Beranda blog Halaman 370

DPC PDIP Kota Mataram Peringati Bulan Bung Karno, Nilai Kemanusiaan dan Kekuatan Literasi Patut Diteladani

Mataram (globalfmlombok.com)-

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Mataram menggelar diskusi kebangsaan dalam rangka memperingati bulan Bung Karno. Diskusi dilaksanakan di halaman kantor DPD PDIP Provinsi NTB, pada Sabtu Malam, 28 Juni 2025.

Diskusi yang dipandu Virgi Eka Ayu Rasta tersebut mengahdirkan tiga pembicara utama yakni Akademis UIN Mataram, Prof. Atun Wardatun, M.Ag, M.A, Ph.D, kedua, Ketua Forum Kerukunan Ummat Beragama NTB, Dr. Buya Muhammad Subki Sasaki, MH, dan Akademisi Universitas Mataram, Dr. Lalu Syaefuddin Gayep, SH, MH.

Diskusi publik yang mengangkat tema ‘Meneruskan Cita-cita Bung Karno, Relevansinya untuk Kalangan Milenial’. Diikuti oleh aktifitas dari berbagai organisasi kepemudaan, aktifis mahasiswa, aktifis perempuan, jurnalis serta kader PDI Perjuangan NTB.

Sejumlah tokoh nasionalis dan politisi PDIP NTB turut hadir dalam diskusi tersebut yakni Ketua DPD PDIP Provinsi NTB, H Rachmat Hidayat, Wakil Ketua DPD PDIP NTB, H Ruslan Turmudzi, Anggota DPRD Provinsi NTB, Raden Nuna Abriadi, Made Slamet yang juga Ketua DPC PDIP Kota Mataram, serta anggota DPRD Kota Mataram fraksi PDIP.

Ketua DPD PDIP NTB, H Rachmat Hidayat dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemikiran bung Karno tidak saja hanya berhasil menjahit persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia hingga menjadi bangsa yang merdeka. Tapi pemikiran bung Karno yang tertuang dalam ideologi Pancasila, telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap sejarah kehidupan bangsa-bangsa di dunia.

“Kita adalah penerus api perjuangan, bukan penjaga abu sejarah. Bagaimana dalam dada dan jiwa kita tetap menyala api cita-cita bung Karno.

Semangat nilai-nilai Pancasila harus hidup dalam setiap jiwa anak bangsa untuk menunjukkan kepada dunia, bahwa Pancasila adalah ideologi perdamaian dunia,” ujar Rachmat.

Dikatakan anggota DPR RI dari Dapil NTB 2 itu bahwa dunia saat ini sedang menghadapi tantangan zaman yang cukup berat. Dunia terpolarisasi oleh kepentingan sempit, dan krisis kemanusiaan seperti konflik berdarah. Di tengah situasi tersebut bangsa Indonesia tetap cerdik memainkan peran diplomatik dengan semangat Pancasila, memerankan politik bebas aktif menjadi dasar dalam menawarkan perdamaian dunia.

“Pancasila sebagai inspirasi kehidupan dunia. Meneruskan cita-cita bung Karno bukan hanya sekedar mengulang pidato dan kata-katanya, bagaimana menggali makna, bagaimana mengimplementasikannya. Dalam pergaulan kehidupan bermasyarakat, kita memegang teguh nilai-nilai Pancasila dan bineka tunggu Ika,” seru Rachmat.

Selanjutnya, Prof Atun Wardatun menyampaikan bahwa banyak sekali nilai-nilai yang patut diteladani oleh generasi muda bangsa hari ini dari ajaran-ajaran Bung Karno. Menurutnya dua hal penting yang perlu diteladani anak muda sekarang dari Bung Karno yakni tentang nilai-nilai kemanusiaan, dan kekuatan literasinya.

“Membaca pemikiran bung Karno, sangat banyak sekali nilai-nilai yang perlu kita teladani dari bung Karno. Pertama konsep humanity, yakni pandangan bung Karno untuk memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan. Sehingga Bung Karno menolak segala bentuk penjajahan dan penindasan atas harkat dan martabat kemanusiaan,” ungak Prof Atun.

Selanjutnya kekuatan dari perjuangan bung Karno yakni kemampuan literasinya yang sangat kuat. Melalui pidato-pidatonya mampu menginspirasi semangat persatuan, nasionalisme dan perjuangan rakyat Indonesia untuk menjadi Bangsa yang mereka.

Begitu juga dengan kekuatan literasi membaca dan menulisnya. Bung Karno berhasil menuangkan pikiran-pikirannya, ajaran-ajarannya melalui tulisan, buku-buku yang kemudian menjadi inspirasi dan rujukan bagi masyarakat dunia atas pentingnya tatatan kehidupan berbangsa dengan nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan bermartabat.

“Inspirasi yang perlu kita teladani oleh anak muda dari bung Karno ini adalah berliterasi secara baik. Bung Karno menulis dan public speaking-nya yang sangat baik. Hanya bung Karno yang mampu bagus dua-duanyanya, beliau adalah orator sekaligus writer yang ulung,” ungkap Atun.

Sementara itu Lalu Syaefuddin Gayep dalam pemaparannya menyinggung terkait dengan implementasi nilai-nilai Pancasila. Ia melihat hari ini Pancasila hanya diungkapkan sebatas kata-kata, namun pemahaman terhadap warisan nilai-nilai luhur dari Pancasila masih sangat dangkal. Terutama dikalangan generasi milenial dan gen Z.

“Sekarang ini banyak yang hapal Pancasila tapi tidak memaknai subtansinya, nilai-nilainya. Pancasila sangat tepat lahir di Indonesia yang beragam ini. Saya membayangkan tanpa Pancasila, mungkin akan ada negara Lombok, negara Sumbawa, negara Jawa, negara Sumatra, dan lain-lain. Jadi Pancasila ini sangat fundamental, mejahit semua elemen kebangsaan kita,” ungkap Gayep.

Ia mendorong generasi muda untuk kembali membaca ajaran-ajaran bung Karno lewat buku-bukunya. Sebab Bung Karno sendiri lewat membaca buku-buku dan pikiran-pikiran orang besar, yang kemudian mempengaruhi semngat revolusioner yang sangat kuat.

“Pikiran pertama bung Karno terhadap bangsa Indonesia ini adalah melawan eksploitasi manusia atas manusia. Bagaimana bung Karno melawan kolonialisme yang mengeksploitasi bangsa  Indonesia,” kata Gayep.

Karena itu dalam momentum peringatan bulan Bung Karno itu, tidak hanya sekedar acara seremonial belaka. Namun bagaimana menyerap kembali intisari semangat pejuang dari bung Karno. “Ini bukan soal pidato yang mengulang kata-katanya bung Karno, ini bukan roah, bukan haul. Tapi dalam peringatan bulan bung Karno ini selalu diwarnai dengan dealitika, ayok kita berliterasi, berdiskusi, berdebat, kemudian kita bergerak untuk berjuang. Itu yang dilakukan bung Karno,” seru Gayep.

Pada kesempatan itu Gayep menyinggung salah satu yang konsisten menjaga api semangat perjuangan bung Karno dalam praktik kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini adalah PDI Perjuangan. “PDIP ini bukan partai biasa, tapi partai yang lelah menderita, tidak lahir dari borjuasi, tapi dari kalangan Marhaen. PDIP hari ini adalah cerminan perjuangan Sukarno,” ungkapnya.

Kemudian Buya Subki Sasaki menyampaikan membaca pikiran-pikiran Bunk karno pada masanya. Tidak hanya berbicara pada konteks zaman perjuangan kemerdekaan itu saja. Tetapi pikiran-pikiran bung Karno berbicara jauh tentang perjalanan bangsa Indonesia untuk generasi kedepannya. 

“Bung Karno itu orang yang melampaui zamannya, pemikiran bung Karno tetap hidup dan relevan hingga saat sekarang ini. Kita ingat perkataan bung Karno bahwa perjuangan generasi berikutnya jauh lebih berat dari perjuangan diri. Karena menghadapi penjajah itu jauh lebih mudah dari menghadapi penjajah dari bangsa sendiri. Ini khawatiran beliau dulu,” ungkap Buya Subki Sasaki.

Karena itu dia menyerukan bagaimana generasi muda, mahasiswa untuk terus berdealitika merawat pikiran-pikiran bung Karno lewat diskusi-diskusi di kampus, untuk melahirkan pokok-pokok pikiran tentang persatuan dan kesatuan dalam bingkai kebinekaan. “Kekuatan kita sebagai bangsa saat ini adalah menjaga tiga hal, spirit keagamaan, kebangsaan dan kebudayaan,” pungkasnya. (*)

Di Bawah Pengaruh Alkohol, Warga Karang Medain Aniaya Tetangganya, Pelaku Diamankan Polisi

Mataram (globalfmlombok.com)-

Seorang pria berinisial NK (51 tahun), warga Lingkungan Karang Medain, diamankan Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Selaparang setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap tetangganya sendiri, INM (54 tahun). Insiden ini terjadi pada Rabu malam (25/06/2025) sekitar pukul 23.15 Wita di pekarangan rumah korban.

Kapolsek Selaparang Ipda Zulharman Lutfi, SH., membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan, pelaku yang saat itu dalam pengaruh minuman keras mendatangi rumah korban dengan dalih mencari istrinya yang sedang bersama istri korban. Namun tanpa alasan jelas, pelaku justru langsung memukul korban dengan sebuah pipa barbel yang ujungnya dicor semen.

“Korban saat itu sedang duduk di pekarangan rumah. Tiba-tiba datang terduga pelaku dan langsung memukul menggunakan pipa barbel, menyebabkan memar di bagian pundak korban,” jelas Kapolsek.

Akibat kejadian tersebut, korban langsung dilarikan ke rumah sakit oleh putrinya untuk mendapat perawatan medis. Tak lama berselang, pihak keluarga melaporkan insiden ini ke Polsek Selaparang dengan melampirkan hasil visum sebagai bukti.

Tim Opsnal yang menerima laporan langsung bergerak cepat, melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan NK beserta barang bukti berupa pipa barbel yang digunakan untuk memukul korban.

“Saat diamankan, pelaku mengakui perbuatannya. Ia kini telah ditahan di Mapolsek Selaparang dan menjalani pemeriksaan intensif,” terang Ipda Zulharman.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, yang diancam dengan hukuman pidana penjara.

Kapolsek Selaparang menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan kekerasan di wilayah hukumnya, apalagi antar warga yang seharusnya hidup berdampingan secara damai.

“Kami akan terus hadir dan bertindak tegas demi menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” tutupnya.(ris/r)

 

Usai Insiden Juliana, Kecelakaan Kembali Terjadi di Rinjani, Korban Berhasil Dievakuasi dengan Selamat

Mataram (globalfmlombok.com)-

Usai insiden WNA asal Brasil Juliana Marins meninggal dunia setelah terjatuh dari Rinjani pada Sabtu 21 Juni 2025, kasus kecelakaan pendakian Rinjani kembali terjadi sepekan kemudian. Kecelakaan menimpa wisatawan asal Malaysia Nazli Bin Awan Mahat pada Jumat sore (27/6).

Namun beruntung Nazli Bin Awan Mahat, berhasil dievakuasi dengan selamat dari jalur pendakian menuju Danau Segara Anak di Taman Nasional Gunung Rinjani setelah mengalami kecelakaan. Korban kini dalam kondisi stabil dan telah pulih sepenuhnya.

Insiden ini bermula pada Jumat, 27 Juni 2025, sekitar pukul 15.20 Wita, ketika Kepala Resort Sembalun, Taofikurrahman menerima laporan dari seorang pemandu wisata mengenai adanya pengunjung yang terjatuh. Begitu mendapatkan laporan, ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kapala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Kami langsung memvalidasi informasi tersebut. Prioritas kami adalah memastikan kebenaran laporan dan segera mengambil tindakan,” ujar Yarman, Kepala Balai TNGR saat dikonfirmasi via telepon, Sabtu (28/6).

Tidak butuh waktu lama, hanya sekitar dua menit setelah validasi data, tepat pukul 15.22 Wita, Kepala Resort TNGR Sembalun langsung berkoordinasi dengan Tim Evakuasi Emergency Medical and Health Care (EMHC), atau Tim Medis dan Kesehatan Darurat Gunung Rinjani.

Tepat pukul 16.00 Wita, tim evakuasi yang terdiri dari 8 orang, termasuk tenaga medis dari EMHC dan porter langsung bergerak menuju lokasi korban. Proses evakuasi berjalan lancar berkat kesigapan dan kerja sama tim.

“Medan memang menantang, tapi koordinasi yang baik antar anggota tim membuat proses evakuasi berjalan efektif,” jelas Mustiadi, salah satu tenaga medis dari EMHC yang turut dalam tim evakuasi.

Korban akhirnya berhasil dievakuasi dan mendapatkan pemeriksaan medis di Puskesmas Sembalun pada Sabtu, 28 Juni 2025, pukul 08.30 Wita.

Saat ini, Nazli Bin Awan Mahat telah pulih dan dapat beraktivitas seperti sedia kala. “Saya sangat bersyukur atas pertolongan cepat dari tim evakuasi dan semua pihak yang terlibat. Ini adalah pengalaman yang tidak akan saya lupakan,” kata Nazli.(ris)

Viral Bayar Parkir Tak Wajar, DPRD NTB Desak Angkasa Pura I Audit Pengelola Parkir di Bandara Lombok

Mataram (globalfmlombok.com)-

Ketua Komisi IV DPRD NTB, Hamdan Kasim ikut angkat bicara menanggapi keluhan masyarakat terkait dugaan praktik tarif parkir tidak wajar di Bandara Internasional Lombok. Ia menyebut persoalan ini bukan hanya merugikan masyarakat, tetapi sudah masuk kategori tindakan melawan hukum dan harus segera diusut tuntas.

“Ini bukan lagi soal keluhan biasa. Sudah ada bukti nyata dan diberitakan media. Karena itu saya mendorong Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara Lombok untuk segera melakukan audit terhadap pengelola parkir di Bandara Lombok. Ingat, pengelolaan parkir ini diserahkan ke pihak ketiga. Kalau terbukti melakukan kecurangan, harus segera ditindak,” tegas Hamdan, Sabtu (29/6).

Politisi muda dari Fraksi Partai Golkar ini menilai kasus ini sangat serius dan berpotensi merugikan banyak orang. Ia menduga banyak korban lain yang mengalami hal serupa tanpa menyadarinya.

“Kalau satu dua orang saja sudah bisa sampai ratusan ribu rupiah, bayangkan kalau ini terjadi ke puluhan atau ratusan pengguna jasa lainnya. Ini sangat berbahaya. Saya tegaskan, ini masuk ranah kriminal dan harus dilaporkan ke aparat penegak hukum (APH),” ujarnya.

Lebih lanjut, Hamdan mendesak agar kontrak dengan pengelola parkir saat ini dievaluasi total. Bahkan, ia meminta agar Angkasa Pura I mempertimbangkan mengganti pihak ketiga tersebut dengan pelaku usaha lokal yang lebih transparan dan bertanggung jawab.

“Kalau sudah terbukti seperti ini, terang benderang. Jangan dipertahankan lagi. Ganti saja dengan pengusaha lokal kalau bisa. Kita juga harus beri ruang bagi pengusaha daerah yang jelas-jelas bisa lebih dikontrol,” tandasnya.

Hamdan juga menyerukan agar masyarakat yang pernah mengalami hal serupa segera melapor. “Silakan laporkan ke Ombudsman, ke polisi. Jangan diam. Kalau tidak ditindak hari ini, bisa jadi setiap hari ada korban baru yang dirugikan. Ini harus segera dihentikan.” Katanya.

Diketahui, keluhan masyarakat mencuat setelah seorang warga Lingsar Lombok Barat, Ahmad Yani, menceritakan pengalamannya yang harus membayar parkir sebesar Rp360 ribu meskipun hanya memarkir kendaraan kurang dari satu jam di Bandara Lombok.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat malam (28/6). Yani menggunakan sistem pembayaran digital QRIS saat menjemput keluarganya di area kedatangan. Namun, ia terkejut saat nominal yang harus dibayar mencapai Rp360 ribu.

“Harusnya cuma Rp7.500. Tapi pas bayar, muncul angka Rp360 ribu. Petugas parkir juga bingung dan bilang itu karena sistem. Saya tanya apakah uangnya bisa dikembalikan, katanya harus buat laporan dulu,” kata Yani.

Yang lebih mencurigakan, transaksi pembayaran tersebut tercatat atas nama merchant “Parkee”, bukan entitas resmi pengelola parkir bandara. Alamat merchant tersebut pun tercatat di Jakarta Barat, jauh dari lokasi bandara.(ris/r)

Pengendara Ini Sangat Kaget, Parkir Mobil Kurang dari 1 Jam Bayar Rp360 Ribu di Bandara Lombok

Mataram (globalfmlombok.com) –

Sejumlah pengguna jasa Bandara Internasional Lombok mengeluhkan sistem pembayaran parkir yang dinilai janggal dan merugikan. Salah satunya dialami oleh Ahmad Yani, warga Lingsar Lombok Barat, yang mengaku harus membayar parkir sebesar Rp360 ribu meskipun hanya memarkir mobil kurang dari satu jam.

Yani menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada malam Sabtu (28/6/2025) saat ia dijemput keluarganya di area kedatangan Bandara Lombok. Ia memilih membayar parkir menggunakan sistem QRIS, namun terkejut saat mendapati nominal yang harus dibayar mencapai ratusan ribu rupiah.

“Pas saya cek kembali, harusnya saya hanya bayar Rp7.500. Tapi sistem menampilkan tagihan Rp360 ribu. Petugas loketnya juga bingung, katanya ini karena sistem. Saya tanya apakah uang kelebihan bisa dikembalikan, jawabannya harus buat laporan dulu,” kata papar Yani.

Yang membuatnya lebih curiga, bukti transaksi QRIS menunjukkan pembayaran dilakukan ke nama merchant “Parkee”, yang tidak mencerminkan entitas resmi pengelola parkir di bandara. Alamatnya juga Jakarta Barat.

“Ini kok seperti bukan lembaga resmi? Bagaimana kalau yang mengalami ini wisatawan asing?,” ujarnya kecewa.

Kondisi itu diperparah oleh antrean kendaraan yang mengular di gerbang keluar parkir, lantaran banyak pengendara gagal transaksi akibat saldo kartu yang dianggap tidak cukup oleh mesin, padahal saldo mencukupi.

“Karena itu saya akhirnya pakai QRIS. Tapi ternyata malah begini jadinya,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Nasruddin, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB. Ia mengaku pernah mengalami tagihan ratusan ribu meski waktu parkir sangat singkat. Setelah peristiwa itu, Nasruddin mengaku enggan lagi menggunakan QRIS untuk membayar parkir di bandara.

“Saya pernah bayar ratusan ribu, padahal hanya parkir sebentar. Karena itu saya sekarang tobat pakai QRIS di sana, saya lebih pilih bayar tunai saja,” ujar Nasruddin, Minggu (29/6/2025).

Ia juga mempertanyakan keamanan sistem pembayaran nontunai di area bandara yang seharusnya menerapkan standar ketat. “Nomor QRIS itu bisa saja ditiru kalau tidak dikontrol ketat,” katanya.

Menanggapi keluhan tersebut, Humas Bandara Lombok Arif Haryanto mengaku telah berkoordinasi dengan pengelola parkir, yakni PT Angkasa Pura Support (APS) Lombok, untuk menelusuri kejadian tersebut. Ia juga memastikan bahwa informasi dan data konsumen sudah disampaikan ke pihak terkait untuk ditindaklanjuti.

“Sudah saya tindaklanjuti, saya telah berkoordinasi dengan Branch Manager APS Lombok untuk menelusuri hal ini. Nomor pengguna jasa juga sudah saya sampaikan. Kami berharap ada solusi terbaik,” ujar Arif.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menyampaikan keluhan secara resmi melalui berbagai saluran resmi Bandara Lombok.

“Setiap keluhan sebaiknya disampaikan melalui akun resmi kami, atau lewat nomor 172 dan email ke contact@injourneyairports.id. Sistem akan menindaklanjuti ke pihak terkait dan menjadi bahan evaluasi layanan kami,” tambah Arif.

Insiden ini menyoroti perlunya evaluasi terhadap sistem pembayaran parkir di Bandara Internasional Lombok, khususnya penggunaan QRIS oleh pihak ketiga. Transparansi, keamanan transaksi, dan kepastian pengembalian dana bagi konsumen menjadi isu penting yang harus segera direspons oleh pengelola.

Pihak bandara diminta lebih aktif mengawasi dan menjamin bahwa setiap sistem pembayaran yang digunakan telah diverifikasi dan sesuai dengan standar layanan internasional, demi menjaga kepercayaan publik dan kenyamanan penumpang, terutama wisatawan yang baru pertama kali datang ke NTB.(ris/r)

Telkomsel Tegaskan Kepemimpinan sebagai Pusat Hiburan Digital Terlengkap Indonesia di APOS 2025

Badung (globalfmlombok.com)-

Telkomsel kembali meneguhkan komitmennya sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan dan entertainment hub terlengkap di Indonesia dengan berpartisipasi pada Asia-Pacific Video & OTT Summit (APOS) 2025 yang digelar di Badung, Bali, 24–26 Juni 2025. Pada ajang prestisius yang dihadiri pemimpin industri seperti Google, Netflix, TikTok, Warner Bros Discovery, Walt Disney, dan raksasa media regional lainnya ini, Telkomsel dipercaya menjadi host sesi Welcome Reception untuk menyambut para delegasi dan membuka rangkaian diskusi strategis mengenai masa depan hiburan digital Asia-Pasifik.

Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng, menyatakan, sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan di kawasan yang telah menemani perjalanan digital masyarakat Indonesia selama 30 tahun, Telkomsel terus berevolusi menjadi entertainment hub terdepan yang inklusif.

«Melalui APOS 2025, kami ingin memperlihatkan bagaimana kekuatan ekosistem Telkomsel – MAXstream Studios, IndiHome, hingga MyTelkomsel – memberi panggung global bagi konten, talenta, budaya, dan kisah Indonesia,» ujarnya.

Rekam Jejak Inovasi: Menggerakkan Adopsi Hiburan Digital Tanah Air

Sejak tahun 2014, Telkomsel telah mencatat berbagai pencapaian penting dalam dunia hiburan digital, dimulai dengan peluncuran platform streaming pertamanya, Bola Samba. Perjalanan ini berlanjut dengan hadirnya aplikasi MAXstream pada 2018, yang menjadi platform utama dalam menghadirkan konten premium dan memproduksi konten orisinal bersama mitra video ternama.

Selama bertahun-tahun, Telkomsel telah memantapkan posisinya sebagai perusahaan telekomunikasi pilihan utama bagi berbagai platform video global seperti Netflix, Disney+ Hotstar, YouTube, dan Prime Video. Pengalaman hiburan digital semakin ditingkatkan melalui integrasi fitur streaming di aplikasi MyTelkomsel, yang memberikan akses mudah dan praktis bagi pengguna.

Pada 2023, Telkomsel memperkuat strategi Fixed Mobile Convergence (FMC) dengan mengintegrasikan IndiHome ke dalam ekosistemnya, menggabungkan layanan IPTV dan konektivitas broadband berkecepatan tinggi, lengkap dengan konten berlisensi untuk jutaan rumah tangga. Terbaru di tahun 2024, Telkomsel memperluas produksi konten lokal melalui transformasi MAXstream menjadi MAXstream Studios, menghadirkan konten yang lebih relevan – khususnya untuk Gen Z – melalui kolaborasi dengan platform drama vertikal dan distribusi yang menjangkau berbagai perangkat.

Rekam jejak tersebut menegaskan peran Telkomsel dalam membentuk perilaku konsumsi hiburan digital di Indonesia – dari bundling paket data, produksi konten orisinal, hingga integrasi layanan konvergensi.

Lebih dari 30 Mitra Video Lokal & Global: Konten Tanpa Batas, Akses Tanpa Kompromi

Telkomsel kini berelasi dengan lebih dari 30 mitra konten nasional dan internasional – mulai dari Netflix, Disney+ Hotstar, Warner Bros Discovery, TikTok, YouTube, Vidio, hingga Viu – memberikan pelanggan pilihan tayangan terlengkap, baik blockbuster global maupun karya sineas lokal Asia-Pasifik dan Indonesia. Melalui skema data bundling, co-production, sampai dengan ragam format tayangan khusus, kemitraan bersama Telkomsel telah membuka jalur distribusi baru bagi kreator Indonesia agar mampu bersaing di panggung global.

Capaian yang Lampaui Layanan Konektivitas

  • MAXstream Studios – Film pendek Little Rebels Cinema Club menorehkan sejarah sebagai pemenang Crystal Bear – Best Short Film (Generation Kplus) di Berlinale 2025, memperkuat kredibilitas MAXstream dan membuktikan kekuatan cerita lokal di festival film kelas dunia.
  • IndiHome – Sejak terintegrasi dengan Telkomsel, IndiHome telah mendapatkan rating ‘Excellent’ dalam kategori Pay TV (Champion) dan Fixed Broadband (Nominee) di ajang International Customer Experience (ICX) Awards 2024, menegaskan standar layanan broadband konvergensi bertaraf global. (r)

Legislator Abdul Hadi Menilai Keterlambatan Evakuasi Pendaki Asal Brasil di Rinjani jadi Momentum Pembenahan Basarnas

Mataram (globalfmlombok.com)-

Anggota Komisi V DPR RI yang juga Wakil Ketua Fraksi PKS Bidang Infrastruktur dan Pembangunan, H. Abdul Hadi, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Juliana Marins, pendaki asal Brasil, dalam kecelakaan di kawasan Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat.

Legislator asal Dapil NTB 2 ini mengungkapkan keprihatinannya atas keterlambatan evakuasi korban yang memerlukan waktu hingga tiga hari sejak korban pertama kali melaporkan kondisinya.

“Publik berhak mempertanyakan lambatnya evakuasi ini. Bagaimana bisa dalam waktu kritis korban sempat memberi sinyal dan baru bisa dijangkau setelah tiga hari? Ini harus menjadi pembelajaran serius,” ujar Abdul Hadi di Jakarta, Rabu (25/6).

Menurutnya, Basarnas dan tim SAR memang dihadapkan pada tantangan medan ekstrem, kabut tebal, dan posisi korban di jurang sedalam 600 meter. Ia pun memberi apresiasi atas dedikasi tim SAR di lapangan, tetapi menekankan bahwa kejadian ini harus dievaluasi secara mendasar agar standar tanggap darurat bisa lebih cepat dan lebih tepat.

“Sudah saatnya kita mengevaluasi dan memperbarui SOP evakuasi di kawasan pegunungan dan taman nasional. Latihan rutin dan pelibatan komunitas lokal harus ditingkatkan agar respons lebih sigap,” ungkap Politisi PKS asal Lombok ini.

Selain itu, Abdul Hadi mendorong agar pemerintah memperkuat kapasitas dan teknologi SAR. “Pengadaan drone pencari panas dan drone logistik berat harus menjadi prioritas, sekaligus memastikan seluruh pendaki, terutama wisatawan mancanegara, membawa pelacak GPS atau emergency beacon. Dengan begitu, upaya evakuasi bisa berlangsung lebih cepat dan akurat,” tambahnya.

Ia juga meminta adanya pusat komando terpadu dalam situasi darurat agar koordinasi antarinstansi – Basarnas, taman nasional, TNI, Polri, BPBD, dan komunitas lokal – lebih efektif dan berbasis data real-time.

“Kejadian ini harus menjadi momentum pembenahan menyeluruh agar tragedi serupa tidak terulang di masa depan,” pungkasnya.(ris/)

Polresta Mataram Kembalikan 55 Barang Bukti Hasil Ungkap Kasus, Termasuk Motor, Mobil hingga HP

Mataram (globalfmlombok.com)-

Dalam upaya transparansi dan pelayanan maksimal kepada masyarakat, Polresta Mataram menggelar kegiatan Pengembalian dan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika hasil pengungkapan kasus oleh Sat Reskrim dan Sat Resnarkoba selama periode April – Mei 2025, yang berlangsung di Gedung Wira Pratama Mapolresta Mataram, Selasa (24/06/2025).

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Mataram AKBP Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Mataram, perwakilan Walikota Mataram, Kodim 1606/Mataram, Kejaksaan Negeri, PN Mataram, BNN Kota Mataram, Dinas Kesehatan, serta para Kasat dan Kapolsek jajaran Polresta Mataram.

Dalam sambutannya, Kapolresta menjelaskan bahwa pengembalian barang bukti kepada korban merupakan bagian dari inovasi pelayanan publik yang telah dilakukan sejak tahun 2023.

“Ini bentuk komitmen kami dalam membantu masyarakat, khususnya korban pencurian. Barang bukti yang berhasil diamankan kini bisa kembali dimanfaatkan oleh pemiliknya,” ujarnya.

Pada periode April – Mei 2025, sebanyak 55 barang bukti berhasil dikembalikan. Rinciannya antara lain: 15 unit sepeda motor, 3 unit mobil, 6 unit handphone, 1 unit TV, 1 unit sepeda listrik, 26 lembar STNK, 1 unit speaker, 2 unit AC.

Selain pengembalian barang, kegiatan ini juga disertai pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Sat Resnarkoba. Kapolresta menegaskan bahwa selain barang bukti, para pelaku tindak pidana tetap diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami sadari, belum semua laporan bisa kami ungkap karena berbagai kendala. Tapi kami terus berusaha maksimal dengan sumber daya yang ada. Mohon doa dan dukungan masyarakat agar ke depan pengungkapan bisa lebih banyak lagi,” tegasnya.

Salah satu warga yang menerima kembali sepeda motornya menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras jajaran Polresta Mataram.

“Alhamdulillah, motor saya yang hilang sudah kembali. Terima kasih kepada Polresta Mataram dan seluruh personelnya yang bekerja keras mengungkap kasus ini,” ujar warga tersebut haru.

Source : Humas Polresta Mataram

#polriuntukmasyarakat  #Pengembalianbb #pemusnahanbarangbukti #sorotan #fyp #globalfmlombok

Evakuasi WNA Brasil, Jalur Pendakian Pelawangan 4 Sembalun ke Puncak Rinjani Ditutup Sementara

Mataram (globalfmlombok.com)-

Jalur pendakian dari Pelawangan 4 Sembalun ke puncak Gunung Rinjani ditutup sementara. Penutupan dilakukan hingga proses evakuasi pendaki wanita asal Brasil, JDSP alias Julia (27), yang  jatuh saat mendaki Gunung Rinjani selesai dilakukan.

“Aktivitas pendakian dari Pelawangan 4 jalur wisara Pendakian Sembalun menuju puncak gunung rinjani ditutup sementara mulai 24 Juni 2025 sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan atau sampai dengan proses evakuasi korban selesai dilakukan,” ujar Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Yarman dalam Keterangannya, Selasa (24/6/2025).

Yarman mengatakan penutupan sementara ini dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi hingga mempertimbangkan aspek keselamatan pengunjung dan tim evakuasi.

“Dalam rangka percepatan proses evakuasi korban kecelakaan di Cemara Nunggal jalur menuju Puncak Gunung Rinjani dan mempertimbangkan aspek keselamatan pengunjung, keselamatan tim evakuasi serta menjaga kondusivitas area di sekitar lokasi evakuasi,” ujar Yarman.

Yarman menyebut pengunjung masih dapat melakukan pendakian di seluruh jalur wisata pendakian sampai dengan lokasi Pelawangan 4 Sembalun. Yarman mengimnbau para pendaki untuk tetap mengedepankan keamanan dan keselamatan dalam pendakian.

“Pengunjung masih dapat melakukan aktivitas pendakian di seluruh jalur wisata pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani sampai dengan lokasi Pelawangan 4 Sembalun,” ujar Yarman.

Sebelumnya, Menhut Raja Antoni memastikan pemerintah Indonesia serius dalam menangani proses evakuasi. Raja Antoni menyebut pagi ini dirinya telah berkoordinasi dengan Kepala Basarnas, Gubernur NTB hingga Kapolda terkait porses lanjutan evakuasi yang akan dilakukan hari ini. Sebanyak 4 helikopter telah disiapkan untuk membantu evakasi.

“Pagi ini, Kepala Basarnas dan juga pemerintah NTB, serta Kepala Balai Taman Nasional Rinjani tadi pagi sudah saya telepon semua, termasuk Kapolda,” ujar Menhut Raja Antoni, Selasa (24/6/2025).

“Pemerintah semua serius untuk menangani kasus ini, jam 7 pagi tadi teman-teman dari balai dan semua sudah ke TKP lagi, bahkan Pak Basarnas mengatakan bahwa satu pesawat helikopter sudah standby, Pak Gubernur juga sudah menstandbykan 3 jenis helikopter yang diupayakan dapat melakukan evakuasi,” ujar Menhut Raja Antoni.(ris)

Wisatawan Brasil yang Jatuh di Rinjani Terdeteksi, Tim SAR Masih Terkendala Medan Ekstrem

Mataram (globalfmlombok.com)-

Tim SAR gabungan telah menemukan keberadaan wisatawan perempuan berkebangsaan Brasil, JDSP (27 tahun), yang dilaporkan jatuh ke arah Danau Segara Anak di sekitar titik Cemara Nunggal, Gunung Rinjani.

Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan, korban ditemukan pada hari Senin (23/6) pukul 07.05 Wita, kurang lebih 500 meter dari titik awal jatuhnya.

“Tim SAR gabungan berhasil menemukan survivor dengan visualisasi drone thermal,” kata Hariyadi dalam keterangannya, Senin (23/6) malam.

Berdasarkan pantauan dari drone, korban dalam kondisi tidak bergerak. Saat ini, tim SAR gabungan masih berupaya keras melakukan evakuasi terhadap JDSP yang jatuh ke kedalaman ratusan meter tersebut. Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu pagi, 21 Juni 2025, saat korban sedang mendaki menuju puncak Gunung Rinjani.

“Kami terkendala medan yang ekstrem dan berkabut di sekitar lokasi kejadian,” tambahnya.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Kantor SAR Mataram, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), TNI, Polri, BPBD Lombok Timur, Unit SAR Lombok Timur, EMHC, Damkar, Relawan Rinjani, porter, dan unsur terkait.

Sebelumnya, Kepala Balai TNGR Yarman dalam keterangan resminya mengatakan, kedalaman lereng yang menjadi lokasi tempat jatuhnya korban diperkirakan mencapai 150–200 meter. Teriakan minta tolong dari korban menjadi titik awal koordinasi cepat antar pihak.(ris)