BerandaBerandaRapimpurda KNPI NTB 2026 Matangkan Persiapan Musda, Bahas Konsolidasi Pemuda hingga Roadmap...

Rapimpurda KNPI NTB 2026 Matangkan Persiapan Musda, Bahas Konsolidasi Pemuda hingga Roadmap Kepemudaan

Mataram (globalfmlombok.com)–

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda) 2026 sebagai langkah strategis mematangkan seluruh tahapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI NTB. Forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memastikan proses regenerasi kepemimpinan berjalan sesuai mekanisme dan regulasi organisasi.

Ketua DPD KNPI NTB, Baihaqi, menegaskan Rapimpurda merupakan forum organisasi tertinggi kedua setelah Musda yang memiliki peran penting dalam menentukan arah pelaksanaan Musda 2026. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapimpurda KNPI NTB di Hotel Lombok Plaza, Mataram, Jumat (17/7/2026).

“Rapimpurda ini adalah forum organisasi tertinggi kedua setelah Musyawarah Daerah. Forum ini menjadi momentum penting untuk mematangkan seluruh persiapan pelaksanaan Musda KNPI NTB Tahun 2026,” ujar Baihaqi.

Menurut Baihaqi, Rapimpurda tidak hanya membahas aspek teknis penyelenggaraan Musda, tetapi juga menjadi wadah konsolidasi antara pengurus DPD KNPI kabupaten/kota dengan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-NTB. Melalui forum ini, seluruh peserta diharapkan memiliki kesamaan pandangan mengenai mekanisme pelaksanaan Musda agar proses regenerasi kepemimpinan berlangsung demokratis, transparan, akuntabel, dan sesuai aturan organisasi.

Selain membahas kesiapan Musda, Rapimpurda juga dijadwalkan menetapkan sejumlah keputusan strategis, mulai dari jadwal pelaksanaan Musda, lokasi penyelenggaraan, hingga validasi kepesertaan OKP yang berhak mengikuti forum tertinggi KNPI NTB tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Rusdi Ali Hanafi, menilai NTB memiliki potensi besar untuk berkembang dengan dukungan kawasan Mandalika, Gunung Rinjani, serta bonus demografi. Namun, menurutnya, potensi tersebut harus diimbangi dengan kesiapan menghadapi tantangan global, termasuk era Society 5.0 dan perkembangan Artificial Intelligence (AI).

Rusdi menekankan pemuda harus menjadi garda terdepan dalam melawan penyebaran hoaks dan ujaran kebencian sekaligus menjadi akselerator penyebaran informasi pembangunan yang positif.

“Pemuda harus menjadi bagian dari solusi di tengah maraknya hoaks dan ujaran kebencian yang dipicu oleh perkembangan teknologi,” katanya.

Ia juga mendorong seluruh kader KNPI di daerah untuk menyelaraskan program kerja dengan agenda prioritas pemerintah, terutama pada sektor ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, dan percepatan penurunan angka stunting. Menurutnya, pemuda NTB harus menjadi kelompok yang paling adaptif dalam mendukung berbagai perubahan strategis yang sedang dijalankan pemerintah.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB, Syamsul Hadi, menyambut baik berbagai masukan dari KNPI. Ia mengajak KNPI bersama seluruh OKP menyusun grand design kepemudaan NTB yang terukur dan memiliki dampak nyata bagi pembangunan daerah.

Syamsul menegaskan anggaran kepemudaan harus diarahkan pada program yang benar-benar memberikan manfaat bagi generasi muda, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Setiap rupiah yang dikeluarkan dari anggaran daerah harus benar-benar berdampak bagi kemaslahatan pemuda. Saya tidak ingin lagi hanya melihat proposal-proposal yang menumpuk di meja tanpa arah yang terencana dengan baik,” tegasnya.

Dengan digelarnya Rapimpurda ini, KNPI NTB berharap pelaksanaan Musda 2026 dapat berlangsung tertib, demokratis, serta menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu menjawab tantangan pembangunan kepemudaan di Nusa Tenggara Barat.(ris/r)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI