BerandaBerandaGubernur NTB Luncurkan TRC Infrastruktur, Fokus Percepat Pemeliharaan Jalan Provinsi hingga 2.500...

Gubernur NTB Luncurkan TRC Infrastruktur, Fokus Percepat Pemeliharaan Jalan Provinsi hingga 2.500 Kilometer

Mataram (globalfmlombok.com)-

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi meluncurkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Infrastruktur sebagai langkah mempercepat penanganan kerusakan jalan dan meningkatkan kualitas pemeliharaan jalan provinsi. Program ini menjadi bagian dari perubahan strategi Pemprov NTB yang kini lebih menitikberatkan pada pemeliharaan rutin dibanding hanya membangun atau meningkatkan jalan.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan kehadiran TRC Infrastruktur bertujuan memastikan akses jalan masyarakat tetap layak digunakan dan mendapatkan penanganan secara cepat ketika terjadi kerusakan. Peluncuran tim tersebut dilakukan di Kantor Balai Pemeliharaan Jalan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) NTB di Mataram, Selasa (21/7/2026).

“Platform TRC ini untuk memastikan fasilitas jalan bagi masyarakat tetap layak,” ujar Gubernur Iqbal.

Menurutnya, selama ini pengelolaan infrastruktur jalan di NTB belum memiliki standar pemeliharaan yang terukur. Pemerintah lebih banyak mengalokasikan anggaran untuk pembangunan maupun peningkatan jalan yang membutuhkan biaya besar, sementara aspek pemeliharaan belum menjadi perhatian utama.

Melalui TRC Infrastruktur, Pemprov NTB menargetkan pemeliharaan 2.500 kilometer jalan provinsi yang tersebar di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Gubernur menegaskan langkah tersebut diharapkan mampu memperpanjang usia jalan sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Iqbal mengakui anggaran pemeliharaan jalan masih terbatas. Karena itu, pemerintah akan mengintegrasikan pembiayaan pemeliharaan secara bertahap dalam tiga tahun ke depan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

Saat ini, Pemprov NTB telah memiliki 15 unit alat berat senilai sekitar Rp30 miliar yang berasal dari hibah sejumlah kementerian. Selain itu, pemerintah juga menambah anggaran sebesar Rp3 miliar untuk mendukung kegiatan pemeliharaan jalan.

“Kebutuhan kita banyak. Saat ini kita memiliki 15 alat berat senilai Rp30 miliar dari hibah berbagai kementerian dan tambahan anggaran Rp3 miliar untuk pemeliharaan,” kata Iqbal.

Gubernur juga meminta TRC Infrastruktur segera bekerja di sejumlah titik prioritas. Masyarakat yang menemukan kerusakan jalan dapat melaporkannya melalui aplikasi Siaga, media sosial Gubernur NTB, maupun SP4N-LAPOR!. Setiap laporan akan direspons maksimal 24 jam untuk dilakukan verifikasi lapangan sebelum penanganan dilakukan.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPRPKP NTB Lalu Kusuma Wijaya menjelaskan pemeliharaan tidak hanya mencakup penambalan jalan berlubang, tetapi juga perbaikan drainase, penanganan cekungan jalan, kerusakan akibat kendaraan bertonase berlebih, hingga pembersihan bahu jalan.

Menurutnya, saat ini terdapat 20 titik di Lombok dan Sumbawa yang telah diverifikasi. Sebagian di antaranya sudah memasuki tahap pengerjaan pemeliharaan.

Beberapa ruas jalan yang menjadi prioritas meliputi kawasan depan RSUD Sumbawa, wilayah Lancing, Sekotong, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Moyo Hilir, Tambora, Wera, hingga ruas Kediri–Kuripan.

Untuk mendukung operasional, Pemprov NTB membentuk lima Tim Reaksi Cepat (TRC) yang ditempatkan di Lombok dan Sumbawa. Masing-masing tim beranggotakan sekitar 15 pegawai Balai Pemeliharaan Jalan PUPRPKP yang akan bekerja dengan standar pelayanan yang lebih cepat dan responsif.(ris/r)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI