Dompu (globalfmlombok.com) – Perselisihan terkait dugaan pencurian ayam aduan berujung pembacokan di Dusun Ta’a, Desa Ta’a, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Senin (26/10) pagi. Seorang pemuda berinisial RAW (22) mengalami luka pada pergelangan tangan kiri setelah diduga dibacok oleh pamannya sendiri, Dyt alias Galu (31).
Kasi Humas Polres Dompu, Iptu I Nyoman Suardika, kepada wartawan, Selasa (27/10), menjelaskan, peristiwa tersebut diduga dipicu hilangnya ayam aduan milik pelaku yang diperkirakan bernilai Rp3,5 juta. Pelaku disebut mendapat informasi dari tetangganya yang mengaitkan korban dengan hilangnya ayam tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, pelaku kemudian mencari korban. Saat menemukan korban sedang menaiki mobil bak terbuka, pelaku menghentikan kendaraan dan menanyakan perihal dugaan pencurian ayam. Korban membantah tuduhan tersebut hingga percakapan berlanjut menjadi cekcok dan aksi saling pukul.
Dalam situasi tersebut, pelaku diduga mengeluarkan sebilah parang yang dibawanya, kemudian membacok pergelangan tangan kiri korban satu kali. Seorang saksi yang berada di lokasi segera melerai keduanya.
Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kempo untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, pelaku meninggalkan lokasi kejadian.
Sekitar pukul 07.50 WITA, polisi mengamankan Daryanto di rumahnya bersama sebilah parang yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut. Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Kempo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, korban masih mendapatkan penanganan medis.
Suardika menjelaskan, pelaku dan korban memiliki hubungan keluarga. Daryanto merupakan saudara kandung dari ibu korban. Polisi masih menangani kasus tersebut untuk mendalami peristiwa pembacokan beserta dugaan pencurian ayam yang disebut menjadi pemicunya. (ula)


