Mataram (globalfmlombok.com) – Kota Mataram genap berusia 33 tahun pada 31 Agustus 2026 hari ini. Momentum hari jadi tersebut menjadi refleksi bagi seluruh elemen daerah untuk menghargai sejarah, mengenang perjuangan para pendahulu, sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun Kota Mataram ke depan.
Ketua DPRD Kota Mataram, Abdul Malik, S.Sos., mengatakan peringatan HUT ke-33 Kota Mataram tahun ini mengusung tema “Merawat Kota, Menumbuhkan Harapan”. Tema tersebut dinilai memiliki makna penting dalam perjalanan pembangunan Kota Mataram yang semakin dewasa.
Hal itu disampaikan Abdul Malik dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Mataram, Sabtu (29/8), di Gedung DPRD Kota Mataram.
Menurutnya, paripurna dalam rangka memperingati hari jadi Kota Mataram merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah sekaligus penghargaan atas perjuangan para pendahulu yang telah meletakkan dasar pembangunan daerah.
“33 tahun sejak tanggal 31 Agustus 1993, ketika Kotamadya Daerah Tingkat II Mataram diresmikan secara otonom,” ujar Malik.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Mataram atas berbagai capaian dan prestasi yang telah diraih selama 33 tahun perjalanan pembangunan. Sejumlah keberhasilan tersebut bahkan mendapat pengakuan di tingkat provinsi maupun nasional.
Salah satu capaian yang mendapat perhatian khusus adalah keberhasilan Pemerintah Kota Mataram mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.
“Capaian ini bukan sekadar piagam. Ini bukti nyata bahwa pengelolaan keuangan daerah kita sudah berjalan transparan, akuntabel dan sesuai peraturan perundang-undangan,” katanya.
Malik juga menilai sinergi antara DPRD dan Pemkot Mataram dalam proses pengambilan kebijakan menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan pembangunan. Menurutnya, kerja sama tersebut mencerminkan adanya komitmen, konsistensi dan keharmonisan antara lembaga legislatif dan eksekutif.
Meski demikian, ia mengingatkan agar berbagai capaian tersebut tidak membuat seluruh pihak berpuas diri. Sebab, tantangan pembangunan ke depan dinilai semakin kompleks, baik pada tingkat lokal maupun global.
“Masih banyak harapan masyarakat yang menanti untuk kita wujudkan bersama. Untuk itu mari kita terus mengobarkan semangat, bersama-sama bahu membahu mewujudkan visi pembangunan Kota Mataram,” tegasnya.
Ia menekankan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat.
Malik berharap momentum HUT ke-33 dapat menjadi pengingat bahwa setiap capaian pembangunan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan hasil kerja keras yang dilakukan secara berkelanjutan, termasuk oleh para pendahulu.
Dengan semangat “Merawat Kota, Menumbuhkan Harapan”, ia mengajak seluruh elemen masyarakat terus bergotong royong dan memberikan kontribusi terbaik sesuai tugas, fungsi dan profesinya masing-masing.
“Atas nama keluarga besar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Mataram dan seluruh masyarakat Kota Mataram, kami mengucapkan Dirgahayu Kota Mataram ke-33 Tahun 2026. Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi segala usaha dan ikhtiar kita dalam upaya memberikan yang terbaik bagi kesejahteraan masyarakat Kota Mataram,” pungkasnya. (fit)


