Mataram (globalfmlombok.com)-
Kesusksesan penyelenggaraan event internasional seperti MotoGP di Sirkuit Mandalika dan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII 2025 menjadi salah tolok ukur besar bagi Provinsi NTB. Kini, NTB bersiap menatap tantangan yang lebih besar yaitu menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 bersama Nusa Tenggara Timur (NTT).
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa kesuksesan event-event sebelumnya harus menjadi penyemangat untuk menyelenggarakan PON 2028 secara lebih spektakuler. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI NTB 2026 di Hotel Lombok Raya, Mataram, Selasa (13/10/2026).
“Jika MotoGP kemarin sukses, maka PON 2028 harus lebih sukses. Sebab PON 2028 adalah etalase kita sebagai destinasi sport tourism,” tegas Gubernur Lalu Muhamad Iqbal di hadapan para pengurus olahraga se-NTB.
Momen Bersejarah dan Strategis
Menjadi tuan rumah PON 2028 merupakan sejarah baru bagi kawasan Nusa Tenggara. Sepanjang berdirinya Provinsi NTB dan NTT, ini adalah kali pertama kedua daerah tersebut dipercaya memegang mandat sebagai tuan rumah ajang olahraga multi-event terbesar di Indonesia.
Gubernur Iqbal menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang tinggi seluruh pihak yang telah berjuang gigih hingga NTB dan NTT berhasil terpilih menjadi tuan rumah. Karena itu, ia menargetkan dwisukses pada PON 2028 mendatang.
“Saya sebagai gubernur berharap PON ini tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga sukses dalam raihan prestasi atlet-atlet kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, jalan menuju kesuksesan PON 2028 membutuhkan keterlibatan banyak elemen dan persiapan yang matang mengingat tuntutan yang ada sangat besar.
“Segera fokus ke PON 2028. Apa yang kita lakukan hari ini adalah elemen kecil namun sangat strategis untuk menyongsong PON 2028,” imbuhnya.
Musorprovlub KONI NTB: Jaga Persatuan dan Musyawarah
Agenda Musorprovlub KONI NTB 2026 ini digelar secara khusus untuk memilih Ketua Umum KONI NTB yang baru. Dalam dinamika pemilihannya, Gubernur Iqbal berpesan agar seluruh proses berjalan kondusif, serta menghindari perselisihan yang berlarut-larut.
“Saya yakin acara ini akan berlangsung dengan baik. Semoga tidak sampai ke tahap arbitrase, harus bisa diselesaikan dengan kesepakatan bersama. Kita akan menunjukkan bahwa kita siap berbeda dalam pemilihan ketua KONI NTB, namun ada satu hal yang mempertemukan kita semua, yaitu semangat untuk menyukseskan PON 2028,” pungkasnya.(ris)


