Beranda blog Halaman 129

991 Personel Gabungan Amankan Perayaan Lebaran Topat 2026

Mataram (globalfmlombok.com) – Sebanyak 991 personel gabungan akan diturunkan untuk mengamankan perayaan Lebaran Topat 2026 yang berlangsung pada Sabtu (28/3/2026). Selain itu, Polresta Mataram juga akan memberlakukan penyekatan lalu lintas di sejumlah titik untuk mengantisipasi kemacetan.

Kasat Lantas Polresta Mataram, AKP Muhamad Puteh Rinaldi, Kamis (26/3/2026), mengatakan dari total personel tersebut, sebanyak 475 orang berasal dari Polresta Mataram.

Selain itu, terdapat bantuan bawah kendali operasi (BKO) dari sejumlah satuan, di antaranya Sat Brimob dan Dit Samapta masing-masing 93 personel, Dit Lantas 44 personel, Dit Polair 24 personel, Dit Binmas 26 personel, Bid Propam 15 personel, serta Biddokkes 14 personel.

Pengamanan juga melibatkan instansi terkait dari Pemerintah Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat. Basarnas menurunkan 24 personel, sementara Satpol PP dari Kota Mataram dan Lombok Barat masing-masing 30 personel.

“Sebagian wilayah Lombok Barat seperti Lingsar dan Narmada masuk dalam wilayah hukum Polresta Mataram,” ujarnya.

Dari Dinas Perhubungan Kota Mataram disiagakan 40 personel, sedangkan Dishub Lombok Barat mengerahkan 28 personel. BPBD serta Dinas Kesehatan dari masing-masing daerah juga dilibatkan dengan menyiapkan 30 personel.

Untuk mendukung kelancaran perayaan, Polresta Mataram akan memberlakukan penyekatan lalu lintas pada pukul 15.00 Wita hingga 17.00 Wita di sejumlah titik strategis. Di antaranya Bundaran Metro, Simpang Empat Dasan Cermen, Simpang Empat Gunungsari, dan Simpang Tiga Batu Ringgit.

“Pada titik tersebut, arus kendaraan akan dialihkan ke jalur alternatif seperti Jalan Gajah Mada, arah Cakranegara dan Gerung, serta wilayah Kekait dan Mambalan,” jelasnya.

Penyekatan juga dilakukan di kawasan Ampenan, Kebon Roek hingga Ireng-Meninting. Kendaraan dari arah tersebut akan dialihkan ke Jalan Koperasi, Jalan Yos Sudarso, Jalan Adi Sucipto hingga Jalan Ireng guna menghindari penumpukan arus di jalur utama.

Meski demikian, pengecualian diberikan bagi masyarakat yang berdomisili di wilayah Senggigi dengan penyesuaian di lapangan.

Puteh menegaskan, penyekatan dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di lokasi perayaan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat.

Pihaknya juga akan menindak kendaraan bak terbuka yang mengangkut penumpang karena tidak memenuhi standar keselamatan. Kendaraan seperti pick up dan dump truck yang membawa orang akan dihentikan dan diminta putar balik.

“Kendaraan bak terbuka sangat berbahaya jika terjadi kecelakaan,” pungkasnya. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” 991 Personel Gabungan Amankan Perayaan Lebaran Topat 2026  “

NTB Siapkan Pameran Wastra di Australia, Promosi Warisan Budaya ke Tingkat Global

Mataram (globalfmlombok.com)-

Upaya memperkenalkan kekayaan budaya Nusa Tenggara Barat (NTB) ke kancah internasional kian diperkuat melalui rencana pameran wastra di Australia. Pemerintah Provinsi NTB mendukung penuh agenda tersebut sebagai bagian dari strategi promosi budaya global.

Ketua TP PKK NTB sekaligus Ketua Dekranasda NTB, Sinta Agathia, menyatakan pameran ini menjadi momentum penting untuk memperluas pengenalan wastra Lombok ke dunia internasional.

“Pameran ini menjadi peluang besar untuk memperkenalkan wastra Lombok secara lebih luas. Kita ingin budaya NTB tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing dan diapresiasi di tingkat internasional,” ujar Sinta saat menerima audiensi jajaran Museum Negeri NTB di Pendopo Barat, Mataram, Kamis (26/3/2026).

Menurut dia, promosi budaya melalui wastra sejalan dengan visi pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan NTB yang makmur dan mendunia.

Kepala Museum Negeri NTB, Ahmad Nuralam, mengatakan pameran tersebut akan digelar melalui kerja sama dengan The Art Gallery of South Australia. Kegiatan ini tidak hanya berupa pameran, tetapi juga menjadi bagian dari diplomasi budaya antara kedua pihak.

“Ini bukan sekadar pameran, tetapi bagian dari diplomasi budaya. Kita ingin menunjukkan bahwa warisan budaya NTB memiliki daya tarik kuat di tingkat global,” katanya.

Pameran akan mengusung tema Lombok dan Bali, serta dirangkaikan dengan peluncuran buku berjudul Two Islands, One Thread: Textiles of Lombok & Bali. Dalam kegiatan tersebut, Museum NTB akan menampilkan sekitar enam koleksi wastra unggulan.

Nuralam menambahkan, masyarakat di Adelaide, Australia, memiliki ketertarikan terhadap warisan budaya dari Lombok dan Bali. Bahkan, sejumlah koleksi terkait telah menjadi bagian dari koleksi AGSA.

Selain pameran, pihak AGSA juga telah mengundang Ketua Dekranasda NTB dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal untuk menghadiri pameran dan simposium yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.

Pemerintah Provinsi NTB berharap, kolaborasi lintas negara ini dapat memperluas promosi budaya daerah sekaligus mendorong peningkatan nilai ekonomi kreatif melalui produk wastra.(ris/r)

Nama Bandar dan Pengedar Dikantongi, Polda NTB Komit Berantas Narkoba di Mataram

Mataram (globalfmlombok.com) – Polda NTB terus menggencarkan langkah pemberantasan peredaran narkoba, khususnya di wilayah Kota Mataram. Upaya ini digerakkan secara masif hingga menyasar jaringan paling bawah.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.IK., M.M., melalui siaran pers yang diterima suarantb.com, Kamis, 26 Maret 2026 menegaskan komitmen kuat jajarannya dalam memerangi narkoba.

“Kami berkomitmen memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya, dan akan menindak tegas siapa pun yang terlibat tanpa pandang bulu,” tegas Kombes Kholid.

Langkah penindakan tidak berjalan tanpa arah. Aparat telah mengantongi sejumlah nama, yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkoba.

“Kami sudah mengantongi nama-nama pengedar dan bandar, tinggal menunggu waktu untuk dilakukan penindakan,” katanya.

Selain tindakan hukum, polisi juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif. Informasi dari warga dinilai sangat membantu, dalam mengungkap jaringan yang kerap bergerak tertutup.

“Kami mengimbau masyarakat segera melapor, jika melihat atau mencurigai adanya aktivitas narkoba. Identitas pelapor kami jamin aman,” ujar Kholid.

Upaya ini diharapkan mampu menekan peredaran narkoba di Kota Mataram, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat. (r/ham)

Tekan Biaya BBM, Pemkot Mataram Wacanakan Sepeda untuk Operasional Dinas

Mataram (globalfmlombok.com) – Pemerintah Kota Mataram berencana menerapkan penggunaan sepeda sebagai alat transportasi operasional bagi aparatur sipil negara (ASN), khususnya pejabat eselon II, III, dan IV. Kebijakan ini disiapkan sebagai langkah efisiensi anggaran sekaligus upaya menekan kemacetan.

Rencana tersebut muncul sebagai respons atas kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada pemangkasan belanja daerah hingga 50 persen pada APBD murni 2026. Salah satu pos yang terdampak adalah belanja bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional kendaraan dinas.

Selain itu, kebijakan ini juga berkaitan dengan rencana penerapan work from home (WFH) oleh pemerintah pusat yang mendorong penyesuaian sistem kerja ASN di daerah.

Sekretaris Daerah Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri, mengatakan Wali Kota Mataram telah memberikan arahan agar pejabat struktural mulai beralih menggunakan sepeda, khususnya sepeda listrik, sebagai sarana transportasi ke kantor.

“Kalau sudah ada keputusan resmi dari pusat terkait WFH, Pak Wali sudah mengambil kebijakan bahwa pejabat eselon II, III, dan IV akan bersepeda dari rumah ke kantor setiap hari,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Ia menjelaskan, penggunaan sepeda listrik direncanakan berlaku secara umum tanpa batasan radius tertentu. Artinya, seluruh pejabat tetap didorong menggunakan sepeda meskipun jarak tempuh dari rumah ke kantor relatif jauh.

Namun demikian, pemerintah daerah tetap akan melakukan kajian teknis, terutama bagi ASN yang berdomisili di luar wilayah Kota Mataram, seperti di Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat.

Terkait pengadaan sepeda listrik, Alwan menegaskan penyediaannya dilakukan secara mandiri oleh masing-masing pejabat. Kebijakan ini difokuskan pada pejabat struktural guna mengurangi penggunaan kendaraan dinas, sehingga biaya operasional, khususnya BBM dan perawatan kendaraan, dapat ditekan secara signifikan.

“Ini berlaku untuk pejabat struktural agar penggunaan kendaraan dinas bisa diminimalkan. Dengan begitu, pengeluaran untuk BBM bisa ditekan. Sementara untuk staf tetap menggunakan kendaraan pribadi,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah kota akan melakukan evaluasi berkala terhadap implementasi kebijakan tersebut, termasuk menghitung tingkat efisiensi anggaran yang dihasilkan. Perbandingan penggunaan BBM antara tahun 2025 dan 2026 akan menjadi indikator utama dalam menilai efektivitas kebijakan ini.

“Nanti akan kita hitung berapa efisiensi yang bisa dicapai setelah program ini berjalan. Dari situ kita bisa lihat dampaknya secara nyata,” tambahnya.

Selain aspek efisiensi, penggunaan sepeda listrik juga diharapkan memberikan dampak positif lain, seperti meningkatkan kesehatan dan kebugaran ASN, serta berkontribusi dalam mengurangi kemacetan dan polusi udara di Kota Mataram.

Menurut Alwan, kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah kota dalam mendorong gaya hidup ramah lingkungan di kalangan aparatur. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Tekan Biaya BBM, Pemkot Mataram Rencanakan Sepeda untuk Operasional Dinas  “

Amankan Lebaran Topat, BPBD Mataram Siagakan 60 Personel di Tiga Titik

Mataram (globalfmlombok.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram mendirikan tiga posko pengamanan terpadu pada puncak perayaan Lebaran Topat 1447 Hijriah yang jatuh pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Tiga posko tersebut ditempatkan di kawasan objek wisata pantai, masing-masing di Pantai Loang Baloq, Pantai Boom atau Pantai Ampenan, dan Pantai Bintaro. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung sekaligus meningkatkan pengawasan demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram, Budi Wartono, mengatakan penempatan posko di tiga titik tersebut didasarkan pada potensi membludaknya pengunjung saat puncak perayaan Lebaran Topat.

“Pada puncak perayaan yang dipusatkan di Makam Loang Baloq dan Makam Bintaro, masyarakat diperkirakan akan memadati sepanjang 9,1 kilometer kawasan pantai Kota Mataram,” ujarnya, Rabu (25/3).

Ia menjelaskan, BPBD akan berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti TNI/Polri, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Polairud, Satpol PP, serta aparat kecamatan dan kelurahan. Sinergi tersebut difokuskan pada pengamanan serta pemberian imbauan kepada pengunjung agar tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca.

Menurutnya, aktivitas masyarakat yang terpusat di kawasan pesisir menjadi perhatian khusus, terutama terkait potensi gelombang pasang.

“Yang perlu diantisipasi adalah gelombang pasang yang bisa datang tiba-tiba. Kami mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan keselamatan saat mandi di laut atau berada di area kolam,” tegasnya.

BPBD juga terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan cuaca. Berdasarkan informasi sementara, kondisi cuaca saat perayaan Lebaran Topat diperkirakan cerah berawan dan tidak terdapat potensi siklon.

Namun demikian, Budi yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Mataram mengingatkan bahwa perubahan cuaca tetap berpotensi terjadi dan dapat memicu gelombang tinggi. Karena itu, pengunjung diminta tetap berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai.

Untuk mendukung pengamanan, BPBD menyiagakan sebanyak 60 personel yang dibagi di tiga posko, masing-masing 20 orang. Selain itu, satu unit speed boat juga disiapkan untuk melakukan patroli di sepanjang kawasan pesisir.

“Patroli ini juga disiapkan apabila Wali Kota bersama Forkopimda melakukan pemantauan langsung di lokasi,” tambahnya.

Di setiap posko, petugas telah dilengkapi peralatan penanganan darurat skala ringan serta alat komunikasi guna memaksimalkan penyampaian imbauan kepada masyarakat.

BPBD bersama Polairud dan Satpol PP juga melakukan pemantauan di titik-titik rawan yang telah dipasangi rambu peringatan bahaya.

“Masyarakat kami minta tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kenyamanan dan keselamatan bersama,” pungkasnya. (pan)

 

 

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Antisipasi Lonjakan Pengunjung Lebaran Topat, BPBD Mataram Siagakan 60 Personel di Tiga Titik  “

Sinkronisasi Program Prioritas Nasional Dengan Program Prioritas Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026 (48)

Mataram (globalfmlombok.com)-

Kebijakan sinkronisasi program prioritas nasional dengan program prioritas Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026 meliputi sejumlah program. Diantaranya program program kesejahteraan rakyat, program penanganan pengaduan lingkungan hidup, program peningkatan pendidikan, pelatihan dan penyuluhan lingkungan hidup untuk masyarakat, program perencanaan lingkungan hidup dan lain sebagainya.

Mobil Terbakar di Depan Kantor Lurah Dasan Geres Lombok Barat

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Sebuah mobil terbakar di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Dasan Geres, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 20.30 Wita. Peristiwa ini menghebohkan warga dan pengguna jalan karena terjadi tepat di depan Kantor Lurah Dasan Geres, tidak jauh dari Kantor Damkar dan Penyelamatan Lobar.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pemilik kendaraan mengalami kerugian cukup besar akibat mobilnya hangus terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lobar, H. Suherman, mengatakan laporan kebakaran diterima dari pemilik kendaraan, H. Badrun, warga Dusun Karang Baru, Desa Masbagik Utara, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur.

“Selang satu menit setelah laporan diterima, satu regu dengan satu unit mobil pemadam langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujarnya.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api sudah membesar di bagian depan mobil disertai kepulan asap tebal. Petugas kemudian langsung menyemprotkan alat pemadam api ringan (APAR) dan air ke sumber api.

Upaya pemadaman berlangsung cepat. Dengan dukungan satu unit mobil tangki, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat sehingga tidak merembet ke bagian lain maupun kendaraan di sekitarnya.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting kelistrikan pada kendaraan. Akibat kejadian tersebut, bagian depan mobil mengalami kerusakan parah.

Kerugian yang dialami pemilik diperkirakan mencapai Rp100 juta. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Sebuah Mobil Terbakar di Depan Kantor Lurah Dasan Geres Lombok Barat  “

Halalbihalal, Pemkot Mataram Tegaskan Semangat Kebersamaan dan Soliditas

Mataram (globalfmlombok.com) – Pemerintah Kota Mataram menggelar kegiatan halalbihalal bersama seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat, dan keluarga besar pegawai di lingkup pemerintah kota di halaman Kantor Wali Kota Mataram, Rabu (25/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahim sekaligus memperkuat soliditas internal birokrasi pascabulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana, menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh pegawai yang hadir. “Di momentum yang fitri ini, saya mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Daerah Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri, yang dinilai berhasil mengelola kebutuhan pegawai sehingga penyaluran tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 dapat berjalan lancar dan diterima seluruh aparatur.

Selain itu, wali kota mengapresiasi kinerja seluruh jajaran yang telah menjaga stabilitas dan kondusivitas Kota Mataram selama rangkaian hari besar keagamaan yang berlangsung beriringan. Ia menyebut pelaksanaan kegiatan masyarakat, baik budaya maupun keagamaan seperti ogoh-ogoh, Nyepi, hingga takbiran, berjalan dengan baik, khidmat, dan saling menghormati.

“Kondisi itu menjadi cerminan harmonisasi kehidupan beragama di Kota Mataram,” katanya.

Menurutnya, halalbihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi ruang refleksi bersama bagi seluruh pegawai untuk memperkuat integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga kepercayaan masyarakat.

Dari suasana sederhana tersebut, lanjutnya, tumbuh komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. “Sehingga penting bagi kita menjaga semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas pelayanan publik,” ujarnya.

Kegiatan halalbihalal digelar secara sederhana dengan melibatkan pelaku usaha kuliner lokal. Sekitar 6.008 nasi bungkus disiapkan dan dinikmati bersama secara lesehan usai saling bersalaman.

Menurut Mohan, kesederhanaan tersebut justru mempertegas nilai kebersamaan dan kedekatan emosional sebagai satu keluarga besar Pemkot Mataram.

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman, Sekda Kota Mataram H. Lalu Alwan Basri, Ketua TP PKK Kota Mataram Hj. Kinnastri Mohan Roliskana, Ketua GOW Kota Mataram Hj. Waridah Mujiburrahman, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Mataram Hj. Lale Rasminingsih Alwan Basri. Hadir pula jajaran asisten, kepala OPD, camat, lurah, hingga tenaga teknis.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram, H.M. Ramadhani, mengatakan kegiatan halalbihalal bersama dilaksanakan karena tahun ini Pemkot Mataram meniadakan agenda open house di kediaman wali kota, wakil wali kota, maupun sekretaris daerah.

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil langsung oleh wali kota dengan mengedepankan prinsip kesederhanaan, efisiensi anggaran, serta penguatan kebersamaan antara pimpinan dan pegawai.

“Jika pada tahun-tahun sebelumnya open house digelar terpisah, tahun ini konsep tersebut tidak diterapkan dan diganti dengan halalbihalal bersama,” pungkasnya. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Halalbihalal, Pemkot Mataram Tegaskan Nilai Kebersamaan  “

Ombudsman NTB Temukan Kembali Pelanggaran Tarif Bus Saat Arus Balik Lebaran

Mataram (globalfmlombok.com) –  Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menemukan adanya ketidaksesuaian tarif angkutan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) non ekonomi pada masa arus balik Lebaran 2026.

Temuan ini menambah panjang daftar pelanggaran yang sebelumnya juga terjadi selama arus mudik.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI NTB, Dwi Sudarsono, mengungkapkan bahwa meski sudah ada Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB Nomor 48 Tahun 2026 yang menetapkan tarif resmi untuk rute Bima–Mataram sebesar Rp330.000, di lapangan masyarakat malah dikenakan tarif hingga Rp400.000.

“Ini jelas melanggar ketentuan yang sudah ditetapkan. Padahal, tiket yang dibeli di loket resmi perusahaan otobus (PO) harusnya tidak membawa kenaikan harga yang tidak wajar,” ujarnya dalam keterangan yang diterima globalfmlombok.com, Rabu 25 Maret 2026.

Pelanggaran serupa juga terdeteksi saat arus mudik, di mana tarif layanan eksekutif melampaui batas yang ditentukan, mencapai Rp375.000.

 “Praktik ini berulang. Hal ini menunjukkan adanya lemahnya pengawasan dari Pemerintah Provinsi NTB, khususnya Dinas Perhubungan,” lanjut Dwi.

Dia menambahkan bahwa meskipun temuan ini sudah disampaikan saat arus mudik, pada arus balik kali ini, pelanggaran yang sama kembali terjadi, yang menandakan pengawasan yang belum optimal.

“Ombudsman berharap, Dinas Perhubungan NTB tidak hanya menerbitkan Surat Keputusan tarif angkutan sebagai formalitas, namun juga mengawasi implementasi di lapangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dwi menekankan bahwa lemahnya pengawasan berpotensi membuka celah bagi praktik tarif yang merugikan masyarakat. Untuk itu, Ombudsman mendesak Dinas Perhubungan untuk mengambil langkah tegas, termasuk menindak operator angkutan yang terbukti melanggar ketentuan tarif.

Ombudsman juga akan melaporkan temuan ini ke tingkat pemerintah pusat sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan tata kelola transportasi, khususnya pada masa angkutan Lebaran.

 “Kami mengimbau masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan ketidaksesuaian tarif atau pelayanan angkutan selama arus balik Lebaran 2026. Laporan dapat disampaikan melalui WhatsApp ke nomor 08111323737,” tutup Dwi.

Dengan adanya temuan ini, Ombudsman berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali pada masa mendatang.(ris)

Refleksi Ramadhan, Gubernur NTB Ajak ASN dan Masyarakat Perkuat Solidaritas

Mataram (globalfmlombok.com) — Usai menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk memperkuat solidaritas dalam membangun daerah.

Hal tersebut disampaikan saat halal bihalal bersama jajaran pejabat lingkup Pemerintah Provinsi NTB di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, Rabu (25/3/2026).

“Mudah-mudahan setelah puasa selama sebulan kita bisa berjuang lebih keras, bersama-sama ke depan. Latihan sebulan ini memperkuat solidaritas kita dalam membangun NTB,” ujarnya.

Iqbal juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh ASN dan masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk saling memaafkan dan kembali mempererat kebersamaan.

“Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin. Mohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan,” katanya.

Mantan Duta Besar RI untuk Turki tersebut berharap momentum Ramadhan mampu mendorong ASN menjadi pribadi yang lebih baik, disiplin, dan berintegritas dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

Ia turut mengapresiasi dukungan, kerja sama, serta doa dari seluruh ASN yang selama ini menjadi pilar dalam pembangunan daerah. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks sehingga membutuhkan sinergi yang lebih kuat.

“Kami berharap dukungan dan kerja sama yang telah terjalin dapat semakin ditingkatkan. Tantangan ke depan tidak ringan, tetapi dengan kebersamaan kita bisa memberikan hasil yang lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Gubernur juga mengingatkan seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja dan menjalankan tugas secara maksimal dalam menghadapi dinamika pembangunan ke depan.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, menekankan pentingnya percepatan kinerja, terutama memasuki triwulan kedua tahun 2026. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk fokus mengejar target yang telah ditetapkan dalam rencana strategis.

Menurutnya, semangat Ramadhan harus menjadi energi baru dalam meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Target dan capaian yang telah direncanakan harus segera diselesaikan dengan kualitas terbaik. Jadikan momentum ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia optimistis, dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, target pembangunan NTB dapat tercapai dengan baik.

“Dengan semangat yang sama, kita wujudkan NTB yang makmur dan mendunia. Memasuki triwulan kedua, capaian kinerja harus lebih diakselerasi agar target 2026 dapat dituntaskan,” katanya. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Refleksi Ramadan Gubernur NTB, ASN dan Masyarakat Diminta Perkuat Solidaritas  “