BerandaPemerintahanKota MataramPasar Kebon Roek Kembali Semrawut

Pasar Kebon Roek Kembali Semrawut

Mataram (globalfmlombok.com) – Penataan pasar tradisional masih menjadi pekerjaan rumah di Kota Mataram. Pasalnya, Pasar Kebon Roek, Kecamatan Ampenan kembali semrawut dan memicu kemacetan.

Pantauan Suara NTB, pasar tradisional yang terletak di Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan semrawut. Pedagang terlihat berjualan di pinggir jalan. Kendaraan roda dua dan roda empat di parkir sembarang. Selain itu, aktivitas pedagang keliling memenuhi area depan pasar. Kondisi ini memicu kemacetan panjang pada pagi hari.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, H. Irwan Harimansyah membenarkan bahwa kawasan Pasar Kebon Roek terjadi kemacetan akibat aktivitas pedagang bakulan maupun pedagang keliling di pinggir jalan.

Pihaknya telah melarang pedagang berjualan di pinggir jalan, tetapi mereka membandel dengan berbagai alasan. Aktivitas pedagang keliling dikhawatirkan menimbulkan gesekan. “Kita sudah ingatkan berulangkali menggunakan pengeras suara, tetapi tidak digubris,” jelas Irwan.

Sebenarnya menurut Irwan, daya tampung di Pasar Kebon Roek masih mencukupi mengakomodir pedagang. Akan tetapi, persoalan klasik yang ditemukan pedagang memilih berjualan di luar supaya cepat laku. Berbeda halnya berjualan di dalam pasar diklaim sepi pembeli.

Mantan Kepala Dinas Perikanan Kota Mataram mengatakan, Pasar Kebon Roek akan ditata kembali supaya tidak ada pedagang berjualan di luar. Namun demikian, pekerjaan rumah dihadapi adalah pengelolaan parkir. “Kadang mau ribut kita dengan jukir di pasar ini, karena mereka mencaplok area untuk pedagang,” sesalnya.

Persoalan penataan pasar dan parkir harus dibahas bersama. Irwan mengaku telah meminta Sekda Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri untuk memfasilitasi pengelolaan parkir diserahkan ke Dinas Perdagangan. Tujuannya supaya pengelolaan lebih terarah dan terakomodir serta retribusi yang dihasilkan maksimal.

Disinggung rencana relokasi Pasar Kebon Roek ke Kebon Talo. Irwan mengatakan, relokasi pasar diwacanakan sejak periode kepemimpinan sebelumnya. Tetapi secara perlahan akan ditata area tengah agar tidak terjadi penumpukan di depan atau area parkir kendaraan. (cem)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI