Praya (globalfmlombok.com) – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Bunda Literasi NTB Sinta M. Iqbal bersama komunitas Tastura Mengajar menyapa anak-anak di wilayah pelosok selatan Kabupaten Lombok Tengah.
Kegiatan bertajuk “Bergerak di Selatan, Spesial Aksi di Hardiknas” tersebut berlangsung di Gubuk Panggel, Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat, Sabtu (2/5/2026). Dalam kegiatan itu, Bunda Literasi NTB menyerahkan bantuan berupa alat tulis dan buku bacaan, sekaligus menguatkan pentingnya budaya literasi bagi anak-anak.
“Betapa pentingnya budaya baca bagi anak-anak kita. Selain bantuan ini, kita juga ingin memetakan kebutuhan mendesak masyarakat di pelosok agar dapat disuarakan lebih luas,” ujar Sinta.
Ia menegaskan, anak-anak di wilayah pelosok memiliki potensi yang tidak kalah dibandingkan dengan anak-anak di perkotaan. Momentum Hardiknas, menurutnya, menjadi pengingat bahwa akses pendidikan dan literasi harus merata.
“Di sini kita melihat dan membuktikan bahwa anak-anak di pelosok juga hebat dan luar biasa,” katanya.
Sinta juga menyoroti perjuangan anak-anak yang harus menempuh perjalanan jauh menuju sekolah, bahkan hingga dua jam pulang-pergi. Meski demikian, ia optimistis mereka tetap memiliki masa depan yang cerah.
“Insyaallah mereka akan menjadi anak-anak NTB yang bermanfaat di masa depan,” ujarnya.
Selain memberikan motivasi, Sinta turut berdialog dengan warga setempat untuk menyerap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, serta merasakan langsung perjalanan anak-anak saat pulang sekolah.
Sementara itu, Ketua Tastura Mengajar, Lalu Gitan Prahana, mengungkapkan bahwa kendala utama yang dihadapi anak-anak di Gubuk Panggel bukan hanya keterbatasan fasilitas belajar, tetapi juga akses jalan menuju sekolah.
“Ada puluhan anak yang harus berjalan kaki berjam-jam karena belum adanya akses jalan yang layak. Saat musim hujan, kondisi jalan yang rusak bahkan membuat mereka tidak bisa berangkat sekolah,” ujarnya.
Kondisi tersebut menyebabkan tingkat kehadiran siswa sangat bergantung pada cuaca. Jalan berlumpur dan licin saat hujan kerap menjadi penghalang utama bagi anak-anak untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Peringati Hardiknas, Bunda Literasi Ingatkan Pentingnya Budaya Baca “


