BerandaEkonomiGubernur NTB: Banyak Investasi Bodong Berkedok Koperasi

Gubernur NTB: Banyak Investasi Bodong Berkedok Koperasi

Mataram (globalfmlombok.com) – Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, meminta pengurus baru Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) NTB periode 2025–2030 menjadikan rebranding koperasi sebagai agenda utama.

Hal ini dinilai penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat yang selama ini tercoreng akibat maraknya investasi bodong yang mengatasnamakan koperasi.

Pesan itu disampaikan Gubernur usai menghadiri pelantikan pengurus baru Dekopinwil NTB di Kantor Pusat Bank NTB Syariah, Jalan Udayana, Mataram, Selasa, 27 Juli 2026.

Menurut Iqbal, citra koperasi harus segera dipulihkan agar masyarakat kembali melihat koperasi sebagai lembaga bisnis yang sehat, profesional, dan memiliki kepastian hukum.

“Masih banyak investasi bodong yang mengatasnamakan koperasi. Karena itu saya sampaikan, salah satu isu besar yang harus dihadapi pengurus baru adalah rebranding koperasi,” ujarnya.

Selain membangun citra baru, Iqbal menegaskan bahwa penguatan tata kelola menjadi syarat utama agar koperasi benar-benar dipercaya masyarakat. Menurutnya, koperasi harus dikelola secara profesional dengan sumber daya manusia yang kompeten.

Pemerintah Provinsi NTB, kata dia, telah menyiapkan berbagai program peningkatan kapasitas pengelola koperasi melalui Dinas Koperasi dan UMKM.

Program ini meliputi pelatihan gratis bagi manajer koperasi dengan kurikulum yang disusun secara khusus.

“Kami masih terus melakukan pelatihan gratis untuk manajer koperasi. Sudah ada kurikulum khusus agar kita bisa menyiapkan pasokan manajer koperasi yang profesional,” katanya.

Iqbal optimistis kepengurusan baru Dekopinwil NTB mampu membawa perubahan karena dihuni kombinasi pengurus senior yang berpengalaman dan generasi muda yang memiliki semangat pembaruan.

Menurutnya, perpaduan dua generasi tersebut menjadi modal penting untuk membangun gerakan koperasi yang lebih adaptif terhadap tantangan zaman.

“Mudah-mudahan ini menjadi kombinasi yang baik antara orang-orang yang sudah lama berkecimpung di dunia koperasi dengan anak-anak muda,” ujarnya.

Gubernur berharap kepengurusan baru tidak hanya menjalankan organisasi, tetapi juga mampu mengembalikan fungsi koperasi sebagai badan usaha yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.

“Saya berharap koperasi bisa melakukan rebranding sehingga muncul kembali kepercayaan masyarakat. Koperasi harus dipandang sebagai badan hukum untuk berbisnis yang bisa diandalkan,” tegasnya.

Pelantikan pengurus Dekopinwil NTB periode 2025–2030 turut dihadiri Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Ketua Harian Dekopin Pusat Priskhianto, jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Perum Bulog NTB, Bank NTB Syariah, serta para pelaku koperasi dari berbagai daerah di NTB. (bul)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI