Beranda blog Halaman 315

Meninggalnya Mahasiswi Unram di Pantai Nipah, Rekan Korban Resmi Jadi Tersangka

Mataram (globalfmlombok.com) – Polres Lombok Utara menetapkan RA (20) sebagai tersangka kasus meninggalnya mahasiswi Unram berinisial MVP (19) di Pantai Nipah, Lombok Utara.

Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta dalam konferensi pers, Sabtu (20/9/2025) mengatakan, tersangka adalah RA, yakni rekan korban saat pergi ke Pantai Nipah, Desa Malaka, Pemenang.

Polisi menetapkan tersangka setelah melakukan gelar perkara di Direktorat Reskrimum Polda NTB dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi sebanyak 36 orang.

“Kami juga telah memeriksa ahli pidana, forensik, kriminolog. Kemudian melakukan tes tes poligraf dan psikologi terhadap tersangka,” jelasnya.

Setelah melakukan serangkaian penyidikan, Polres Lombok Utara akhirnya menjemput mahasiswa asal Sumbawa itu di sebuah kos-kosan wilayah Kota Mataram.

“Kami langsung melakukan penahanan,” tandasnya.

Polisi menyangkakan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP kepada RA. Yakni pasal pembunuhan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan mati seseorang. Tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara.

Sebagai informasi, MVP pergi dari rumahnya bersama salah seorang temannya berinisial RA (19) pada Selasa (26/8/2025).

Khawatir anaknya tak kunjung pulang, keluarga MVP kemudian menanyakan teman kuliah korban tentang keberadaan korban.

Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian dengan melacak keberadaan korban melalui check post (CP). Dari hasil pelacakan, posisi terakhir terdeteksi di sekitar Pantai Nipah.

Orang tua korban bersama sejumlah pihak kemudian menuju lokasi. Pada pukul 01.30 Wita, RA ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Ia segera dibawa ke Puskesmas Nipah untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sementara beberapa jam kemudian, tepatnya pukul 06.30 Wita, korban MVP ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tubuh telungkup di lokasi yang sama. (mit)

Patroli Cipta Kondisi, Ditpolair Polda NTB Sasar Kawasan Pantai Mandalika

Mataram (globalfmlombok.com) – Dektorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTB melaksanakan kegiatan Cipta Kondisi (Cipkon) sebagai persiapan menjelang pelaksanaan Operasi Mandalika Rinjani 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah perairan NTB.

 Dirpolairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa fokus pengamanan dalam kegiatan Cipkon ini adalah Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Gili Mas, dan perairan Kuta Mandalika, Lombok Tengah. Operasi Mandalika Rinjani sendiri bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah perairan NTB, khususnya dalam rangka mendukung Pergelaran Even MotoGP di wilayah Mandalika Lombok Tengah dan mencegah terjadinya tindak kejahatan di laut.

“Kami mengerahkan 30 personel untuk melaksanakan kegiatan Cipkon ini, yang berlangsung mulai tanggal 16 hingga 24 September 2025,” ujar Kombes Pol Boy Samola, Jumat (19/9/25).

Kegiatan Cipkon ini meliputi patroli rutin, pemeriksaan kapal dan penumpang, serta penegakan hukum terhadap pelanggaran di wilayah perairan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Operasi Mandalika Rinjani 2025 Nanti dapat berjalan dengan lancar dan sukses, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke NTB. (r/*)

Gubernur Siapkan Ekspose Usulan Perubahan Kawasan Konservasi Gili Tramena Jadi APL

Mataram (globalfmlombok.com) – Gubernur NTB,  Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal akan melakukan ekspose perubahan kawasan hutan konservasi di tiga gili yaitu Gili Trawangan, Meno, Air (Tramena) menjadi Areal Penggunaan Lain (APL). Setelah melakukan ekspose, Pemprov akan membentuk tim terpadu yang akan bekerja selama enam bulan. Setelahnya, akan keluar rekomendasi berkaitan dengan perubahan status lahan tersebut.

“Tim terpadu nanti akan bekerja selama enam bulan. Baru keluar rekomendasi. Nanti pak Menteri keluarkan sikap,” ujar Kepala Bidang Planologi dan Produksi Hutan DLHK NTB, Burhan, Jumat, 19 September 2025.

Ia menjelaskan, pengajuan perubahan status kawasan sudah dilakukan sejak 2023. Namun, proses administrasi dan teknis membutuhkan waktu panjang. Terakhir, pada Maret 2025 pemerintah pusat meminta perbaikan dokumen persyaratan, termasuk kajian teknis, daya tampung, kebutuhan air, serta aspek lingkungan.

“Bagaimana kalau itu diturunkan dan diubah statusnya. Itu yang menjadi pertimbangan,” ujarnya.

Salah satu lokasi yang diusulkan untuk dikeluarkan dari kawasan hutan adalah Gili Trawangan, yang saat ini berstatus kawasan hutan konservasi. Menurut Burhan, fakta di lapangan menunjukkan sudah banyak aktivitas di kawasan tersebut, sehingga pemerintah menilai perlu adanya penyesuaian status.

Namun, ia menegaskan, sembari menunggu keputusan perubahan status, aktivitas baru di kawasan itu tidak diperbolehkan.

“Bukan saya katakan boleh, tapi Menkopolhukam dulu sudah mengeluarkan edaran tahun 2023 terkait tidak boleh ada izin baru. Yang sudah ada aktivitas saat ini stop sampai di situ. Mungkin bisa dibatalkan atau digusur atau diapakan atau kita running terlebih dahulu. Tapi kalau izin baru mungkin distop,” jelasnya.

Burhan juga menepis anggapan bahwa sudah ada investor baru yang masuk ke kawasan tersebut. Berdasarkan edaran Menkopolhukam, melarang tegas adanya aktivitas di kawasan yang akan berubah status tersebut.

“BPN tidak berani karena sudah ada surat edaran, kalau ada yang baru (investasi, red) pasti disikat,” katanya.

Soal potensi praktik sewa-menyewa ilegal di kawasan gili, ia enggan berkomentar lebih jauh. Namun, Burhan menyebutkan rencana perubahan status kawasan hutan tidak hanya menyasar Gili Trawangan, tetapi juga mencakup 11 lokasi lain di NTB. Hanya saja, usulan tersebut tidak semuanya untuk dikeluarkan dari kawasan hutan, melainkan ada yang diturunkan atau bahkan dinaikkan statusnya.

“Kalau dari kita melihat kondisi jadi harus realistis juga. Kita usulkan ke yang punya kewenangan. Namanya kita usulkan lamaran, diterima atau tidak itu kewenangan pusat,” terangnya. (era)

Potensi Gelombang Tinggi, BPBD Mataram Perkuat Mitigasi Bencana di Kawasan Pesisir

Mataram (globalfmlombok.com) – Mengantisipasi potensi cuaca ekstrem di wilayah pesisir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram memperkuat langkah mitigasi bencana dengan mengoptimalkan peran Desa Tangguh Bencana (Destana) dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB).

Upaya ini menjadi bagian dari respon cepat terhadap datangnya musim hujan, yang disertai potensi banjir rob dan gelombang tinggi di kawasan rawan seperti pesisir pantai Kota Mataram.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram, Ahmad Muzakki mengatakan, pihaknya terus memaksimalkan sistem deteksi dini serta memperkuat koordinasi di lapangan, khususnya di wilayah padat penduduk yang berada di sekitar garis pantai.

“Seperti kemarin saat ada peringatan potensi banjir rob dari BMKG, kami langsung mendirikan dua posko untuk siaga dan mitigasi,” ujarnya, Jumat, 19 September 2025.

BPBD juga secara aktif berkoordinasi dengan BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid guna mendapatkan pembaruan informasi cuaca harian. Data dari BMKG menjadi dasar penting untuk penanganan lapangan yang lebih tepat dan cepat.

“Informasi dari BMKG sangat krusial. Kami manfaatkan juga grup WhatsApp dan jaringan radio komunikasi antarrelawan untuk menyebarkan peringatan dini,” jelas Muzakki.

Ia menambahkan, BMKG telah menginformasikan bahwa musim hujan 2025 diperkirakan datang lebih awal, dengan puncaknya pada November mendatang. Hal ini membuat kesiapsiagaan masyarakat dan aparat wilayah menjadi semakin penting.

Sebagai bentuk antisipasi, BPBD mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di pesisir dan bantaran sungai, untuk tidak bermain atau beraktivitas terlalu dekat dengan pantai saat cuaca ekstrem terjadi, demi menjaga keselamatan.

“Kami minta masyarakat menghindari pantai saat gelombang tinggi atau angin kencang. Ini bisa berisiko besar, terutama bagi anak-anak,” tegasnya.

Muzakki menyebutkan, tinggi gelombang beberapa hari terakhir dipantau berada di kisaran 1,5 hingga 5 meter. Ia juga mengingatkan para nelayan untuk terus memperbarui informasi cuaca sebelum melaut agar terhindar dari risiko kecelakaan.

Peringatan Dini BMKG

BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk periode 19–21 September 2025 di sejumlah wilayah NTB, termasuk Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, Bima, Dompu, dan Kota Bima, yang diprediksi akan mengalami hujan sedang hingga lebat.

Peringatan juga berlaku untuk angin kencang di wilayah Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Timur, dan Sumbawa Barat, yang dapat menimbulkan dampak seperti banjir, longsor, genangan air, pohon tumbang, hingga petir.

Adapun masyarakat pesisir dan operator transportasi laut diminta mewaspadai potensi gelombang tinggi di atas 2 meter, khususnya di:

* Selat Lombok bagian selatan,

* Selat Alas bagian selatan,

* Selat Sape bagian selatan, dan

* Samudera Hindia selatan NTB

BPBD berharap, melalui kesiapsiagaan masyarakat dan sinergi lintas sektor, dampak bencana dapat ditekan seminimal mungkin. (pan)

Kades Poja, Diduga Tersangkut Kasus  Penyalahgunaan ADD

Mataram (globalfmlombok.com) – Kepala Desa Poja, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima berinisial RD yang diamankan polisi terkait terbakarnya Gedung Inspektorat Kabupaten Bima,  merupakan terlapor dalam kasus dugaan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2023 dan 2024.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Bima, Catur Hidayat Putra, Jumat (19/9/2025) mengatakan dugaan penyalahgunaan ADD oleh RD itu dilaporkan ke Kejari Bima sekitar Maret 2025.

“Pengaduannya oleh masyarakat kami terima kalau tidak salah pada April atau Maret,” kata Yabo, sapaan akrab Kasi Pidsus Kejari Bima itu.  Atas laporan tersebut, pihaknya kemudian meminta Inspektorat Kabupaten Bima untuk melakukan investigasi.

“Kita garis bawahi, ini audit investigasi. Bukan audit perhitungan kerugian keuangan negara (PKKN),” ucapnya.

Yabo menyampaikan demikian karena kasus yang melibatkan Kades Poja itu kini masih dalam tahap investigasi pihak Kejari Bima. “Dari hasil investigasi tersebut ditemukan hampir Rp900 juta,” terangnya.

Di tahap investigasi, jaksa belum melakukan pemeriksaan terhadap para pihak, termasuk terlapor Kades Poja (RD). “Mungkin dalam waktu dekat kami akan melakukan pemeriksaan,”  katanya.

Meskipun Kades tersebut tersangkut dalam kasus dugaan pembakaran Gedung Inspektorat Bima, dugaan penyalahgunaan yang diusut pihak Kejaksaan tetap berjalan.

Inspektur Kabupaten Bima, Drs. Agus Salim, M.Si, membenarkan hal itu. Ia mengatakan, audit investigasi terhadap pengelolaan ADD Desa Poja dilakukan atas permintaan Kejaksaan Negeri Bima.

“Hasil audit investigasi telah diserahkan ke Kejaksaan sebelum kantor Inspektorat Kabupaten Bima mengalami kebakaran,” ujarnya, Jumat (19/9/2025).

Meski begitu, Agus enggan menjelaskan lebih jauh soal hasil audit terhadap RD. “Silakan hubungi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda,” katanya.

Secara terpisah, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kabupaten Bima, Suryadin, juga menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap RD memang sudah dilakukan sebelumnya.

“Memang sudah dilakukan pemeriksaan oleh Inspektorat. Laporan hasil pemeriksaan itu sudah diserahkan ke Kejaksaan untuk ditindaklanjuti,” jelasnya, Jumat (19/9/2025). Ia menambahkan, pemerintah daerah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum. “Mungkin bisa konfirmasi Humas Kejaksaan,” katanya.

Suryadin juga menegaskan sikap pemerintah daerah. “Kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, sampai yang bersangkutan benar benar dinyatakan bersalah secara hukum, itu saja sih,” tutupnya.

Sementara itu, RD kini diamankan di Markas Komando (Mako) Polres Bima Kota. Kepala Satreskrim Polres Bima Kota, AKP Dwi Kurniawan, mengonfirmasi penangkapan tersebut. “Alhamdulillah, sudah (diamankan). Cuma kita masih dalami pihak-pihak yang terkait. Nanti ya, kami dalami dulu peran masing-masing orang,” ujarnya.

Kasus kebakaran Gedung Inspektorat pada awal Agustus lalu sempat memicu spekulasi luas. Api melahap bagian lobi dan sejumlah ruangan hingga menyebabkan kerusakan besar.

Keterkaitan antara audit ADD dengan kebakaran kini menjadi sorotan publik. Dugaan keterlibatan RD, yang sedang bermasalah dengan pengelolaan dana desa, menambah dimensi baru dalam penyelidikan aparat kepolisian. (mit/hir)

Kasus Dugaan Korupsi Bansos DPRD Lombok Barat Masih Penyidikan

Mataram (globalfmlombok.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram masih mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi dana pokok pikiran (pokir) DPRD Lombok Barat tahun anggaran 2024.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Mataram, Muhammad Harun Al Rasyid, Jumat (19/9/2025), menyebutkan, pengembangan perkara ini masih pada penguatan alat bukti sebagai persiapan gelar perkara. Gelar perkara itu untuk agenda penetapan tersangka.

“Yang jelas ini masih penyidikan, intinya penanganan terus berkembang,” kata Harun.

Dia mengatakan, di tahap penyidikan, penyidik masih membutuhkan kelengkapan alat bukti pidana. Salah satunya, meminta keterangan tambahan kepada sejumlah saksi.

Harun tidak mengungkap perihal saksi yang masuk dalam agenda pemeriksaan tambahan itu. Alasannya, dia belum mendapatkan data lengkap dari penyidik pada bidang pidana khusus.

“Nanti kami sampaikan, saya belum menerima data lengkapnya dari tim penyidik. Karena tim juga sedang mendata siapa yang akan diperiksa,” tuturnya.

Kasi Intel Kejari Mataram itu belum bisa membeberkan banyak hal ke publik. Dia menyatakan, perkembangan resmi penyidikan akan disampaikan Kepala Kejari Mataram.

“Tidak semua kami bisa ungkap ke media. Jangan sampai teknis penyidikan yang kami sampaikan bisa menguntungkan pihak lain nantinya. Yang jelas kami sampaikan penanganan kasus masih di tahap penyidikan. Informasi lengkapnya nanti Pak Kajari yang sampaikan,” tandasnya.

Kepala Kejari (Kajari) Mataram, Gde Made Pasek Swardhayana pada Senin (25/8/2025) mengatakan telah mendapat gambaran siapa saja tersangka dalam kasus ini.

Dia membeberkan, saat ini penyidik telah menemukan secara jelas unsur perbuatan melawan hukum. Serta adanya potensi kerugian keuangan negara dalam kasus ini.

Kejari Mataram juga telah melakukan ekspose bersama Inspektorat Provinsi NTB. Dari ekspose tersebut, potensi kerugian negara sudah terlihat jelas.

“Titik temunya adalah apakah masalah kerugian negaranya itu. Apakah selisih atau total loss,” tambahnya.

Saat ini Kejari Mataram hanya tinggal menunggu hasil resmi audit kerugian negara tersebut untuk menetapkan tersangka. “Dalam waktu dekat kita sudah tahu intinya,” tandasnya.

Dari informasi yang Suara NTB himpun, jaksa sejauh ini telah memeriksa sejumlah saksi dari Dinas Sosial dan DPRD Lombok Barat.

Dari pihak dewan, Kejaksaan telah memeriksa Ahmad Zainuri. Sementara itu, dia tidak merinci siapa saja yang telah diperiksa dari Dinsos Lobar. Yang jelas kata dia, jaksa telah memeriksa Kadinsos Lobar, Lalu Martajaya.

Pokir DPRD Lobar itu disebut terealisasi melalui Dinas Sosial dalam bentuk bantuan sosial. Pokir tersebut merupakan milik satu anggota dewan.

Selain mengusut kasus dugaan korupsi dana Pokir DPRD Lobar, Kejari Mataram juga tengah mengusut dugaan korupsi penyaluran Bansos dari dana Pokir DPRD Kota Mataram dengan nilai mencapai Rp6 miliar.

Permasalahan dana Pokir DPRD Kota Mataram tahun anggaran 2024 dalam bentuk Bansos ini berkaitan dengan penyaluran. Ada dugaan pemotongan jatah sehingga tiap penerima tidak mendapatkan Bansos sesuai perencanaan.

Dalam perencanaan, masing-masing anggota DPRD Kota Mataram menyalurkan Bansos yang bersumber dari dana pokir tersebut dalam bentuk uang tunai. Uang dibagikan kepada setiap kelompok dengan nominal anggaran Rp50 juta.

Penyaluran tidak langsung diberikan pihak DPRD, melainkan melalui Dinas Perdagangan Kota Mataram. Selain indikasi pemotongan jatah, dugaan penyelewengan berkaitan dengan dokumen pelaksana anggaran (DPA) DPRD Kota Mataram. Diduga pendaftaran nama para penerima tanpa adanya usulan atau pengajuan.

Saat ini penyidik tengah menunggu hasil audit dari BPKP untuk melakukan gelar dan menetapkan tersangka dalam kasus ini. (mit)

Peringati Maulid Nabi di MAN 1 Mataram, H. Zamroni Aziz : Ini Momentum untuk Memperkuat Kecintaan Kita Kepada Rasulullah

Mataram (globalfmlombok.com)-

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Mataram memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan suasana khidmat di aula madrasah, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi NTB, H. Zamroni Aziz, SH.I, MH.

Dalam sambutannya, Zamroni menegaskan bahwa Maulid Nabi tidak hanya sebatas acara seremonial tahunan, melainkan momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah. Ia pun mengajak siswa untuk menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman hidup.

“Nabi Muhammad adalah figur teladan yang sempurna. Para siswa sebagai generasi muda harus menanamkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Zamroni juga menambahkan bahwa nilai-nilai seperti santun dalam berkata, jujur dalam bertindak, sederhana dalam hidup, dan penuh kasih sayang adalah warisan yang harus terus dijaga.

Ia menekankan pentingnya pendidikan karakter di madrasah, di mana kecerdasan intelektual harus berjalan seiring dengan akhlak dan spiritualitas. “Kecerdasan tanpa akhlak akan menjadi bumerang. Sebaliknya, akhlak mulia yang ditopang ilmu pengetahuan akan melahirkan generasi Qur’ani yang mampu menjawab tantangan zaman,” katanya.

Suasana acara semakin syahdu saat Kakanwil mengajak siswa-siswi melantunkan salawat bersama. Lantunan doa dan pujian kepada Nabi menggema di aula, menciptakan atmosfer religius yang penuh kebersamaan.

Plt. kepala MAN 1 Mataram, Sumber Hadi, S. Ag., M. Ag. menyampaikan apresiasi atas kehadiran H. Zamroni Aziz. Ia menilai kehadiran Kanwil Kemenag NTB tidak hanya memberikan semangat baru bagi para siswa, tetapi juga menjadi teladan nyata.

“Kehadiran Bapak Kakanwil menjadi motivasi luar biasa bagi siswa-siswi kami. Semoga pesan yang beliau sampaikan dapat tertanam kuat dalam diri generasi muda,” ungkapnya.

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini berjalan lancar, tertib, dan penuh khidmat. Kegiatan diisi dengan tausiyah, pembacaan salawat, dan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kemajuan pendidikan, dan keberkahan bagi seluruh umat.

“Semoga momentum ini dapat memantapkan siswa-siswi MAN 1 Mataram dalam menapaki jalan ilmu dan iman, serta menjadi generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, dan siap berkontribusi bagi agama, bangsa, dan negara,” harapnya.(ris/r).

Pimpinan Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Atensi Program Revitalisasi 100 Sekolah di Lombok Tahun 2025

Praya (globalfmlombok.com)-

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. Lalu Hadrian Irfani, menegaskan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan pada 2025 menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Program ini dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan diusulkan melalui dua jalur, yakni pemerintah daerah (provinsi dan kabupaten/kota) serta aspirasi masyarakat yang difasilitasi anggota DPR RI.

“Untuk tahun 2025, total ada 100 sekolah di Pulau Lombok yang masuk dalam program revitalisasi, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA/SMK. Khusus di Lombok Tengah, sebanyak 40 sekolah kami perjuangkan melalui jalur aspirasi di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” ujar Lalu Hadrian Irfani saat menyerahkan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Lombok Tengah, Sabtu (20/9/2025).

Menurutnya, besaran anggaran yang dikucurkan bervariasi, mulai dari Rp500 juta hingga sekitar Rp2 miliar, tergantung kondisi fisik sekolah. “Banyak sekolah di Lombok Tengah yang kondisinya memprihatinkan. Ada bangunan yang kalau disundul (disentuh-red) sedikit saja bisa roboh. Situasi ini harus jadi perhatian serius pemerintah daerah,” katanya.

Politisi asal Daerah Pemilihan NTB II ini menekankan pentingnya pemda mengalokasikan anggaran pendidikan sesuai ketentuan mandatory spending sebesar 20 persen dari APBD. Artinya anggaran 20 persen Pendidikan itu tak hanya dari APBN, namun juga dari APBD.

“Jangan hanya fokus memperbaiki jalan atau irigasi. Investasi utama adalah dunia pendidikan,” ujarnya.

Seperti diketahui, revitalisasi satuan pendidikan 2025 merupakan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang bertujuan memperbaiki sarana prasarana sekolah, memperkuat tata kelola, memberdayakan masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran. Program ini menggunakan skema swakelola, sehingga sekolah dan masyarakat turut terlibat langsung dalam pengelolaan anggaran maupun pembangunan.

“Revitalisasi ini bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendorong kualitas pendidikan yang lebih merata,” ujar Lalu Hadrian.(ris)

Telkomsel Gelar IndonesiaNEXT Summit 2025, Pertajam Talenta Muda dalam Pemanfaatan Teknologi AI

Jakarta (globalfmlombok.com) —

Telkomsel resmi menutup rangkaian program IndonesiaNEXT ke-9 melalui gelaran IndonesiaNEXT Summit 2025 di Jakarta, Rabu (18/9). Mengusung tema AI Sharpening Youths, agenda puncak dari program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan Telkomsel ini menjadi wadah strategis untuk meningkatkan daya saing generasi muda Indonesia melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI).

Sejak dimulai pada Desember 2024, IndonesiaNEXT ke-9 telah menjaring 9.692 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Program ini dirancang sebagai platform pengembangan talenta digital dengan kurikulum berbasis tren industri, mencakup AI, komunikasi digital, pitching inovasi, kepemimpinan, hingga desain layanan. Seluruh rangkaian kegiatan sejalan dengan misi Asta Cita Pemerintah dalam membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Sebanyak 24 finalis terbaik yang terbagi dalam delapan tim mengikuti pembekalan intensif Digitalent Academy pada 15–17 September 2025. Mereka mendapatkan pelatihan dari para pakar industri dengan topik seperti The Future of AI, Communication & Networking, Leadership for Team Building, hingga Service Design.

Dalam IndonesiaNEXT Summit 2025, para finalis mempresentasikan proyek inovasi digital mereka dalam sesi Group Pitching untuk memperebutkan gelar The Best MVP. Sementara itu, sembilan peserta terbaik dari kategori Hipster, Hustler, dan Hacker berkompetisi dalam Digital Talent Challenge untuk meraih predikat The Best Talents.

“Melalui IndonesiaNEXT ke-9, Telkomsel berupaya memastikan generasi muda Indonesia menjadi pelaku aktif dalam transformasi digital. Kami percaya, dengan dukungan yang tepat, talenta digital kita mampu mengakselerasi pencapaian visi Indonesia Emas 2045,” ujar VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi.

Telkomsel menetapkan Jason Emmanuel (BINUS University) sebagai Best Hacker, Khoiru Rizki B.A. (Universitas Negeri Surabaya) sebagai Best Hipster, dan Atha Marcela (BINUS University) sebagai Best Hustler. Adapun inovasi PennyWise terpilih sebagai The Best MVP. Aplikasi keuangan pintar ini digagas oleh Muhammad Abir N. (Institut Teknologi Bandung), Azzalia Salsabila (Universitas Gadjah Mada), dan Jason Emmanuel (BINUS University), dengan fitur unggulan seperti input one-tap, scan otomatis, chatbot AI, serta rekomendasi penghematan personal.

“IndonesiaNEXT menjadi pengalaman berharga bagi kami. AI membantu kami dalam forecasting saldo, membaca struk, hingga mengembangkan chatbot finansial 24 jam. Bagi kami, AI adalah mitra produktivitas yang memberi dampak nyata,” ujar Jason Emmanuel.

Sejak pertama kali digelar pada 2016, IndonesiaNEXT telah menjangkau lebih dari 96.000 peserta dari 807 universitas di 38 provinsi, menghasilkan 256 alumni terbaik dan menerbitkan lebih dari 7.700 sertifikat kompetensi digital.

Najamuddin Resmi Jabat Kepala Kemenag Dompu, Perkuat Moderasi Beragama dan Layanan Publik

Mataram (globalfmlombok.com)—

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zamroni Aziz, M.H., secara resmi melantik H. Najamuddin, M.Pd., sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Dompu. Pelantikan berlangsung khidmat di Aula Kanwil Kemenag NTB, Jumat (19/9/2025), dihadiri jajaran pejabat administrator dan ketua tim kerja.

Pengangkatan ini menandai babak baru dalam penguatan pelayanan keagamaan dan pendidikan di wilayah Dompu. Dengan pengalaman panjang sebagai Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Kasi Pakis) Kemenag Kota Bima, Najamuddin dinilai memiliki kapasitas strategis untuk memimpin transformasi layanan publik di lingkungan Kemenag Dompu.

“Perubahan kepemimpinan adalah bagian dari dinamika organisasi untuk menyegarkan kinerja dan meningkatkan efektivitas pelayanan,” ujar Zamroni dalam sambutannya. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Kemenag dengan pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjalankan tugas kementerian.

Najamuddin menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan pengabdian dan memperkuat program moderasi beragama, peningkatan mutu pendidikan keagamaan, serta profesionalisasi layanan publik. Ia juga menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Dompu.

Dengan pelantikan ini, Kemenag Dompu diharapkan mampu menjawab tantangan zaman melalui pendekatan yang adaptif dan berorientasi pada pelayanan. Kepemimpinan baru diharapkan menjadi katalisator bagi peningkatan kualitas birokrasi keagamaan di tingkat kabupaten.(ris/r)