Selong (globalfmlombok.com) – PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan elpiji 3 kilogram di Kabupaten Lombok Timur tetap aman di tengah isu kelangkaan dan kenaikan harga yang sempat beredar di masyarakat. Langkah antisipatif dilakukan melalui pemantauan distribusi secara intensif serta penyaluran tambahan pasokan pasca Idulfitri.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung di lapangan menyusul informasi kelangkaan elpiji 3 kg yang disertai kenaikan harga hingga Rp30 ribu per tabung pada Minggu (12/4/2026).
“Pengecekan telah dilakukan dan kami pastikan penyaluran berjalan normal dan lancar, mulai dari level SPPBE hingga pangkalan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebagai langkah mitigasi lonjakan konsumsi pasca Lebaran, Pertamina telah menyalurkan tambahan elpiji 3 kilogram secara masif. Total tambahan pasokan yang digelontorkan di Lombok Timur sejak pasca Idulfitri hingga pekan lalu mencapai 59 ribu tabung.
Khusus pada pekan lalu, penyaluran tambahan tercatat sebanyak 34 ribu tabung. Tambahan ini diberikan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat selama periode libur Lebaran, libur panjang Paskah, hingga pelaksanaan operasi pasar.
Selain penambahan pasokan, Pertamina juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) gabungan bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum guna memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan.
“Pengecekan dilakukan untuk memastikan pasokan dan distribusi berjalan lancar, sekaligus menindaklanjuti keluhan masyarakat,” katanya.
Pertamina turut menginstruksikan agen agar memprioritaskan pengiriman ke pangkalan dengan tingkat penyaluran tertinggi. Sementara itu, pangkalan diminta mengutamakan penjualan langsung kepada masyarakat dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Perusahaan menegaskan, elpiji 3 kilogram merupakan produk bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Karena itu, masyarakat diimbau membeli di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai HET, yakni Rp18 ribu per tabung, serta terjamin kualitas dan kuantitasnya.
Pertamina juga memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada agen maupun pangkalan yang terbukti melanggar ketentuan distribusi, mulai dari penghentian alokasi hingga pemutusan hubungan usaha.
Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan dan produk, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Pertamina Patra Niaga Tambah 59 Ribu Tabung Elpiji 3 Kilogram di Lombok Timur “


