Beranda blog Halaman 299

MotoGP Mandalika 2025, Ada 44 Penambahan Flights Menuju Lombok dan Okupansi Hotel di Mandalika Capai 100 Persen

Praya (globalfmlombok.com)-

Antusiasme publik terhadap MotoGP Mandalika 2025 dinilai sangat tinggi. Hal ini terlihat dari tingkat okupansi hotel di kawasan The Mandalika yang mencapai 100% penuh, bahkan melebihi kapasitas tersedia.

Menurut data Dinas Pariwisata NTB, rata-rata tingkat hunian hotel di Pulau Lombok selama periode penyelenggaraan balapan mencapai 93%, dengan Kota Mataram berada di angka 90%, sementara kawasan The Mandalika tercatat penuh 100%.

Kondisi ini tidak hanya menegaskan tingginya minat penonton, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, tetapi juga memperlihatkan dampak positif ajang ini terhadap sektor pariwisata NTB secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kinerja industri perhotelan, transportasi, hingga UMKM lokal yang ikut terdorong oleh lonjakan wisatawan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap tingginya arus kunjungan, sejumlah maskapai turut menambah penerbangan ekstra (extra flight) menuju Lombok. Total terdapat 44 extra flight, terdiri dari Garuda Indonesia (18 penerbangan), Citilink (10 penerbangan), AirAsia (8 penerbangan), Pelita Air (2 penerbangan), dan Wings Air (6 penerbangan). Penambahan frekuensi penerbangan ini menegaskan peran MotoGP sebagai penggerak mobilitas wisatawan sekaligus akselerator pertumbuhan pariwisata NTB.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono mengatakan, lebih dari sekadar kompetisi motorsport, penyelenggaraan MotoGP tahun ini juga menjadi ruang pertemuan budaya yang memperkenalkan kearifan lokal, kesenian, dan adat Sasak kepada dunia.

Mulai dari penyambutan kedatangan para pembalap dan penonton dengan atraksi budaya, kuliner khas, hingga kerajinan lokal yang ditampilkan, seluruh rangkaian kegiatan menghadirkan nuansa otentik Lombok Tengah.

 “Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 bukan hanya ajang balap motor kelas dunia, melainkan momentum penting dalam mempromosikan pariwisata dan budaya Indonesia ke mata internasional. Tahun ini menjadi penyelenggaraan terbaik, ditandai dengan okupansi hotel di kawasan Mandalika yang mencapai 100%, serta kerja sama dengan berbagai pihak untuk menambah flights karena tingginya peminat,” ujar Maya Watono.

Maya juga menambahkan bahwa ajang ini menjadi momentum untuk melihat bagaimana kekayaan budaya dan kearifan lokal dapat ditampilkan melalui ajang ini. Hal ini memperkuat positioning Mandalika sebagai sportstainment tourism yang memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan masyarakat lokal.

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Troy Warokka, menegaskan bahwa sukses penyelenggaraan tahun ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, sekaligus wujud nyata dari visi besar menjadikan Mandalika sebagai ikon sport tourism dunia.

“Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 menjadi yang terbaik. Keberhasilan Pertamina Mandalika International Circuit kembali meraih Homologasi Grade A dari FIM menegaskan bahwa sirkuit ini telah memenuhi standar tertinggi dunia dan sejajar dengan sirkuit ikonik global. Pencapaian ini bukan hanya kebanggaan Indonesia, tetapi juga kontribusi nyata bagi masyarakat Lombok dan NTB melalui penguatan pariwisata, ekonomi kreatif, serta reputasi bangsa di mata internasional,” ujar Troy.

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 bukan hanya menjadi panggung olahraga motorsport bergengsi, tetapi juga penggerak ekonomi dan promosi budaya. Tingkat keterisian akomodasi yang melampaui kapasitas, ditopang dengan tambahan 44 penerbangan ekstra dari berbagai maskapai, menunjukkan multiplier effect bagi industri perhotelan, transportasi, UMKM, hingga pelestarian budaya dan seni lokal.

Ajang bergengsi ini diharapkan dapat terus memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi sport tourism unggulan yang mengintegrasikan olahraga, pariwisata, dan budaya, sekaligus menjadi kebanggaan nasional di mata internasional.(r)

Sekda Lombok Tengah Klaim MotoGP Mandalika 2025 Jadi Penyelenggaraan Tersukses

Praya (globalfmlombok.com)

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menilai penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 sebagai yang paling sukses dibanding tiga tahun sebelumnya. Ajang balap internasional yang digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, dinilai berjalan lancar dari sisi penyelenggaraan, koordinasi, hingga dukungan masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Tengah, HL Firman Wijaya, mengatakan keberhasilan tahun ini merupakan hasil evaluasi dari tiga kali pelaksanaan sebelumnya. Menurutnya, berbagai aspek penyelenggaraan telah banyak mengalami perbaikan, mulai dari manajemen lalu lintas, pelayanan penonton, hingga kesiapan infrastruktur pendukung.

“Dari hasil pantauan yang kami lakukan, penyelenggaraan MotoGP 2025 berjalan paling sukses dibanding tiga tahun sebelumnya. Ini hasil kerja keras semua pihak dan hasil evaluasi berkelanjutan,” kata Firman di ruang Media Center Indonesia, Sabtu (4/10/2025).

Ia menambahkan, keberhasilan event tahunan ini tidak lepas dari kerja sama lintas sektor dan dukungan masyarakat Lombok Tengah sebagai tuan rumah. Pemerintah daerah, kata Firman, akan tetap melakukan evaluasi pasca-acara sebagai bahan penyempurnaan untuk penyelenggaraan tahun depan.

“Setelah kegiatan ini, kami akan lakukan evaluasi menyeluruh. Hasilnya akan menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas event MotoGP 2026 mendatang,” ujarnya.

Firman juga menilai suksesnya pelaksanaan MotoGP 2025 memberi dampak positif terhadap iklim investasi di Nusa Tenggara Barat, khususnya di Lombok Tengah. Kondusivitas daerah selama perhelatan berlangsung diyakini akan meningkatkan kepercayaan investor, terutama di sektor pariwisata dan layanan publik.

“Keamanan dan kelancaran penyelenggaraan event menjadi poin penting bagi investor. Ini momentum untuk memperkuat kepercayaan terhadap Lombok Tengah sebagai daerah tujuan investasi,” tuturnya.

MotoGP Mandalika 2025 menjadi edisi keempat sejak ajang balap dunia tersebut pertama kali digelar di Indonesia pada 2022. Pemerintah daerah menegaskan akan terus mendukung keberlanjutan event ini sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.(ris)

Lalu Hadrian Irfani Pastikan 50 Ribu Siswa di Lombok Tengah Terima Bantuan PIP, Minta Jangan Ada Pemotongan

Praya (globalfmlombok.com)-

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani memastikan penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) akan tuntas bulan Oktober ini. Sebanyak 50 ribu siswa di daerah itu dijadwalkan menerima bantuan pendidikan tersebut bulan ini. Seacara total sebanyak 150 ribu siswa di Pulau Lombok akan terima PIP atas usulan Lalu Hadrian Irfani.

“Insya Allah bulan ini semuanya tersalurkan,” kata Lalu Hadrian di Praya, Jumat (3/10/2025).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan bahwa dana PIP harus diterima utuh oleh para siswa tanpa pemotongan. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang mengambil keuntungan dari bantuan tersebut, baik dari dinas pendidikan, sekolah, maupun pihak lain.

“Dana PIP ini harus digunakan sepenuhnya untuk keperluan pendidikan anak-anak kita. Tidak boleh ada pemotongan satu rupiah pun,” ujarnya.

Hadrian menambahkan, dirinya tidak memberikan toleransi kepada siapa pun yang mencoba melakukan pemotongan dana bantuan, termasuk pihak-pihak yang mengatasnamakan dirinya. “Kalau ada yang mengaku dekat dengan saya dan meminta komisi atau potongan PIP, jangan dipercaya,” tegasnya.

Peringatan itu disampaikan menanggapi sejumlah laporan masyarakat di media sosial terkait dugaan pemotongan dana PIP di beberapa sekolah. Ia meminta masyarakat untuk melapor jika menemukan praktik serupa.

“Pemotongan dana PIP adalah tindakan yang tidak diperbolehkan. Silakan lapor kalau ada yang terkena potongan,” katanya.

Program Indonesia Pintar merupakan bantuan pendidikan pemerintah yang disalurkan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi siswa dari keluarga miskin, rentan miskin, penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Program Keluarga Harapan (PKH), yatim piatu, penyandang disabilitas, serta korban bencana.

Besaran dana PIP bervariasi tergantung jenjang dan kelas siswa. Untuk siswa SD kelas I–V menerima Rp450.000 per tahun, sementara kelas VI SD Rp225.000. Siswa SMP kelas VII–VIII menerima Rp750.000, sedangkan kelas IX Rp375.000. Untuk jenjang SMA/SMK, kelas X–XI mendapat Rp1,8 juta per tahun, dan kelas XII Rp900.000.

Lalu Hadrian juga mengungkapkan rencana perluasan program tersebut pada tahun 2026. “Insya Allah mulai tahun 2026, PIP akan diperluas untuk mencakup anak-anak usia dini di jenjang PAUD, karena selama ini baru diberikan untuk siswa SD hingga SMA, SMK, atau SLB,” jelasnya.(ris/r)

Marco Bezzecchi Menangi Sprint Race MotoGP Mandalika 2025, Dekati Poin Bagnaia

Praya (globalfmlombok.com) – Pembalap asal Italia Marco Bezzecchi melanjutkan performa impresifnya di MotoGP Mandalika 2025 dengan menjuarai sesi Sprint Race yang berlangsung pada Sabtu (4/10/2025). Dengan tambahan 12 poin dari kemenangan tersebut, Bezzecchi sukses memangkas jarak poin menjadi 20 poin dengan pembalap Ducati Lenovo Team Francesco Bagnaia yang menduduk posisi ketiga klasemen sementara MotoGP 2025.

Bagnaia sendiri gagal menambah poin pada sesi Sprint Race, setelah menjadi pembalap paling terakhir menyentuh garis finis. Pembalap Italia ini saat ini mengumpulkan total 274 poin. Diikuti Marco Bezzecchi dengan 254 poin.

Balapan yang disaksikan ribu penonton yang hadir langsung di Sirkuit Internasional Mandalika itu sendiri berlangsung seru. Memulai balapan dari pole position, Bezzecchi melakukan start yang kurang sempurna. Sehingga posisi terdepan langsung direbut pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP Fermin Aldeguer yang memulai balapan dari posisi kedua. Diikuti  Raul Fernandez dan Pedro Acosta yang merangsek ke posisi tiga           

Sepanjang balapan Fermin Aldeguer terus memimpin jalannya sprint race. Sementara Bezzecchi perlahan memperbaiki posisinya. Hingga memasuki laps-laps akhir, Bezzecchi sudah berada di belakang Fermin setelah sempat bertarung sengit melawan Raul Fernandez.

Bezzecchi Tampil Luar Biasa

Usaha keras Bezzecchi akhirnya membuahkan hasil. Memasuki setengah laps akhir, Bezzecchi berhasil menyalip Fermin untuk merebut posisi terdepan. Meski Fermin sempat memberikan perlawanan, namun tak kuasa mencegah Bezzecchi menjuara sprint race MotoGP Mandalika 2025 dengan catatan waktu tercepat 19 menit 37,047 detik.

“Bezzecchi sangat cepat,” ujar Fermin Aldeguer mengomentari jalannya balapan dalam sesi konfrensi pers di Media Center Sirkuit Mandalika. Ia mengaku sudah melakukan yang terbaik untuk memenangi sprint race. Tetapi tak kuasa menghadapi Bezzecchi yang menurutnya tampil luar biasa.

Sementara itu Bezzecchi mengaku sedikit lambat saat memulai start. Namun setelah itu ia terus berusaha focus untuk kembali bertarung di lintasan. Dan, perlahan akhirnya bisa kembali bertarung memperebutkan posisi terdepan.

Bezzecchi pun memuji penampilan Fermin Aldeguer yang menurutnya juga sangat cepat. Sehingga ia sempat kesulitan mengejarnya di awal-awal balapan.

Marquez Dapat Penalti

Sementara itu juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez hingga saat ini belum juga mampu tampil impresif. Namun Marquez mengaku sudah cukup puas. Start dari posisi 9, pembalap Spanyol ini berhasil menyelesaikan sprint race di posisi 6. Padahal Marquez sendiri sempat mendapat penalti lantaran menyenggol Alex Rins saat memasuki tikungan 10 di awal-awal balapan.

Usai balapan Marquez secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada Alex Rins atas kejadian tersebut. Ia mengaku sempat kesulitan mengendalikan laju motornya saat memasuki zona pengereman, karena sedang bertarung dengan Luca Marini dan beberapa pembalap lainnya. Sehingga kontak dengan Alex Rins pun tak bisa dihindari.

Rekan setim Marquez di Ducati Lenovo Team Francesco Bagnaia penampilannya belum juga membaik. Dengan terus mencatatkan hasil minor. Juara GP Jepang finis paling akhir dalam sesi balapan sepanjang 13 laps tersebut. Ia mengaku kurang begitu nyetel dengan tunggakannya. “Saya sudah mencoba lebih cepat. Tapi motor tidak bisa dikendalikan,” ujarnya. (kir)

Hasil Sprint Race

1.            M. Bezzecchi, Aprilia Racing                                                        

2.            F. Aldeguer, BK8 Gresini Racing MotoGP                              

3.            R. Fernandez, Trackhouse MotoGP Team                            

4.            A. Marquez, BK8 Gresini Racing MotoGP

5.            J. Mir, Honda HRC Castrol

6.            M. Marquez, Ducati Lenovo Team

7.            F. Morbidelli, Pertamina Enduro VR46 Racing Team

8.            F. Di Giannantonio, Pertamina Enduro VR46 Racing Team

9.            M. Oliveira, Prima Pramac Yamaha MotoGP

LSF 2025 Dibuka, Gubernur NTB Usulkan MotoGP Mandalika Tahun Depan Lebih Kental Nuansa Lokal

Praya (globalfmlombok.com) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Muhamad Iqbal, secara resmi membuka Lombok Sumbawa Festival (LSF) 2025 yang digelar di Sirkuit Mandalika, Sabtu (4/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian akbar MotoGP Mandalika 2025, tetapi dengan sentuhan kuat budaya lokal dan semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Gubernur menggarisbawahi bahwa MotoGP kini tak lagi terasa asing bagi warga NTB. Ia menyebutkan bahwa nuansa lokal yang kental membuat gelaran MotoGP Mandalika berbeda dibanding negara lain.

“Sekarang MotoGP terasa lokal. Terasa menjadi milik warga NTB. Mulai dari penyambutan pembalap dengan adat sembe, hingga kegiatan ‘betabek’ sederhana yang justru menyentuh hati,” jelasnya.

Bahkan, menurutnya, perwakilan dari Dorna (penyelenggara MotoGP) memuji penyelenggaraan Mandalika yang dinilai paling berbeda dan berkesan dari semua seri MotoGP.

Lombok Sumbawa Festival 2025 turut menjadi panggung besar bagi 180 pelaku UMKM dari seluruh NTB. Mereka diberikan ruang untuk menampilkan produk unggulan mereka langsung di arena internasional Sirkuit Mandalika.

Gubernur menyampaikan bahwa kehadiran para pelaku UMKM ini bukan hanya simbol dukungan, tapi juga momen emosional.

“Mereka bilang: ‘Sekarang kami naik kelas. Kami bisa jualan di sirkuit internasional.’ Itu saja sudah jadi obat hati bagi mereka. Hari ini adalah harinya orang kecil tersenyum,” ungkapnya penuh haru.

Ia juga berharap kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang telah mendukung, dan dapat menjadi penggerak semangat UMKM NTB ke depan.

MotoGP Mandalika Harus Lebih Bermakna

Tak hanya festival, Gubernur Iqbal mengusulkan agar ke depan pelaksanaan MotoGP dan rangkaiannya dibuat lebih bermakna secara spiritual dan kultural.

“Tahun depan kita buat lebih sakral. Kita minta izin pada yang tampak dan yang tidak tampak. Kita juga hadirkan museum, agar para tamu bisa belajar tentang sejarah luhur Lombok dan Sumbawa,” katanya.

Gubernur Iqbal mengungkapkan kebanggaannya saat pembalap dunia menyebut Mandalika sebagai sirkuit terbaik yang pernah mereka datangi, meskipun tidak semua pembalap berhasil finis.

“Mereka bilang: ‘Number one Mandalika’. Bahkan Marquez yang belum pernah finis di sini pun tetap bilang ini yang terbaik. Mari kita doakan, mudah-mudahan tahun ini dia bisa finis,” tambahnya sambil bercanda.

Gubernur menutup pidatonya dengan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dan menegaskan komitmen untuk menjadikan NTB sebagai destinasi wisata dan budaya bertaraf internasional, tanpa kehilangan identitas lokal. “Selamat kepada kita semua. Ini adalah persembahan kecil untuk rakyat, dan mudah-mudahan jadi berkah,” tutupnya. (ris/bul)

Pertajam Catatan Waktu, Marco Bezzecchi Raih Pole Position MotoGP Mandalika 2025

Praya (globalfmlombok.com) – Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi sukses meraih pole position pada ajang balap MotoGP Mandalika 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit. Bezzecchi mencatatkan waktu tercepat pada sesi kualifikasi kedua yang berlangsung pada Sabtu (4/10/2025). Pembalap asal Italia ini mencatatkan waktu tercepat 1 menit 28,83 detik.

Bezzecchi sukses mempertajam catatan waktunya saat sesi latihan resmi MotoGP Mandalika 2025 pada Jumat (3/10/2025) yakni 1 menit 29,66 detik. Dengan begitu, ia berhak memulai balapan sprint race dan balapan utama di posisi terdepan. Di belakanganya ada pembalap Spanyol Fermin Aldeguer yang mencatatkan waktu 1 menit 29,23 detik. Pada sesi latihan resmi pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP juga menempati posisi kedua di belakang Bezzecchi.

Di posisi ketiga ada pembalap Trackhouse MotoGP Team Raul Fernandez yang menorehkan waktu 1 menit 29,28 detik. Catatan waktu tersebut lebih tajam dari sesi latihan resmi sehari sebelumnya yakni 1 menit 29,73 detik.

Sementara Pedro Acosta (Red Bull KTM Faktory Racing) yang menempati posisi ketiga di sesi latihan resmi harus puas turun ke posisi kelima dengan raihan waktu tercepat 1 menit 29,34 detik. Di bawah pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Team Alex Rins diposisi keempat.

Marc Marquez di Urutan Sembilan

Adapun Marc Marquez yang harus memulai sesi kualifikasi dari kualifikasi 1 lantaran tampil jemblok pada sesi latihan resmi, sukses memperbaiki posisi ke urutan sembilan. Juara dunia MotoGP 2025 ini mencatatkan waktu tercepat 1 menit 29,77 detik. Sedikit lebih lambat di belakang pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Team Fabio Quartararo yang berada di posisi kedelapan.

“Secara umum jalannya balapan di hari kedua MotoGP Mandalika 2025 berjalan aman dan lancar. Para pembalap juga mengaku cukup senang jalannya balapan. Begitu juga masyarakat sangat antusiasme datang menonton langsung balapan MotoGP Mandalika,” ujar Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Troy R. Warokka. (kir)

Berikut 10 besar pole position MotoGP Mandalika 2025

1.            M. Bezzecchi, dari tim Aprilia Racing, catatan waktu 1:29.513

2.            F. Aldeguer, BK8 Gresini Racing MotoGP, 1:29.230

3.            R. Fernandez, Trackhouse MotoGP Team, 1:29.284

4.            Rins Monster, Energy Yamaha MotoGP Team, 1:29.336

5.            P. Acosta, Red Bull KTM Factory Racing, 1:29.343

6.            L. Marini, Honda HRC Castrol, 1:29.513

7.            Marquez, BK8 Gresini Racing MotoGP, 1:29.741

8.            F. Quartararo, Monster Energy Yamaha MotoGP Tea, 1:29.771

9.            M. Marquez, Ducati Lenovo Team, 1:29.773

10.          M. Oliveira, Ducati Lenovo Team, 1:29.851

Marc Marquez Akui Sirkuit Mandalika Sulit

Mataram (globalfmlombok.com) – Pembalap Spanyol, Marc Marquez mengakui Sirkuit MotoGP Mandalika bukan sirkuit yang mudah baginya.

Pernyataan tersebut ia sampaikan menyusul insiden jatuhnya (crash) pada sesi latihan resmi, di tikungan 5 dan tikungan 10, Jumat (3/10/2025) lalu. “Sudah pasti Mandalika bukan sirkuit saya,” katanya.

Ia mengaku telah menjalani sesi latihan bebas 1 sebagaimana mestinya. Namun, ia merasa ada keanehan pada sesi latihan di hari yang sama, Jumat (3/10/2025).

“Saya kecelakaan dua kali ketika saya tidak tancap gas. Kemudian saya mendirikan motor dan berkendara lagi dengan lembut. Saya bisa mendapatkan sensasi lagi. Kemudian, saya masuk garasi dan kemudian keluar ke lintasan lagi, dan kemudian kembali (terjatuh), high side yang masih tanpa peringatan, tanpa merasakan sesuatu,” jelasnya.

Setelah kejadian itu, ia sempat keluar dari jalur untuk mengganti ban dan mengaku mulai mendapatkan kepercayaan diri lagi.

“Tetapi, faktanya aku sudah jatuh dua kali. Maka, tidak mungkin untuk mengalami kecelakaan ketiga kali. Besok, kami akan mengambil risiko lagi, tetapi hari ini cukup,” terangnya.

Kendati demikian, Marc Marquez terus berusaha memperbaiki posisinya hingga pada sesi kualifikasi hari kedua, Sabtu (4/10/2025), ia berada di posisi sembilan setelah mencatatkan waktu tempuh 1 menit 29,77 detik. Sedikit lebih lambat di belakang pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Team Fabio Quartararo yang berada di posisi kedelapan.

Marco Bezzecchi Raih Pole Position

Sementara itu, pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi sukses meraih pole position pada ajang balap MotoGP Mandalika di Pertamina Mandalika International Circuit. Setelah mencatatkan waktu tercepat pada sesi kualifikasi kedua yang berlangsung pada Sabtu (4/10/2025). Pembalap asal Italia ini mencatatkan waktu tercepat 1 menit 28,83 detik.

Bezzecchi sukses mempertajam catatan waktunya saat sesi latihan resmi pada Jumat (3/10/2025) yakni 1 menit 29,66 detik. Sehingga berhak memulai balapan sprint race dan balapan utama diposisi terdepan. Di belakanganya ada pembalap Spanyol Fermin Aldeguer yang mencatatkan waktu 1 menit 29,23 detik. Pada sesi latihan resmi pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP juga menempati posisi kedua dibelakang Bezzecchi.

Di posisi ketiga ada pembalap Trackhouse MotoGP Team Raul Fernandez yang menorehkan waktu 1 menit 29,28 detik. Catatan waktu tersebut lebih tajam dari sesi latihan resmi sehari sebelumnya yakni 1 menit 29,73 detik.

Sementara Pedro Acosta (Red Bull KTM Faktory Racing) yang menempati posisi ketiga di sesi latihan resmi harus puas turun ke posisi kelima dengan raihan waktu tercepat 1 menit 29,34 detik. Dibawah pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Team Alex Rins diposisi keempat. (sib/kir)

Penonton MotoGP Mandalika 2025 Antusias Gunakan Shuttle Bus Gratis

Mataram (globalfmlombok.com) – Antusiasme penonton MotoGP Mandalika 2025 terhadap layanan shuttle bus gratis yang disediakan Pemerintah Provinsi NTB mendapat apresiasi luas. Fasilitas ini disediakan untuk mengantar penonton dari Eks Bandara Selaparang menuju Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Sabtu, 4 Oktober 2025.

Berdasarkan pantauan Suara NTB, sejak pukul 08.30 Wita, ratusan penonton MotoGP Mandalika 2025 telah memadati area keberangkatan di eks Bandara Selaparang. Mereka diarahkan menuju pos pantau untuk melakukan registrasi. Proses ini berlangsung tertib dengan antrean yang ditata oleh Dinas Perhubungan Provinsi NTB.

Usai registrasi, penonton menunggu giliran naik bus sesuai warna gelang yang telah dibagikan. Warna gelang ini menjadi penanda kelompok keberangkatan agar proses naik bus berjalan lebih teratur.

Salah satu penonton MotoGP Mandalika 2025, Halia, menyebut fasilitas shuttle bus ini sangat membantu, terutama bagi pengunjung dari luar daerah dan luar negeri.

“Ini sangat bagus karena bisa membantu, apalagi ini acara internasional. Penonton tidak hanya dari Lombok. Yang datang dari luar daerah atau luar negeri dan tidak membawa kendaraan pribadi bisa memanfaatkan kendaraan umum yang disediakan pemerintah,” ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun beberapa penonton MotoGP Mandalika 2025 membawa kendaraan pribadi, menggunakan shuttle bus jauh lebih praktis. Selain menghemat biaya, hal ini juga efektif mengurangi kemacetan di sekitar area sirkuit.

Halia dan temannya, Nabila, mengaku ini merupakan pengalaman kedua mereka menyaksikan MotoGP secara langsung di Mandalika, setelah sebelumnya hadir pada gelaran tahun 2022.

“Hari Sabtu ini kami nonton sesi kualifikasi di tribun terbuka zona B,” jelasnya.

Harapkan Titik Penjemputan Bertambah

Keduanya berharap, pada perhelatan MotoGP Mandalika berikutnya, titik penjemputan seperti di Eks Bandara Selaparang bisa ditambah. Mereka juga berharap pelayanan panitia lebih baik dan rapi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Hal senada disampaikan oleh penonton MotoGP Mandalika 2025 asal Surabaya, Andi, yang juga memanfaatkan layanan shuttle bus gratis ini.

“Fasilitas ini sangat membantu. Kalau pakai transportasi umum berbayar, biayanya cukup mahal. Ini lebih hemat dan nyaman,” katanya.

Andi juga menuturkan bahwa layanan shuttle bus tidak hanya mengantar penonton ke sirkuit, tetapi juga menjemput mereka kembali usai acara selesai.

Sebagai penggemar MotoGP yang rutin menyaksikan ajang ini setiap tahun, Andi mengapresiasi peningkatan pelayanan dibandingkan MotoGP Mandalika pertama pada 2022.

“Dalam dua tahun terakhir, koordinasi dan fasilitasnya jauh lebih bagus dibanding yang pertama,” tambahnya.

Karena itu, penonton diimbau untuk memperhatikan jadwal keberangkatan dan kepulangan shuttle bus agar tidak tertinggal. Adapun jadwal yang telah ditetapkan adalah:

Keberangkatan dari Eks Bandara Selaparang ke Sirkuit Mandalika: pukul 08.00–12.00 Wita

Kepulangan dari Sirkuit Mandalika ke Eks Bandara Selaparang: pukul 16.00–22.00 Wita

Kesiapan Transportasi

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB, H. Yusron Hadi, ST., M.U.M., memastikan kesiapan moda angkutan darat, laut, dan udara untuk menyambut penonton MotoGP Mandalika 2025 yang akan berlangsung di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.

Fokus utama Pemprov NTB adalah pada penyediaan shuttle bus gratis dari titik strategis menuju Sirkuit Mandalika. “Pemprov NTB melalui Dishub Provinsi NTB telah menyiapkan sebanyak 5 bus besar, 5 bus medium, dan 15 bus jenis HiAce/Elf, ditambah 5 cadangan Hiace, sehingga total ada 30 shuttle bus,” ujarnya. (pan)

Kasus Aset SMPN 2 Gunungsari, Mantan ASN Ditetapkan Tersangka

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Polda NTB menetapkan tersangka dugaan tindak pidana penggelapan atau penggelapan dalam jabatan dalam kasus aset SMPN 2 Gunungsari. Oknum yang ditetapkan tersangka merupakan mantan ASN Pemkab Lombok Barat (Lobar). Pemkab Lobar pun merespons penetapan tersangka ini, dan meminta Polda NTB mengusut tuntas kasus ini.

Dikonfirmasi terkait penetapan tersangka kasus aset SMPN 2 Gunungsari, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB Kombes Pol Syarif Hidayat, S.H., membernarkan bahwa pihak penyidik telah menggelar perkara penetapan tersangka. “Sudah (penetapan tersangka),” kata Kombes Pol. Syarif Hidayat, Jumat (3/10/2025).

Dalam surat Pemberitahuan Hasil Penyidikan Polda Nomor B/844/IX/RES.1.11./2025/Ditreskrimum tertanggal 19 September yang ditandatangani Dirreskrimum Polda NTB, perihal pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan. Surat itu diterima pihak pelapor dalam hal Asisten III Setda Lobar H Fauzan Husniadi. Merujuk pada Laporan Polisi Nomor: LP/B/109/VII/2025/SPKT/Polda Nusa Tenggara Barat, tanggal 30 Juli 2025.

Kemudian Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan B/652/VII/RES.1.11./2025/Ditreskrimum, tanggal 31 Juli 2025 dan Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP. Sidik/136.a/VII/RES. 1.11./2025/Ditreskrimum, tanggal 31 Juli 2025. Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP. Sidik/171.a/VIII/RES.1.11./2025/Ditreskrimum, tanggal 19 Agustus 2025.

Sehubungan dengan rujukan tersebut, pihak Polda memberitahukan terkait laporan pelapor telah dilakukan penyidikan dugaan tindak pidana penggelapan atau penggelapan dalam jabatan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 372 KUHP Atau Pasal 374 KUHP yang terjadi di Kantor Pemda Lobar atau setidak-tidaknya di wilayah hukum Polda NTB, pada tanggal 21 November 2006. Dimana pihak Polda telah melakukan gelar perkara penetapan tersangka.

Rencana tindak lanjut dari penanganan perkara tersebut, Pihak penyidik akan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap tersangka inisial LS. Selanjutnya, berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum (JPU).

Bupati Lobar Terima Surat Pemberitahuan Penetapan Tersangka

Merespons perkembangan kasus aset SMPN 2 Gunungsari dengan penetapan tersangka, Bupati Lobar melalui Asisten III Setda Lobar H. Fauzan Husniadi menerangkan bahwa pihaknya telah menerima surat pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan dari Polda NTB. “Iya sudah (terima surat pemberitahuan perkembangan penyidikan) penetapan tersangka,” kata Fauzan.

Terkait perkembangan penanganan kasus, termasuk hasil pemeriksaan tersangka pihaknya menyerahkan ke penyidik Polda. Dan ia menyampaikan terima kasih pada Polda terkait perkembangan penanganan kasus ini. Yang jelas, pihaknya juga meminta agar kasus ini diusut tuntas oleh penyidik Polda. Sebab langkah ini sebagai upaya untuk menyelamatkan aset daerah. Pemkab memastikan aset itu kembali, sebab upaya PK telah dilakukan pihaknya. (mit/her)

Dugaan Korupsi Bansos Pokir DPRD Kota Mataram Naik Penyidikan, Polda NTB Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara

Mataram (globalfmlombok.com) – Penanganan kasus dugaan korupsi penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) dari dana pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Kota Mataram 2023 di Polda NTB kini masuk babak baru.  Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol FX. Endriadi, Jumat 3 Oktober 2025 mengatakan, tim auditor kini telah mulai menghitung kerugian negara dalam kasus ini.

“Kami telah masuk proses penyidikan dan sedang menunggu hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara (PKKN) dari BPKP NTB.

Naiknya kasus tersebut ke tahap penyidikan setelah kepolisian menemukan dua alat bukti. “Ya, dasarnya itu (dua alat bukti),” jelasnya.

Endriadi tidak merinci terkait bagaimana perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi penyaluran Bansos Pokir DPRD Mataram 2023. Dia mengaku saat ini belum memegang data lengkapnya. Begitu juga dengan berapa dan siapa saja yang pihaknya kini telah periksa. “Nanti saya tanyakan ke penyidiknya,” terangnya.

Selain pengusutan di Polda NTB, kasus penyaluran Bansos melalui dana Pokir DPRD Kota Mataram itu juga kini tengah diusut Kejari Mataram. Namun tahunnya berbeda.

Kejari Mataram mengusut Pokir DPRD Kota Mataram tahun 2022. Sedangkan Polda NTB mengusut penyaluran Bansos dari Pokir DPRD Kota Mataram tahun 2023.

Dalam pengusutan Kejari Mataram, pada 2022, DPRD Kota Mataram mendapatkan suntikan Anggaran Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) Rp92 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk menjalankan program Bansos yang dimasukkan pada anggaran Pokir.

Penyalurannya dilakukan melalui Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram. Penyidik Kejari Mataram menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses penyaluran bansos tersebut.

Salah satunya adalah tidak adanya survei terhadap kelompok penerima bantuan. Bahkan, ditemukan kelompok penerima yang fiktif atau baru terbentuk menjelang penyaluran.

Jaksa juga menemukan tidak adanya petunjuk teknis (juknis) yang jelas mengenai siapa saja yang berhak menerima bantuan dan berapa besarannya.

Penyaluran bansos diketahui bervariasi, mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp50 juta. Penerima bansos pun terdiri dari kelompok dan perorangan, bahkan yang menerima nominal terbesar justru individu.

Dalam proses penyidikan, Kejari Mataram juga menerima petunjuk dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB mengenai dokumen dan data yang perlu dilengkapi. Rekomendasi tersebut akan ditindaklanjuti oleh penyidik. (mit)