BerandaBerandaSerapan Program MBG di NTB hingga Akhir Juli Tembus Rp 2 Triliun

Serapan Program MBG di NTB hingga Akhir Juli Tembus Rp 2 Triliun

Mataram (globalfmlombok.com)-

Penyaluran sejumlah program strategis nasional di Provinsi Nusa Tenggara Barat mencatatkan capaian yang signifikan hingga akhir Juli 2026. Salah satu capaian paling menonjol datang dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menyerap anggaran sebesar Rp 2,02 triliun dengan realisasi melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTB Ratih Hapsari Kusumawardani mengataan, per 27 Juli 2026, program Makan Bergizi Gratis di NTB telah menjangkau 1,89 juta penerima manfaat. Capaian ini setara dengan 127 persen dari target awal sebanyak 1,48 juta penerima. Untuk menopang distribusi program MBG tersebut, telah diaktifkan sebanyak 856 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melibatkan 34.779 petugas.

Selain MBG, pemerintah juga mempercepat realisasi program rumah murah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Hingga periode yang sama, nilai pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp 202,09 miliar untuk pembangunan 1.512 unit rumah yang tersebar di 159 lokasi.

“Penyaluran ini melibatkan sekitar 214 pengembang perumahan di NTB, “ kata Ratih dalam acara Konferensi Pers APBN KiTa di kantor DJPb NTB, Jumat (31/7/2026).

Pemberdayaan Desa dan Sekolah Rakyat

Di sektor ekonomi kerakyatan, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tercatat telah mencapai 1.172 unit berbadan hukum. Kabupaten Lombok Timur menjadi daerah dengan jumlah KDMP terbanyak di NTB, yakni mencapai 255 unit.

Secara keseluruhan, aktivitas transaksi di koperasi desa ini mencatatkan volume sebanyak 31.583 transaksi dengan total nilai mencapai Rp 369,96 juta.

Tabel: Capaian Realisasi Program Strategis Pemerintah di NTB (per 27 Juli 2026)

Program Utama Realisasi Anggaran / Capaian Volume / Satuan Keterangan Target
Makan Bergizi Gratis (MBG) Rp 2,02 Triliun 1,89 Juta Penerima 127% dari Target (1,48 Juta)
FLPP (Perumahan) Rp 202,09 Miliar 1.512 Unit Rumah Tersebar di 159 Lokasi
Koperasi Desa Merah Putih Rp 369,96 Juta nilai transaksi 1.172 Unit Berbadan Hukum Volume Transaksi: 31.583
Sekolah Rakyat (SR) Rp 198,85 Miliar 5 SR Terbangun Dari Target 8 Sekolah
Ketahanan Pangan Rp 483,11 Miliar Padi: 1,70 Juta Ton Dukungan Belanja K/L & TKD
Ketahanan Energi (Subsidi) Rp 314 Miliar Rasio Elektrifikasi: 99,66% Subsidi Listrik Wilayah NTB

Pada pos pendidikan, realisasi pembangunan fisik Sekolah Rakyat (SR) telah menelan anggaran Rp 198,85 miliar. Dari delapan lokasi yang ditargetkan, sebanyak lima Sekolah Rakyat kini telah beroperasi melayani masyarakat.

Adapun rincian unit yang beroperasi meliputi SR MP 18 Lombok Barat, SR MA 38 Lombok Timur, SR D 4 Lombok Barat, SR D 3 Lombok Timur, dan SR D 5 Sumbawa.

Pangan dan Subsidi Energi

Di sektor pertanian dan pangan, dukungan APBN melalui belanja Kementerian/Lembaga (K/L) serta Transfer ke Daerah (TKD) untuk ketahanan pangan di NTB mencapai Rp 483,11 miliar. Dukungan anggaran ini sejalan dengan catatan produksi pangan NTB, di mana produksi padi pada 2025 mencapai 1,70 juta ton (1.708 ribu ton) dan produksi jagung mencapai 1,20 juta ton.

Sementara di sektor ketahanan energi, pemerintah telah menyalurkan subsidi listrik senilai Rp 314 miliar. Subsidi ini memperkuat capaian Rasio Elektrifikasi (RE) lingkup kabupaten/kota di Provinsi NTB yang kini telah menyentuh angka 99,66 persen.

Pemerintah berkomitmen mengawal sisa anggaran program prioritas nasional ini agar tetap terserap optimal, efisien, dan transparan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah di NTB.(ris)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI