Masih Berpotensi Diguyur Hujan Saat Peralihan ke Musim Kemarau

Mataram (globalfmlombok.com)

Memasuki masa peralihan menuju musim kemarau, wilayah Nusa Tenggara Barat diperkirakan masih berpotensi mengalami hujan dalam intensitas sedang hingga tinggi pada 10 hari ke depan. Kondisi tersebut disampaikan BMKG dalam laporan iklim dasarian II Mei 2026.

Prakirawan Stasiun Klimatologi NTB Made Budi Setiawan dalam keterangan tertulisnya mengatakan, BMKG mencatat curah hujan di NTB pada dasarian I Mei 2026 secara umum berada pada kategori rendah hingga menengah, yakni berkisar 0-150 milimeter per dasarian. Curah hujan tertinggi tercatat di Pos Hujan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, dengan intensitas mencapai 115 milimeter per dasarian.

Sifat hujan di berbagai wilayah NTB pada periode tersebut bervariasi, mulai kategori bawah normal hingga atas normal. Sementara itu, monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) berturut-turut di NTB secara umum masih berada pada kategori sangat pendek hingga menengah, yakni antara satu hingga 20 hari.

BMKG menjelaskan, dinamika atmosfer saat ini masih mendukung peluang terjadinya hujan di NTB. Hasil pemantauan menunjukkan fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) berada pada fase netral dengan indeks minus 0,117, namun diprediksi bergerak menuju fase positif mulai Mei 2026.

Di sisi lain, anomali suhu muka laut di wilayah Nino 3.4 menunjukkan kondisi El Nino lemah dengan indeks plus 0,93. Fenomena tersebut diperkirakan berkembang menjadi El Nino moderat pada periode Mei-Juni-Juli 2026.

Secara umum, aliran massa udara di sebagian besar Indonesia didominasi angin timuran. Suhu muka laut di sebagian besar perairan Indonesia berada pada kondisi normal hingga hangat, sedangkan perairan selatan Jawa, Bali, dan NTB tercatat lebih dingin.

Untuk dasarian II Mei 2026 atau periode 11-20 Mei, BMKG memperkirakan peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian mencapai 40 persen hingga di atas 90 persen dan berpotensi terjadi hampir di seluruh wilayah NTB.

Bahkan, peluang hujan dengan intensitas lebih dari 100 milimeter per dasarian diperkirakan mencapai 70 persen hingga lebih dari 90 persen di Kota Mataram, sebagian Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Sumbawa Barat, dan Sumbawa.

Sementara itu, hujan dengan intensitas lebih dari 150 milimeter per dasarian juga berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kota Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Tengah dengan peluang mencapai 70 persen hingga lebih dari 90 persen.

Meski demikian, BMKG menyatakan belum mengeluarkan peringatan dini terkait curah hujan tinggi maupun kekeringan meteorologis di NTB.

BMKG tetap mengimbau masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir, dan tanah longsor, terutama di wilayah yang masih berada pada masa transisi musim hujan menuju musim kemarau.

Selain itu, masyarakat juga diminta memanfaatkan hujan yang masih terjadi untuk mengantisipasi potensi kekeringan saat musim kemarau berlangsung, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperhatikan kondisi saluran dan debit air di sekitar tempat tinggal.(ris/r)

Dongeng “Kiara Penjaga Hutan”, Cara Gubernur Iqbal Edukasi Anak-anak Lunyuk

Sumbawa Besar (globalfmlombok.com) –

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, mengajak anak-anak di Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, untuk mencintai lingkungan, menjaga kelestarian hutan, dan berani meraih cita-cita sejak usia dini.

Pesan tersebut disampaikan Iqbal saat berdialog dan mendongeng bersama puluhan anak di Masjid Jami Al-Ihsan, Desa Padasuka, Kecamatan Lunyuk Sabtu (9/5/2026), usai meninjau progres penanganan ruas jalan Lenangguar–Lunyuk.

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, anak-anak tampak antusias menyimak dongeng interaktif yang dibawakan langsung oleh gubernur. Melalui kisah berjudul “Kiara Penjaga Hutan”, Iqbal menggambarkan perjuangan seorang anak menjaga hutan Lunyuk dari kerusakan akibat penebangan liar.

Dengan bahasa sederhana, ia menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama demi masa depan generasi mendatang.

“Kalau alam tidak dijaga, nanti rusak. Kalau rusak, yang merasakan dampaknya adalah kita semua,” ujar Iqbal di hadapan anak-anak.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga satwa dan ekosistem pesisir, termasuk penyu dan kura-kura yang hidup di kawasan pantai sekitar Lunyuk.

“Jangan diambil semua telurnya dan jangan diganggu. Mereka juga butuh tempat hidup seperti kita,” katanya.

Iqbal turut mengenang kondisi Lunyuk saat pertama kali ia kunjungi pada awal 1990-an. Menurut dia, kawasan tersebut dahulu masih dipenuhi hutan lebat dan satwa liar.

“Dulu sepanjang perjalanan ini hijau semua. Karena itu sekarang tugas kita bersama menjaga supaya alamnya tetap lestari,” ujarnya.

Selain menyampaikan pesan tentang lingkungan, gubernur juga mendorong anak-anak untuk memiliki semangat belajar dan keberanian meraih cita-cita. Dalam dialog tersebut, sejumlah siswa menyampaikan impian mereka menjadi guru, atlet, hingga pemimpin daerah.

“Mau jadi apa pun nanti, jadilah anak yang bermanfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan daerahnya,” kata Iqbal.

Dalam kesempatan itu, seorang siswi SMP Islam Terpadu Hamzanwadi Lunyuk, Naura Fadila, menanyakan soal kesetaraan pendidikan antara sekolah negeri dan swasta. Menanggapi pertanyaan tersebut, Iqbal menegaskan seluruh anak memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi.

Ia menyebutkan berbagai program pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan revitalisasi sekolah, diperuntukkan bagi seluruh siswa tanpa membedakan status sekolah.

“Negeri maupun swasta, semuanya harus mendapatkan perhatian yang sama. Yang penting anak-anak NTB bisa tumbuh sehat, cerdas, dan punya masa depan yang baik,” tegasnya.(ris/r)

Perbankan NTB di Triwulan I 2026 Tetap Solid, BI Ingatkan Risiko Kualitas Kredit

Mataram (globalfmlombok.com) –

Sektor perbankan di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Triwulan I 2026 dinilai masih berada dalam kondisi solid meskipun mulai menghadapi tekanan pada kualitas kredit di sejumlah sektor usaha. Pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK) tetap positif di tengah meningkatnya rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) pada sektor-sektor utama seperti konstruksi dan pertanian.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTB, Hario K. Pamungkas, mengatakan berdasarkan lokasi proyek, kredit perbankan di NTB pada Triwulan I 2026 tumbuh 14,32 persen secara tahunan (year on year/yoy). Sementara itu, kredit berdasarkan lokasi bank tercatat tumbuh 5,91 persen.

“Kinerja perbankan NTB tetap terjaga dengan kredit yang masih tumbuh positif. Namun demikian, tekanan kualitas kredit perlu menjadi perhatian karena NPL mulai meningkat di beberapa sektor utama,” ujar Hario dalam acara bincang bersama media di Mataram, Jumat (8/5/2026).

Total nominal kredit berdasarkan lokasi proyek pada periode tersebut mencapai Rp120,51 triliun. Di sisi lain, rasio NPL masih berada pada level yang relatif terjaga, yakni 1,91 persen. Meski demikian, penyaluran kredit dinilai cukup ketat dengan rasio loan to deposit ratio (LDR) mencapai 255,11 persen.

Dari sisi penghimpunan dana masyarakat, DPK perbankan NTB tercatat tumbuh 4,38 persen secara tahunan. Total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp50,69 triliun. Angka tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan di NTB masih tetap kuat.

Secara sektoral, pertumbuhan kredit terbesar ditopang sektor pertambangan yang tumbuh hingga 45,03 persen. Sementara itu, sektor pertanian tumbuh 3,14 persen. Adapun sektor perdagangan justru mengalami kontraksi sebesar 4,79 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Hario menilai kondisi tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi NTB masih bergerak positif, terutama ditopang sektor-sektor unggulan. Namun, ia mengingatkan agar industri perbankan tetap memperhatikan kualitas pembiayaan di tengah dinamika ekonomi yang terjadi.(ris)