BerandaBerandaData Akurat Jadi Kunci Percepatan Penurunan Stunting di Lombok Timur

Data Akurat Jadi Kunci Percepatan Penurunan Stunting di Lombok Timur

Selong (globalfmlombok.com)–

Wakil Bupati Lombok Timur Mohammad Edwin Hadiwijaya menegaskan bahwa data yang akurat dan terintegrasi menjadi fondasi utama dalam upaya mempercepat penurunan stunting. Tanpa basis data yang valid, berbagai intervensi pemerintah dinilai tidak akan tepat sasaran.

Hal itu disampaikan Edwin saat peluncuran Intervensi Serentak Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi NTB (PP3S) yang dirangkaikan dengan Pasar Rakyat di Kantor Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, Kamis (2/7).

Menurut Edwin, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus membenahi sistem pendataan dengan mengintegrasikan data dari berbagai sektor agar penanganan stunting dapat dilakukan secara lebih efektif.

“Langkah pertama yang harus kita kawal bersama adalah data yang akurat. Dengan data yang benar, intervensi kepada calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, bayi hingga balita dapat dilakukan secara tepat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Lombok Timur menjadi salah satu dari lima kabupaten/kota di Indonesia yang mendapat pendampingan dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan dalam penguatan sistem data percepatan penurunan stunting.

Selain memperbaiki kualitas data, pemerintah daerah juga memperkuat kolaborasi lintas sektor. Menurut Edwin, penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, penyediaan sanitasi, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Lombok Timur kini memiliki 263 dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain mendukung pemenuhan gizi masyarakat, program itu juga dinilai mampu menciptakan ribuan lapangan kerja bagi warga.

Sementara itu, Kepala Desa Lendang Nangka Utara Lalu Wiranata mengatakan desanya memiliki 15 dusun dengan jumlah penduduk lebih dari 11.000 jiwa dan luas wilayah hampir 900 hektare yang didominasi lahan pertanian nanas.

Meski demikian, desa tersebut masih menghadapi persoalan kemiskinan. Tercatat sekitar 1.200 kepala keluarga masih tergolong miskin. Melalui Program Desa Berdaya, sekitar 200 kepala keluarga telah menerima manfaat secara langsung.

Selain itu, Desa Lendang Nangka Utara juga memperoleh Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS). Dalam waktu dekat, desa itu juga akan menerima dukungan anggaran sebesar Rp500 juta untuk pembangunan rumah dan fasilitas pendukung desa.

Wiranata berharap sinergi program pemerintah provinsi dan kabupaten dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus menekan angka stunting secara berkelanjutan.

Peluncuran PP3S menjadi penegasan komitmen Pemerintah Provinsi NTB bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk memperkuat sinergi lintas sektor melalui perbaikan kualitas data, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan peran keluarga sebagai upaya mewujudkan generasi NTB yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.(ris/r)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


[td_block_social_counter manual_count_facebook="16985" manual_count_twitter="2458" youtube="#" style="style3 td-social-colored" f_counters_font_family="450" f_network_font_family="450" f_network_font_weight="700" f_btn_font_family="450" f_btn_font_weight="700" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjMwIiwiZGlzcGxheSI6IiJ9fQ==" tiktok="#" manual_count_tiktok="2018" manual_count_instagram="1170" facebook="#" twitter="#" instagram="#" manual_count_youtube="3005"]
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI