BerandaBerandaPerbankan NTB di Triwulan I 2026 Tetap Solid, BI Ingatkan Risiko Kualitas...

Perbankan NTB di Triwulan I 2026 Tetap Solid, BI Ingatkan Risiko Kualitas Kredit

Mataram (globalfmlombok.com)-

Sektor perbankan di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Triwulan I 2026 dinilai masih berada dalam kondisi solid meskipun mulai menghadapi tekanan pada kualitas kredit di sejumlah sektor usaha. Pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK) tetap positif di tengah meningkatnya rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) pada sektor-sektor utama seperti konstruksi dan pertanian.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTB, Hario K. Pamungkas, mengatakan berdasarkan lokasi proyek, kredit perbankan di NTB pada Triwulan I 2026 tumbuh 14,32 persen secara tahunan (year on year/yoy). Sementara itu, kredit berdasarkan lokasi bank tercatat tumbuh 5,91 persen.

“Kinerja perbankan NTB tetap terjaga dengan kredit yang masih tumbuh positif. Namun demikian, tekanan kualitas kredit perlu menjadi perhatian karena NPL mulai meningkat di beberapa sektor utama,” ujar Hario dalam acara bincang bersama media di Mataram, Jumat (8/5/2026).

Total nominal kredit berdasarkan lokasi proyek pada periode tersebut mencapai Rp120,51 triliun. Di sisi lain, rasio NPL masih berada pada level yang relatif terjaga, yakni 1,91 persen. Meski demikian, penyaluran kredit dinilai cukup ketat dengan rasio loan to deposit ratio (LDR) mencapai 255,11 persen.

Dari sisi penghimpunan dana masyarakat, DPK perbankan NTB tercatat tumbuh 4,38 persen secara tahunan. Total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp50,69 triliun. Angka tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan di NTB masih tetap kuat.

Secara sektoral, pertumbuhan kredit terbesar ditopang sektor pertambangan yang tumbuh hingga 45,03 persen. Sementara itu, sektor pertanian tumbuh 3,14 persen. Adapun sektor perdagangan justru mengalami kontraksi sebesar 4,79 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Hario menilai kondisi tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi NTB masih bergerak positif, terutama ditopang sektor-sektor unggulan. Namun, ia mengingatkan agar industri perbankan tetap memperhatikan kualitas pembiayaan di tengah dinamika ekonomi yang terjadi.(ris)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI