Praya (globalfmlombok.com) – Jadwal penyelenggaraan event MotoGP Mandalika sudah ditetapkan bakal digelar pada tanggal 9-11 Oktober 2026 mendatang di Pertamina Mandalika International Circuit. Hanya saja, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku penyelenggara sejauh ini belum menyelesaikan pembayaran hosting fee penyelenggaran MotoGP ke Dorna Sport sebagai pemilik event.
Belum dibayarnya hosting fee ini, karena masih menunggu kebijakan pusat, terkait dukungan anggaran untuk penyelenggaraan ajang balap roda dua paling bergengsi di dunia tersebut.
Dalam keterangannya pekan kemarin, Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka, mengatakan kalau rencana dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk penyelenggaraan MotoGP Mandalika sedang dikoordinasikan dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas).
‘’Pemerintah pusat sejauh ini masih mengkaji skema dukungan anggaran kepada event balap tersebut,’’ ungkapnya, Sabtu (4/4/2026).
Dukungan anggaran dari pemerintah pusat tersebut penting, untuk memastikan event MotoGP tetap bisa terselenggaran di Indonesia. “Kita masih menunggu rilis resmi dari Bappenaas soal (dukungan anggaran) MotoGP. Semoga dalam waktu dekat ini sudah ada kejelasan,” tambahnya.
Kemenpora sudah menetapkan event MotoGP sebagai salah satu sport tourism Kemenpora. Dan, diharapkan bisa menjadi jalan untuk membuka dukungan yang lebih besar lagi bagi penyelengaraan event tersebut. Mengingat, besarnya dampak balik yang diberikan oleh event dunia tersebut bagi perekonomian secara nasional
“Sebagai Sport Tourism Kemenpora, dukungan pemerintah pusat terhadap penyelenggaraan event MotoGP bisa lebih besar dan lebih baik lagi. Sehingga kita bisa fokus untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendukung eventnya,” sebut Troy.
Di beberapa negara, lanjut Troy, dari hasil studi banding yang dilakukan seperti di Thailand disebutkan kalau hosting fee penyelenggaraan MotoGP itu ditanggung oleh pemerintah. Penyelenggara hanya fokus pada sisi penyelenggaraannya saja supaya bagaimana event bisa berlangsung dengan sukses dan bisa memberikan dampak positif yang besar bagi perekonomian nasional.
ITDC memiliki klausul kontrak penyelenggaraan event MotoGP selama 10 tahun. Dan, tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke enam. Di mana untuk hosting fee dibayar setiap tahun. Dengan nominal cukup besar di atas Rp 231 miliar untuk sekali penyelenggaraan event MotoGP. (kir)


