Beranda blog Halaman 147

Terdampak Perang Iran–Israel, PMI Asal Kota Mataram Diminta Melapor

Mataram (globalfmlombok.com) – Pemerintah Kota Mataram mencatat sebanyak 238 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Mataram saat ini berada di sejumlah negara di kawasan Timur Tengah. Di tengah memanasnya konflik antara Iran dan Israel, para PMI tersebut diminta segera melapor ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) apabila terdampak situasi keamanan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram, H. Miftahurrahman menerangkan, perkembangan agresi atau perang di kawasan tersebut dinilai berisiko bagi Warga Negara Indonesia yang bekerja sebagai PMI. Kendati demikian, hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kondisi PMI asal Kota Mataram dari Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).

“Coba nanti kita koordinasikan dengan Pemprov NTB dan BP3MI untuk mendapatkan informasi kondisi tenaga kerja, khususnya yang berada di Timur Tengah,” jelasnya.

Berdasarkan data Disnaker Kota Mataram, dari total 238 PMI tersebut, sebanyak 199 orang bekerja di Arab Saudi, 33 orang di Uni Emirat Arab, empat orang di Kuwait dan dua orang di Bahrain.

Miftah meminta masyarakat yang memiliki anggota keluarga bekerja di kawasan Timur Tengah untuk proaktif memberikan informasi apabila terdampak situasi yang terjadi. Laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama BP3MI dan diteruskan ke KBRI di negara setempat.

“Kalau ada keluarga atau kerabat yang terkena dampak akibat memanasnya situasi di Timur Tengah, silakan segera memberikan informasi,” pintanya.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mataram ini berharap konflik antara Iran dan Israel tidak berlangsung lama, sehingga kondisi keamanan di kawasan tersebut dapat kembali normal dan kondusif demi kepentingan semua pihak. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Terdampak Perang Iran-Israel, PMI Asal Kota Mataram Diminta Melapor “

Adira Silaturahmi di Mataram, Dukung Program Umrah untuk Sahabat Jelang Adira Expo 2026

Mataram (globalfmlombok.com) –

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) memperkuat komitmennya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat Mataram melalui kegiatan media gathering yang menjadi bagian dari dukungan terhadap program loyalitas unggulan UMRAH Untuk Sahabat.

Kegiatan ini juga menjadi momentum awal menuju penyelenggaraan Adira Expo 2026 yang direncanakan hadir di Mataram pada Mei 2026. Kehadiran Adira Expo nantinya akan menghadirkan berbagai solusi pembiayaan lengkap dengan promo menarik bagi masyarakat.

Sebagai kota dengan mayoritas penduduk beragama Islam, Mataram memiliki antusiasme tinggi terhadap program perjalanan ibadah. Melihat hal tersebut, Adira Finance terus menghadirkan program yang tidak hanya relevan secara finansial, tetapi juga bernilai spiritual dan emosional bagi konsumen.

“Upaya ini kami lakukan sebagai bagian dari komitmen Adira Finance untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, dalam setiap fase dan momentum kehidupan mereka. Kami ingin tidak hanya menjadi penyedia solusi pembiayaan, tetapi juga mitra yang tumbuh bersama dan memberikan manfaat nyata, termasuk melalui berbagai program loyalitas dan inisiatif bernilai tambah yang kami hadirkan,” ujar Basuki Tri Rahardjo, Kepala Wilayah Bali Nusa Tenggara Adira Finance.

Umrah Untuk Sahabat, Program Loyalitas Unggulan Adira Finance

Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan dan loyalitas konsumen, Adira Finance menghadirkan program UMRAH Untuk Sahabat. Melalui program ini, konsumen yang mengajukan pembiayaan di Adira Finance berkesempatan untuk mengikuti program ini sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Secara khusus, konsumen yang mengajukan pembiayaan selama periode Adira Expo nanti akan mendapatkan kesempatan menang hingga dua kali lebih besar, sehingga peluang untuk mewujudkan perjalanan ibadah umrah dibiayai Adira Finance semakin terbuka. Informasi selengkapnya bisa mengunjungi adira.id/e/umrahsahabat-pr.

HASANAH, Solusi Syariah untuk Akses Porsi Haji Plus

Selain menghadirkan program loyalitas Umrah Untuk Sahabat, Adira Finance juga memiliki produk HASANAH (Haji Plus Adira Syariah) yang ditujukan untuk membantu masyarakat merencanakan ibadah haji secara lebih terstruktur dan terjangkau.

HASANAH merupakan produk pembiayaan berbasis syariah dengan akad Ijarah Multijasa yang memberikan solusi bagi masyarakat untuk memperoleh Nomor Porsi Haji Plus melalui skema pembayaran angsuran. Produk ini menawarkan angsuran terjangkau tanpa jaminan aset, dengan pilihan tenor fleksibel hingga 60 bulan.

Dalam pelaksanaannya, Adira Finance bekerja sama dengan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang telah memiliki izin resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Proses pengajuan dirancang sederhana dan praktis sehingga memudahkan masyarakat dalam merencanakan ibadah sejak dini.

Sebagai bentuk apresiasi, lima pengaju pertama yang disetujui berkesempatan mendapatkan hadiah spesial berupa smartphone dan adirapoin senilai Rp500 ribu.

Adira Expo 2026

Kegiatan yang direncanakan berlangsung pada Mei 2026 mendatang ini menjadi wujud komitmen Adira Finance untuk semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat melalui solusi pembiayaan yang lengkap dan mudah diakses.

Penyelenggaraan Adira Expo merupakan hasil kolaborasi Adira Finance bersama Danamon, Zurich Asuransi Indonesia, dan Home Credit Indonesia, serta jaringan dealer dan mitra strategis lainnya. Kolaborasi ini memungkinkan hadirnya solusi finansial yang lebih terintegrasi dan komprehensif, mulai dari pembiayaan, perlindungan asuransi, hingga layanan keuangan pendukung lainnya dalam satu ekosistem.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan kemudahan akses serta solusi finansial yang menyeluruh bagi masyarakat. Harapannya, Adira Expo dapat menjadi ruang interaksi yang memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat hubungan jangka panjang dengan konsumen,tutup Rudy Wibisono, Head of Regional Business Bali Nusa Tenggara Adira Finance.

Adira Expo Serba Seru akan digelar di berbagai wilayah di Indonesia sepanjang tahun 2026. Informasi lebih lanjut terkait jadwal dan pelaksanaan kegiatan dapat diakses melalui www.adira.co.id serta kanal media sosial resmi Adira Finance.(r)

Sinkronisasi Program Prioritas Nasional Dengan Program Prioritas Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026 (36)

Mataram (globalfmlombok.com)-

Kebijakan sinkronisasi program prioritas nasional dengan program prioritas provinsi NTB tahun anggaran 2026 meliputi sejumlah program. Diantaranya program pengelolaan pendidikan, program penunjang urusan pemerintahan daerah provinsi, program pemberdayaan dan peningkatan keluarga sejahtera dan lain sebagainya.(*)

Ramadan Tanpa Gangguan Konektivitas, Indosat Perkuat Jaringan dan Luncurkan Layanan Proteksi Digital

Mataram (globalfmlombok.com)-

Menyambut Ramadan dan Idulfitri 2026, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memastikan kesiapan jaringan dan layanan digitalnya agar pelanggan tetap terhubung dengan stabil dan aman, khususnya di wilayah Lombok dan Nusa Tenggara.

Melalui kampanye #LebihBaikIndosat, perusahaan memperkuat jaringan di wilayah Circle Java yang mencakup Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, hingga Bali dan Nusa Tenggara. Penguatan dilakukan di lebih dari 25 jalur mudik dan 291 titik keramaian (point of interest) guna mengantisipasi lonjakan trafik selama Ramadan dan Lebaran.

EVP-Head of Circle Java Indosat, Fahd Yudhanegoro, mengatakan peningkatan kapasitas jaringan difokuskan pada daerah-daerah dengan potensi lonjakan penggunaan data yang tinggi. Di wilayah Nusa Tenggara, lonjakan trafik diprediksi mencapai 15 hingga 23 persen, dengan titik tertinggi di Lombok Tengah, Lombok Timur, Bima, Flores Timur, dan Kota Kupang.

“Penguatan jaringan kami lakukan untuk memastikan pelanggan tetap lancar berkomunikasi selama Ramadan dan Idulfitri, baik di kota besar maupun daerah tujuan mudik,” ujar Fahd dalam keterangan resmi, Selasa (3/3/2026).

Selain penguatan jaringan, Indosat juga menghadirkan sejumlah inovasi layanan melalui tiga mereknya, yakni IM3, Tri, dan HiFi Air.

Melalui brand IM3, Indosat meluncurkan kampanye “IM3 SATSPAM+ Amankan Pejuang Ramadan”. Layanan ini menghadirkan fitur perlindungan WhatsApp Call dari potensi penipuan digital melalui sistem SATSPAM+ (Satuan Anti Scam dan Spam Plus). Fitur tersebut diklaim mampu memberikan perlindungan secara real time terhadap SMS, panggilan reguler, hingga panggilan WhatsApp, yang rawan meningkat selama Ramadan.

Sementara itu, brand Tri Indonesia mengusung kampanye #PilihanBijak yang menyasar generasi muda. Melalui paket khusus Ramadan, Tri menawarkan kuota data dengan tambahan benefit telepon, SMS, bonus akses platform hiburan, serta perlindungan digital berbasis teknologi anti-spam.

Untuk mendukung kebutuhan internet rumah dan mobilitas selama mudik, Indosat juga menghadirkan layanan Indosat HiFi Air berbasis jaringan 4G dan 5G. Perangkat ini dirancang fleksibel untuk digunakan di rumah maupun dibawa saat bepergian, dilengkapi layanan pelanggan 24 jam.

Di luar aspek komersial, Indosat turut menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan bertajuk “Indosat Berkah Ramadan – Surau Berdaya” di 19 lokasi di Indonesia. Program ini berfokus pada revitalisasi surau dan musala agar lebih nyaman sekaligus memperkuat fungsinya sebagai pusat kegiatan dan pemberdayaan masyarakat.

Fahd menegaskan, penguatan jaringan, inovasi perlindungan digital, serta program sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan Ramadan yang lebih nyaman dan aman bagi pelanggan.

“Ketika koneksi kuat, perlindungan maksimal, dan kepedulian sosial berjalan beriringan, Ramadan akan terasa lebih baik untuk semua,” ujarnya.(r)

Polisi Tahan Oknum Guru Ngaji di Ampenan, Diduga Lecehkan Muridnya

Mataram (globalfmlombok.com) – Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Mataram menahan seorang oknum guru ngaji berinisial HB di Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. HB ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana pelecehan seksual terhadap sejumlah muridnya di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) tempat ia mengajar.

Kasatreskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma YP, Selasa (3/3/2026) mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar perkara pada Senin (2/3/2026).

“Kami tetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara kemarin,” kata Dharma.

Sebelum dilakukan penahanan di Mapolresta Mataram, HB terlebih dahulu diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik Unit PPA.

Menurut Dharma, di TPQ tersebut HB mengajar puluhan murid. Namun hingga saat ini, jumlah korban yang terdata sebanyak tujuh orang.

“Tetapi yang menjadi korban ada sebanyak tujuh orang,” sebutnya.

Mantan Kasat Reskrim Polres Lombok Timur itu belum membeberkan secara rinci modus yang digunakan tersangka dalam melancarkan aksinya. Pihaknya berencana menyampaikan detail kasus tersebut dalam rilis resmi.

“Besok kita rilis kasusnya,” ujarnya singkat.

Penyidik juga telah berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Anak Kota Mataram untuk memberikan perlindungan serta pendampingan terhadap para korban.

Diduga Berlangsung Sejak 2022

Kepala Sub Unit PPA Satreskrim Polresta Mataram, Aiptu Sri Rahayu, sebelumnya menjelaskan, kasus ini terungkap setelah salah seorang korban menceritakan pengalaman dugaan pelecehan yang dialaminya kepada temannya. Ternyata, teman korban juga mengalami hal serupa. Keduanya kemudian menyampaikan kejadian tersebut kepada orang tua masing-masing.

Setelah mengetahui peristiwa itu, tersangka sempat membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya. Namun beberapa bulan kemudian, orang tua kembali mendapati anaknya diduga mengalami pelecehan serupa. Kasus tersebut akhirnya dilaporkan ke Unit PPA Polresta Mataram.

Dalam proses penanganan perkara, tersangka disebut tidak mengakui perbuatannya dan bahkan sempat menuduh balik korban. Sikap tersebut semakin menguatkan tekad orang tua untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum.

Dugaan pelecehan oleh HB disebut telah berlangsung sejak 2022. Salah satu korban yang melapor mengaku telah mengalami perbuatan tidak senonoh itu hingga 12 kali.

HB diketahui bukan warga asli Ampenan. Ia menetap di wilayah tersebut setelah menikah dengan seorang guru ngaji. Pasangan itu kemudian menyewa rumah yang dijadikan tempat mengaji bagi anak-anak di lingkungan setempat. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Polisi Tahan Oknum Guru Ngaji di Ampenan karena Diduga Lecehkan Muridnya “

RDK OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga di Tengah Risiko Geopolitik Global

Jakarta (globalfmlombok.com) —

Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 25 Februari 2026 menilai stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) tetap terjaga di tengah dinamika perekonomian global dan domestik.

Secara global, perekonomian masih menunjukkan kinerja relatif baik, ditopang penguatan manufaktur dan pemulihan keyakinan konsumen. Namun, peningkatan tensi geopolitik dan fragmentasi geoekonomi pada awal 2026, termasuk konflik di Timur Tengah serta dinamika kebijakan perdagangan Amerika Serikat (AS), menjadi risiko penurunan (downside risk) yang berpotensi meningkatkan volatilitas pasar keuangan global.

Perekonomian AS pada kuartal IV 2025 tercatat tumbuh 1,4 persen secara kuartalan (qtq), lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 2,5 persen. Perlambatan dipicu government shutdown dan pelemahan konsumsi, meskipun pasar tenaga kerja masih relatif solid. Tekanan inflasi kembali meningkat sehingga ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga pada pertengahan tahun menurun, dengan kecenderungan suku bunga bertahan lebih tinggi dalam waktu lebih lama (higher for longer).

Di Asia, ekonomi Tiongkok masih menghadapi tekanan permintaan domestik di tengah berlanjutnya krisis sektor properti, meski kinerja eksternal mencatat surplus.

Dari sisi domestik, perekonomian Indonesia pada kuartal IV 2025 tumbuh solid sebesar 5,39 persen secara tahunan (yoy). Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 mencapai 5,11 persen. Inflasi headline meningkat terutama akibat efek basis rendah tahun sebelumnya. Indeks Keyakinan Konsumen tetap berada di zona optimistis meski menunjukkan moderasi, sementara aktivitas manufaktur masih berada dalam fase ekspansif pada awal 2026.

Di pasar saham, tekanan yang terjadi pada awal tahun mulai mereda pada Februari 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) per 27 Februari 2026 ditutup di level 8.235,49 atau terkoreksi 1,13 persen secara month to date (mtd) dan 4,76 persen secara year to date (ytd). OJK menyatakan terus memantau pergerakan pasar dan berkoordinasi dengan Self-Regulatory Organization (SRO) menyusul volatilitas pada awal Maret 2026 akibat eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah.

Rerata Nilai Transaksi Harian (RNTH) saham pada Februari 2026 tercatat Rp25,62 triliun, menurun dibanding Januari 2026 sebesar Rp34,91 triliun. Meski demikian, RNTH konsisten berada di atas Rp20 triliun sejak Agustus 2025. Proporsi transaksi investor ritel tercatat 53 persen, sementara investor asing membukukan net sell Rp0,36 triliun secara mtd, membaik dibanding Januari 2026 yang mencatat net sell Rp9,88 triliun.

Di pasar obligasi, indeks komposit ICBI per 27 Februari 2026 berada di level 442,12 atau terapresiasi 0,45 persen mtd dan 0,29 persen ytd. Yield Surat Berharga Negara (SBN) rata-rata naik 1,76 basis poin mtd atau 10,04 basis poin ytd. Investor nonresiden mencatat net sell Rp3,35 triliun di pasar SBN secara mtd.

Industri pengelolaan investasi melanjutkan kinerja positif. Nilai Asset Under Management (AUM) mencapai Rp1.115,71 triliun per 26 Februari 2026, naik 1,11 persen mtd atau 7,0 persen ytd. Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana tercatat Rp726,26 triliun, tumbuh 3,55 persen mtd dan 7,54 persen ytd. Net subscription reksa dana mencapai Rp16,09 triliun secara mtd atau Rp43,12 triliun ytd.

Jumlah investor pasar modal juga terus bertambah. Hingga 25 Februari 2026, terdapat tambahan 1,8 juta investor baru secara mtd. Secara ytd, jumlah investor tumbuh 12,34 persen menjadi 22,88 juta.

Penghimpunan dana korporasi di pasar modal hingga 27 Februari 2026 mencapai Rp39,09 triliun, berasal dari 32 penawaran umum efek bersifat utang dan/atau sukuk. Sementara itu, pipeline mencatat 25 rencana penawaran umum dengan nilai indikatif Rp16,83 triliun.

Di sisi penegakan hukum, sepanjang Februari 2026 OJK mengenakan sanksi administratif berupa denda sebesar Rp23,63 miliar kepada 33 pihak, serta sanksi pencabutan izin, pembekuan izin, dan perintah tertulis. Sejumlah emiten dan pihak terkait juga dikenakan sanksi atas pelanggaran di bidang pasar modal, derivatif keuangan, dan bursa karbon.

Sejak awal 2026 hingga Februari, total denda administratif atas pemeriksaan kasus di sektor tersebut mencapai Rp38,31 miliar kepada 40 pihak. Selain itu, OJK juga mengenakan denda atas keterlambatan pelaporan sebesar Rp16,03 miliar kepada 141 pelaku usaha jasa keuangan di pasar modal.

OJK menegaskan akan terus memperkuat pengawasan dan koordinasi guna menjaga stabilitas sistem keuangan nasional di tengah tantangan global yang masih berlanjut.(r)

Wagub NTB Ingatkan Sekolah Harus Aman, Kreatif, dan Berdaya Saing

Kota Bima (globalfmlombok.com) – Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, melakukan kunjungan Safari Ramadan di SMK Negeri 3 Kota Bima. Kunjungan tersebut diisi dengan dialog interaktif bersama guru dan siswa. Selain itu, sekaligus penegasan komitmen penguatan karakter, kewirausahaan, dan pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah, Senin (2/3/2026).

Dalam sambutannya, mantan Bupati Bima dua periode ini menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan inovasi siswa. “Saya merasa bangga melihat langsung berbagai kreativitas anak-anak kita. Potensi mereka luar biasa dan ini harus dibaca sebagai peluang ekonomi,” ujarnya.

Dirinya menyoroti peluang produksi suvenir pernikahan sebagai pasar potensial di Pulau Sumbawa, khususnya Bima. Hal ini mengingat tingginya kebutuhan dalam setiap acara hajatan.

Menurutnya, sekolah kejuruan dapat mengembangkan unit produksi sekaligus melatih jiwa kewirausahaan siswa.

Wagub NTB Dorong Sekolah Fokus Capaian Prestasi Siswa

Wagub NTB ini juga mendorong para kepala sekolah dan guru untuk fokus pada capaian prestasi siswa, terutama melalui jalur prestasi dan undangan. Dengan begitu, lebih banyak lulusan dari Bima dan Pulau Sumbawa dapat diterima di Perguruan Tinggi Negeri bergengsi.

“Jangan jadikan jarak geografis sebagai alasan. Anak-anak kita harus berani menunjukkan prestasi dan menjemput peluang,” tegasnya.

Selain itu, Wagub Dinda mengingatkan pentingnya peningkatan kemampuan bahasa Inggris bagi siswa SMK. Hal ini agar memiliki daya saing lebih tinggi di dunia kerja.

“Penguatan bahasa Inggris itu penting sebagai nilai tambah untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih menjanjikan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga menitipkan pesan agar lingkungan sekolah menjadi ruang yang aman dan nyaman, serta bebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak. Termasuk praktik perundungan.

“Sekolah harus menjadi tempat yang dirindukan. Rasa aman dan nyaman harus kita jaga bersama agar bullying tidak terulang kembali,” pesannya.

Sementara itu Ketua OSIS SMK Negeri 3 Kota Bima, Nafisah, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi pencegahan kekerasan.

“Kami mungkin tidak bisa mencegah semua bentuk kekerasan, tetapi kami harus punya tindakan. Media sosial bisa menjadi ruang edukasi agar siswa lebih sadar dan saling menghormati,” ujar Nafisah.

Dirinya menegaskan, sikapnya yang tegas menolak segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Generasi Muda Harus Berani Bersuara

Menurutnya, generasi muda harus berani bersuara dan menjadi pelopor perubahan di lingkungan sekolah.

Ketua OSIS periode sebelumnya, Gifar, menjelaskan bahwa pada periode kepemimpinannya, OSIS memberdayakan ekstrakurikuler PIKR (Pusat Informasi dan Konseling Remaja) sebagai garda terdepan kampanye anti bullying.

“PIKR menjadi tombak utama kami dalam sosialisasi anti-bully. Mereka membuat edukasi langsung ke siswa dan juga konten di media sosial,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, sejumlah anggota PIKR juga tergabung dalam Forum Anak dan Forum GenRe tingkat kota hingga provinsi. Dengan demikian, mereka memiliki kapasitas lebih dalam menyampaikan edukasi sebaya.

“Pendekatan teman sebaya itu lebih mudah diterima. Kami di OSIS juga bekerja sama dengan guru BK, jika ada indikasi bullying, kami laporkan untuk ditindaklanjuti,” tambahnya.

Kisah para siswa ini menjadi bukti bahwa SMK Negeri 3 Kota Bima bukan sekadar tempat menempuh pendidikan. Melainkan, ruang tumbuh bagi mimpi dan harapan. Dari hobi sederhana seperti menggambar, lahir keterampilan profesional yang membuka peluang organisasi, prestasi hingga masa depan karier.

Dengan dukungan sekolah yang inklusif dan perhatian terhadap kondisi ekonomi siswa, SMK Negeri 3 Kota Bima terus menjadi wadah yang memberi kesempatan bagi setiap anak untuk berkembang dan berdaya. Selain itu, siswa dapat percaya diri menatap masa depan. (r/ham)

Perang Timur Tengah Memanas, 1.415 Jemaah Umrah NTB Masih Tertahan di Arab Saudi

Mataram (globalfmlombok.com) – Sebanyak 1.415 jemaah umrah asal Nusa Tenggara Barat (NTB) masih berada di Arab Saudi di tengah memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Pemerintah memastikan seluruh jemaah dalam kondisi aman dan jadwal kepulangan tetap terpantau.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) NTB, Lalu Muhammad Amin, Selasa (3/3/2026) menjelaskan, seluruh jemaah umrah NTB yang masih melaksanakan ibadah di Tanah Suci berada dalam kondisi baik, meskipun ketegangan antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran terus berlanjut.

“Hingga hari ini ada 1.415 orang, dan yang terjadwal pulang pada 2 Maret 2026 sebanyak 43 orang,” katanya.

Amin menegaskan, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap seluruh jemaah yang berada di Tanah Suci, baik yang masih menjalankan ibadah maupun yang dijadwalkan kembali ke Tanah Air.

“Kami selalu memperbarui data dan informasi terkait jemaah yang akan berangkat maupun yang akan kembali. Insyaallah, selama penerbangan dilakukan secara langsung (direct), tidak akan tertahan di sana,” ujarnya.

Menurutnya, ribuan jemaah umrah asal NTB tersebut dipastikan kembali sesuai jadwal. Situasi penerbangan dari Jeddah juga dilaporkan aman dan terkendali.

“Jadi itu terkontrol. Alhamdulillah, situasi penerbangan di Jeddah aman dan terkendali,” katanya.

Ia belum dapat memastikan apakah seluruh jemaah menggunakan penerbangan langsung dari Jakarta ke Jeddah. Namun, ia memastikan tidak ada jemaah yang berangkat melalui jalur yang berada di area konflik.

“Penerbangan dari Jeddah ke Jakarta, jika dilakukan secara langsung, tidak ada masalah dan tetap berjalan. Kecuali beberapa negara tetangga di Timur Tengah yang memang menutup bandaranya,” jelasnya.

Apabila terdapat jemaah yang menggunakan penerbangan transit, penjadwalan ulang akan dilakukan oleh pihak maskapai. “Intinya, saat ini kami diminta untuk terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPUI) serta pihak maskapai,” tambahnya.

Koordinasi dengan KUH Jeddah dan KBRI

Kanwil Kemenhaj NTB juga telah berkoordinasi dengan Kantor Urusan Haji dan Umrah (KUH) di Jeddah serta perwakilan pemerintah Indonesia di Arab Saudi, termasuk Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh. Koordinasi dilakukan untuk memastikan jadwal penerbangan dan kondisi jemaah tetap terpantau.

Amin mengimbau seluruh jemaah yang masih berada di Arab Saudi agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Komunikasi diminta tetap dilakukan melalui PPUI atau travel penyelenggara.

“Kami mengimbau untuk tetap tenang dan terus berkomunikasi sesuai situasi dan kondisi. Selanjutnya pihak travel akan berkoordinasi dengan maskapai dan KUH di Arab Saudi,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat NTB yang berencana melaksanakan ibadah umrah dalam waktu dekat untuk mempertimbangkan penundaan keberangkatan.

“Ini hanya imbauan. Jika melihat situasi dan kondisi, sebaiknya menunda keberangkatan. Bukan berarti tidak berangkat, tetapi menunda sesuai dengan kondisi keamanan penerbangan,” tandasnya.

PMI Asal NTB Juga Aman

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, memastikan seluruh warga NTB yang berada di kawasan Timur Tengah, termasuk pekerja migran, dalam kondisi aman.

Kepastian tersebut diperoleh berdasarkan koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB serta data resmi dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Berdasarkan data BP2MI, tercatat sebanyak 155 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB berada di kawasan Timur Tengah. Rinciannya, 144 orang bekerja di Arab Saudi, 10 orang di Uni Emirat Arab, dan 1 orang di Kuwait.

Secara komposisi, PMI NTB terdiri atas 86 laki-laki dan 69 perempuan. Mereka tersebar di berbagai kabupaten/kota, dengan Lombok Tengah sebagai daerah asal terbanyak.

“Berdasarkan koordinasi terakhir dengan BP2MI, seluruh PMI asal NTB dilaporkan dalam kondisi baik dan tidak berada pada zona terdampak langsung konflik. Mereka terus dipantau oleh KBRI dan KJRI sesuai wilayah penempatan,” ujar Aka, sapaan akrab Ahsanul Khalik. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Perang di Timur Tengah, 1.415 Jemaah Umrah NTB Masih di Arab Saudi “

Jelang GP Indonesia, Tim MGPA Matangkan Persiapan Bersama FIM di Thailand

Praya (globalfmlombok.com) – Gelaran Grand Prix (GP) Indonesia di Pertamina Mandalika International Circuit memang baru akan berlangsung pada Oktober 2026 mendatang. Namun persiapan sudah mulai dimatangkan oleh Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku promotor dan pengelola sirkuit, guna memastikan penyelenggaraan tahun ini berjalan lebih baik.

Sebagai bagian dari persiapan, MGPA mengirim tim untuk melakukan pertemuan dengan Team Safety Officer Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) yang dipimpin Mr. Bartolome Alfonso. Pertemuan juga melibatkan International Road-Racing Teams Association (IRTA) serta MotoGP Sport & Entertainment Group, sekaligus mempelajari langsung penyelenggaraan GP Thailand.

Pertemuan berlangsung di sela-sela seri pembuka Grand Prix Thailand yang digelar di Chang International Circuit, Minggu (1/3/2026). Sejumlah agenda teknis dan operasional dibahas, terutama terkait kebutuhan Sirkuit Mandalika menjelang proses homologasi FIM sebagai syarat menggelar balapan MotoGP.

“Kehadiran tim MGPA ke Chang International Circuit, Buriram, Thailand untuk melakukan koordinasi dengan FIM dari sisi operasional dan motorsport. Terkait dengan pemenuhan kebutuhan homologasi untuk MotoGP di Mandalika pada 9–11 Oktober 2026 nanti,” ujar Vice President Motorsport MGPA Donny Mardjono dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah poin krusial menjadi topik pembahasan, di antaranya sistem race elektronik, run-off area, pembersihan lintasan, serta kebutuhan teknis trek yang berkaitan dengan gravel. Hal tersebut menjadi bagian penting agar Sirkuit Mandalika dapat memperoleh homologasi FIM Grade A.

“Kami juga sudah berdiskusi dengan tim Safety Officer dari IRTA untuk membahas sejumlah pembaruan. Di antaranya persoalan kedalaman dan leveling gravel serta race electronic system. Dan beberapa hal lainnya yang diharapkan mampu menunjang keberhasilan penyelenggaraan MotoGP di Mandalika pada Oktober 2026,” tambah Track & Race Operation Officer MGPA Abdul Hamid.

Selain aspek teknis lintasan, pertemuan dengan MotoGP Sport & Entertainment Group membahas berbagai aspek operasional sirkuit. Mulai dari fasilitas paddock, manajemen arus lalu lintas (traffic flow), pengaturan keluar-masuk penonton, sistem parkir dan transportasi, hingga perjalanan penonton (spectators journey) secara menyeluruh.

Vice President Operation MGPA Try Agung Hartanto menilai kunjungan tersebut menjadi langkah penting dalam proses penyempurnaan penyelenggaraan MotoGP di Indonesia. Menurutnya, masih ada sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan, dan GP Thailand dapat menjadi referensi.

“Di GP Thailand kami melihat langsung bagaimana pengelolaan fasilitas, traffic flow, keamanan hingga perjalanan penonton dari datang, menikmati balapan, sampai kembali pulang. Semua kami pelajari untuk memastikan Indonesian MotoGP 2026 bisa berjalan lebih baik lagi,” ujarnya. (kir)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Jelang GP Indonesia, Tim MGPA Matangkan Persiapan dengan FIM di Thailand “

Jembatan Putus dan Jalan Rusak Sekotong Timur–Mareje Diperbaiki Tahun Ini

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) memastikan perbaikan jembatan yang putus di Desa Sekotong Timur, Kecamatan Lembar, akan ditangani tahun ini. Selain pembangunan kembali jembatan, akses jalan rusak parah sepanjang sekitar 3,5 kilometer di jalur tersebut juga masuk dalam agenda perbaikan 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRKP) Lombok Barat, Lalu Ratnawi, mengatakan saat ini pihaknya tengah menuntaskan Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan jembatan tersebut.

“Ditangani tahun ini, sekitar Rp2 miliar itu. Sekarang kita lagi tuntaskan DED-nya,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Ratnawi menjelaskan, desain jembatan akan diperkuat dengan penambahan panjang sekitar 10 hingga 11 meter guna memperkokoh kedua sisi penyangga. Lebar jembatan juga direncanakan diperluas untuk mempermudah mobilisasi kendaraan roda empat.

“Tentu akan kita hitung dengan debit air beberapa kali lipat sampai 20 atau 30 tahun ke depan,” imbuhnya.

Tidak hanya jembatan, perbaikan juga akan menyasar jalan penghubung menuju lokasi tersebut sepanjang kurang lebih tiga kilometer. Jalan yang menjadi jalur alternatif menuju kawasan Kuta Mandalika itu akan diperbaiki menggunakan metode hotmix.

“Memang perbaikan jalan dianggarkan pak bupati tahun ini. Sekitar tiga kilometer itu, jadi sekaligus nanti jalan dengan jembatan,” jelasnya.

Sebelumnya, jembatan penghubung Desa Mareje dan Sekotong Timur, Kecamatan Lembar, putus diterjang arus sungai pada Minggu (22/2/2026). Akibatnya, sekitar 300 kepala keluarga (KK) sempat terisolasi selama dua hari karena akses utama ambruk.

Jembatan tersebut merupakan satu-satunya penghubung antara Desa Sekotong Timur dan Desa Mareje di Kecamatan Lembar. Putusnya jembatan membuat aktivitas warga lumpuh, termasuk distribusi barang dan mobilitas kendaraan. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Jembatan Putus dan Jalan Rusak di Sekotong Timur-Mareje Diperbaiki Tahun ini “