BerandaPemerintahanLombok TengahUsai Digrebek Polisi, Desa Sengkol Dideklarasi Jadi Kampung Bebas Narkoba

Usai Digrebek Polisi, Desa Sengkol Dideklarasi Jadi Kampung Bebas Narkoba

Praya (globalfmlombok.com) – Pasca-penggrebekan oleh aparat kepolisian beberapa waktu yang lalu, Desa Sengkol Kecamatan Pujut dideklarasikan sebagai Kampung Bebas Narkoba di Lombok Tengah (Loteng). Deklarasi ditandai dengan pernyataan dan penandatangan sikap bersama untuk memberantas peredaran narkoba diwilayah tersebut oleh aparat pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta perwakilan masyarakat setempat, bertempat di kantor Desa Sengkol, Sabtu (20/6/2026).

Deklarasikan Kampung Bebas dari Narkoba tersebut diinisiasi Satresnarkoba Polres Loteng, sebagai upaya nyata untuk memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut. Dengan turut melibatkan pemerintah dan masyarakat desa setempat.

“Kampung bebas dari narkoba ini merupakan salah satu langkah strategis kepolisian dalam rangka mendukung terciptanya lingkungan yang aman, sehat dan tentunya terbebas dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika,” sebut Kasat Resnarkoba Polres Loteng AKP Mulyadi, S.H., dalam keterangannya.

Melalui deklarasi tersebut, pihaknya ingin membangun komitmen bersama antara Polri, pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat untuk bisa bersama-sama memerangi narkoba. Karena persoalan narkoba tidak bisa ditangani oleh aparat kepolisian saja. Tetapi juga memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Tanpa keterlibatan masyarakat, maka sulit untuk bisa memberantas peredaran narkoba di daerah ini. “Maka keberadaan kampung bebas dari narkoba ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba,” ujarnya.

‎Pihaknya pun berharap masyarakat tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian jika mengetahui atau menemukan adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar. Dalam hal ini masyarakat diharapkan bisa menjadi garda terdepan dalam mencegah masuknya narkoba paling tidak ke lingkungan sekitarnya.

Mengingat, besarnya dampak buruk dari peredaran narkoba itu sendiri. Terutama bagi generasi muda. “Mari bersama kita jaga generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika,” ajaknya. (kir)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


[td_block_social_counter manual_count_facebook="16985" manual_count_twitter="2458" youtube="#" style="style3 td-social-colored" f_counters_font_family="450" f_network_font_family="450" f_network_font_weight="700" f_btn_font_family="450" f_btn_font_weight="700" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjMwIiwiZGlzcGxheSI6IiJ9fQ==" tiktok="#" manual_count_tiktok="2018" manual_count_instagram="1170" facebook="#" twitter="#" instagram="#" manual_count_youtube="3005"]
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI