Mataram (globalfmlombok.com) – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXX/Rinambora Mayjen TNI Edi Saputra dan jajaran bersilaturahmi ke Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal, Selasa (3/11).
Pertemuan silaturahmi ini menandai bergabungnya pimpinan Kodam baru tersebut secara resmi ke dalam jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTB.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan apresiasi mendalam atas terbentuknya satuan komando teritorial baru di wilayahnya. Ia mengungkapkan bahwa percepatan pembentukan Kodam yang mulanya dijadwalkan pada 2028, namun dapat direalisasikan lebih awal ini menegaskan posisi strategis Provinsi NTB di tingkat nasional.
“Ini menunjukkan NTB dianggap sebagai provinsi penting. Pemilihan nama Rinjani-Tambora juga sangat spesial karena merepresentasikan dua ikon gunung tertinggi yang mengikat emosional dan historis masyarakat Pulau Lombok serta Pulau Sumbawa,” ujarnya.
Dalam kerangka pengembangan organisasi ke depan, Pemprov NTB bersama jajaran Kodam merencanakan pembentukan dua Korem. Masing-masing Korem tersebut nantinya akan membawahi teritori Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa guna menjamin keseimbangan geopolitik dan ketahanan wilayah.
Selain struktur Korem, pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) TNI AD juga telah mulai berjalan. Tahap awal pembangunan batalyon ini difokuskan di wilayah Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Dompu, dengan mempertimbangkan ketersediaan lahan yang memadai serta komitmen untuk melindungi Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B). Secara bertahap, kehadiran Batalyon TP ini nantinya akan menjangkau seluruh kabupaten/kota di NTB.
Adapun proses alih komando dan pengendalian (kodal) wilayah pertahanan NTB, yang sebelumnya berada di bawah naungan Kodam IX/Udayana, kini telah tuntas dan diserahkan sepenuhnya kepada Kodam XXX/Rinambora.
Sementara Pangdam XXX/Rinambora, Mayjen TNI Edi Saputra, mengatakan Kehadiran Kodam Rinambora di Provinsi NTB diharapkan semakin memperkuat sinergi dengan Pemprov NTB dan Polda NTB dalam menjaga keamanan serta kondusivitas wilayah. Sinergi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung keberlangsungan berbagai event berskala internasional yang digelar di NTB, khususnya di kawasan Mandalika.
Ia menilai, dukungan pengamanan terhadap penyelenggaraan event internasional dinilai penting karena tidak hanya memperkuat citra NTB di tingkat dunia, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menggerakkan perekonomian daerah.
“Keberlanjutannya di masa-masa yang akan datang sehingga event-event ini tentunya akan membawa dampak-dampak positif kepada masyarakat tentunya menggerakkan ekonomi,” katanya.
Edy menegaskan komitmen Kodam XXX/Rinambora untuk terus membantu pemerintah daerah dan kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif, sehingga berbagai agenda internasional dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
Selain itu diharapkan memperkuat kolaborasi tiga pilar di tingkat provinsi, yakni Pemerintah Provinsi NTB, Polda NTB, dan Kodam XXX/Rinambora. Kolaborasi ketiga unsur tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung pembangunan dan kemajuan NTB, termasuk melalui penyelenggaraan berbagai event bertaraf internasional.
“Sehingga kegiatan-kegiatan tersebut harus kita support. Kodam Rinambora akan selalu hadir, akan selalu membantu Gubernur, Kapolda, dan terutama kepada seluruh masyarakat. Sehingga event-event itu tetap bisa berlangsung dengan baik. Jadi tiga pilar pembangunan itu kalau di tingkat provinsi Pemprov, Polda dan Kodam sekarang,” pungkasnya. (era)


