BerandaBerandaKoPITol NTB Gelar Diskusi, Ajak Generasi Z Bangun Desa dan Kawal Kebijakan...

KoPITol NTB Gelar Diskusi, Ajak Generasi Z Bangun Desa dan Kawal Kebijakan Pemerintah

Mataram (globalfmlombok.com)

Komunitas Peduli Inklusi dan Toleransi (KoPITol) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar diskusi bertajuk “Maju Bersama Gen-Z (Genzi Ga Cuma Nongkrong, Tapi Ikut Bangun Desa)” di Dapoer Sasak, Kota Mataram, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan yang diikuti puluhan generasi Z dari Kota Mataram dan sekitarnya itu mengajak anak muda berpartisipasi aktif dalam mengawal sekaligus mendukung program-program strategis pemerintah.

Salah satu narasumber, aktivis Reformasi 1998 lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB), Khalid Zabidi, mengatakan generasi Z memiliki peran penting sebagai kelompok masyarakat yang tidak hanya kritis, tetapi juga mampu menjadi mitra pemerintah dalam mendorong keberhasilan pembangunan nasional.

Menurut Khalid, melalui kolaborasi bersama KoPITol, forum tersebut bertujuan membangun optimisme di kalangan generasi muda terhadap berbagai program pemerintah yang sedang dijalankan.

“Kami ingin teman-teman Gen Z menjadi kelompok masyarakat yang mendukung secara positif program-program strategis pemerintah. Mereka bisa menjadi suporter utama pembangunan, tetapi tetap menjalankan fungsi pengawasan secara kritis dan konstruktif,” ujar Khalid.

Ia mengakui sejumlah program pemerintah masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persoalan tata kelola hingga munculnya kasus korupsi di sejumlah sektor. Namun, menurut dia, kondisi tersebut tidak seharusnya membuat generasi muda kehilangan optimisme terhadap proses pembangunan.

“Kita memahami bahwa program-program besar tentu tidak bisa langsung menunjukkan hasil hanya dalam satu atau dua tahun. Dampak keberhasilannya baru akan lebih terasa pada tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Khalid menilai kritik publik tetap menjadi bagian penting dalam sistem demokrasi. Karena itu, generasi Z didorong untuk terus mengawasi pelaksanaan kebijakan pemerintah tanpa meninggalkan sikap objektif.

“Gen Z harus tetap memantau, mengawasi, dan bersikap kritis secara konstruktif. Demokrasi memberi ruang untuk berbeda pendapat sekaligus melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan,” ujarnya.

Ia juga menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih membuka ruang terhadap kritik masyarakat. Menurutnya, evaluasi terhadap kinerja pemerintah perlu dilakukan secara berimbang dengan melihat capaian maupun tantangan yang masih dihadapi.

“Kita harus melihat program pemerintah secara menyeluruh. Ada yang masih menghadapi tantangan, tetapi ada pula yang sudah menunjukkan hasil,” kata Khalid.

Ia menambahkan, penilaian terhadap capaian pemerintahan akan semakin terlihat menjelang Oktober mendatang, ketika berbagai indikator pembangunan mulai dapat dievaluasi secara lebih komprehensif.

Dalam kesempatan itu, Khalid juga menilai pemerintah menunjukkan komitmen menjalankan program yang telah dijanjikan, termasuk melalui evaluasi terhadap aparatur yang dinilai tidak berintegritas maupun tidak kompeten.

Menurut dia, generasi Z yang jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 80 juta orang memiliki posisi strategis sebagai kekuatan utama dalam pembangunan nasional.

“Saya mengajak Gen Z menjadi suporter utama pembangunan di era kebangkitan, kemandirian, dan penguatan rakyat,” ujarnya.

Khalid menjelaskan, forum diskusi yang digagas KoPITol tidak berorientasi pada pembentukan organisasi formal. Kegiatan tersebut lebih diarahkan sebagai ruang kolaborasi yang terbuka untuk menyebarkan gagasan positif mengenai pembangunan kepada kalangan muda.

Ia mengatakan kegiatan serupa sebelumnya telah digelar di sejumlah daerah, antara lain Bogor, Solo, dan beberapa kota lainnya. Peserta yang terlibat berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa hingga pelajar sekolah menengah, menyesuaikan jaringan komunitas di masing-masing daerah.(r)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


[td_block_social_counter manual_count_facebook="16985" manual_count_twitter="2458" youtube="#" style="style3 td-social-colored" f_counters_font_family="450" f_network_font_family="450" f_network_font_weight="700" f_btn_font_family="450" f_btn_font_weight="700" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjMwIiwiZGlzcGxheSI6IiJ9fQ==" tiktok="#" manual_count_tiktok="2018" manual_count_instagram="1170" facebook="#" twitter="#" instagram="#" manual_count_youtube="3005"]
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI