BerandaPemerintahanKota MataramDua Festival Budaya Jadi Promosi Wisata dan Dongkrak UMKM

Dua Festival Budaya Jadi Promosi Wisata dan Dongkrak UMKM

Mataram (globalfmlombok.com) –  Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram menyiapkan Festival Kota Tua Ampenan dan Festival Gendang Beleq di Teras Udayana sebagai ajang promosi pariwisata sekaligus upaya melestarikan budaya dan merawat sejarah. Festival Kota Tua Ampenan dijadwalkan berlangsung selama enam hari, pada 16–21 November 2026, sedangkan Festival Gendang Beleq akan digelar lebih awal pada 14 November 2026.

Kepala Dispar Kota Mataram, Cahya Samudra, mengatakan Festival Kota Tua Ampenan dirancang untuk memperkenalkan potensi wisata sejarah dan budaya Kota Mataram, khususnya kawasan Kota Tua Ampenan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong perekonomian masyarakat setempat.

Selama enam hari pelaksanaan, Festival Kota Tua Ampenan akan menghadirkan beragam pertunjukan seni dan budaya. Sejumlah agenda yang disiapkan antara lain Mataram Sunset Carnaval, Mataram Heritage Walk, penampilan musisi jalanan dan musisi generasi muda, drama kolosal Kota Tua, kolaborasi barongsai dan gamelan saron, pertunjukan tari, pameran fotografi, serta bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Festival ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk merayakan seni dan budaya lokal serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, khususnya para pelaku UMKM,” ujar Cahya pekan kemarin.

Ia menjelaskan, konsep Festival Kota Tua Ampenan akan mengusung nuansa tempo dulu untuk memperkuat suasana historis kawasan tersebut. Para pihak yang terlibat dalam kegiatan ini akan mengenakan busana bernuansa masa lampau, seperti kebaya dan kain tradisional bagi perempuan, serta busana bergaya kolonial Belanda, termasuk seragam tentara Belanda.

Selain menghadirkan suasana tempo dulu, Dispar Kota Mataram juga menyiapkan sejumlah titik swafoto dengan latar bernuansa klasik. Pengunjung juga direncanakan dapat menyewa pakaian bertema tempo dulu untuk melengkapi pengalaman mereka selama mengikuti festival.

Sebelum Festival Kota Tua Ampenan dimulai, Dispar Kota Mataram akan menggelar Festival Gendang Beleq pada 14 November 2026, pukul 16.00 Wita, di kawasan Teras Udayana. Pertunjukan kesenian tradisional ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

“Kita menghajatkan kegiatan ini untuk menjaga kesenian tradisional dan kearifan lokal agar tidak hilang tergerus zaman modern,” kata Cahya.

Dispar Kota Mataram menargetkan jumlah kunjungan dalam rangkaian kedua festival tersebut mencapai 3.000 hingga 5.000 orang. Target itu diharapkan dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM di Kota Mataram.

Menurut mantan Camat Sekarbela tersebut, kedua festival menjadi bagian dari kalender kegiatan pariwisata Kota Mataram pada November 2026. Melalui penyelenggaraan kegiatan seni dan budaya itu, pemerintah berharap potensi wisata sejarah dan budaya semakin dikenal luas serta mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. (pan)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI