Beranda blog Halaman 27

Ribuan Jamaah Salat Id di Lapangan Bumi Gora, Idul Adha Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial

Mataram (globalfmlombok.com)-

Ribuan umat Islam memadati Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB di Kota Mataram saat pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Momentum Idul Adha tahun ini diwarnai pesan tentang pentingnya keikhlasan, kesetaraan manusia, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai wilayah di NTB tampak berdatangan untuk mengikuti Shalat Idul Adha berjamaah di halaman Kantor Gubernur NTB. Suasana religius dan khusyuk menyelimuti pelaksanaan ibadah tersebut.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, hadir bersama jajaran Pemerintah Provinsi NTB dan ribuan jamaah yang mengikuti pelaksanaan shalat.

Sebelum pelaksanaan shalat dimulai, Sekretaris Daerah NTB, Abul Chair, mewakili gubernur mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial.

Menurut dia, Idul Adha mengajarkan nilai kesetaraan manusia di hadapan Allah SWT tanpa membedakan status sosial, jabatan, maupun latar belakang kehidupan.

Bertindak sebagai imam shalat, Dr TGH Sabarudin Abdurrahman, sedangkan khutbah Idul Adha disampaikan oleh Dr TGH Muslihuddin Mustaqim.

Dalam khutbahnya, TGH Muslihuddin mengajak umat Islam meneladani keikhlasan dan ketaatan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Menurut dia, Idul Adha tidak sekadar dimaknai sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, melainkan juga momentum menghadirkan nilai pengorbanan, kasih sayang, dan solidaritas sosial dalam kehidupan sehari-hari.

“Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS telah memberikan teladan agung tentang keikhlasan dan ketaatan. Pengorbanan yang mereka lakukan bukan karena kepentingan duniawi, melainkan semata-mata untuk menjalankan perintah Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga menyinggung makna kesetaraan yang tercermin dalam pelaksanaan ibadah haji, ketika seluruh umat Islam hadir tanpa sekat jabatan maupun status sosial.

“Ibadah haji mengajarkan kepada kita bahwa manusia adalah setara. Tidak ada perbedaan antara yang kaya dan miskin, antara pejabat dan rakyat biasa. Semua berdiri di hadapan Tuhan yang sama,” katanya.

Menurut Muslihuddin, hakikat kurban adalah menghadirkan kepedulian sosial dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan.

“Hakikat kurban adalah menghadirkan kepedulian sosial. Ketika kita berbagi dengan saudara-saudara yang membutuhkan, di situlah nilai pengorbanan, kasih sayang, dan keadilan sosial diwujudkan,” ucapnya.

Ia berharap nilai-nilai Idul Adha tidak berhenti pada seremoni ibadah semata, tetapi terus hidup dalam kehidupan masyarakat melalui sikap saling membantu dan menjaga persaudaraan.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Lapangan Bumi Gora berlangsung tertib hingga akhir kegiatan. Ribuan jamaah tampak mengikuti rangkaian ibadah dengan khidmat.

Salah seorang jamaah, Muhammad Ali, warga Lingkungan Karang Kelok, mengaku bersyukur dapat mengikuti Shalat Idul Adha bersama masyarakat di halaman Kantor Gubernur NTB.

“Alhamdulillah saya bisa hadir mengikuti Shalat Idul Adha di halaman Kantor Gubernur ini. Semoga tahun depan pelaksanaannya semakin baik dan penuh kebersamaan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Farida, warga Kampung Jawa, yang berharap pelaksanaan Shalat Idul Adha tahun mendatang semakin tertata sehingga suasana ibadah menjadi lebih nyaman dan khusyuk.

Momentum Idul Adha 1447 Hijriah di Bumi Gora menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai keikhlasan, persaudaraan, dan kepedulian sosial dalam membangun kehidupan masyarakat NTB yang harmonis dan saling menguatkan.(ris/r)

Kebakaran Hanguskan Belasan Rumah di Desa Lido, Wagub NTB Salurkan Bantuan

Mataram (globalfmlombok.com)-

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, mengunjungi warga terdampak kebakaran di Desa Lido, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Selasa (26/5/2026). Di tengah puing-puing rumah yang hangus terbakar, ia menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa uang tunai dan satu ekor sapi kurban bagi masyarakat terdampak.

Kehadiran Wagub yang akrab disapa Umi Dinda itu disambut haru warga. Sejumlah warga, terutama lansia, tampak menahan tangis saat berdialog langsung dengan orang nomor dua di NTB tersebut. Kebakaran yang melanda permukiman warga itu menyebabkan belasan keluarga kehilangan rumah dan harta benda.

Dalam kesempatan itu, Indah Dhamayanti Putri menyampaikan empati dan keprihatinannya atas musibah yang menimpa sedikitnya 16 kepala keluarga di Desa Lido. Menurut dia, musibah tersebut harus menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Harus ada rasa saling peduli dan saling membantu untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang kehilangan rumah dan harta benda akibat kebakaran ini,” ujar Dinda.

Sebagai bentuk kepedulian kepada warga terdampak, Pemerintah Provinsi NTB juga menyerahkan satu ekor sapi kurban yang akan disembelih dan dibagikan kepada masyarakat pada momentum Idul Adha.

“Hari ini kami juga membawa satu ekor sapi. Insya Allah besok kita rayakan Idul Kurban bersama masyarakat terdampak dan warga sekitar lokasi kebakaran,” katanya.

Ia juga memberikan semangat kepada warga agar tetap tegar menghadapi cobaan dan segera bangkit menata kembali kehidupan mereka.

“Musibah ini memang berat, tetapi jangan sampai membuat kita kehilangan harapan. Insya Allah selalu ada jalan dan pertolongan,” ucapnya.

Camat Belo, Ruyani, mengapresiasi perhatian dan bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi NTB kepada masyarakat Desa Lido. Menurut dia, dukungan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi warga untuk kembali bangkit pascakebakaran.

Sementara itu, Kepala Desa Lido, Hasan H. Barahima, menjelaskan sedikitnya 15 rumah hangus terbakar dan beberapa rumah lainnya mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut. Sebanyak 16 kepala keluarga terdampak kini masih mengungsi sementara di rumah kerabat dan keluarga terdekat.

Meski masih diselimuti duka dan trauma, warga berharap dukungan dari berbagai pihak dapat membantu mereka memulai kembali kehidupan setelah musibah kebakaran yang melanda desa tersebut.(ris/r)

Ditreskrimsus Polda NTB Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Lewat Rakor Korwas PPNS dan JPU

Mataram (globalfmlombok.com) – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Korwas Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Jaksa Penuntut Umum (JPU), PPNS, dan Penyidik Tertentu se-NTB Tahun 2026 di Ruang Rapat Ditreskrimsus Polda NTB, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung Direktur Reskrimsus Polda NTB Kombes Pol. FX Endriadi, S.I.K., ini bertujuan memperkuat sinergi, komunikasi, dan koordinasi antar aparat penegak hukum dalam penanganan tindak pidana di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Rakor dihadiri para Korwas PPNS, Jaksa Penuntut Umum, PPNS dari berbagai lembaga dan instansi pemerintah di NTB, serta penyidik tertentu dari berbagai sektor.

Fokus utama pembahasan dalam kegiatan tersebut adalah implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP dalam pelaksanaan koordinasi dan pengawasan PPNS serta penyidik tertentu.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, Rakor menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang. Di antaranya Ahli Pidana Fakultas Hukum Universitas Mataram Dr. Syamsul Hidayat, S.H., M.H., yang memaparkan materi tentang implementasi UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP dalam proses penyidikan oleh PPNS dan penyidik tertentu.

Selain itu, Kepala Seksi Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi NTB, Heru Sandika Triyana, membahas pola koordinasi antara penyidik dan penuntut umum dalam penanganan perkara pidana. Sementara Kasi Korwas PPNS Kompol Herman, S.H., menjelaskan hubungan koordinasi dan pengawasan PPNS serta penyidik tertentu dalam kerangka KUHAP terbaru.

Dalam keterangannya kepada media, Kombes Pol FX Endriadi menegaskan bahwa Rakor ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas lembaga dalam proses penegakan hukum.

“Rakor ini diharapkan mampu meningkatkan kerja sama yang baik antara kepolisian, JPU, PPNS, dan penyidik tertentu di NTB sehingga penanganan perkara dapat berjalan secara profesional dan efektif,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi terkait implementasi KUHAP terbaru agar tidak terjadi miskomunikasi yang berpotensi menimbulkan cacat hukum dalam proses penanganan perkara.

“Momentum ini kita gunakan untuk menyatukan pemahaman agar produk hukum yang dihasilkan tidak cacat hukum. Karena itu, komunikasi dan koordinasi antara penyidik dan JPU harus terjalin dengan baik,” tegasnya.

Lebih jauh, Dirreskrimsus Polda NTB berharap melalui Rakor ini terbangun komitmen bersama antara Polri, PPNS, dan seluruh aparat penegak hukum dalam menjaga sinergitas, profesionalisme, serta efektivitas penegakan hukum yang terintegrasi dan berkelanjutan di NTB.(r/ham)

Awali Masa Tugas, Kapolda NTB Minta Doa dari Datoq Bagu

Mataram (globalfmlombok.com)-

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. terus mempererat hubungan dengan tokoh agama di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat di masa awal tugasnya sebagai Kapolda. Kapolda didampingi istri bersilaturahmi ke Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Qamarul Huda Bagu, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Senin 25 Mei 2026.

Kedatangan Irjen Kalingga bersama istri dan sejumlah Pejabat Utama Polda NTB, disambut hangat pengasuh ponpes, TGH. Lalu Turmudzi Badaruddin atau Datoq Bagu. Ulama kharismatik itu terlihat didampingi istrinya, Dr. Hj. Baiq Idayatul Aini, M.H.I.

“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk memperkuat kebersamaan antara ulama dan umara, demi menjaga NTB tetap aman, damai, serta penuh keberkahan,” kata Irjen Pol. Kalingga.

Suasana akrab langsung terasa saat rombongan tiba di kediaman Pengasuh YPP Qamarul Huda. Datoq Bagu yang juga Mustasyar PBNU dan Rais Syuriyah PWNU NTB, menerima kunjungan tersebut dengan penuh kekeluargaan.

Irjen Kalingga menyampaikan apresiasi atas sambutan dan nasihat para ulama. Menurutnya, dukungan tokoh agama memiliki peran besar dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

“Mohon doa dan dukungan, agar kami bisa menjalankan tugas dengan baik, serta terus hadir memberi manfaat bagi masyarakat NTB,” ucap Kapolda NTB.

Momen penuh makna terlihat, ketika Datoq Bagu menghadiahkan surban berwarna hijau kepada Kapolda NTB. Surban itu langsung dikalungkan ke bahu jenderal bintang dua tersebut, sebagai simbol penghormatan dan doa.

“Semoga Bapak Kapolda senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam mengemban amanah menjaga keamanan masyarakat NTB,” ucap Datoq Bagu.

Pertemuan berlangsung hangat sambil membahas pentingnya menjaga persatuan, kerukunan umat, serta peran tokoh agama dalam menciptakan situasi kamtibmas kondusif. Doa keselamatan dan kesuksesan turut dipanjatkan Datoq Bagu, untuk Kapolda NTB selama bertugas di Bumi Gora.

Di penghujung kunjungan, Kapolda NTB menyerahkan bantuan secara simbolis untuk mendukung keberlanjutan pembangunan dan pengembangan Pondok Pesantren Qamarul Huda. Bantuan tersebut diterima langsung Hj. Baiq Idayatul Aini.

Silaturahmi itu menambah erat sinergi antara Polda NTB dan kalangan pesantren, sekaligus memperkuat kolaborasi menjaga keamanan dan ketenteraman masyarakat di seluruh wilayah NTB.(r)

Kenal Pamit Kapolda NTB : Selamat Datang Irjen Kalingga Rendra, Terimakasih Irjen Edy Murbowo

Mataram (globalfmlombok.com) –

Polda NTB menggelar malam kenal pamit Kapolda NTB dalam rangkaian serah terima jabatan dari Irjen Pol. Edy Murbowo kepada Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, yang berlangsung di Ballroom Hotel Lombok Raya Mataram, Senin (25/05/2026).

Acara tersebut dihadiri Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, Danrem 162/WB, Wakapolda NTB, Kepala Kejati NTB, Ketua DPRD NTB, Danlanal Mataram, Danlanud ZAM, Kabinda NTB, Dandenpom Mataram, Kepala BNNP NTB, jajaran pejabat utama Polda NTB, Kapolres/ta jajaran, Forkopimda, bupati/wali kota se-NTB, pimpinan instansi pemerintah, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

Dalam sambutannya, Irjen Pol. Edy Murbowo menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh unsur pemerintah, TNI-Polri, serta masyarakat NTB yang selama ini mendukung tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Tanpa dukungan semua pihak, tentu tugas yang kami emban tidak akan terlaksana dengan baik sesuai harapan. Ini semua berkat dukungan pemerintah, Forkopimda, dan masyarakat NTB,” ujarnya haru.

Ia juga mengapresiasi sinergitas yang telah terjalin selama dirinya memimpin Polda NTB, khususnya dalam menjaga situasi harkamtibmas tetap aman dan kondusif.

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan apresiasi atas dedikasi Irjen Pol. Edy Murbowo selama menjabat Kapolda NTB.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, kami menyampaikan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan untuk menjaga NTB tetap kondusif,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja sebagai Kapolda NTB yang baru.

Menurutnya, pengalaman dan rekam jejak yang dimiliki Irjen Pol. Kalingga diharapkan mampu membawa semangat baru dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah.

“Masyarakat NTB tentu berharap kehadiran Irjen Pol. Kalingga dapat membawa NTB ke arah yang lebih baik, terutama dalam menjaga harkamtibmas dan penegakan hukum,” katanya.

Sementara itu, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja menyampaikan harapannya agar kehadirannya di NTB dapat diterima dengan baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat.

Ia juga meminta dukungan, saran, dan masukan dari seluruh elemen masyarakat demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Nusa Tenggara Barat.

“Kami sangat membutuhkan dukungan pemerintah, mitra kerja, dan masyarakat. Tanpa dukungan semua pihak, harkamtibmas tidak akan terwujud sesuai harapan,” ujarnya.

Malam kenal pamit tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan sebagai simbol kesinambungan kepemimpinan serta penguatan sinergitas antara Polda NTB, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan di wilayah Nusa Tenggara Barat.(r)

Aksi Dugaan Pencurian Kotak Amal Masjid di Dasan Baru Kediri Digagalkan Warga

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Aksi dugaan pencurian kotak amal di Masjid Nurul Yakin Dusun Bebae, Desa Dasan Baru, Kecamatan Kediri, Lombok Barat (Lobar) pada Selasa (26/5/2026) siang berhasil digagalkan warga. Terduga pelaku pun ditangkap lalu diamankan ke Polsek Kediri.

Kepala Desa Dasan Baru, Akhirudin yang dikonfirmasi media membenarkan kejadian tersebut terjadi di wilayahnya sendiri yakni Dusun Bebae. “Ya benar (penangkapan terduga pencuri kotak amal Masjid),” kata dia, Rabu (27/5/2026).

Ia sendiri tidak tahu persis kejadian tersebut, sebab begitu ia tiba di lokasi warga sudah ramai dan pelaku sudah diamankan Pihak Polsek Kediri.

Namun, dari informasi yang diperoleh dari warga, aksi pelaku diketahui oleh petugas marbot masjid. Ketika itu, petugas marbot yang kebetulan sedang bersih-bersih di lantai dua, melihat gelagat mencurigakan terduga pelaku yang mandar mandir di sekitar halaman masjid. Terduga pelaku pun diduga nekat mencuri kotak amal, hingga akhirnya marbot menarikinya. Warga pun berdatangan ke lokasi.

Untungnya tidak ada aksi main hakim sendiri dalam penangkapan terduga pelaku. Warga menghubungi Polsek Kediri. Tak beberapa lama, tim Polsek Kediri tiba di lokasi untuk membawa terduga pelaku ke Polsek. Menurutnya, kejadian pencurian kotak amal masjid itu tidak kali ini saja, kendati masjid itu berada di tengah perkampungan. “Ini sudah dua kali kejadian,” imbuhnya.

Akhirudin mengakui, masjid itu memang tidak dilengkapi CCTV. Ke depan, perlu disiapkan CCTV sebagai langkah antisipasi. Ia juga mengimbau masyarakat lebih waspada.

Sementara itu Kapolsek Kediri AKP Iwan Purwanto melalui Kanit Reskrim Aiptu Edy Santriawan membenarkan kejadian tersebut. Terduga pelaku telah diamankan di Polsek Kediri untuk proses lebih lanjut.  “Ya ada (kejadian), mengamankan diri dia,” kata dia.

Informasi awal, terduga pelaku ini diduga mencuri kotak amal Masjid. Namun, pihaknya perlu melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap kasus ini. Pihaknya pun akan memberikan keterangan lebih lanjut kepada media terkait perkembangan penanganannya. (her)

Terduga Pelaku Pencurian di Lombok Barat Meninggal Dunia Diduga Dihakimi Massa

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Seorang terduga pelaku pencurian berinisial SA alias U meninggal setelah diduga diamuk massa di wilayah Labuapi, Lombok Barat (Lobar), Minggu (24/5/2026). SA sempat mendapatkan penanganan medis, tetapi nyawanya tak tertolong. Kasus ini pun tengah ditangani Polsek Labuapi, Polres Lombok Barat.

Peristiwa nahas ini terjadi di Jalan Raya Mapreo, Dusun Mapak Reong, Desa Kuranji Dalang, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Sebelum diamuk massa, sempat terjadi aksi kejar-kejaran, di mana SA yang berusaha melarikan diri sempat melukai seorang warga menggunakan senjata tajam, sebelum akhirnya diringkus dan dihakimi oleh massa.

Pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan pada Minggu (24/5/2026). Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H., memberikan pernyataan resmi mengenai langkah penanganan awal.

“Kami saat ini terus mendalami keterangan saksi-saksi di lapangan secara menyeluruh. Kami juga telah berkomunikasi dengan pihak keluarga, sekaligus berkoordinasi guna menjaga kondusivitas Kamtibmas di wilayah hukum kami,” ujar Ipda Selamet Riadi.

Kronologi Pengejaran dan Insiden Amuk Massa

Peristiwa bermula pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 00.15 Wita ketika seorang saksi berinisial MI mendengar warga lain, SM, berteriak maling. Mendengar teriakan tersebut, MI langsung keluar rumah dan ikut melakukan pengejaran bersama MA, YU, SM, serta kerumunan warga lain yang terbangun.

Dalam upaya melarikan diri, SA alias U yang sehari-hari bekerja sebagai tukang kayu sempat mengacungkan sebilah pisau parang kepada warga yang mengejarnya.

Sesampainya di Jalan Mapareong, pria berusia 39 tahun tersebut mengayunkan parangnya ke arah MA yang sedang mencoba menangkapnya.

Parang tersebut terlepas dari tangan SA dan mengenai leher belakang MA, mengakibatkan luka lecet. Ketika SA berusaha mengambil kembali parangnya yang terjatuh, warga yang mengejar langsung melakukan penangkapan. Keadaan yang tidak terkendali memicu terjadinya aksi amuk massa. Penganiayaan secara bersama-sama tersebut mengakibatkan SA mengalami luka robek pada bagian punggung dan kepala.

Upaya Penyelamatan dan Penanganan Medis Terduga Pelaku Pencurian di Lombok Barat

Aksi amuk massa tersebut mereda saat seorang anggota BPD Desa Kuranji Dalang berinisial MH melintas di lokasi kejadian menggunakan sepeda motor. MH berusaha menyelamatkan SA dengan cara berhenti, lalu merangkul dan menaikkan korban amuk massa tersebut ke atas sepeda motornya. Langkah ini diambil untuk segera mengevakuasi SA ke Rumah Sakit Kota Mataram guna mendapatkan penanganan medis darurat.

Selanjutnya, pihak Polsek Labuapi berkoordinasi dengan Rumah Sakit Bhayangkara untuk memindahkan dan menangani kondisi medis SA alias U.Tim medis RS Bhayangkara telah melakukan tindakan operasi mulai pukul 14.00 Wita hingga pukul 16.35 Wita.

Namun, saat dilaksanakan observasi pascaoperasi, kondisi SA mengalami penurunan drastis hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 21.02 Wita. Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit Air Cooler merk Sharp warna hitam, satu bilah pisau parang, satu buah Magicom merk Miyako warna hitam ungu, dan satu buah karpet warna ungu.

Menyikapi insiden ini, kepolisian mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang, menahan diri, dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang mungkin berkembang di luar. Warga diharapkan dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif.

“Kami meminta masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum. Kami pastikan proses penyelidikan akan berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” imbau Ipda Selamet Riadi. (her)

Bank NTB Syariah Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Bank NTB Syariah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat. Momentum Idul Adha menjadi pengingat pentingnya nilai keikhlasan, pengorbanan, serta semangat berbagi kepada sesama.

Bank NTB Syariah berharap perayaan Idul Adha tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat. Semangat berkurban juga diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian sosial serta memperkuat kebersamaan dalam membangun NTB yang makmur mendunia.(r)

Lalu Hadrian Irfani Teratas di Polling DPR RI Dapil NTB II, Programnya Dinilai Paling Memiliki Dampak

Mataram (globalfmlombok.com)-

Hasil polling publik terhadap delapan anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) NTB II periode 2024–2029 menempatkan Lalu Hadrian Irfani sebagai legislator yang dinilai paling dirasakan dampak programnya oleh masyarakat Pulau Lombok.

Polling yang digelar selama empat hari melalui platform PollingKita.com mencatat total 13.626 suara hingga Selasa, 26 Mei 2026 pukul 20.28 WITA.

Dalam polling itu, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut meraih 6.507 suara atau 47,8 persen, sekaligus menempatkannya di posisi teratas.

Lalu Hadrian Irfani unggul cukup jauh dari pesaing terdekatnya, yakni Sari Yuliati dari Partai Golkar yang memperoleh 5.170 suara atau 37,9 persen.

Dominasi dua nama itu terlihat cukup kuat selama polling berlangsung. Jika digabungkan, keduanya menguasai lebih dari 85 persen total suara responden.

Sementara itu, posisi ketiga ditempati Lale Syifaun Nufus dari Partai Gerindra dengan perolehan 926 suara atau 6,8 persen.

Di bawahnya terdapat Muazzim Akbar dari PAN dengan 377 suara atau 2,8 persen, disusul Abdul Hadi dari PKS yang memperoleh 368 suara atau 2,7 persen.

Adapun Rachmat Hidayat dari PDI Perjuangan memperoleh 207 suara atau 1,5 persen. Sementara Fauzan Khalid dari Partai NasDem meraih 44 suara atau 0,3 persen. Posisi terakhir ditempati Nanang Samodra dengan 27 suara atau 0,2 persen.

Polling itu mengangkat pertanyaan mengenai anggota DPR RI Dapil NTB II yang program dan kontribusinya paling dirasakan masyarakat Pulau Lombok.

Hasil polling memperlihatkan tingginya tingkat pengenalan publik terhadap program dan aktivitas para wakil rakyat di Senayan.

Tingginya perolehan suara Lalu Hadrian Irfani dinilai mencerminkan kuatnya pengaruh program yang dijalankan di tengah masyarakat.

Selain itu, intensitas turun langsung ke masyarakat, komunikasi politik yang aktif, serta program yang menyentuh kebutuhan warga menjadi faktor yang memengaruhi tingginya dukungan publik.

Meski demikian, hasil polling ini tidak dapat disamakan dengan survei ilmiah karena tidak disertai penjelasan mengenai metode pengambilan sampel, margin of error, maupun sebaran responden.

Karena itu, hasil polling lebih tepat dibaca sebagai gambaran persepsi publik di ruang digital terhadap kinerja dan kedekatan anggota DPR RI dengan masyarakat.

Kendati demikian, polling yang berlangsung selama empat hari itu dapat menjadi indikator awal untuk melihat tingkat popularitas dan penerimaan publik terhadap anggota DPR RI asal NTB II, khususnya terkait program-program yang dinilai langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Lombok.(ris/r)

Tertibkan Retail Modern, Pemkab Loteng Tegaskan Penutupan 25 Gerai Murni Penegakan Perda

Praya (globalfmlombok.com) – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menegaskan penutupan 25 gerai retail modern dari total 139 gerai yang beroperasi di wilayah tersebut murni dilakukan sebagai bentuk penegakan peraturan daerah. Langkah itu dipastikan tidak berkaitan dengan kepentingan lain, termasuk isu yang mengaitkannya dengan keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan, penutupan gerai retail modern dilakukan karena sejumlah gerai terbukti melanggar ketentuan jarak minimal dengan pasar tradisional atau pasar rakyat sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2021.

“Penutupan retail modern ini murni penegakan Perda. Tidak ada kepentingan maupun motif lain selain kepentingan menegakkan aturan yang ada,” ujar Pathul di ruang kerjanya, Selasa (26/5/2026).

Ia mengaku mendengar adanya isu yang berkembang di masyarakat bahwa penutupan gerai retail modern berkaitan dengan pengembangan KDMP. Menurutnya, anggapan tersebut tidak benar.

Pathul menegaskan, pemerintah daerah hanya menjalankan aturan yang telah ditetapkan sejak lama. Dalam perda tersebut disebutkan bahwa jarak gerai retail modern dengan pasar rakyat atau pasar tradisional minimal satu kilometer. Gerai yang berada dalam radius kurang dari ketentuan itu wajib ditutup.

“Bisa dicek langsung di lapangan seperti apa kondisinya,” katanya.

Meski demikian, penutupan gerai tidak berarti izin usaha dicabut. Pemilik usaha masih diperbolehkan menjalankan aktivitas bisnisnya dengan syarat memindahkan lokasi gerai sesuai ketentuan yang berlaku.

“Silakan kembali berusaha. Tapi gerainya harus dipindah ke lokasi yang sesuai aturan,” imbuh Ketua DPD Partai Gerindra NTB tersebut.

Menurut Pathul, pemerintah daerah tidak memiliki alasan untuk mengabaikan perda yang sudah ditetapkan. Terlebih, para pemilik retail modern sebelumnya telah diberikan waktu penyesuaian selama dua tahun setelah perda diberlakukan.

“Jadi kami rasa waktunya sudah lebih dari cukup untuk melakukan penyesuaian,” tandas mantan Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah itu.

Di sisi lain, Pemkab Lombok Tengah juga mengakui adanya dampak sosial akibat penutupan gerai, terutama terhadap para karyawan yang terdampak. Karena itu, pemerintah daerah mengaku tengah menyiapkan langkah solusi agar persoalan tersebut dapat diminimalkan.

“Bagaimana dengan karyawan yang terkena dampak? Itu sedang kami carikan solusi terbaik. Aturannya tetap ditegakkan, tetapi dampaknya juga menjadi perhatian pemerintah daerah,” ujar Pathul. (r)