BerandaBerandaDongeng “Kiara Penjaga Hutan”, Cara Gubernur Iqbal Edukasi Anak-anak Lunyuk

Dongeng “Kiara Penjaga Hutan”, Cara Gubernur Iqbal Edukasi Anak-anak Lunyuk

Sumbawa Besar (globalfmlombok.com)-

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, mengajak anak-anak di Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, untuk mencintai lingkungan, menjaga kelestarian hutan, dan berani meraih cita-cita sejak usia dini.

Pesan tersebut disampaikan Iqbal saat berdialog dan mendongeng bersama puluhan anak di Masjid Jami Al-Ihsan, Desa Padasuka, Kecamatan Lunyuk Sabtu (9/5/2026), usai meninjau progres penanganan ruas jalan Lenangguar–Lunyuk.

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, anak-anak tampak antusias menyimak dongeng interaktif yang dibawakan langsung oleh gubernur. Melalui kisah berjudul “Kiara Penjaga Hutan”, Iqbal menggambarkan perjuangan seorang anak menjaga hutan Lunyuk dari kerusakan akibat penebangan liar.

Dengan bahasa sederhana, ia menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama demi masa depan generasi mendatang.

“Kalau alam tidak dijaga, nanti rusak. Kalau rusak, yang merasakan dampaknya adalah kita semua,” ujar Iqbal di hadapan anak-anak.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga satwa dan ekosistem pesisir, termasuk penyu dan kura-kura yang hidup di kawasan pantai sekitar Lunyuk.

“Jangan diambil semua telurnya dan jangan diganggu. Mereka juga butuh tempat hidup seperti kita,” katanya.

Iqbal turut mengenang kondisi Lunyuk saat pertama kali ia kunjungi pada awal 1990-an. Menurut dia, kawasan tersebut dahulu masih dipenuhi hutan lebat dan satwa liar.

“Dulu sepanjang perjalanan ini hijau semua. Karena itu sekarang tugas kita bersama menjaga supaya alamnya tetap lestari,” ujarnya.

Selain menyampaikan pesan tentang lingkungan, gubernur juga mendorong anak-anak untuk memiliki semangat belajar dan keberanian meraih cita-cita. Dalam dialog tersebut, sejumlah siswa menyampaikan impian mereka menjadi guru, atlet, hingga pemimpin daerah.

“Mau jadi apa pun nanti, jadilah anak yang bermanfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan daerahnya,” kata Iqbal.

Dalam kesempatan itu, seorang siswi SMP Islam Terpadu Hamzanwadi Lunyuk, Naura Fadila, menanyakan soal kesetaraan pendidikan antara sekolah negeri dan swasta. Menanggapi pertanyaan tersebut, Iqbal menegaskan seluruh anak memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi.

Ia menyebutkan berbagai program pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan revitalisasi sekolah, diperuntukkan bagi seluruh siswa tanpa membedakan status sekolah.

“Negeri maupun swasta, semuanya harus mendapatkan perhatian yang sama. Yang penting anak-anak NTB bisa tumbuh sehat, cerdas, dan punya masa depan yang baik,” tegasnya.(ris/r)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI