BerandaBerandaPemprov NTB Dorong Koperasi Merah Putih Ajukan KUR

Pemprov NTB Dorong Koperasi Merah Putih Ajukan KUR

Mataram (globalfmlombok.com) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) segera mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar koperasi dapat memperkuat modal dan mulai menjalankan kegiatan usaha.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Wirawan Ahmad, Kamis (5/3/2026) mengatakan, keberadaan KUR penting untuk mendukung operasional koperasi yang saat ini mulai dibentuk di berbagai desa dan kelurahan.

“Oleh karena itu, langkah awal untuk beberapa KDMP kan sudah banyak yang memulai usahanya dengan memanfaatkan modal yang ada dari simpanan pokok maupun simpanan wajib,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan arahan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, pengajuan KUR oleh KDMP dapat dilakukan melalui Bank NTB Syariah dengan bunga sekitar 5,7 persen. Bahkan, Pemprov NTB juga berencana memberikan subsidi bagi sejumlah koperasi yang mengakses pembiayaan tersebut.

Selain mendorong akses permodalan melalui KUR, pemerintah daerah juga meminta koperasi mulai menjalankan usaha dengan memanfaatkan modal internal yang dimiliki, seperti simpanan pokok dan simpanan wajib anggota.

Menurut Wirawan, pengalaman dalam mengelola usaha menjadi modal penting bagi koperasi untuk memperkuat kinerja dan membuka akses pembiayaan yang lebih besar di masa mendatang.

“Pengalaman menjalankan usaha itu sangat penting. Itu yang akan menjadi dasar bagi koperasi untuk mendapatkan akses pendanaan yang lebih besar di masa depan,” katanya.

Salah satu peluang usaha yang saat ini didorong pemerintah adalah keterlibatan koperasi dalam menyuplai kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat.

“Kami berharap program-program strategis pemerintah seperti KDMP, MBG, dan Sekolah Rakyat dapat terintegrasi dalam satu ekosistem yang saling mendukung. KDMP bisa menjadi supplier kebutuhan bagi program-program tersebut,” jelasnya.

Dengan pola tersebut, koperasi desa diharapkan memiliki kepastian pasar, sementara program pemerintah seperti MBG dapat memperoleh pasokan produk secara berkelanjutan dari koperasi lokal.

Untuk mempercepat penguatan kelembagaan koperasi, pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi juga menugaskan tenaga pendamping seperti Project Entrepreneur Organizer (PEO) dan business assistant yang akan fokus membina koperasi di daerah.

Pendampingan tersebut diarahkan agar pengurus koperasi tidak menunggu seluruh fasilitas selesai, melainkan mulai menjalankan usaha dengan memanfaatkan sumber daya yang sudah tersedia.

Pemerintah pusat bersama Pemprov NTB juga telah melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang berada di Desa Mertak dan Desa Rembitan. Saat ini pembangunan fisik kedua koperasi tersebut telah rampung 100 persen.

Tahap selanjutnya adalah proses serah terima bangunan kepada pengurus koperasi agar segera dimanfaatkan untuk menjalankan berbagai aktivitas usaha.

Wirawan menilai fasilitas bangunan koperasi di dua lokasi tersebut cukup representatif untuk mendukung berbagai jenis usaha masyarakat. Selain gerai usaha, bangunan koperasi juga dilengkapi galeri produk serta ruang yang dapat dimanfaatkan sebagai klinik.

“Gerainya sudah sangat representatif. Di dalamnya ada galeri, ruang untuk klinik, dan fasilitas lain yang memungkinkan koperasi menjalankan berbagai jenis usaha secara terpadu,” ujarnya. (*)

 

 

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Pemprov Dorong Koperasi Merah Putih Segera Ajukan KUR “

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI