Beranda blog Halaman 341

Empat Pengedar Ditangkap di Sumbawa, Polisi Sita 90,5 Gram Sabu

Sumbawa Besar (globalfmlombok.com) – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Sumbawa, mengamankan empat orang terduga pengedar Narkotika jenis sabu di Kecamatan Rhee, Jumat (15/8) sekitar pukul 20.50 wita.

“Pelaku berinisial T (23), F (33), H (37), dan M (36) merupakan warga Kecamatan Empang dan Tarano dan mereka kita amankan saat hendak kembali ke daerah asal usai membeli sabu di Buer,” kata Kasat Narkoba Iptu Harirustaman, kepada wartawan, Sabtu (16/8/2025).

Pengungkapan kasus tersebut, kata Obe, sapaan akrabnya, berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang dilakukan para terduga di Kecamatan Rhee. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap para pelaku ketika hendak pulang ke Kecamatan Empang.

“Mereka kami tangkap usai kendaraan mereka kita hadang dibantu anggota Polsek Rhee, saat melintas di depan Mapolsek Rhee usai membeli sabu di Buer,” ujarnya.

Dari tangan para terduga pelaku, Polisi menyita satu poket besar narkotika jenis sabu dengan berat bruto 90,5 gram yang disimpan dalam plastik hitam. Selain itu, turut diamankan empat unit Handphone Android dan satu unit mobil Avanza.

“Saat kita periksa mengaku diminta B untuk mengambil narkotika di Kecamatan Buer, tepatnya di depan SMKN 1 Buer, dari seseorang yang tidak mereka kenal,” jelasnya.

Obe meyakinkan, pengungkapan terhadap kasus tersebut merupakan salah satu komitmen Polri dalam memberantas peredaran narkotika yang meresahkan masyarakat. “Kami akan terus mendalami kasus ini untuk mengungkap jaringan yang lebih besar,” tambahnya.

“Keempat terduga pelaku beserta barang bukti juga sudah kita amankan di Mapolres untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. (ils)

Damkarmat Mataram Bantu Lepaskan Tangan Warga Terjepit Mesin Penggiling Daging

Mataram (suarantb.com) – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Mataram kembali menjalankan tugas kemanusiaan di luar tugas utama mereka. Kali ini, mereka membantu petugas medis dalam upaya penyelamatan seorang warga yang tangannya terjepit di dalam mesin penggiling daging bakso di RSUD Provinsi NTB, Senin (18/8) sore sekitar pukul 17.30 Wita.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Damkarmat Kota Mataram, Multazam mengatakan, pihaknya menerima permintaan bantuan dari pihak rumah sakit untuk menangani kasus tersebut.

“Kami mendapat laporan dari RSUD Provinsi NTB yang meminta bantuan untuk melepaskan tangan korban yang masuk ke dalam mesin penggiling daging. Petugas kami langsung bergerak ke lokasi dan membantu tim medis,” ujarnya, Senin (18/8/2025) malam.

Setibanya di rumah sakit, tim Damkarmat Mataram segera berkoordinasi dengan tim medis untuk mengobservasi kondisi korban dan merumuskan langkah penanganan. Proses evakuasi memerlukan ketelitian dan kehati-hatian tinggi agar tidak menimbulkan luka tambahan pada korban.

“Tim yang kami kerahkan berasal dari Komando Danton II. Alhamdulillah, berkat kerja sama dengan tenaga medis, proses pelepasan tangan korban bisa dilakukan dengan cepat dan aman,” tambahnya.

Kronologi Kejadian

Peristiwa nahas ini dialami oleh seorang pria asal Lingkungan Lilin, Desa Penimbung, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Berdasarkan keterangan sementara, insiden terjadi saat korban tengah menggiling daging menggunakan mesin penggiling otomatis. Setelah proses penggilingan selesai, korban berniat membersihkan sisa-sisa daging di dalam mesin.

Namun nahas, korban belum mematikan mesin sepenuhnya, sehingga tangan korban masuk ke dalam mesin dan tergiling sebagian. Korban segera dilarikan ke RSUD Provinsi NTB untuk mendapatkan pertolongan medis. Karena tangan korban masih tersangkut di dalam mesin, tim medis kemudian meminta bantuan dari Damkarmat Kota Mataram untuk membantu proses pelepasan.

Saat ini, korban masih dalam perawatan tim medis. Belum ada keterangan resmi terkait kondisi terakhir korban maupun seberapa parah luka yang korban alami.

Pihak Damkarmat Mataram mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha kuliner, untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan alat-alat berat atau mesin. Serta memastikan mesin dalam kondisi mati sebelum membersihkannya, guna mencegah kejadian serupa. (pan)

Rumah Panggung di Wawo Terbakar, Pemilik Tak Terselamatkan

Bima (globalfmlombok.com) – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah panggung di Dusun Para Wangga, Desa Raba, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Minggu (17/8/2025) dini hari. Musibah tersebut merenggut nyawa pemilik rumah, Ridwan (45), yang ditemukan dalam kondisi hangus terbakar bersama seisi rumahnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bima, A. Rifai, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebutkan, laporan sementara menunjukkan kebakaran dipicu hubungan arus pendek listrik.

“Kerugian materil ditaksir sekitar Rp9 juta. Namun yang paling memprihatinkan, kejadian ini menelan korban jiwa satu orang, yaitu pemilik rumah,” sebutnya, Minggu, 17 Agustus 2025.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 03.30 Wita. Api tiba-tiba muncul di ruang tengah rumah panggung sembilan tiang milik korban. Kobaran api cepat membesar karena material bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Sekitar pukul 03.50 Wita, satu unit mobil tangki Kecamatan Wawo tiba di lokasi dan langsung membantu proses pemadaman,” ucapnya.

Upaya bersama warga dan petugas akhirnya berhasil menjinakkan api. Namun, seluruh bangunan rumah beserta isinya sudah hangus dilalap si jago merah. Saat warga melakukan pembersihan sekitar pukul 05.10 Wita, mereka menemukan jasad Ridwan dalam kondisi sudah hangus.

Babinsa bersama warga mengevakuasi korban, kemudian membawanya ke Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Wawo. Penemuan jasad korban tersebut membuat suasana duka menyelimuti warga setempat.

Camat Wawo, Syarifuddin, menyebutkan korban saat kejadian sedang sendirian di rumah. Anak dan istrinya tidak berada di rumah.

“Entah sedang tertidur apa bagaimana, menurut informasi korban ini ada gangguan kejiwaan,” sebutnya saat dihubungi Suara NTB, pada Senin, 18 Agustus 2025.

Ia menambahkan, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi. “Mereka sudah ikhlas, mungkin karena keluarganya sudah paham keadaan korban. Karena tidak ada kejanggalan atau indikasi apapun,” jelasnya.

Menurutnya, saat api sudah padam dan pendinginan dilakukan, korban ditemukan di bawah tumpukan pakaian yang terbakar. “Hanya tersisa tulang saja,” ujarnya.

Ia menegaskan situasi di Desa Raba pascakebakaran terpantau aman dan kondusif. Warga sudah kembali beraktivitas meski masih diliputi rasa duka mendalam.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima diharapkan segera turun tangan memberikan perhatian. Selain itu, Damkarmat Kabupaten Bima juga merekomendasikan agar Pemkab mempertimbangkan pengadaan mobil damkar di Kecamatan Wawo. Selama ini, warga hanya mengandalkan mobil tangki dan upaya swadaya untuk mengatasi kebakaran.

“Hal ini penting untuk mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari,” tutup Rifai (hir)

Krisis Air Mengancam, Pemprov NTB Belum Putuskan Permintaan Dispensasi Operasional PT TCN

Mataram (globalfmlombok.com) – Pemprov NTB belum mengambil keputusan terkait permintaan dispensasi operasional sementara PT Tiara Cipta Nirwana (TCN) yang diajukan oleh Bupati Kabupaten Lombok Utara.

Permintaan dispensasi ini agar perusahaan tersebut bisa beroperasi kembali. Tujuannya untuk menyalurkan air bersih kepada masyarakat yang ada di Gili Meno dan Trawangan. Sebab, TCN satu-satunya operator fasilitas Seawater Reverse Osmosis (SWRO) atau penyuling air laut yang ada di kawasan tersebut.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, H.Lalu Mohamad Faozal, S.Sos.M.Sis mengakui Bupati KLU telah meminta izin dispensasi agar PT TCN beroperasi kembali di Kawasan Gili Trawangan. Namun, hingga kini Pemprov belum mengambil langkah menyusul belum mengetahui kondisi riil lapangan.

“Belum ada solusi karena baru suratnya yang kita terima. Jadi permintaan  diskresi aturan hukumnya tapi kita belum pertimbangkan, tunggu dulu,” ujarnya setelah upacara HUT Ke-80 RI di NTB, Minggu, 17 Agustus 2025.

Surat permintaan dispensasi telah disampaikan oleh Bupati Kabupaten Lombok Utara kepada Gubernur NTB. Untuk Keputusan lebih lanjut, Pemprov NTB akan berdiskusi dengan Bupati KLU, selaku orang nomor satu di KLU.

Rencananya, pembahasan terkait permintaan tersebut akan dilanjutkan setelah peringatan HUT RI ke-80 dengan mengundang Bupati dan PDAM Lombok Utara.

“Kita ketemu Bupati dulu kita tidak tahu masalah betulnya. Permintaan diskresi ada pengecualian terhadap operasional PT TCN tapi ini belum kita jawab,” jelas Faozal.

Bupati KLU Bersurat ke Gubernur NTB

Bupati Kabupaten Lombok Utara, H. Najmul Ahyar menyampaikan surat bernomor 500.11.9.5/144/BUP/2025 kepada Gubernur NTB.

Dalam surat tersebut, ia mengajukan permohonan dispensasi operasional sementara sebagai langkah antisipatif terhadap potensi krisis air bersih di kawasan Gili Trawangan dan Gili Meno.

Permohonan ini diajukan menyusul pencabutan izin lokasi perairan yang sebelumnya dimiliki oleh PT TCN sebagai Perusahaan penyulingan air laut di Kawasan Gili Trawangan.

Kawasan Gili Indah, khususnya Meno dan Trawangan sangat membutuhkan perizinan operasional sementara PT TCN. Apabila permintaan ditolak, akan berdampak pada ribuan masyarakat dan pelaku pariwisata yang ada di Kawasan Tramena.

Dalam suratnya, Bupati membeberkan PT TCN merupakan satu-satunya sumber layanan air bersih bagi 4.800 penduduk lokal, 4.000 wisatawan harian, hotel, restoran, dan fasilitas layanan publik di Gili Trawangan dan Meno.

Potensi kerugian sektor pariwisata mencapai Rp2 miliar per hari akibat penutupan hotel, restoran, dan wisata bahari.

Selanjutnya, akan terjadi badai PHK sebanyak 1.500 pekerja sektor wisata. Dampak berantai terhadap PAD Lombok Utara dan devisa NTB. Dan ancaman pencemaran lingkungan permanen dan irreversible akibat penggunaan sumur bor ilegal dan air asin.

Kemudian, minat investor akan berkurang karena ketidakpastian hukum Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) sektor air bersih di daerah. (era)

MRS Putaran Ketiga Berlangsung Seru, Diwarnai “Crash” Pembalap, Arai Berjaya di Rumah Sendiri

Praya (globalfmlombok.com) – Putaran ketiga Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit pada 15-17 Agustus 2025, berlangsung seru sekaligus mendebarkan. Pada balapan final yang berlangsung pada Minggu (17/8/2025) siang, diwarnai sejumlah insiden crash (kecelakaan) beberapa pembalap. Namun demikian, seluruh balapan berjalan dengan sukses.

Arai Agaska, pembalap asal Mataram sukses tampil dominan di race kedua kelas Nasional Sport (NS) 250cc. Setelah menjadi yang tercepat pada kelas balapan yang paling ketat dan kompetitif tersebut. Meski start di posisi keenam, Arai tampil tringginas pada balapan yang diwarnai insiden crash sejumlah pembalap. Dan, berhasil finis terdepan di depan 32 pembalap lainya.

Sukses tersebut seolah mengobati kegagalan di race pertama di kelas yang sama sehari sebelumnya. Di mana Arai gagal jadi yang tercepat. Walau memulai balapan dari posisi ketiga, jauh lebih baik dari posisi start di race 2.

Insiden crash pembalap juga terjadi di kelas Junior Sport 150cc dan kelas pendukung 600cc. Setidaknya ada tujuh pembalap yang terlibat kecelakaan pada balapan di Minggu pagi tersebut. Hingga membuat marshal harus bertindak mengamankan area lintasan balap. “Dalam sebuah balapan (kecelakaan) itu hal yang lumrah terjadi. Bahwa insiden itu tidak bisa dihindarkan,” terang Eddy Sahputra, Deputy Olahraga Sepeda Motor Ikatan Motor Indonesia (IMI) pusat, menanggapi insiden crash pembalap.

Terpenting balapan bisa berjalan sukses. Para pembalap yang mengalami crash juga sudah ditangani dengan baik. Dalam hal ini pimpinan balapan pastinya akan melakukan tindakan penyelidikan. Jika ada yang dinyatakan bersalah menyebabkan crash, itu bisa dijatuhkan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Insiden kecelakaan tersebut juga bisa jadi pembelajaran bagi para pembalap. Terutama para pembalap junior. Agar tetap mematuhi aturan yang ada. Tidak memaksakan harus menyalip ditikungan yang sempit yang bisa menyebabkan kecelakaan saat balapan.

“Tadi untuk yang kelas Junior para pembalapnya sudah dikumpulkan untuk diberikan penjelasan. Supaya kedepan tidak perlu melakukan tindakan yang bisa menyebabkan kecelaakaan. Seperti melaju ngilang di trek lurus. Karena itu bisa menyebabkan kecelakaan di dalam balapan,” sebutnya.

Terkait penanganan insiden kecelakaan yang terjadi saat balapan, Vice President Motosprot MGPA Donny Mahardjono, Minggu (17/8/2025) menegaskan semua sudah sesuai prosedur yang ada. Seperti Marshall yang focus menangani hal teknis. Mulai dari mengamankan motor serta area lintasan. Sementara penanganan kepada pembalap yang terlibat kecelakaan dilakukan oleh tim medis.

Ia menjelaskan, saat insiden kecelakaan terjadi marshal hanya menangani sepeda motor pembalap serta membersihkan dan mengamankan area lintasan. Supaya ada kesempatan bagi tim medis untuk masuk menangani pembalap yang mengalami kecelakaan. “Justru salah kalau marshal menangani pembalap yang kecelakaan. Itu bisa berakibat fatal kepada pembalap. Karena memang marshal tidak dibekali kemampuan medis,” terang Donny.

Lebih Seru

Terpisah Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, mengatakan gelaran MRS 2025 putaran ketiga kali ini berlangsung lebih seru. Karena bersamaan dengan perayaan Hari Kemerdekaan RI. Sehingga banyak kegiatan pendukung serta lomba-lomba yang digelar selain balapannya sendiri. Dan, tidak hanya melibatkan para pembalap tetapi juga kru dan para penonton yang hadir.

“Di hari ini (Minggu kemarin) kita juga mengadakan berbagai kegiatan masyarakat. Ada tarik tambang dan (lomba) balap karung hingga bagi-bagi merchandise dan hadiah. Intinya kita ingin menyenangkan masyarakat dalam rangka turut serta memperingati hari kemerdekaan dan menyemarakkan gelaran MRS 2025,” terangnya.

Dengan berbagai macam kegiatan tersebut, pihaknya berharap masyarakat bisa turut serta merasakan keseruan menonton ajang balap MRS 2025. “Ajang MRS 2025 sendiri digelar sebanyak lima putaran. Dan, kini tinggal menyisakan dua putaran lagi,” pungkas Priandhi. (kir)

Angka Kemiskinan Masih Tinggi

UPACARA peringatan HUT ke-80 RI yang digelar di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, pada Minggu, 17 Agustus 2025 berlangsung khidmat. Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, memimpin upacara. Sementara Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda, membacakan teks proklamasi.

Namun di balik perayaan dan semangat kemerdekaan itu, NTB masih dihantui tingginya angka kemiskinan. Demikian disampaikan oleh Iqbal. Kendati demikian, Iqbal optimis di akhir kepemimpinannya, kemiskinan di daerah akan menurun drastis. Bahkan mencapai nol kemiskinan ekstrem.

“PR besar kita keluar dari kelompok provinsi termiskin se Indonesia. Makanya prioritas kita mengeluarkan kita dari kemiskinan,” katanya ketika dikonfirmasi di sela-sela peringatan HUT ke-80 RI.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) NTB per Maret 2025, angka kemiskinan di NTB tercatat sebesar 11,78 persen, atau setara dengan 654.570 jiwa. Angka ini menempatkan NTB sebagai salah satu provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Indonesia.

Di samping mengingatkan masih tingginya angka kemiskinan di NTB, terdapat beberapa keunikan pada upacara 17 Agustus tahun ini. Perayaan HUT Kemerdekaan RI NTB tahun ini bertema pesta rakyat. Sehingga seluruh elemen masyarakat hadir pada upacara pengibaran bendera.

“Kita rayakan ini bersama, syukuran atas kemerdekaan ini. Jadi semua orang kita libatkan juga, wakil-wakil dari semua organisasi, kelompok kita undang ,’’ ujarnya, Minggu, 17 Agustus 2025.

Tidak hanya itu, pasukan pengibar bendera, lanjut Iqbal berjumlah 45 orang, terdiri dari 15 siswa, 13 siswi, kepolisian, dan tentara NTB. Menunjukkan tahun merdekanya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selain itu, Iqbal juga menyiapkan panggung hiburan untuk mengajak masyarakat NTB menikmati momen berharga terbebasnya Indonesia dari penjajah. “Yang spesial pada tahun ini adalah karena pasukan bendera melibatkan 45 pasukan dan juga dihadiri oleh Taruna-Taruni Angkatan Laut,” sambungnya.

Mantan Dubes RI untuk Turki itu memaknai, upacara HUT RI ke-80 sebagai momentum untuk mengenang jasa pahlawan. Meneguhkan persatuan, serta menumbuhkan semangat bersama membangun Indonesia dan NTB yang maju, adil, sejahtera, dan makmur mendunia.

Menurutnya, kemerdekaan bukan sekadar lepas dari penjajahan, tapi kesempatan rakyat untuk hidup adil, makmur, dan sejahtera. (era)

Memukau, Penampilan Tim Penari Kolosal NTB di Istana Merdeka

Jakarta (globalfmlombok.com) – Tim Penari NTB yang membawakan Tari Tembolak Beaq dalam The Spirit of Sasambo di Istana Merdeka sebelum penurunan Bendera Merah Putih, Minggu, 17 Agustus 2025 tampil memukau.

Tampil setelah tim dari Penari dari Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara, 200 penari NTB ini mampu menampilkan kolaborasi seni dan budaya dari tiga etnis besar di NTB, yakni Sasak, Samawa dan Mbojo (Sasambo).

Penampilan tim penari NTB pada penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Minggu, 17 Agustus 2025. (globalfmlombok.com/ist)

Kepala Bidang Pengembangan Dayasaing dan Kepemudaan pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTB H. Tarmidzi, gembira dan terharu atas penampilan duta -duta NTB sebelum penurunan Bendera Pusaka di Istana Merdeka.

Diakuinya, tampilnya tim penari NTB ini tidak terlepas dari latihan yang dilakukan sejak masih di NTB hingga di Jakarta di bawah bimbingan Koreografer dan Sutradara Lalu Suryadi Mulawarman yang juga Kepala Taman Budaya NTB.

Kepala Taman Budaya NTB Lalu Suryadi Mulawarman menyampaikan  akulturasi budaya baik tari, musik gendang beleq dan juga adat dipadukan menjadi satu persembahan karya tari yang harmonis, dinamis dan menarik sebagai perwujudan pelestarian dan pengembangan seni budaya leluhur di NTB.

Pihaknya mengharapkan penampilan tim NTB akan membuat takjub bukan saja untuk NTB dan nasional dan berharap akan bisa tampil pada event  lainnya berskala internasional.

“Kita berharap penampilan ini tidak hanya pada event penurunan Bendera Merah Putih ini saja, tapi pada event lainnya pada skala yang lebih besar, semoga bisa go international sesuai dengan visi NTB Makmur Mendunia” harapnya.

Penampilan tim penari NTB pada penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Minggu, 17 Agustus 2025. (globalfmlombok.com/ist)

Pihaknya mengharapkan penampilan tim NTB ini tidak hanya saat penurunan Bendera Pusaka ini daja, tapi pada event lainnya. “Kita berharap ini tidak hanya pada event penurunan Bendera Merah Putih ini saja, tapi pada event lainnya,” harapnya.

Pengakuan senada disampaikan salah satu penari Lalu Galih Asanka Mulawarman jika dirinya bersama penari yang lain merasa bangga tampil di pentas nasional.

Menurutnya, penampilan tim penari NTB di tingkat pusat ini bukan hanya sekadar seremonial, tapi mampu menanamkan nilai-nilai kebangsaan pada generasi muda NTB, khususnya. (ham)

Dirgahayu RI ke 80, Telkomsel Terus Perkuat Konektivitas dan Ragam Inovasi, Ada Penawaran Spesial HUT

Jakarta (globalfmlombok.com)-

Memperingati Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia dengan tema utama “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Telkomsel mengukuhkan komitmennya untuk terus memajukan bangsa. Tema nasional tahun ini selaras dengan tema Telkomsel dalam merayakan kemerdekaan, yakni “Nyalakan Semangat Indonesia”, yang merupakan perwujudan nyata dari peran Telkomsel sebagai penggerak ekosistem digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan dengan menyatukan, memberdayakan, dan memajukan masyarakat melalui solusi teknologi terdepan menuju visi Indonesia Emas 2045.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80. Semangat kemerdekaan ini menjadi inspirasi sekaligus pengingat bagi Telkomsel untuk terus berkontribusi memajukan bangsa.

“Melalui Nyalakan Semangat Indonesia, kami berkomitmen menjadi digital enabler yang mewujudkan masyarakat Indonesia berdaya saing tinggi untuk menciptakan masa depan gemilang,” ujar Nugroho.

Digital Enabler Indonesia selama 30 Tahun

Selama 30 tahun, Telkomsel konsisten menghubungkan masyarakat Indonesia melalui jaringan lebih dari 280.000 BTS yang menjangkau 97% populasi, melayani 158,4 juta pelanggan mobile dan 10 juta pelanggan IndiHome-B2C, serta menghadirkan inovasi produk seperti SIMPATI yang berevolusi menghadirkan ragam digital benefit untuk pelanggan, Telkomsel Halo, IndiHome dan Telkomsel One.

Komitmen terhadap konektivitas terdepan juga tercermin dari perluasan jaringan 5G secara contiguous yang diperkuat dengan pemanfaatan artificial intelligence (AI) secara end-to-end di 56 kota/kabupaten sepanjang akhir 2024 hingga 2025, termasuk wilayah strategis seperti Bandung, Batam, Makassar, Surabaya, Jabodetabek, Bali, hingga Ibu Kota Nusantara, dengan dukungan lebih dari 3.000 BTS 5G. Upaya-upaya tersebut mengantarkan Telkomsel meraih enam penghargaan internasional dari Ookla® Speedtest Awards™ di Q1-Q2 2025.

Sebagai digital enabler, Telkomsel juga mendorong inovasi melalui:

  • Pengembangan platform digital nasional: Layanan seperti MAXStream, Langit Musik, Dunia Games, dan LinkAja telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup digital masyarakat.
  • Penyediaan solusi korporasi (Enterprise): Pemanfaatan layanan Mobility Insight (MSIGHT), Digital Advertising (DigiAds), Internet of Things (IoT), dan layanan berbasis data lainnya untuk meningkatkan efisiensi operasional mitra bisnis.
  • Pengelolaan ekosistem inovasi: Melalui anak perusahaan INDICO yang mengelola bisnis vertikal Telkomsel di sektor digital, serta Telkomsel Ventures yang mendukung pertumbuhan startup digital Indonesia.
  • Tata kelola digital: Inisiatif Telkomsel Jaga Data yang merupakan perwujudan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk meningkatkan keamanan digital nasional.
  • Pelopor optimasi AI: Merupakan satu-satunya perusahaan telekomunikasi Indonesia yang menjadi salah satu pendiri Autonomous Networks di dunia yang diluncurkan pada ajang Digital Transformation World 2023, serta menjadi yang pertama yang mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) di Indonesia melalui penggunaan Autonomous Network dan virtual assistant seperti Veronika dan TED untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan.
  • Pelopor 5G: Pertama yang mengomersilkan layanan 5G di Indonesia bagi pelanggan individu dan sektor industri seperti smart mining dan telesurgery.

Inisiatif Sosial dan Lingkungan untuk Pembangunan Masyarakat yang Berkelanjutan

Telkomsel tidak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga pada pembangunan sosial yang berkelanjutan melalui berbagai program dan inisiatif berdampak, antara lain:

  • Pendidikan (IndonesiaNEXT, Internet BAIK, dan Telkomsel Jaga Cita)

IndonesiaNEXT adalah program peningkatan keterampilan digital berskala nasional untuk mempersiapkan talenta muda siap industri dengan lebih dari 96 ribu mahasiswa pendaftar, dari lebih dari 800 universitas, serta lebih dari 7 ribu sertifikasi digital yang diberikan; sedangkan Internet BAIK merupakan inisiatif literasi digital yang membekali pelajar, guru, dan orang tua dengan etika serta pemanfaatan teknologi secara bertanggungajwab dengan total lebih dari  41 ribu peserta di 35 provinsi; sementara inisiatif Telkomsel Jaga Cita hadir mendukung pendidikan yang adaptif, inklusif, dan merata di Indonesia.

  • Digital Citizenship (NextDev)

NextDev merupakan inkubator startup digital tahap awal yang mendorong inovasi inklusif dan berkelanjutan. NextDev telah menarik lebih dari 6 ribu startup untuk mendaftar, hingga kini melahirkan 152 alumni yang mengikuti inkubasi, dengan 13 startup berkolaborasi bersama Telkomsel dan 8 startup melanjutkan ke akselerasi Tinc.

  • Pemberdayaan Komunitas (DCE & Baktiku Negeriku)

Digital Creative Entrepreneur (DCE) membina UKM melalui pelatihan, mentoring, dan akses ke market, serta telah menjangkau 1050 UKM. Baktiku Negeriku yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi desa di Indonesia, telah member dampak pada  120 agent of change (AOC)  dan pemangunan  digital center di 30 desa.

  • Filantropi (TERRA & Telkomsel Sambungkan Senyuman)

TERRA adalah unit siaga bencana Telkomsel yang fokus pada pemulihan jaringan dan bantuan kemanusiaan yang telah melibatkan lebih dari  600 relawan yang menjangkau 175 komunitas, sementara Telkomsel Sambungkan Senyuman telah memberikan dukungan kepada ragam komunitas lokal di berbagai momen, menghadirkan aksi nyata untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

  • Kepedulian Lingkungan (Telkomsel Jaga Bumi)

Melalui inisiatif Telkomsel Jaga Bumi, perusahaan mengambil langkah konkret untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, mulai dari pengelolaan limbah, program carbon offset, hingga penanaman mangrove di berbagai wilayah Indonesia sesuai prinsip ESG. Program ini telah mendaur ulang lebih dari 75 ribu paving block, 30 ribu phone holder, 10 ribu tempat sampah, serta menanam 25 ribu pohon mangrove yang membantu menyerap emisi karbon.

Rayakan Kemerdekaan dengan Ragam Program Spesial

Dalam rangka merayakan HUT ke-80 RI, Telkomsel menyiapkan berbagai program spesial:

  • Jejak Semangat Indonesia: Menghidupkan kembali jejak perjuangan dengan sentuhan digital. Telkomsel menghadirkan kegiatan tur jalan kaki di Jakarta dan D.I. Yogyakarta bersama komunitas pemandu lokal, Jakarta Good Guide dan Jogja Good Guide. Sebanyak 30 pelanggan terpilih di tiap kota menelusuri titik ikonik sejarah kemerdekaan, program ini diperkaya aktivitas interaktif di MyTelkomsel seperti MyTelkomsel Quiz, sebagai perwujudan semangat 30 tahun Telkomsel yang menghubungkan negeri melalui kolaborasi dan inovasi.
  • Penawaran produk spesial HUT RI untuk ragam segmen pelanggan:
  • Prabayar: Paket Merdeka– Paket kuota 8GB untuk 5 hari, hanya Rp17 ribu; Surprise Deal– Harga spesial dengan kuota besar plus langganan WeTV dan Amazon Prime Video selama 30 hari.
  • Pascabayar: Halo+ for Independence Day – Pelanggan Halo+ mendapat bonus kuota 17GB selama 3 bulan dan diskon tagihan Rp17 ribu; Halo x Lazada 8.8 – Diskon spesial 17% dan kuota ekstra 17GB selama 3 bulan untuk pelanggan baru Halo melalui Lazada.
  • U: Pesta Merdeka – Selebrasi kemerdekaan bersama by.U dan para content creator, dimeriahkan dengan perlombaan seru, seperti Lomba Mancing Manja, Lomba Layangan, Merdeka Ride, selebrasi dari by.U dilengkapi dengan pelaksanaan upacara kemerdekaan yang diikuti oleh pelanggan by.U.

  • IndiHome & Orbit: Promo Merdeka IndiHome – harga spesial untuk pelanggan baru IndiHome selama 3 bulan pertama; Surprise Deal Orbit – Harga spesial dengan kuota besar, hanya berlaku pada 17 Agustus.
  • Digital Lifestyle: Telkomsel Short Movie – Paket video vertikal drama eksklusif di MyTelkomsel; MLBB & FF Special Independence – Promo Free Fire untuk pengguna baru, Buy 1 Get 1, serta harga spesial di MLBB dengan bonus Diamond.
  • MyTelkomsel: Hadiah Pol-Polan Kemerdekaan di MyTelkomsel dengan berbagai benefit, termasuk Cashback Nampol, Kirim Barang Spesial Kemerdekaan via Pos Aja, dan Lari Spesial Kemerdekaan.

“Kami meyakini penyediaan konektivitas yang merata dan inovasi teknologi merupakan kunci untuk membentuk masyarakat berdaya saing tinggi. Dengan semangat ini, kami optimis untuk terus memperkuat bangsa dalam menyongsong Indonesia yang maju, dengan rakyat sejahtera, bersatu berdaulat,” pungkas Nugroho.(ris/r)

Legislator Abdul Hadi Dukung Komitmen Presiden Prabowo Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem hingga Nol Persen

Mataram (globalfmlombok.com)-

 Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Abdul Hadi, menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Presiden RI Prabowo Subianto untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Indonesia hingga nol persen dalam waktu sesingkat-singkatnya.

Komitmen tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

“Kami mendukung penuh komitmen Presiden untuk menuntaskan kemiskinan ekstrem. Ini adalah langkah strategis dan sangat ditunggu oleh rakyat,” ujar Abdul Hadi.

Menurutnya, upaya pengentasan kemiskinan ekstrem dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk penyediaan infrastruktur dasar bagi masyarakat miskin. Salah satu yang menjadi perhatian adalah percepatan penanganan rumah tidak layak huni.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia yang masuk kategori kemiskinan ekstrem pada Maret 2025 mencapai 2,38 juta orang atau 0,85 persen dari total populasi. Angka ini menurun dibandingkan September 2024 yang tercatat sebanyak 2,78 juta orang.

Kategori kemiskinan ekstrem ditentukan berdasarkan pengeluaran per kapita di bawah USD 2,15 per hari, sesuai standar Purchasing Power Parity (PPP) yang dikeluarkan Bank Dunia tahun 2017.

Anggota DPR RI Dapil NTB 2 ini juga menyatakan sepakat terhadap kritik Presiden Prabowo terhadap praktik ekonomi yang merugikan masyarakat luas, yang disebut sebagai “serakahnomics”.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti perilaku segelintir pihak yang mengutamakan keuntungan pribadi di atas kepentingan rakyat. Ia mencontohkan kelangkaan minyak goreng yang terjadi pada tahun 2022, meski Indonesia merupakan produsen kelapa sawit terbesar di dunia.

“Sungguh aneh negara dengan produksi kelapa sawit terbesar di dunia pernah mengalami kelangkaan minyak goreng. Ini manipulasi yang saya sebut sebagai serakahnomics,” tegas Prabowo.

Abdul Hadi juga mengapresiasi semangat inklusif Presiden Prabowo yang ingin merangkul seluruh elemen masyarakat dalam membangun bangsa. Ia mengutip pepatah lama yang menyatakan, “Seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak.”

“Presiden ingin membangun sinergi semua anak bangsa. Ini penting agar pembangunan berjalan dengan dukungan penuh dari rakyat,” tutup Abdul Hadi.(ris)

Semarakkan HUT ke-80 RI, Puluhan Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat Kerukunan

Mataram (globalfmlombok.com)-

Semangat kebersamaan dan toleransi mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kementerian Agama Provinsi NTB menggelar kegiatan “Jalan Sehat Kerukunan” pada Sabtu (16/8/2025), yang diikuti lebih dari 30 ribu peserta dari keluarga besar Kemenag se-Pulau Lombok.

Kegiatan yang mengambil titik start dan finis di depan Kantor Kemenag NTB, Jalan Udayana, Kota Mataram, berlangsung meriah dan penuh semangat. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan, Wakil Ketua DPRD NTB H. Muzihir, serta jajaran Forkopimda lainnya.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag NTB, Zamroni Aziz, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di NTB.

“Hari ini semua Forkopimda hadir, termasuk Polda. Ini artinya menjaga kerukunan di NTB menjadi tanggung jawab kita semua, bukan hanya Kementerian Agama,” ujar Zamroni usai membuka kegiatan Jalan Sehat Kerukunan.

Ia menambahkan, antusiasme peserta sangat tinggi, meski baru berasal dari lima kabupaten/kota di Pulau Lombok. “Dari Pulau Sumbawa sebenarnya ingin ikut serta. Insya Allah, akan ada kelanjutan acara ini. Di atas tanggal 20 Agustus, kami akan gelar doa lintas agama dengan target 30 ribu hingga 50 ribu jemaah,” katanya.

Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan menekankan pentingnya kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia mengaitkan semangat acara dengan tagline HUT ke-80 RI: Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.

“Kalau di satu tempat terjadi kerusuhan atau tidak ada persatuan, ini akan merepotkan pembangunan. Kegiatan ini (Jalan Sehat Kerukunan-red) mempersatukan semua agama dan ras untuk bersama-sama membangun NTB,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri mengajak masyarakat untuk terus menjalin ukhuwah dalam semangat kemerdekaan.

“Jalan sehat kerukunan ini bertujuan memupuk rasa kebersamaan. Tidak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga merawat kerukunan antar anak bangsa,” kata Dae Dinda dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa perbedaan bukanlah pemecah, melainkan keindahan yang harus dirawat bersama. “Filosofinya adalah pelangi. Pelangi dikatakan indah karena berbeda dan banyak warna,” ujarnya.

Wakil gubernur mengajak seluruh umat beragama di NTB untuk terus menghadirkan pemandangan yang indah dalam kehidupan bermasyarakat, sebagai wujud kebanggaan NTB di mata dunia.(ris)