BerandaPemerintahanLombok TengahPemkab Loteng Bantu Santri Korban Kasus Pembakaran

Pemkab Loteng Bantu Santri Korban Kasus Pembakaran

Praya (globalfmlombok.com) – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Pemkab Loteng) melalui Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirtha Ardhia Rinjani (Tiara) Loteng turun tangan membantu dua santri asal Kecamatan Batukliang Utara, korban dugaan kasus pembakaran oleh temannya. Pemda memberikan bantuan kandang dan ayam petelur serta biaya pengobatan.

Bantuan diserahkan langsung Wakil Bupati Loteng Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.,Si., pada Sabtu (13/6). Bantuan diberikan setelah keluarga korban mengalami kesulitan ekonomi yang memaksa proses pengobatan terhadap kedua korban terhenti. Akibatnya, luka bakar yang diderita kedua korban hingga saat ini belum juga sembuh.

“Bantuan ini kita harapkan bisa membantu ekonomi keluarga korban yang hingga kini masih berjuang menghadapi kesulitan ekonomi,” ungkap Wabup Loteng H. M. Nursiah.

Ia pun mengaku sedih sekaligus prihatin atas musibah yang dialami kedua korban. Wabup berharap kasus tersebut tidak terulang kembali di masa yang akan datang.

Dalam hal ini pemerintah daerah tentu akan berupaya hadir untuk memberikan perhatian dan membantu meringankan beban keluarga para korban. Tidak hanya dengan memberikan bantuan yang bisa meringkan beban ekonomi, tetapi juga bantuan pengobatan. Supaya para korban bisa segera sembur dari luka yang dialami.

Sebelumnya proses pengobatan terhadap kedua korban sempat terhenti lantaran terkendala biaya. Karena proses pengobatan yang berlangsung lama, sehingga biaya pengobatan tidak lagi ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Akibatnya, keluarga korban kesulitan melanjutkan pengobatan lantaran kesulitan ekonomi.

“Senin besok (hari ini, red) korban rencananya akan kami bawa ke RSUD NTB untuk melanjutkan pengobatan. Dengan pembiayaan akan dibantu melalui Perumdam Tiara Loteng sebagai OPD pembina wilayah Batukliang Utara,” terangnya.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Perumdam Tiara Loteng Bambang Supratomo, S.I.P.,M.M., menegaskan, pihaknya siap mendampingi proses pengobatan korban supaya bisa mendapatkan penanganan yang lebih baik. Koordinasi dengan pemerintah desa dan puskesmas setempat juga akan dilakukan untuk memastikan penanganan pengobatan kedua korban.

“Khususnya untuk bantuan kandang dan ayam petelur diberikan dengan harapan bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga korban. Mengingat kondisi ekonomi keluarga korban yang cukup memprihatinkan. Bahkan untuk sekedar biaya transportasi menuju rumah sakit saja keluarga kerap mengalami kesulitan,” ujarnya. (kir)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


[td_block_social_counter manual_count_facebook="16985" manual_count_twitter="2458" youtube="#" style="style3 td-social-colored" f_counters_font_family="450" f_network_font_family="450" f_network_font_weight="700" f_btn_font_family="450" f_btn_font_weight="700" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjMwIiwiZGlzcGxheSI6IiJ9fQ==" tiktok="#" manual_count_tiktok="2018" manual_count_instagram="1170" facebook="#" twitter="#" instagram="#" manual_count_youtube="3005"]
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI