BerandaBerandaSekolah Harus Proaktif Pantau Kondisi Infrastruktur

Sekolah Harus Proaktif Pantau Kondisi Infrastruktur

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB terus memastikan kelayakan infrastruktur pendidikan sekaligus mendorong pembentukan karakter siswa yang berdaya saing dan peduli lingkungan.

Hal itu ditegaskan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat meninjau progres revitalisasi bangunan di SMA Negeri 1 Lingsar, Selasa (1/9). Turut mendampingi Kepala Dinas PUPRPKP NTB Lalu Wijaya Kusuma dan Kepala Dinas Dikpora NTB Syamsul Hadi.

Dalam peninjauan proyek pengembalian fungsi dan kelayakan ruang belajar senilai Rp794.200.000 tersebut, Gubernur menginstruksikan pihak sekolah proaktif memantau kondisi infrastruktur yang berpotensi membahayakan siswa.

“Tolong dilihat juga mana tahu ada kelas yang berisiko dan rawan untuk segera dilaporkan. Saya minta tolong ke kepsek dan guru-guru untuk dilihat betul mana yang perlu perbaikan mendesak,” tegas gubernur.

Selain pembenahan fisik, Gubernur menyoroti pentingnya pembekalan keterampilan hidup atau life skill dan literasi finansial bagi pelajar. Menurutnya, pemahaman dunia usaha sejak dini menjadi modal kuat setelah lulus.

“Berikan pelatihan life skill agar ketika mereka lulus memiliki modal di dunia kerja. Finansial literasi bagaimana cara mencari dan mengelola pinjaman. Kalau mereka mulai bisnis di saat sekolah lebih baik,” tambahnya.

Kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi catatan khusus. Gubernur meminta sekolah mendeklarasikan gerakan “Zero Plastic Bottle” dengan menyetop penggunaan botol plastik sekali pakai dan menyediakan titik air galon agar siswa terbiasa membawa tumbler.

Ia juga mengarahkan sekolah menanam ragam pohon buah khas lokal sebagai langkah konservasi tanaman langka.

Merespons arahan tersebut, Plt Kepala Sekolah SMAN 1 Lingsar Efendi Agung menyatakan kesiapan. Ia memastikan mitigasi infrastruktur dijalankan, termasuk memindahkan aktivitas belajar jika ada atap gedung yang membahayakan.

Terkait life skill, Efendi menyebut sekolahnya telah menjalankan praktik budi daya perikanan yang langsung ditinjau Gubernur.

“Tadi Pak Gubernur bilang life skill. Jadi anak-anak itu diajarkan untuk life skill. Di belakang itu kita ada perikanan,” jelas Efendi.

Ia berharap sinergi pemenuhan sarana prasarana terus diakselerasi, seperti bangunan, media pembelajaran, hingga smart TV. (ham)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI