BerandaBerandaProgram ‘Beat Malnutrition’ dari Abbott, Real Madrid Foundation dan Harapan Project Sasar...

Program ‘Beat Malnutrition’ dari Abbott, Real Madrid Foundation dan Harapan Project Sasar Anak-anak di Sumbawa

 

 

  • Abbott bersama Real Madrid Foundation mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam upaya mengurangi malnutrisi melalui inisiatif ‘Beat Malnutrition’.
  • Malnutrisi pada anak masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia, dengan satu dari lima balita mengalami stunting.
  • Hampir 40 pelatih dan guru dari Harapan Project dilatih untuk menggunakan pita z-score Lingkar Lengan Atas (LiLA), alat sederhana yang membantu mendeteksi anak-anak yang berisiko mengalami malnutrisi, dengan lebih dari 100 anak telah menjalani skrining selama peluncuran program tersebut.

Jakarta (globalfmlombok.com)—

Abbott bersama Real Madrid Foundation meluncurkan inisiatif ‘Beat Malnutrition’ di Indonesia melalui kolaborasi dengan Harapan Project. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengidentifikasi malnutrisi sejak dini melalui edukasi gizi serta skrining malnutrisi.

Program ini dijalankan melalui Harapan Project, sebuah organisasi nirlaba yang berdedikasi untuk mendukung anak-anak kurang beruntung di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, dan pengembangan masyarakat.

Organisasi tersebut juga menjalin kolaborasi dengan Real Madrid Foundation melalui program Social Sports School. Melalui inisiatif tersebut, sebanyak 37 pelatih dan guru dari Harapan Project mendapatkan pelatihan untuk mengidentifikasi anak-anak yang berisiko mengalami kurang gizi serta menghubungkan keluarga mereka dengan layanan perawatan dan dukungan yang tepat.

Pelatihan ini mencakup penggunaan pita z-score Lingkar Lengan Atas (LiLA), sebuah alat sederhana yang dapat mendeteksi risiko malnutrisi pada anak hanya dalam hitungan detik.

Pada tahun 2023, lima badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengklasifikasikan malnutrisi sebagai ancaman terhadap kesehatan dan perkembangan jangka panjang anak serta menyerukan aksi nyata yang mendesak. Berdasarkan data perkiraan global terbaru, sebanyak 150 juta balita mengalami stunting, 43 juta sangat kurus (wasting), dan 36 juta kelebihan berat badan.

Di Indonesia, malnutrisi masih menjadi tantangan kesehatan yang signifikan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023, sebanyak 21,5% balita mengalami stunting, 15,9% memiliki berat badan kurang, dan 8,5% sangat kurus (wasting). Kondisi-kondisi tersebut dapat berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan, proses belajar, dan tingkat kesehatan anak di masa depan. Deteksi dan penanganan dini pun menjadi sangat penting.

Pelatihan untuk Mendeteksi Malnutrisi

Pada peluncuran program ini, lebih dari 100 anak usia sekolah menjalani skrining untuk mengidentifikasi risiko malnutrisi.

“Malnutrisi pada anak masih menjadi salah satu masalah kesehatan paling mendesak di Indonesia. Kolaborasi adalah kunci untuk mengatasinya,” ujar dr Prawira Winata, MM, MBA, Head of medical affairs for Abbott’s nutrition business in Indonesia dalam keterangan tertulisnya.

 “Bersama Real Madrid Foundation dan mitra lokal, kami membekali masyarakat dengan edukasi gizi untuk membantu anak-anak menjalani hidup yang lebih sehat dan mencapai potensi terbaik mereka.”

Abbott dan Real Madrid Foundation kini telah memperluas jangkauan inisiatif ‘Beat Malnutrition’ ke 14 negara, termasuk di Indonesia. Sejak tahun 2023, kedua organisasi tersebut telah melatih lebih dari 300 tenaga kesehatan dan relawan untuk melakukan skrining malnutrisi serta memperkuat jaringan rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Upaya tersebut berhasil menjangkau lebih dari 12.000 anak untuk menjalani pemeriksaan gizi. Kemitraan ini juga telah memberikan lebih dari 130.000 jam edukasi kesehatan kepada anak-anak dan keluarga mereka.(r)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI