Beranda blog Halaman 250

Pemprov NTB Luncurkan DIGIHub untuk Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik

Mataram (globalfmlombok.com)—

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat meluncurkan NTB DIGIHub, portal layanan digital terintegrasi yang dirancang untuk mempercepat pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Peluncuran berlangsung Senin (8/12) di Mataram dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan program unggulan NTB Makmur Mendunia.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB yang telah menginisiasi pembangunan DIGIHub sebagai pusat integrasi berbagai layanan publik di daerah.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga gagasan ini dapat direalisasikan tahun ini. Mudah-mudahan membawa manfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Iqbal menegaskan bahwa tantangan terbesar dari transformasi digital bukanlah membangun aplikasi, melainkan merumuskan konsep dan sistem kerja yang matang. Menurutnya, teknologi dapat dikerjakan oleh para ahli, tetapi penyusunan konsep membutuhkan pemahaman mendalam terhadap proses bisnis pemerintahan.

“Membuat aplikasi itu mudah. Yang sulit adalah menyusun konsepnya. Konsep yang baik harus memahami proses kerja yang kita lakukan,” kata Iqbal.

Ia menambahkan bahwa transformasi digital merupakan salah satu visi utama Pemprov NTB. Karena itu, penataan konsep SPBE menjadi langkah penting untuk membangun fondasi digital yang kuat dan berkelanjutan.

“Digitalisasi tidak membuat barang jelek menjadi bagus. Sebaliknya, barang yang sudah baik akan menjadi lebih cepat dan sederhana dengan sistem digital,” ujarnya, sembari mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap ancaman serangan siber.

Integrasi 30 Layanan Publik

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Yusron Hadi, menjelaskan bahwa DIGIHub menjadi portal satu pintu yang mengintegrasikan berbagai layanan publik pemerintah daerah, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga data dan informasi strategis.

“DIGIHub memberikan kemudahan akses layanan dalam satu portal dengan cepat, transparan, dan terintegrasi,” jelas Yusron.

Hingga saat ini, sebanyak 30 layanan Pemerintah NTB telah terhubung dalam platform tersebut. Pada 2026, integrasi direncanakan diperluas hingga tingkat kabupaten/kota, terutama pada sektor pendidikan dan kesehatan.

Beberapa layanan yang akan terhubung antara lain Sistem Pendaftaran Murid Baru (SPMB), informasi ketersediaan tempat tidur dan dokter di RSUP dan RS daerah, informasi kebencanaan, lowongan kerja, kalender event, harga pangan harian, data kendaraan bermotor, hingga platform NTB Satu Data.

“Kami ingin mengusulkan nama portal ini adalah NTB DIGIHub dengan tagline ‘Satu Layanan untuk Semua’,” katanya.

Harapan untuk Layanan Publik yang Lebih Cepat dan Transparan

Yusron berharap kehadiran DIGIHub dapat menjadi fondasi layanan publik yang mudah diakses masyarakat sekaligus mendukung transformasi digital secara menyeluruh di NTB.

“Semoga portal ini dapat terus dikembangkan bersama dan didukung semua pihak demi mewujudkan layanan publik yang mudah, cepat, dan transparan,” pungkasnya.

Peluncuran DIGIHub menandai langkah strategis Pemprov NTB dalam membangun ekosistem digital yang terintegrasi, memudahkan masyarakat mengakses informasi, sekaligus memperkuat pelaksanaan SPBE sebagai bagian dari agenda besar NTB Makmur Mendunia.(r)

Tukar Poin IndiHome Kini Lebih Mudah, Pelanggan Bisa Nikmati Ragam Hadiah Menarik

Denpasar (globalfmlombok.com)—

IndiHome melalui program Telkomsel Poin memperluas kemudahan bagi pelanggan setianya untuk menukarkan poin menjadi berbagai hadiah dan layanan eksklusif. Program ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada pelanggan yang rutin melakukan pembayaran tagihan layanan internet rumah.

General Manager Household Consumer Business Region Bali Nusra, Ricky Erickson Panggabean, mengatakan bahwa IndiHome ingin memastikan nilai tambah bagi setiap transaksi yang dilakukan pelanggan.

“Program ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada pelanggan setia yang terus mempercayakan layanan digitalnya kepada IndiHome. Kami ingin memberikan pengalaman yang lebih bernilai, tidak hanya dari layanan internet terbaik, tetapi juga dari setiap transaksi yang dilakukan,” ujar Ricky.

Mekanisme Penukaran Poin

Pelanggan IndiHome dapat menukar poin mereka melalui aplikasi MyTelkomsel untuk mendapatkan voucher belanja, diskon layanan digital, hingga berbagai produk eksklusif Telkomsel dan mitra merchant.

Tukar Telkomsel Poin untuk Merchandise

  1. Masukkan nomor layanan IndiHome (ND) pada aplikasi MyTelkomsel.
  2. Ubah akun utama ke nomor IndiHome bila terdapat lebih dari satu akun terdaftar.
  3. Pindai QR merchandise di GraPARI menggunakan Google Lens.
  4. Sistem akan mengarahkan otomatis ke aplikasi MyTelkomsel.
  5. Tekan tombol Redeem untuk menukarkan poin.

Tukar Poin untuk E-Voucher IndiHome

  1. Masuk ke aplikasi MyTelkomsel dan login.
  2. Alihkan tampilan akun ke nomor IndiHome.
  3. Pilih akun IndiHome yang ingin digunakan.
  4. Buka menu Reward dan pilih jenis e-voucher.
  5. Tekan “Tukar”, lalu konfirmasi.
  6. Cek menu Notifikasi untuk melihat detail voucher yang telah diterima.

Integrasi Poin untuk Manfaat Lebih Besar

Pelanggan kini juga dapat menggabungkan poin Telkomsel dan poin IndiHome dalam satu ekosistem melalui aplikasi MyTelkomsel.

Langkah integrasi:

  1. Buka aplikasi MyTelkomsel versi terbaru.
  2. Pilih menu Telkomsel Poin lalu Integrasikan Poin IndiHome.
  3. Masukkan ID IndiHome.
  4. Verifikasi data dan konfirmasi integrasi.

Dengan fitur ini, seluruh poin yang dikumpulkan dari berbagai layanan Telkomsel dapat dikelola secara terpusat dan digunakan untuk promo lintas layanan.

Program penukaran poin yang lebih ringkas dan terintegrasi ini diharapkan mampu memberikan pengalaman layanan yang lebih komprehensif dan menguntungkan bagi pelanggan. Semakin rutin bertransaksi, semakin besar kesempatan memperoleh beragam hadiah dan penawaran menarik dari IndiHome dan Telkomsel.

Musda JMSI NTB 2025 Digelar di Senggigi, Momentum Strategis Perkuat Posisi JMSI sebagai Konstituen Dewan Pers

Mataram (globalfmlombok.com) –

Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Nusa Tenggara Barat memastikan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) JMSI NTB Tahun 2025 akan digelar selama dua hari, Senin-Selasa, 8–9 Desember 2025, bertempat di Aruna Senggigi Resort and Convention, Kabupaten Lombok Barat.

Ketua JMSI NTB, Haji Boy Mashudi, menegaskan Musda menjadi forum penting untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus penguatan kapasitas tata kelola JMSI di daerah, sebagaimana amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil Musyawarah Nasional JMSI.

“Musda ini bukan sekadar agenda rutin organisasi lima tahunan, tetapi menjadi ruang strategis untuk mengonsolidasikan kekuatan JMSI NTB agar semakin solid, profesional, dan berdaya saing. Spirit yang diusung tetap sama, yaitu bikin terang Nusa Tenggara Barat, sejalan dengan semangat bikin terang Indonesia yang selama ini menjadi ruh perjuangan JMSI Pusat,” ujar Haji Boy, Minggu (7/12/2025).

Sebagai ketua periode pertama JMSI NTB, Haji Boy menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian Musda dapat berlangsung tertib, demokratis, dan menghasilkan keputusan terbaik untuk kesinambungan roda organisasi lima tahun mendatang.

Boy menegaskan seluruh proses dan keputusan akan sepenuhnya diserahkan kepada peserta Musda sebagai pemegang mandat organisasi.

“Apapun keputusan yang dihasilkan peserta Musda adalah yang terbaik untuk masa depan JMSI NTB. Kami siap menerima dan mendukung sepenuhnya demi kemajuan organisasi,” tegasnya.

Lebih jauh, Haji Boy menilai Musda 2025 merupakan momentum yang sangat strategis dalam memperkuat peran JMSI NTB sebagai salah satu organisasi perusahaan pers yang telah menjadi konstituen Dewan Pers.

“Ini momentum penting dan strategis bagi penguatan posisi JMSI NTB sebagai konstituen Dewan Pers. Kita ingin memastikan JMSI NTB semakin kokoh secara kelembagaan, kredibel secara profesi, dan memberi manfaat nyata bagi ekosistem pers di daerah,” tandasnya.                            

                                                                                                                                            Ungkapan senada disampaikan Muhyiddin, Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) JMSI Kabupaten Dompu yang berharap Musda 1 JMSI akan menghasilkan perusahaan media di NTB akan semakin profesional dalam menjalankan perusahaan pers sehingga di dalamnya menghasilkan karya jurnalis yang lebih mengedepankan amanat kode etik jurnalistik.

                                                                                                                                            “Selain itu hasil Musda nanti akan membawa banyak komitment perubahan bagi JMSI NTB terutama dalam membangun ruang-ruang  kemitraan baik dengan Pemerintahan maupun swasta. Bravo JMSI NTB untuk Indonesia,”tandasnya.

Pemilihan Ketua Baru Periode 2025–2030

Sementara itu, Ketua Panitia Musda JMSI NTB 2025, Sukri Aruman, menjelaskan bahwa Musda tahun ini memiliki agenda utama pemilihan Ketua JMSI NTB periode 2025–2030.

Selain itu, forum Musda juga akan mendengarkan laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode sebelumnya di bawah kepemimpinan Haji Boy Mashudi.

“Musda merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat Pengurus Daerah yang dilaksanakan sekali dalam lima tahun. Di sana akan diputuskan arah kepemimpinan JMSI NTB lima tahun ke depan, termasuk evaluasi dan pertanggungjawaban pengurus lama,” jelasnya.

Sukri menegaskan, seluruh mekanisme Musda akan dilaksanakan mengacu pasal 20 AD/ART JMSI hasil Munas 2025.

Dalam aturan tersebut, Musda memiliki kewenangan untuk menetapkan kebijakan-kebijakan umum dan strategis organisasi di tingkat daerah.

“Kebijakan yang ditetapkan dalam Musda tentu tidak boleh bertentangan dengan kebijakan umum dan strategis yang telah diputuskan dalam Musyawarah Nasional JMSI,” imbuhnya.

Diikuti 31 Media Siber Anggota JMSI NTB

Sukri juga membeberkan bahwa Musda JMSI NTB 2025 akan diikuti oleh 31 media siber yang telah menjadi anggota JMSI NTB.

Mayoritas peserta berstatus sebagai peninjau. Sementara untuk pemilik hak suara dalam Musda terdiri dari Pengurus Pusat, Pengurus Daerah JMSI NTB, serta Pengurus Cabang JMSI Dompu.

“Peserta dengan hak suara adalah Pengurus Pusat, Pengda NTB, dan Pengcab Dompu. Sedangkan 31 media anggota lainnya ikut sebagai peserta peninjau,” terang Sukri.

Panitia berharap kehadiran Pengurus Pusat JMSI dapat memberikan penguatan secara organisasi sekaligus memastikan seluruh proses Musda berjalan sesuai konstitusi organisasi..

“Insyaallah Pengurus Pusat akan hadir langsung untuk membuka Musda dan mengikuti seluruh rangkaian proses persidangan,” ujarnya.

Wakil Gubernur NTB Dijadwalkan Hadir

Dalam agenda pembukaan, panitia juga telah menjadwalkan kehadiran Wakil Gubernur NTB, Hj Indah Damayanti Putri, SE, MIP.

 Orang nomor dua di NTB itu direncanakan akan memberikan sambutan sekaligus menyampaikan harapan kepada pengurus JMSI NTB ke depan.

“Kami sudah mengagendakan kehadiran Ibu Wakil Gubernur NTB pada acara pembukaan Musda. Beliau akan memberikan sambutan dan harapan kepada seluruh pengurus dan peserta Musda,” ungkap Sukri.

Kehadiran unsur pimpinan daerah tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara JMSI NTB dengan Pemerintah Provinsi NTB dalam membangun ekosistem pers dan informasi yang sehat, profesional, serta berimbang.

Tidak hanya agenda pemilihan ketua dan penetapan kebijakan organisasi, Pembukaan Musda JMSI NTB 2025 juga akan dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara JMSI NTB dengan empat perguruan tinggi di NTB dalam program JMSI Goes to Campus.

Empat perguruan tinggi yang siap bermitra tersebut yakni Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Politik (FHISIP) Universitas Mataram, Institut Agama Islam Qamarul Huda (IAIQH) Bagu Lombok Tengah, IAI Hamzanwadi NW Lombok Timur, dan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram.

“Empat kampus tersebut telah kami undang dan siap menjalin kemitraan dengan JMSI NTB dalam program JMSI Goes to Campus,” kata Sukri.

Program kerja sama ini dilatarbelakangi oleh semangat bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas literasi media dan digital di kalangan mahasiswa, serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dengan industri media siber di Nusa Tenggara Barat.

“Kami ingin kehadiran JMSI tidak hanya dirasakan di ranah industri pers, tetapi juga ikut berkontribusi dalam mencetak SDM unggul di lingkungan kampus, khususnya di bidang jurnalistik, literasi media, dan digitalisasi informasi,” jelas Sukri.

Menurutnya, kemitraan tersebut diharapkan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak, baik kampus maupun insan pers yang tergabung dalam JMSI.

“Kerja sama ini tentu diharapkan memberi manfaat nyata bagi semua pihak, terutama bagi perguruan tinggi dalam penguatan literasi media dan praktik jurnalistik yang profesional,” pungkasnya.(r)

Terima Sertifikat BNPT, Sirkuit Mandalika Jadi Kawasan Event Paling Aman di Indonesia

Praya (globalfmlombok.com) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) nasional menetapkan Pertamina Mandalika International Circuit atau Sirkuit Mandalika sebagai salah satu kawasan event paling siap dan aman di Indonesia. Ditandai dengan diterimanya Sertifikat Keamanan level 1 dari BNPT di Jakarta pekan kemarin.

Sukses tersebut menunjukkan kesiapan Sirkuit Mandalika sebagai tuan rumah berbagai event olahraga maupun non olahraga, baik skala nasional maupun internasional. “Raihan sertifikat keamanan level 1 ini menunjukkan bahwa Pertamina Mandalika International Circuit telah memenuhi Standar Minimum Pengamanan Fasilitas Publik sesuai Peraturan BNPT No. 3 Tahun 2022,” ungkap Direktur Operasi InJourney Tourism Deevelopment Corporation (ITDC) Troy R. Warokka, dalam keteranganya, Sabtu, 6 Desember 2025

Sebelumnya, Sirkuit Mandalika menjalani proses asesmen menyeluruh oleh tim BNPT yang mencakup lima komponen utama standar minimum pengamanan. Dimulai dari pengelolaan risiko tindak pidana terorisme melalui identifikasi potensi ancaman dan langkah mitigasinya. Kemudian perencanaan pengamanan yang disusun secara terstruktur untuk seluruh area strategis sirkuit.

Termasuk pola pengamanan dalam pencegahan tindak pidana terorisme serta sistem kontrol akses dan pemantauan yang diterapkan di Sirkuit Mandalika. Terakhir, tim BNPT juga mengevaluasi rencana respons terhadap situasi darurat. Hal itu diperlukan untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi potensi ancaman keamanan selama event berlangsung.

Komitmen Sirkuit Mandalika terhadap Keselamatan Pengunjung

Seluruh komponen utama tersebut kemudian dievaluasi keberkesinambungannya untuk memastikan bahwa standar keamanan terus ditingkatkan dari waktu ke waktu. Hasilnya, Sirkuit Mandalika dinyatakan memenuhi standar kelas nasional untuk fasilitas publik yang berisiko tinggi. Sehingga menjadikannya sebagai salah satu fasilitas publik yang paling siap dan aman.

“Capaian ini bukan hanya pengakuan teknis, tetapi juga komitmen terhadap keselamatan seluruh pengunjung dan penyelenggara acara di Sirkuit Mandalika,” imbuh Troy.

Itu semua sebagi bukti telah memenuhi standar pengamanan tertinggi. Hal itu sangat penting karena setiap tahun berbagai event nasional dan internasional berskala besar terselenggara di Sirkuit Mandalika. Mulai Asia Road Racing Championship, Porsche Carrera Cup Asia, Shell Eco Marathon GT World Challenge Asia hingga ajang balap dunia paling bergengsi, MotoGP.

Tidak sampai disitu saja, Sirkuit Mandalika juga menjadi tuan rumah beragam festival dan agenda nasional lain dan mampu menghadirkan puluhan ribu pengunjung. “Sertifikasi BNPT ini memperkuat posisi sebagai destinasi sportstainment yang tidak hanya berkualitas infrastrukturnya. Tapi juga memiliki sistem keamanan berkelas tinggi,” ujarnya.

Sekaligus makin meningkatkan kepercayaan promotor internasional dan memperluas peluang The Mandalika, lokasi Sirkuit Mandalika berada, untuk menjadi tuan rumah lebih banyak event bertaraf global lainnya. (kir)

Sopir Diminta Tidak Mainkan Ritase Tonase, Sampah Lobar Dibuang ke TPA Kebon Kongok Naik 16 Ton

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Tonase dan intensitas pembuangan sampah Lombok Barat (Lobar) ke TPA Kebon Kongok meningkat. Dari sebelum-sebelumnya sekitar 78 ton per harinya naik menjadi 94 ton per harinya. Langkah ini untuk efisiensi penggunaan BBM truk sampah ke TPA Kebon Kongok.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lobar M. Busyairi menerangkan saat ini ritase pembuangan sampah untuk Lobar ke TPA Kebon Kongok dikurangi 50 persen supaya lebih lama masa penggunaan TPA (daya tampung) tersebut. Namun pihaknya melakukan langkah antisipatif dengan menambah tonase pembuangan sampah, sehingga tonase sampah yang dibuang Lobar ke TPA pun mengalami kenaikan per harinya.

“Jika sebelum-sebelumnya, sampah dibuang ke TPA dari Lobar mulai Januari sampai September rata-rata per hari yang masuk ke TPA 78 ton per hari. Sekarang pada bulan November mengalami kenaikan hingga 94 ton per hari,” terang Busyairi akhir pekan kemarin.

Pihaknya meminta para sopir truk sampah untuk menambah tonase. Sebab yang seringkali terjadi sebelum-sebelumnya, truk belum penuh sampah, para sopir berangkat membuang sampah ke TPA. Langkah ini juga sebagai upaya pihaknya untuk mengefektifkan dan mengefisiensi dari sisi penggunaan BBM truk sampah.

Pihaknya minta para sopir agar disesuaikan, jangan sampai memainkan ritase. Pihak mengawasi dari penimbangan sampah dengan menyiapkan petugas untuk mencatat. Sopir diberikan kartu kontrol masing-masing untuk memastikan bahwa mereka mengangkut ritase dua kali sehari. Kartu itu ditandatangani Petugas TPA dan petugas DLH yang mencatat di TPA tersebut. Kontrol ini untuk memastikan mereka melaksanakan tugas.

“Karena itu kami kontrol ketat, ini upaya kami untuk perbaikan. Kita evaluasi apa yang menjadi persoalan sebelumnya, sekarang kita perbaiki,”Imbuhnya. Tahun depan pihaknya akan berhitung ulang, BBM per ritase supaya lebih irit lagi. Sesuai arahan Bupati agar perlu dilakukan efisiensi, sehingga melalui berbagai upaya dilakukan dalam rangka efisiensi. (her)

Jatah Ritase Dikurangi 50 persen, Truk Antre Membuang Sampah di TPA Kebon Kongok

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Ritase pembuangan sampah ke TPA Kebon Kongok dikurangi hingga 50 persen. Pengurangan ritase ini untuk memperpanjang masa pemakaian dari TPA yang kondisinya sudah berlebih atau overload. Truk pengangkut harus antre membuang sampah ke TPA tersebut. Bahkan ada sopir truk sampah sampai menginap di TPA untuk antre membuang sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lobar M Busyairi menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima surat dari kepala DLHK NTB terkait pembatasan sampah masuk TPA Kebon Kongok. Di mana dalam surat tertanggal 5 Desember 2025 itu, ditekankan beberapa hal. Intinya mengingat kondisi Landfill pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok hampir mencapai kapasitas desainnya. Saat ini kapasitas tersisa hanya 12.000 ton (kondisi tanggal 15 November 2025).

Pihak DLHK pun melakukan beberapa langkah, di antaranya UPTD TPA Sampah Regional Provinsi NTB melakukan pembatasan ritase seluruh kendaraan pengangkut sampah (DLH Kota Mataram, DLH Kabupaten Lombok Barat dan Pengangkut Sampah Mandiri) menjadi masing-masing satu rit/kendaraan/hari, mulai tanggal 10 Desember 2025. Melarang pengangkutan sampah organik sisa makanan/food waste ke TPA Regional Kebon Kongok. Tidak ada pembatasan bagi pengangkutan sampah yang sudah terpilah seperti daundan ranting, kayu, batok kelapa, sampah organik hasil penggilingan padi, dan sampah organik sisa pengolahan maggot.

Selain itu, Dinas PUPR NTB akan melakukan optimalisasi ruang landfill di Kawasan TPA Regional Kebon Kongok, yang nantinya akan digunakan hanya untuk pengurukan sampah residu. Pemerintah Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat wajib mulai memperbaiki tata kelola sampah mulai dari sumbernya (rumah tangga, hotel, restoran, area perdagangan dan jasa, perkantoran, dll) dengan cara menerapkan pemilahan dan pengolahan sampah sejak dari sumbernya, untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Penampungan Sementara (TPS).

Selain itu, melakukan sosialisasi, edukasi dan kampanye pengelolaan sampah secara masif mulai dari sumbernya. Mengelola sampah organik (sisa makanan/food waste) dari sumbernya menggunakan alat dan metode yang sederhana seperti: Composter Bag, Tong Kompos, Lubang Biopori, Sumur Biopori, Teba Moderen, Bata berongga, atau Biogas Portable

Busyairi menerangkan, bahwa para sopir harus antre buang sampai sampai menginap di TPA. Akibatnya, kondisi sampah di beberapa daerah pun belum maksimal diangkut ke TPA, termasuk beberapa titik di pinggir jalan. Pihaknya pun melakukan langkah-langkah menindaklanjuti dampak dari kebijakan pembatasan ini. Pihaknya merespons cepat jika ada laporan atau aduan dari masyarakat. Namun demikian SOP tetap diberlakukan dalam penanganan sampah, jika ada laporan jangan menyuruh DLH saja.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk ikut gotong royong membersihkan sampah, lalu diangkut oleh DLH. Sebab jika DLH bekerja sendiri tidak ada dampaknya bagi masyarakat. “Karena besok pagi diangkut LH, numpuk lagi. Telepon LH lagi (minta bersihkan), bukan solusi ini, kita harus tetap ajak masyarakat gotong royong,” tegasnya.

Lebih lanjut dalam penanganan sampah harus bersama-sama, langkah sama seiring sejalan. Karena satu bagian berbeda, entah itu desa, kecamatan, maupun komunitas maka sampah ini tetap menjadi persoalan. “Tapi kalau sama langkah kita, kita ikuti perbup tata kelola sampah, dari hulu ke hilir, maka tidak ada persoalan sampah ini,” imbuhnya.

Sebab mengacu aturan, masing-masing pihak ini punya tangung jawab sendiri. Mulai dari rumah tangga ke TPS, lalu TPS ke TPA. Jangan sampai semuanya diserahkan ke DLH. Terlebih dengan kondisi TPA saat ini. Ritase pembuangan sampah untuk Lobar ke TPA Kebon Kongok dikurangi 50 persen.

“Kita pengurangan ritase setengah dulu (50 persen) supaya lebih lama masa penggunaan TPA (daya tampung),”terang Busyairi, akhir pekan kemarin. Sementara intensitas pembuangan sampah dari Lobar sendiri mengalami kenaikan per harinya. (her)

Satresnarkoba Polres Bima Kota Gagalkan Masuknya 500 Gram Sabu di Jalan Lintas Sape–Bima

Kota Bima (globalfmlombok.com) – Upaya peredaran sabu dalam jumlah besar digagalkan Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota. Dalam operasi senyap pada Sabtu malam (6/12/2025) sekitar pukul 19.30 Wita, aparat menangkap seorang kurir yang membawa sabu lebih dari setengah kilogram (500 gram) di Jalan Lintas Sape–Bima, tepatnya di depan Terminal Sape, Desa Jia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat mengenai rencana transaksi narkotika di wilayah Sape. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti tim yang dipimpin Katim Opsnal Aiptu Abdul Hafid, S.H.

“Informasi masyarakat sebelumnya menyebutkan bahwa akan ada transaksi narkotika di wilayah Sape, sehingga tim langsung melakukan pemantauan ketat di jalur lintas tersebut,” ujarnya, Minggu (7/12/2025).

Dalam pemantauan itu, tim mendapati mobil warna putih yang dikendarai seorang pria berinisial AF (49), warga Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Ketika petugas mencoba menghentikan kendaraan tersebut, AF tidak mengindahkan perintah berhenti. Situasi tersebut memaksa petugas mengambil tindakan tegas dan terukur untuk menghentikan laju mobil.

Setelah kendaraan berhasil dihentikan, petugas langsung mengamankan AF dan melakukan penggeledahan badan serta pemeriksaan menyeluruh terhadap mobil yang ia gunakan. Proses penggeledahan dilakukan di hadapan saksi umum untuk menjaga transparansi. “Kami memastikan setiap tahapan berjalan sesuai SOP dan disaksikan masyarakat,” ujar Kapolres.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan bungkus sabu yang dikemas dalam plastik klip dengan berat bersih 494,38 gram dan berat kotor 502,93 gram. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba. “Dari tangan terduga AF, kami mengamankan sembilan bungkus sabu dengan total berat lebih dari setengah kilogram. Kami juga menyita tas pinggang, dompet, dua unit handphone, satu unit mobil serta uang tunai Rp179 ribu,” jelasnya.

Pengungkapan kasus ini kembali menunjukkan bahwa jalur lintas Bima–Sape masih menjadi rute yang kerap dimanfaatkan jaringan peredaran narkoba antarwilayah. Polres Bima Kota memastikan akan terus memperketat pengawasan, terutama di titik-titik yang rawan dijadikan jalur distribusi.

Kapolres menegaskan komitmen pihaknya untuk menindak tegas setiap upaya peredaran narkoba di wilayah hukum Bima Kota. “Kami berkomitmen menjaga wilayah Bima dari ancaman narkoba. Setiap informasi dari masyarakat sangat berarti dalam memutus peredaran barang haram ini,” tegasnya.

Saat ini AF mendekam di sel tahanan Polres Bima Kota bersama seluruh barang bukti. Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam pengiriman sabu dalam jumlah besar tersebut. (hir)

Polisi Gerebek Kampung Rawan Narkoba di Sumbawa

Sumbawa Besar (globalfmlombok.com) – Kepolisian Resor (Polres) Sumbawa melakukan penindakan skala besar di dua lokasi teridentifikasi sebagai kampung rawan Narkoba tepatnya di Desa Maman, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, Sabtu, 6 Desember 2025. Dalam penindakan itu, polisi menyita 12 poket sabu.

“Penindakan skala besar ini merupakan komitmen kami dalam upaya menekan penyalahgunaan narkotika di Sumbawa dan ini merupakan yang kedua kalinya kami lakukan setelah di Desa Serading,” kata Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, kepada wartawan, pekan kemarin.

Ia melanjutkan, dalam operasi tersebut pihaknya mengamankan satu pasangan masing-masing G (34) dan P (istrinya) di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pertama. Petugas turut mengamankan barang bukti lima poket sabu seberat bruto 1,56 gram dan timbangan digital.

“Di TKP kedua kami menyita barang bukti sebanyak tujuh poket sabu dengan berat 2,19 gram yang disembuhkan dalam tas ransel. Sementara terduga pelaku berinisial E berhasil melarikan diri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, di rumah terduga G, tim menemukan lima poket sabu di dalam plastik merah muda, alat isap (bong), timbangan digital, klip kosong, dan sebuah Handphone. Sementara itu, di rumah terduga E tim menemukan tujuh poket sabu yang disimpan di dalam ransel hitam, beserta alat-alat pakai lainnya.

“Total barang bukti yang kita sita dari dua lokasi tersebut sebanyak 3,75 gram dan kasusnya masih terus kami lakukan pengembangan lebih lanjut,” ucapnya.

Marieta meyakinkan, saat ini seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Sumbawa untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga memasukkan E dalam daftar pencarian orang (DPO) dan telah ditetapkan sebagai target utama untuk segera diperiksa.

“Operasi ini adalah bukti keseriusan kami. Kami tidak akan pernah memberikan ruang sedikit pun bagi para pelaku kejahatan narkoba termasuk peredaran barang haram ini,” tegasnya. (ils)

Lima Pejabat Lolos Administrasi, Pengisian Jabatan Kepala Dinas PUPR Lobar Lewat Seleksi

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Pemkab Lombok Barat (Lobar) telah membuka seleksi jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lobar. Tahapannya telah selesai pada seleksi administrasi. Sebanyak lima pejabat dinyatakan lulus tahap administrasi dan berhak mengikuti tahapan berikutnya.

Berdasarkan pengumuman Tim Pansel nomor 16/PANSEL-JPTP/XII/2025 yang ditandatangani Prof. Dr. H. Adi Fadli,S.Ag. terkait hasil Seleksi Administrasi Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR) Lobar tahun 2025.

Berdasarkan Berita Acara Penetapan Hasil Seleksi Administrasi Seleksi Terbuka JPTP nomor: 14/BA/PANSEL-JPTP/2025 Tanggal 1 Desember 2025. Ini tentang Penetapan Hasil Seleksi Administrasi Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR) Kabupaten Lobar.

Pihak Pansel menetapkan dokumen peserta berdasarkan hasil verifikasi dan validasi kelengkapan dokumen berkas lamaran. Mereka juga menelusuri rekam jejak jabatan. Telah diambil keputusan bahwa dokumen peserta sejumlah lima orang layak. Mereka mendaftar dan dinyatakan memenuhi syarat serta lolos untuk tahapan berikutnya.

Lima orang tersebut, Ahmad Fathoni ST., Anwar Jayadi ST.,M.Eng.,Erwin Surya Sudarma,ST.,Lalu Ratnawi, ST.,dan Masri Junihardy.

Lebih lanjut, rangkaian kegiatan seleksi kompetensi ini akan diawali dengan Pembekalan Peserta Technical Meeting) dan Penulisan Makalah (her)

Mengkhawatirkan, Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online Diduga Marak Terjadi di Lotim

Lotim (globalfmlombok.com) – Maraknya penggunaan teknologi informasi turut disalahgunakan untuk tindak kekerasan seksual di ranah digital. Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dinilai semakin mengkhawatirkan dan terjadi hampir setiap detik melalui media sosial.

Hal tersebut disampaikan Direktur Lembaga Pengembangan Sumberdaya Mitra (LPSDM) NTB, Ririn Hayudiani, usai acara talkshow 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP) di Kantor Bupati Lotim, Minggu, 7 Desember 2025.

“Tindakan kekerasan di ranah digital (kekerasan berbasis gender online) yang menargetkan seseorang berdasarkan gender bisa berupa pelecehan, intimidasi, ujaran kebencian, hingga penyebaran konten intim tanpa izin,” tegas Ririn.

Ia mengingatkan bahwa saat ini telah ada payung hukum kuat, yakni Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), yang mengancam pelaku dengan hukuman penjara. “Termasuk untuk pelaku perkawinan anak. Jika dilakukan orang tuanya, ancamannya 11 tahun penjara dan denda Rp 200 juta,” jelasnya.

Ririn menambahkan, kekerasan sering terjadi dalam relasi kuasa yang tidak setara. Seperti di lingkungan pesantren, antara mahasiswa dan dosen, guru dengan murid, atau dalam pacaran. “Jika terjadi pemaksaan, laporkan. Siapapun pelakunya, akan diproses hukum,” imbuhnya.

Banyak Hal Harus Dilakukan Cegah Kekerasan terhadap Perempuan di Lombok Timur

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lotim, Dr. H. Hasbi Santoso, mengakui kondisi yang memprihatinkan. Berdasarkan data LPSDM, jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan di Lotim mencapai lebih dari 4000 kasus, dengan bentuk dominan adalah perkawinan usia anak.

“Banyak hal perlu dilakukan, mulai dari pendataan, pelaporan, penjangkauan, hingga pelayanan yang komprehensif,” ujar Hasbi.

Dia menyayangkan bahwa hingga saat ini, Lotim belum memiliki Rumah Aman yang memenuhi standar untuk menampung korban kekerasan seksual maupun rumah tangga. “Ketika ada kasus, korban harus diantarkan ke Mataram. Kami berharap tahun 2026 Lotim sudah bisa memiliki rumah aman sendiri,” paparnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim terus berikhtiar mengatasi persoalan ini. Beberapa langkah yang diambil antara lain mengoptimalkan peran 3062 Tim Penggerak Kesejahteraan (TPK) di 254 desa. Serta 21 Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) DP3AKB yang siap menerima laporan. “Kami jamin kerahasiaan pelapor. Mereka dilindungi undang-undang,” kata Hasbi.

Edukasi juga gencar dilakukan, salah satunya melalui sekolah perempuan yang berafiliasi dengan DP3AKB. Kampanye melalui momentum 16 HAKTP juga terus digaungkan, tidak hanya di Lotim tetapi secara global.

Pemkab Lotim berkomitmen untuk mengoptimalkan peran pendamping keluarga di semua desa. Serta terus memberikan pemahaman tentang bahaya dan dampak buruk perkawinan usia anak, termasuk risiko kesehatan seperti kesulitan melahirkan akibat ketidakmatangan fisik. (rus)