Mataram (globalfmlombok.com) – Wali Kota Mataram Dr. H. Mohan Roliskana melantik sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama setingkat eselon II di lingkup Pemerintah Kota Mataram hasil seleksi terbuka, Kamis (5/3/2026). Para pejabat yang baru dilantik diingatkan agar berhati-hati dalam mengelola anggaran serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
Wali Kota menegaskan bahwa Kota Mataram telah dicanangkan sebagai kota percontohan antikorupsi. Karena itu, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) diminta bekerja secara profesional dan tidak menyalahgunakan kewenangan, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Jangan sampai ada masalah, karena Kota Mataram sudah dicanangkan sebagai kota percontohan antikorupsi,” tegasnya.
Ia mengatakan, hal paling mendasar yang harus dimiliki seorang pimpinan OPD adalah integritas. Menurutnya, setiap aparatur sipil negara harus mampu menjaga amanah jabatan agar tidak menimbulkan persoalan yang dapat menghambat produktivitas dan kinerja organisasi.
Mohan juga menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan mutasi pertama yang dilakukan Pemkot Mataram pada tahun 2026. Dalam waktu dekat, pemerintah daerah akan kembali melakukan mutasi dengan jumlah lebih besar untuk mengisi berbagai jabatan struktural yang masih kosong.
Ia pun meminta Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kota Mataram menyiapkan seluruh kebutuhan administrasi yang diperlukan untuk proses mutasi selanjutnya.
“Mutasi ini pertama kali tahun ini. Kita akan mutasi lagi dalam jumlah yang lebih besar,” ujarnya.
Selain menekankan integritas, Mohan juga mengingatkan para pejabat agar memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Menurutnya, semangat dan kerja keras saja tidak cukup tanpa kemampuan membangun sistem kerja yang solid di lingkungan organisasi.
Ia mencontohkan pentingnya menjaga pola komunikasi dengan staf agar ritme kerja berjalan nyaman dan searah dengan visi organisasi.
“Bangun komunikasi yang baik dengan staf. Jangan sampai tidak satu visi sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dalam bekerja,” pesannya.
Adapun sembilan pejabat yang dilantik antara lain Camat Ampenan Muzakir Walad sebagai Kepala Dinas Sosial, Kepala Bidang Perencanaan SDA, Sarana Prasarana dan Pengembangan Wilayah Bappeda Kota Mataram Lalu Brahmantio Ganeru sebagai Kepala Bappeda, serta Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana drg. Ahmad Zulfikar sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Selanjutnya Sekretaris Satpol PP Kota Mataram M. Israk Tantawi dilantik sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Sekretaris Dinas PUPR Kota Mataram H. Bachtiar sebagai Kepala Dinas Perikanan, serta Camat Mataram Budi Wartono sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Pejabat lainnya yakni Penata Ahli Madya pada DPMPTSP H. Novian Rosmana sebagai Kepala DPMPTSP Kota Mataram, Sekretaris Inspektorat Ida Wayan Ekantara Putra sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta Kepala Bagian Keuangan Setwan Kota Mataram H. Zuhhad sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Sementara itu, Pemkot Mataram belum melantik pejabat Inspektur Inspektorat karena masih menunggu persetujuan teknis dari Kementerian Dalam Negeri.
Sekretaris Daerah Kota Mataram H. Lalu Alwan Basri menjelaskan, pengisian jabatan Inspektur Inspektorat masih menunggu keluarnya persetujuan teknis dari Kemendagri.
“Iya, kita tunggu perteknya dulu,” kata Alwan.
Ia berharap persetujuan teknis tersebut segera terbit sehingga kekosongan jabatan di Inspektorat tidak berlangsung lama. Meski demikian, pihaknya memastikan kekosongan jabatan tersebut tidak akan mengganggu pelaksanaan program pemerintahan.
Diketahui, terdapat tiga pejabat eselon II yang diusulkan untuk mengisi jabatan Inspektur Inspektorat Kota Mataram. Mereka adalah Kepala Dinas Pariwisata Dr. Cahya Samudra, Asisten I Setda Kota Mataram H. Lalu Martawang, serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Mataram Dr. H. Mansur. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Isi Sembilan Jabatan Lowong, Wali Kota Mataram Ingatkan Pejabat Hati-hati Kelola Anggaran “


