Beranda blog Halaman 301

Polisi Serahkan Dua Tersangka Dugaan Pembunuhan Brigadir Nurhadi ke Kejaksaan

Mataram (globalfmlombok.com) – Ditreskrimum Polda NTB menyerahkan dua tersangka beserta barang bukti dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir Muhammad Nurhadi ke Kejaksaan Negeri Mataram, Jumat (3/10/2025).

“Hari ini kita limpahkan berkas perkara, tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan. Berkas lengkap atau P-21 Rabu kemarin,” ucap Kepala Subdit III Bidang Jatanras Reskrimum Polda NTB, AKBP Catur Erwin Setiawan.

Dua tersangka yang diserahkan kepolisian ke Kejari Mataram yakni Kompol Y dan Ipda HC. Sementara itu, untuk tersangka M, penyidik masih melengkapi berkas perkaranya.

“M kami tunggu jaksa juga, intinya dia masih tersangka,” kata dia.

Catur menyebutkan, penyidik telah menemukan motif dalam dugaan pembunuhan terhadap Brigadir Nurhadi. Namun, dia masih belum bisa membeberkan motif tersebut kepada publik.

“Nanti kita lihat di persidangan ya,” tambahnya.

Dari beberapa barang bukti yang polisi limpahkan ke Kejaksaan, ada barang bukti berupa flash disk. Flash disk tersebut berisi rekaman CCTV di tempat kejadian perkara (TKP).

“Kedua tersangka ditahan di Lapas Kuripan, 20 hari ke depan. Dipisah atau tidak itu kewenangan jaksa,” tandasnya.

Ada perubahan pasal sangkaan kepada kedua tersangka dugaan pembunuhan Brigadir Nurhadi itu. Penyidik kini menyangkakan Kompol Y dan Ipda HC dengan Pasal 338 dan/atau Pasal 354 ayat (2) dan/atau Pasal 352 ayat (3) dan/atau Pasal 221 KUHP.

Isyaratkan Dua Pelaku Utama

Sebelumnya, Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB, Irwan Setiawan Wahyuhafi menegaskan, terduga pelaku dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nurhadi ini ada dua orang. Yakni Kompol Y dan Ipda HC.

Dia menyebut keduanya sama-sama melakukan dugaan perbuatan pidana tetapi di kurun waktu yang berbeda.

“Sudah kuat (perbuatan tersangka). Tinggal pembuktian di pengadilan nanti,” terangnya.

Sedangkan tersangka M kata dia, belum nampak perannya dalam dugaan pembunuhan anggota Bid Propam Polda NTB itu.

“Dari hasil rekonstruksi memang peran dia belum nampak. Nanti kami perdalam di persidangan,” tambahnya.

Mantan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar itu berjanji akan menunjuk jaksa paling kompeten untuk menyidangkan perkara ini nantinya.

“Kita buktikan nanti di persidangan,” tandasnya.

Telah Lakukan Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Brigadir Nurhadi

Sebelumnya, Polda NTB telah melakukan rekonstruksi terhadap kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nurhadi pada Senin (11/8/2025). Rekonstruksi tersebut berdasarkan petunjuk jaksa dalam pengembalian berkas perkara pertama.

Pihak kepolisian merekonstruksi 88 adegan terkait kasus kematian Brigadir Nurhadi.

Tiga adegan di kediaman Kompol Y, enam adegan di Polda NTB, 21 adegan di Pelabuhan Senggigi, 16 adegan di Fresh Market, dan 42 di Gili Trawangan. Di Gili Trawangan, polisi merekonstruksi 42 adegan di tiga lokasi, yakni di Villa Tekek, Natya Hotel, dan Klinik Warna Medica.

Rekonstruksi dugaan pembunuhan Brigadir Nurhadi itu juga menghadirkan ahli forensik dan ahli bela diri. Ahli bela diri menunjukkan bagaimana tulang lidah dan tulang leher korban bisa patah.

Ahli bela diri yang hadir dalam rekonstruksi tersebut menyebut bahwa Nurhadi meninggal karena dipiting dan dipukul.

Dirreskrimum Polda NTB menyebut bahwa tersangka Kompol Y dan Ipda HC merupakan pelaku utama kematian Brigadir Muhammad Nurhadi.

Kompol Y dan Ipda HC kuat menjadi pelaku utama karena mereka berdualah yang berada di tempat kejadian saat itu. Dugaan pembunuhan terhadap Brigadir Nurhadi diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.59 Wita hingga 20.00 Wita.

Sejumlah kejanggalan dalam peristiwa ini memicu penyelidikan mendalam hingga akhirnya polisi menetapkan tiga tersangka, yakni: Kompol Y, Ipda HC, dan Perempuan berinisial M. (mit)

Sepuluh Jabatan Kosong Pemkot Mataram akan Diisi Lewat Seleksi Terbuka

Mataram (globalfmlombok.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram masih memiliki pekerjaan rumah pasca-mutasi pejabat Pemkot Mataram pada, Jumat (3/10/2025) siang. Sepuluh jabatan kosong di Pemkot Mataram akan diisi melalui mekanisme seleksi terbuka atau pansel.

Sepuluh jabatan yang bakal diisi melalui seleksi terbuka itu adalah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Berikutnya, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Mataram.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Mataram, Taufik Priyono membenarkan, pascamutasi terdapat sepuluh jabatan kosong. Jabatan kosong Pemkot Mataram akan diisi melalui mekanisme seleksi terbuka atau pansel.

Pihaknya mulai mempersiapkan administrasi untuk izin serta menunjuk tim pansel. “Hari Senin, kita sudah mulai bergerak mengurus izin pansel,” kata Taufik Priyono.

Proses seleksi terbuka diperkirakan terlaksana selama sebulan. Pengisian jabatan kosong diprediksi pada bulan November. Kekosongan jabatan yang terlalu lama dinilai kurang efektif. Pelaksana tugas memiliki keterbatasan kewenangan. “Kalau Plt terbatas kalau mau bekerja,” pungkasnya.

Sekretaris Daerah Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri mengatakan, pihaknya langsung memproses izin untuk menggelar pansel. Pansel akan diawali dengan menentukan tim pansel yang berasal akademisi dan pejabat dari Pemprov NTB.

Tim akademisi terdiri dari Prof. H. Zainal Asikin, Dr. H. Muazar Habibie, dan Prof. Yusuf Ahyar Sutaryono. “Satu orang nanti dari provinsi kita tidak tahu siapa yang direkomendasikan,” pungkasnya.

Sekda menambahkan, proses pansel diharapkan segera tuntas, sehingga lebih cepat dilakukan pengisian jabatan kosong.

Wali Kota Mataram Lantik 103 Pejabat

Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana melantik sejumlah 103 pejabat struktural dan fungsional di Lingkup Pemkot Mataram pada Jumat (3/10/2025). Pejabat yang dilantik diminta segera menunjukkan kinerjanya dan berinovasi.

Wali Kota Mataram mengatakan, proses mutasi dilaksanakan sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku serta memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah pusat. Mutasi dinilai sebagai hal biasa dalam birokrasi, guna pemenuhan jenjang karier dan kebutuhan organisasi untuk penyegaran, supaya pejabat yang digeser tidak jenuh di satu posisi.

“Saya meminta bapak-ibu untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya,” kata Mohan.

Wali Kota meminta pejabat yang menempati posisi baru, agar menghasilkan program bagus dan bisa memberikan dampak pada percepatan visi-misi kepala daerah.

Orang nomor satu di Kota Mataram mengingatkan, kondisi saat ini, siapa saja dapat mengontrol kinerja pemerintahan. Sorotan terhadap kinerja pejabat publik dapat dilakukan oleh masyarakat melalui banyak saluran media mainstream dan media sosial.

Hal itu tidak bisa dikendalikan, tetapi paling penting persepsi publik bisa terus baik terhadap kinerja mesin birokrasi. Kendati demikian, Wali Kota memiliki waktu enam bulan untuk mengevaluasi kinerja pejabat yang baru dilantik. Ia berpesan pejabat bekerja profesional dan memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat. (cem)

Satu Pejabat Pemkot Mataram Didemosi

Mataram (globalfmlombok.com) – Pemkot Mataram tidak memberikan toleransi bagi pejabat yang diduga malas. Satu pejabat Pemkot Mataram dikenakan sanksi demosi.

Satu pejabat Pemkot Mataram yang didemosi adalah Muhammad Hiswandi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, turun menjadi Kepala Seksi di Kecamatan Cakranegara.

Sekretaris Daerah Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri menegaskan, satu pejabat yang didemosi setelah melalui proses panjang. Pihaknya melihat dari kedisiplinan sehingga menjatuhkan sanksi tersebut. “Iya, kita lihat dari tingkat kedisiplinannya,” jawab Sekda.

Sementara, pejabat lainnya seperti Abdul Salam yang turun dari eselon IIIA menjadi IIIB dan Lurah Pagesangan Timur, Sumarjan yang turun dari eselon IVA menjadi IVB. Sekda menegaskan, pejabat tersebut, bukan didemosi karena masih di eselon III dan IV.

Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana melantik sejumlah 103 pejabat struktural dan fungsional di Lingkup Pemkot Mataram pada Jumat (3/10/2025). Pejabat yang dilantik diminta segera menunjukkan kinerjanya dan berinovasi.

Wali Kota Mataram mengatakan, proses mutasi dilaksanakan sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku serta memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah pusat. Mutasi dinilai sebagai hal biasa dalam birokrasi, guna pemenuhan jenjang karier dan kebutuhan organisasi untuk penyegaran, supaya pejabat yang digeser tidak jenuh di satu posisi.

“Saya meminta bapak-ibu untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya,” kata Mohan.

Pejabat Pemkot Mataram Harus Bekerja Profesional

Wali Kota meminta pejabat yang menempati posisi baru, agar menghasilkan program bagus dan bisa memberikan dampak pada percepatan visi-misi kepala daerah.

Orang nomor satu di Kota Mataram mengingatkan, kondisi saat ini, siapa saja dapat mengontrol kinerja pemerintahan. Sorotan terhadap kinerja pejabat publik dapat dilakukan oleh masyarakat melalui banyak saluran media mainstream dan media sosial.

Hal itu tidak bisa dikendalikan, tetapi paling penting persepsi publik bisa terus baik terhadap kinerja mesin birokrasi.

Kendati demikian, Wali Kota memiliki waktu enam bulan untuk mengevaluasi kinerja pejabat yang baru dilantik. Ia berpesan pejabat bekerja profesional dan memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat. (cem)

Mutasi 178 Pejabat Eselon III dan IV, Bupati KSB Minta Semua Aparatur Jadi Corong Program Daerah

Taliwang (globalfmlombok.com) – Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah melakukan rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemda KSB, Kamis, 2 Oktober 2025. Pada mutasi perdana pascadirinya dilantik sebagai Bupati itu, ada 178 pejabat eselon III dan IV yang masuk dalam gerbong pergeseran posisi tersebut.

Kegiatan mutasi yang diselenggarakan di Aula Lantai 3 Gedung Graha Praja, Kantor Sekretariat Daerah (Setda) KSB itu turut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Hj. Hanipah dan Sekda KSB, Hairul. Turut pula menghadiri beberapa tamu undangan mulai dari jajaran Forkopimda dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda KSB.

“Alhamdulillah pada kegiatan ini ada yang dimutasi, dirotasi dan promosi. Tapi tidak satupun yang kena demosi (penurunan jabatan),” kata Bupati Amar membuka sambutannya usai melantik para pegawai yang baru dimutasi.

Menurut Bupati, ada banyak tujuan mutasi dan tidak sekedar untuk kepentingan birokrasi semata. Pada mutasi yang melibatkan hingga ratusan pegawai kali ini, Amar mengaku, salah satu misinya untuk optimalisasi sosialisasi sejumlah program yang tengah dilankan pemerintah.

Bupati mengatakan, saat ini sudah sekitar tujuh bulan ia menjabat dan bertahap menjalankan program kerja unggulannya yakni pertama Program Kartu Sumbawa Barat Maju dengan sejumlah layanannya. Kedua, Program Sumbawa Barat Maju Luar Biasa.

Khusus Program Kartu Sumbawa Barat Maju, dari hasil evaluasinya, masih terdapat beberapa bidang layanan yang belum diketahui secara seksama oleh masyarakat. Sebabnya terbatasnya informasi dari setiap program layanan tersebut.

“Untuk layanan pendidikan dan kesehatan tingkat kepuasan masyarakat untuk Program Kartu KSB Maju sudah di atas 70 persen. Namun, yang lainnya masih di bawah 50 persen. Sebabnya karena masyarakat belum kenanl dengan baik,” papar Bupati.

Terhadap fakta itu, Bupati menegaskan, melalui mutasi pegawai kali ini ia harap bisa mengatasinya. Para pegawai disebutkannya bisa menjadi corong dalam menyosialisasikan tiap item layanan Program Kartu KSB Maju. “Maka saya harapkan pemahaman pegawai atas program ini benar-benar dipahami oleh seluruh aparatur, terutama di jajaran administrator dan pengawas fungsional,” tandasnya.

Selain untuk menggaungkan program daerah, pada bagian lain, Bupati mengaku, penyeberan pegawai pada sejumlah level pemerintahan masih ada yang belum berimbang. Ia mencontohkan, pada tingkat kecamatan, berdasarkan pemangamatannya ada yang aparaturnya didominasi oleh pegawai perempuan.

“Jadi sulit bekerja efektif unit itu karena komposisi kepegawainnya tidak berimbang. Maka lewat mutasi inilah kita benahi,” tukasnya seraya berharap kepada seluruh pegawai untuk tetap bekerja dengan semangat penuh di tempat barunya.

“Saya harap di tempat yang baru semuanya bisa langsung bekerja. Kita harus memberikan pelayanan tebaik kepada masyarakat,” imbuh Bupati. (bug)

PN Mataram Vonis Debitur Nakal, NSC Finance Ingatkan Bahaya Bujuk Rayu Mafia

Mataram (globalfmlombok) –

Pengadilan Negeri (PN) Mataram menjatuhkan vonis 10 bulan penjara dan denda Rp2 juta subsidair 1 bulan kurungan kepada terdakwa berinisial MA.

Vonis tersebut diputuskan setelah MA terbukti melanggar Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia Pasal 36 terkait larangan pengalihan, penggadaian, maupun pemindahan objek jaminan fidusia.

Terdakwa dinyatakan bersalah karena mengalihkan sepeda motor yang masih berstatus jaminan fidusia di PT NSC Finance Cabang Mataram Sriwijaya. Akibat perbuatannya, perusahaan menderita kerugian sebesar Rp26,66 juta.

Kasus ini berawal pada Mei 2024 ketika MA mengajukan kredit pembelian satu unit sepeda motor Honda Beat Sporty CBS warna biru deluxe tahun 2024, dengan nomor polisi DR 5811 NE.

Berdasarkan perjanjian kredit, terdakwa wajib membayar angsuran sebesar Rp865 ribu setiap tanggal 10 selama 36 bulan.

Namun, MA hanya melakukan pembayaran sebanyak empat kali sebelum akhirnya melanggar perjanjian dengan mengalihkan motor tersebut.

Legal PT NSC Finance, Martin, menegaskan perusahaan akan bertindak tegas terhadap debitur yang mencoba mencari keuntungan dengan cara-cara yang melanggar hukum.

“Kami selalu membuka ruang diskusi untuk mencari solusi dengan debitur. Namun, jika ada yang menghalalkan segala cara demi keuntungan pribadi, konsekuensinya adalah proses hukum,” tegasnya.

Martin juga mengimbau agar masyarakat, khususnya debitur NSC Finance, tidak terjebak bujuk rayu mafia maupun penadah barang fidusia.

“Dampaknya bukan hanya kerugian materi, tetapi juga ancaman pidana penjara maupun denda yang akan merugikan diri sendiri,” tambahnya.

Pihak NSC Finance menyampaikan apresiasi kepada kepolisian, kejaksaan, dan Pengadilan Negeri Mataram yang telah menjalankan tugasnya dalam menegakkan hukum.

 “Terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga keadilan dapat ditegakkan dan memberikan efek jera bagi pelaku pelanggaran fidusia,” tutup Martin.(r)

Polisi Bongkar Jaringan Peredaran Sabu Lintas Kabupaten di Bima

Bima (globalfmlombok.com) – Jajaran Polsek Woha, Polres Bima, Polda NTB, berhasil membongkar jaringan peredaran sabu lintas kabupaten. Barang haram seberat lebih dari satu ons itu disembunyikan di dalam karung beras untuk mengelabui petugas.

Dua kurir muda berinisial RM (21), warga Desa Talabiu, Kecamatan Woha, dan MI (21), warga Desa Tambe, Kecamatan Bolo, ditangkap dalam operasi pada Rabu (1/10/2025) sekitar pukul 11.00 Wita.

Kapolsek Woha, AKP Muhtar, mengungkapkan pengungkapan bermula dari laporan masyarakat yang mengetahui adanya pengiriman narkoba melalui bus jurusan Sumbawa–Bima.

“Informasi itu langsung kami tindak lanjuti dengan membagi tim menjadi dua regu. Satu mengintai pergerakan bus dari Halte Desa Pandai, satu lagi bersiap di Cabang Donggobolo,” jelasnya, Kamis (2/10/2025).

Hasil pengintaian tak sia-sia. Tim yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Woha, Aipda Dira Andariyana, S.H., bergerak cepat dan mengamankan kedua terduga pelaku bersama karung beras yang dibawanya. Saat dibuka, warga setempat ikut menyaksikan bungkusan lakban putih yang ternyata berisi sabu.

“Selanjutnya, barang bukti (BB) dan dua kurir muda itu diserahkan ke Satresnarkoba Polres Bima untuk proses hukum,” tambahnya.

Kapolres Bima, AKBP Eko Sutomo, S.I.K., M.I.K., melalui Kasatresnarkoba Polres Bima, Iptu Fardiansyah, SH, membenarkan penangkapan tersebut. Ia merinci total barang bukti sabu mencapai 1,052 ons. Dalam pemeriksaan awal, RM mengaku mendapat kiriman dari seseorang di Kabupaten Sumbawa untuk diserahkan kepada penerima di Kecamatan Woha.

“Dia juga mengaku ini kali kedua terlibat. Minggu lalu dia dapat kiriman serupa dengan upah Rp200 ribu,” tuturnya, Kamis (2/10/2025).

Kantongi Identitas Pengirim dan Penerima

Polisi kini mengantongi identitas pihak pengirim dan penerima. “Jaringan di atasnya sudah kami petakan. Pendalaman terus kami lakukan. Kedua kurir itu masih menjalani pemeriksaan intensif untuk memastikan sejauh mana keterlibatan mereka,” tegasnya.

Sebelumnya, Satresnarkoba Polres Bima juga sukses mengungkap kasus peredaran sabu di Kecamatan Bolo. Seorang pria berinisial MY (35), warga Desa Tambe, ditangkap Senin (29/9/2025) malam sekitar pukul 21.00 Wita. Dari tangannya, polisi menyita 30 poket sabu siap edar beserta barang bukti lain.

Kini, MY harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dua kasus besar dalam sepekan terakhir ini memperlihatkan seriusnya Polres Bima menutup ruang bagi peredaran narkoba. “Kami memastikan akan terus mempersempit gerak jaringan sabu lintas kabupaten yang menjadikan Bima sebagai salah satu wilayah edar,” tutupnya. (hir)

XLSMART Optimalkan Jaringan 4G di Kawasan Mandalika, Hadirkan Teknologi Massive MIMO di Area Sirkuit

Mataram (globalfmlombok.com)-

XLSMART Telecom Sejahtera (XLSMART) memastikan jaringan 4G di Lombok siap menyukseskan ajang balap motor dunia MotoGP 2025 di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), 3 sampai 5 Oktober 2025.

XLSMART telah menyiapkan sedikitnya 116 BTS 4G untuk menjangkau seluruh area strategis, mulai dari Bandara Internasional Lombok di Praya hingga kawasan Kuta Mandalika, serta sepanjang bypass BIL–Mandalika.

Khusus untuk BTS yang menjangkau area sirkuit, XLSMART menerapkan teknologi Massive MIMO yang mampu meningkatkan kapasitas data, sehingga layanan internet tetap stabil meskipun terjadi lonjakan trafik. Selain itu, dua unit mobile BTS juga telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi peningkatan lalu lintas data yang tinggi selama acara berlangsung.

Regional Group Head XLSMART East Region, Dodik Ariyanto, mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, XLSMART kembali mengerahkan tim penuh untuk memastikan jaringan kami dalam kondisi prima selama MotoGP berlangsung.

“Kami ingin memastikan bahwa pengunjung, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, dapat menikmati layanan telekomunikasi dan data berkualitas tinggi selama berada di Lombok, terutama di area Sirkuit Mandalika dan sekitarnya. Jaringan kami kini bisa dinikmati oleh pelanggan XL, AXIS, dan SMARTFREN,” ujar Dodik dalam keterangannya, Kamis 2 Oktober 2025.

Dodik menambahkan, potensi lonjakan trafik selama MotoGP sangat besar, mengingat popularitas ajang balap ini di Indonesia dan kehadiran penonton internasional. Dengan semakin banyaknya orang di Mandalika, kebutuhan atas jaringan telekomunikasi berkualitas juga meningkat. XLSMART telah menyiapkan berbagai langkah untuk mempermudah wisatawan, termasuk tamu internasional, dalam mengakses layanan telekomunikasi dan registrasi kartu.

Penambahan BTS yang menjangkau sekitar area sirkuit Mandalika juga terus dilakukan sejak 2022. Saat ini area sirkuit Mandalika sudah dilayani sekitar 46 BTS 4G, meningkat hampir 64% selama 2 tahun terakhir.

Head Network Operations XLSMART Region East, Mochamad Irwan Harahap, menjelaskan bahwa peningkatan kualitas jaringan 4G tidak hanya sebatas di Mandalika. XLSMART juga memperluas jaringan 4G ke seluruh penjuru Lombok, baik di perkotaan maupun ke area yang sebelumnya belum terjangkau. Saat ini jaringan 4G XLSMART telah hadir di 598 desa/kelurahan, 53 kecamatan, dan 5 kabupaten/kota di Lombok.

Di kawasan wisata populer, XLSMART juga memastikan kualitas jaringan data, antara lain:

17 BTS 4G di Sembalun

3 BTS 4G di Pink Beach Lombok Timur

13 BTS 4G di Gili Trawangan

4 BTS 4G di Desa Sade

28 BTS 4G di Senggigi

64 BTS 4G di Narmada

Untuk menopang kebutuhan Mataram sebagai kota terbesar, XLSMART mengoperasikan lebih dari 700 BTS, sedangkan di Bandara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Madjid terdapat 9 BTS 4G, dan di Pelabuhan Lembar 9 BTS 4G.

Semua desa wisata populer di Lombok juga sudah terlayani jaringan 4G XLSMART, termasuk Selong Belanak, Kopang Rembiga, Bilibante, Aik Dareq, Kembang Kuning, Sembalun, hingga Pringgasela. Dengan kapasitas dan infrastruktur yang tersedia, XLSMART optimis mampu memberikan layanan telekomunikasi dan data secara maksimal di area wisata tersebut.

Secara keseluruhan, jaringan XLSMART di Lombok didukung lebih dari 4.400 BTS, termasuk lebih dari 2.700 BTS 4G. Untuk seluruh wilayah NTB, XLSMART menyiagakan lebih dari 5.700 BTS, mayoritas merupakan BTS 4G.

XLSMART juga terus memperluas layanan Voice over LTE (VoLTE). Sejak akhir 2022, layanan ini sudah bisa dinikmati di hampir seluruh Indonesia, termasuk Lombok. VoLTE memberikan kualitas suara lebih jernih melalui jaringan LTE, tanpa perlu registrasi tambahan atau kartu SIM khusus. Pelanggan cukup menggunakan USIM 4G dan smartphone yang sudah mendukung layanan ini.

Pengalaman Terbaik di Pulau Lombok

Dengan dukungan jaringan yang luas, para pengunjung MotoGP dan wisatawan dapat menikmati pengalaman terbaik di Pulau Lombok. Mulai dari mengabadikan momen indah di Pantai Kuta Mandalika, menjelajahi keindahan alam Sembalun, snorkeling di Gili Trawangan, hingga menikmati suasana budaya di Desa Sade, semua bisa dibagikan secara instan melalui jaringan cepat dan stabil XLSMART.  Hadirnya layanan andal ini diharapkan tidak hanya menunjang kenyamanan wisatawan selama ajang MotoGP, tetapi juga meningkatkan daya tarik Lombok sebagai destinasi wisata kelas dunia yang terhubung secara digital.(ris/r)

QRIS Jelajah Balinusra Hadir di Lombok, Dorong Pertumbuhan Desa Wisata dan Penguatan UMKM Lokal

Mataram (globalfmlombok.com)-

Bank Indonesia kembali menggelar rangkaian kegiatan QRIS Jelajah Balinusra yang tahun ini diikuti sembilan tim terbaik dari Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Setelah sebelumnya berpetualang di Bali, para peserta kini melanjutkan misi mereka di Pulau Lombok yang dikenal sebagai pulau seribu masjid. Salah satu titik utama kegiatannya di Desa Wisata Hijau Bilebante, Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah, Kamis 2 Oktober 2025.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam memperkuat transformasi digital. QRIS tidak hanya diposisikan sebagai instrumen pembayaran praktis, tetapi juga sebagai pendorong pertumbuhan desa wisata dan penguatan UMKM lokal.

Dengan adopsi QRIS, masyarakat dapat melayani wisatawan secara lebih cepat, aman, dan efisien. Sementara itu, UMKM memiliki peluang lebih luas untuk memperbesar pasar tanpa terkendala keterbatasan transaksi tunai.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Hario K. Pamungkas, menegaskan komitmen pihaknya untuk memperluas pemanfaatan QRIS di berbagai sektor ekonomi, mulai dari desa wisata, pasar tradisional, hingga sentra UMKM.

“Bank Indonesia meyakini bahwa melalui semangat dan komitmen yang kuat, generasi muda mampu menjadi pionir dalam memperluas literasi keuangan digital dan mendorong adopsi QRIS di seluruh lapisan masyarakat,” ujar Hario di Desa Wisata Hijau Bilebante, Lombok Tengah.

Hario menambahkan, generasi muda Balinusra berperan penting sebagai motor penggerak transformasi digital sekaligus agen perubahan sosial-ekonomi. Peserta kompetisi tidak hanya ditantang untuk berinovasi, tetapi juga untuk menginternalisasi nilai kolaborasi, kreativitas, dan kepemimpinan.

“Setiap ide yang lahir akan menjadi bagian dari inovasi yang memberi manfaat luas bagi masyarakat,” katanya.

Di NTB, Bank Indonesia mencatat sebanyak 499.365 pengguna QRIS dengan volume transaksi mencapai Rp30,87 juta dan jumlah merchant tercatat 386.132. Data ini menunjukkan penerimaan masyarakat yang semakin luas terhadap QRIS, sekaligus menegaskan perannya dalam mempercepat digitalisasi sistem pembayaran di daerah.(ris/r)

Jaksa Nyatakan Dua Berkas Tersangka Dugaan Pembunuhan Brigadir Nurhadi Lengkap

Mataram (globalfmlombok.com) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB menyatakan berkas perkara dua tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir Muhammad Nurhadi telah lengkap atau P-21.

Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati NTB Efrien Saputera, Kamis (2/10/2025) mengatakan, dua berkas perkara yang telah lengkap itu adalah milik Kompol Y dan Ipda HC.

“Sementara untuk tersangka M, berkasnya belum kembali ke jaksa,” kata Efrien.

Setelah berkas perkara lengkap, penyidik Ditreskrimum Polda NTB akan melimpahkan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan pada Jumat (3/10/2025) sekitar pukul 09.00 Wita.

Efrien menyebutkan ada perubahan pasal sangkaan kepada kedua tersangka dugaan pembunuhan Brigadir Nurhadi. Penyidik kini menyangkakan Kompol Y dan Ipda HC dengan Pasal 338 dan/atau Pasal 354 ayat (2) dan/atau Pasal 352 ayat (3) dan/atau Pasal 221 KUHP.

Isyaratkan Dua Terduga Pelaku

Sebelumnya, Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB, Irwan Setiawan Wahyuhafi menegaskan, terduga pelaku dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nurhadi ini ada dua orang. Yakni Kompol Y dan Ipda HC.

Dia menyebut keduanya sama-sama melakukan dugaan perbuatan pidana tetapi di kurun waktu yang berbeda.

“Sudah kuat (perbuatan tersangka). Tinggal pembuktian di pengadilan nanti,” terangnya.

Sedangkan tersangka M kata dia, belum nampak perannya dalam dugaan pembunuhan anggota Bid Propam Polda NTB itu.

“Dari hasil rekonstruksi memang peran dia belum nampak. Nanti kami perdalam di persidangan,” tambahnya.

Mantan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar itu berjanji akan menunjuk jaksa paling kompeten untuk menyidangkan perkara ini nantinya.

“Kita buktikan nanti di persidangan,” tandasnya.

Telah Lakukan Rekonstruksi

Sebelumnya, Polda NTB telah melakukan rekonstruksi terhadap kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nurhadi pada Senin (11/8/2025). Rekonstruksi tersebut berdasarkan petunjuk jaksa dalam pengembalian berkas perkara pertama.

Pihak kepolisian merekonstruksi 88 adegan terkait kasus kematian Brigadir Nurhadi.

Tiga adegan di kediaman Kompol Y, enam adegan di Polda NTB, 21 adegan di Pelabuhan Senggigi, 16 adegan di Fresh Market, dan 42 di Gili Trawangan. Di Gili Trawangan, polisi merekonstruksi 42 adegan di tiga lokasi, yakni di Villa Tekek, Natya Hotel, dan Klinik Warna Medica.

Rekonstruksi dugaan pembunuhan Brigadir Nurhadi itu juga menghadirkan ahli forensik dan ahli bela diri. Ahli bela diri menunjukkan bagaimana tulang lidah dan tulang leher korban bisa patah.

Ahli bela diri yang hadir dalam rekonstruksi tersebut menyebut bahwa Nurhadi meninggal karena dipiting dan dipukul.

Dirreskrimum Polda NTB menyebut bahwa tersangka Kompol Y dan Ipda HC merupakan pelaku utama kematian Brigadir Muhammad Nurhadi.

Kompol Y dan Ipda HC kuat menjadi pelaku utama karena mereka berdualah yang berada di tempat kejadian saat itu. Dugaan pembunuhan terhadap Brigadir Nurhadi diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.59 Wita hingga 20.00 Wita.

Sejumlah kejanggalan dalam peristiwa ini memicu penyelidikan mendalam hingga akhirnya polisi menetapkan tiga tersangka, yakni: Kompol Y, Ipda HC, dan Perempuan berinisial M. (mit)

NTB Ekspor Perdana 345 Kg Emas Batangan ke Swiss, Hasil Smelter AMNT

0

Mataram (globalfmlombok.com) – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencetak sejarah baru dalam industri pertambangan dan pengolahan mineral dengan mengekspor 345 kilogram emas batangan ke Swiss. Ekspor perdana ini merupakan hasil pemurnian dari smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Batu Hijau, Sumbawa Barat.

Nilai ekspor emas tersebut mencapai USD 37,41 juta atau setara Rp516,2 miliar (dengan asumsi kurs USD1 = Rp15.000).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, Drs. Wahyudin, MM, menjelaskan bahwa ekspor emas batangan dilakukan melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Jakarta, setelah mendapatkan izin dari Bea Cukai pusat. “Ini pertama kalinya NTB mengekspor emas hasil pemurnian di dalam daerah,” jelas Wahyudin (2 Oktober 2025).

Emas batangan ini berasal dari tambang tembaga milik PT AMNT di Batu Hijau. Melalui proses pemurnian di fasilitas smelter lokal, emas sebagai produk sampingan dari konsentrat tembaga kini bisa diekspor secara legal dan langsung. “Smelter yang aktif ini meningkatkan potensi Dana Bagi Hasil (DBH) untuk daerah, karena nilai tambah tak hanya dari tambang, tapi juga dari pengolahan industri,” tambah Wahyudin.

Sebelum emas, NTB telah mengekspor katoda tembaga sejak April 2025. Katoda tembaga adalah logam murni berbentuk lembaran dengan kemurnian 99,99%, digunakan di berbagai industri strategis seperti Kabel listrik, Kendaraan listrik dan Energi terbarukan.

Menurut Baiq Denny Evita Darmiyana, Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan NTB, keberadaan smelter mendorong posisi NTB sebagai provinsi eksportir mineral strategis nasional. “Dengan pemurnian di dalam negeri, nilai tambah meningkat, dan penerimaan daerah juga terdongkrak,” ujarnya.

Meskipun data resmi dari NTB belum mencatat ekspor emas secara langsung karena proses pengiriman melalui Jakarta, keberhasilan ini menunjukkan potensi besar hilirisasi industri tambang di NTB.

Ekspor emas batangan ke Swiss menandai babak baru bagi NTB — tak lagi sekadar daerah penghasil tambang, tetapi juga sebagai pusat pengolahan mineral bernilai tinggi untuk pasar global. (bul)