MATARAM, (globalfmlombok.com) — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menyerahkan tiga nama calon Sekretaris Daerah (Sekda) NTB kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Selain ke Kemendagri, berkas tiga calon tersebut juga dikirim secara paralel ke Sekretariat Kabinet (Seskab) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB Tri Budiprayitno mengatakan, pengiriman berkas secara bersamaan dilakukan untuk mempercepat proses seleksi. Dengan langkah tersebut, Pemprov NTB menargetkan Sekda definitif dapat dilantik pada minggu ketiga atau keempat Januari 2026.
“Prinsip kami mengupayakan kecepatan. Karena sesungguhnya proses di Kemendagri menunggu hasil dari BKN, sedangkan Seskab menunggu dari BKN dan Kemendagri. Dengan pengiriman paralel ini, mudah-mudahan waktu bisa dipersingkat,” ujar Tri, Rabu (14/1/2026).
Saat ini, Pemprov NTB masih menunggu respons dari Kemendagri terkait tiga nama calon Sekda tersebut. Tri menjelaskan, Kemendagri akan melakukan sejumlah penilaian terhadap masing-masing kandidat sebelum diserahkan kepada Presiden untuk dipilih satu nama.
“SK pengangkatannya ditandatangani Presiden. Jadi, Sekda NTB dipilih langsung oleh Presiden,” katanya.
Setelah Presiden Prabowo Subianto menetapkan satu nama, hasilnya akan disampaikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), dalam hal ini Gubernur NTB, untuk proses pelantikan.
Mengacu pada sistem penilaian di BKN, proses evaluasi dilakukan selama lima hari kerja. Sementara itu, penilaian di Kemendagri tidak memiliki batas waktu tertentu, sedangkan Seskab menunggu hasil dari Kemendagri.
Selain menunggu proses di tingkat pusat, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dijadwalkan memanggil satu per satu tiga besar calon Sekda NTB pada Senin (19/1/2026). Pemanggilan tersebut bertujuan untuk memperdalam visi dan misi para kandidat jika nantinya dipercaya mengemban jabatan sebagai pejabat tertinggi di birokrasi Pemprov NTB.
“Untuk mendalami visi dan misi masing-masing calon Sekda,” ujar Tri yang akrab disapa Yiyit.
Ia menambahkan, penentuan Sekda membutuhkan pertimbangan matang karena posisi tersebut memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan seluruh perangkat daerah dan memahami kondisi pemerintahan di daerah.
Adapun 10 pejabat yang mendaftar sebagai calon Sekda NTB antara lain mantan Kepala Biro Perekonomian NTB Najamuddin Amy, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik NTB Ahsanul Khalik, mantan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB Wirawan Ahmad, Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Yusron Hadi, serta Kepala BPSDMD NTB Fathurrahman.
Selain itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB Aidy Furqan, Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB Jamaluddin, Asisten Deputi Pemberdayaan dan Peningkatan Prestasi Bangsa Kemenko PMK Ahmad Saufi, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur Abul Chair, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bima Taufik turut mendaftar dalam seleksi tersebut. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul “Gubernur Kirim Tiga Nama Calon Sekda NTB ke Pusat”


