Mataram (globalfmlombok.com)-
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan energi bersih di Pulau Lombok.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, ke Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sengkol, Lombok Tengah, Rabu (20/5/2026).
Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Nusa Tenggara Barat yang dinilai terus menunjukkan perkembangan positif dalam mendukung transisi energi nasional.
Dalam peninjauan tersebut, Eniya didampingi General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, serta Senior Manager Perencanaan PLN UIW NTB, Sigit Hari Wibowo. Rombongan melihat langsung operasional PLTS Sengkol yang menjadi salah satu pembangkit listrik tenaga surya strategis di Pulau Lombok.
PLTS Sengkol merupakan Independent Power Producer (IPP) yang dikelola Vena Energy dan telah beroperasi hampir tujuh tahun di Lombok. Kehadiran pembangkit tersebut dinilai menjadi salah satu kontribusi penting dalam mendukung bauran energi bersih sekaligus memperkuat sistem kelistrikan berbasis energi ramah lingkungan di NTB.
Dengan kapasitas terpasang sebesar 7 megawatt peak (MWp), PLTS Sengkol mencatat capaian capacity factor (CF) rata-rata antara 15,6 persen hingga 22,5 persen per tahun. Capaian tersebut menunjukkan optimalisasi pemanfaatan energi surya di NTB yang memiliki potensi radiasi matahari cukup tinggi.
Dirjen EBTKE, Eniya Listiani Dewi, mengapresiasi perkembangan energi bersih di NTB, khususnya pada sektor pembangkitan tenaga surya. Menurut dia, pengembangan EBT di wilayah kepulauan seperti NTB menjadi langkah strategis dalam mendukung target transisi energi nasional sekaligus mengurangi emisi karbon secara bertahap.
Ia berharap PLN terus memperkuat pengembangan energi baru terbarukan melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah maupun pengembang swasta. Penguatan infrastruktur energi hijau dinilai penting guna menciptakan sistem ketenagalistrikan yang lebih andal, efisien, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Sri Heny Purwanti menegaskan PLN UIW NTB akan terus mendorong transformasi sektor kelistrikan melalui optimalisasi potensi energi lokal dan penguatan ekosistem energi bersih di daerah.
“Kunjungan ini menjadi semangat tambahan bagi PLN UIW NTB untuk terus menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin hijau dan berkelanjutan. Kami optimistis pengembangan energi baru terbarukan di NTB akan terus tumbuh sejalan dengan komitmen nasional menuju transisi energi,” ujar Sri Heny.(r)


