BerandaBerandaDisperindag NTB Nyatakan Harga Sembako Masih Stabil Secara Menyeluruh di Daerah

Disperindag NTB Nyatakan Harga Sembako Masih Stabil Secara Menyeluruh di Daerah

Mataram (globalfmlombok.com) —

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Nusa Tenggara Barat memastikan harga bahan pokok di wilayah tersebut masih dalam kondisi stabil. Meskipun terdapat fluktuasi pada sejumlah komoditas, dinamika pasokan dan permintaan di pasar dinilai masih berada dalam batas wajar.

Kepala Disperindag NTB Lalu Wiranata menyatakan, pergerakan harga komoditas—baik kenaikan maupun penurunan—merupakan mekanisme pasar yang wajar. Menurut dia, pemerintah daerah terus berupaya menjaga komoditas yang menjadi kewenangannya agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

“Ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga, dan ada juga yang mengalami penurunan. Secara umum masih stabil,” ujar Wiranata saat ditemui di Kompleks Kantor Gubernur NTB, Mataram, Selasa (22/9/2026).

Wiranata mencontohkan komoditas Minyakita yang harganya konsisten dipantau agar sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). “Selama lebih dari sebulan kami melakukan pengawasan ketat terhadap Minyakita, dan tidak ditemukan penjualan di atas HET. Sementara untuk minyak goreng premium, harganya memang mengikuti mekanisme pasar swasta,” kata Wiranata.

Selain bahan pokok, Disperindag NTB juga menaruh perhatian pada kelancaran pasokan semen yang sempat terkendala di daerah. Pemerintah daerah telah bersurat ke PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo untuk mempercepat proses logistik dan penyandaran kapal penyokong di Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat.

Pergerakan Harga Pasar

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Disperindag NTB per 21 September 2026 dibandingkan 18 September 2026, tercatat fluktuasi harga pada beberapa komoditas pangan:

Komoditas Meningkat

  • Cabai Merah Keriting: Naik Rp2.850 (7 persen) menjadi Rp39.317 per kilogram akibat penurunan pasokan.
  • Cabai Rawit Merah & Hijau: Mengalami kenaikan sekitar 3 persen.
  • Bawang Merah: Naik Rp750 menjadi Rp25.400 per kilogram dipicu lonjakan permintaan.
  • Tomat: Naik Rp700 menjadi Rp11.967 per kilogram karena menyusutnya stok.
  • Ikan Bandeng: Naik Rp714 menjadi Rp45.714 per kilogram seiring berkurangnya pasokan.

Komoditas Menurun

  • Cabai Merah Besar: Turun Rp100 menjadi Rp27.933 per kilogram menyusul melimpahnya stok di tingkat pedagang.
  • Daging Ayam Ras: Turun menjadi Rp47.500 per kilogram dari sebelumnya Rp47.933 per kilogram.
  • Ketimun: Turun Rp100 menjadi Rp8.300 per kilogram.

Komoditas Stabil

  • Daging Sapi (Paha Belakang): Bertahan di angka Rp137.778 per kilogram.
  • Telur Ayam Ras: Stabil pada kisaran Rp28.633 per kilogram.
  • Gula Pasir Curah: Tertahan di harga Rp16.722 per kilogram.(ris)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI